Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Increasing Knowledge And Attitude Of Menstrual Hygiene With Health Education Using The Peer Group Method In Adolescents Diah Astutiningrum; Lukfi Desi Ana Utami; Eka Riyanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.409 KB)

Abstract

Latar Belakang: Menstrual hygiene adalah semua kondisi atau praktik terhadap menstruasi yang mempengaruhi kesehatan individu. Remaja putri membutuhkan informasi atau pendidikan mengenai cara menstrual hygiene yang baik. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah pendekatan yang melibatkan pendidik sebaya menggunakan media online. Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan metode peer group online terhadap pengetahuan dan sikap menstrual hygiene pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan jenis pendekatan yang digunakan adalah pre-test dan post-test with control group design. Sample penelitian sebanyak 72 responden dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan 15 item dan sikap 14 item. Analisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol ada pengaruh pendidikan kesehatan menstrual hygiene menggunakan metode peer group online terhadap pengetahuan dan sikap pada remaja (p=0.000) dan ada perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p=0.000). Kesimpulan: Pendidikan kesehatan menstrual hygiene menggunakan metode peer group online efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap pada remaja. Rekomendasi : peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian dengan menambahkan variabel perilaku.
Correlation Between Premenstrual Syndrome And Sleep Quality Fenti Yun Fidyowati; Diah Astutiningrum; Eka Riyanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.588 KB)

Abstract

Latar Belakang: Premenstrual syndrome (PMS) merupakan sekumpulan dari gejala yang tidak menyenangkan secara fisik atau psikis yang terjadi sekitar satu atau dua minggu sebelum menstruasi dan akan mereda ketika menstruasi dimulai. PMS ditemukan berkaitan dengan kualitas tidur, kemungkinan ketidaknyamanan dan mordibitas psikiatri yang tinggi pada masa PMS. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara premenstrual syndrome dengan kualitas tidur pada mahasiswi Prodi Keperawatan Program Sarjana di STIKES Muhammadiyah Gombong. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 80 mahasiswi yang diambil melalui teknik proportionate stratified random sampling. Premenstrual syndrome diukur menggunakan kuesioner Shortened Premenstrual Assessment Form (SPAF) dan kualitas tidur diukur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data yang diperoleh di uji dengan program SPSS for Windows menggunakan analisis Kendall’s Tau. Hasil Penelitian: Mayoritas responden mengalami premenstrual syndrome kategori sedang (57,5%) dan memiliki kualitas tidur yang kurang baik (51,3%). Hasil analisis uji Kendall’s Tau diperoleh nilai signifikansi (p) sebesar 0,014. Kesimpulan: Disimpulkan hasil bahwa (p<0.05) hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara premenstrual syndrome dengan kualitas tidur pada mahasiswi Prodi Keperawatan Program Sarjana di STIKES Muhammadiyah Gombong. Rekomendasi: Diperlukan penelitian lebih lanjut dari penelitian ini yaitu dengan teknik dan kriteria lain seperti responden yang sedang mengalami premenstrual syndrome disertai dengan lembar observasi dan wawancara agar hasil lebih maksimal.
Relationship between Anxiety and Breastfeeding Self-Efficacy in Post Partum Mothers after Sectio Caesarea (Sc) at dr. Sudirman Kebumen Desty Maryani; Eka Riyanti; Diah Astutiningrum; H Herniyatun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) B
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.828 KB)

Abstract

Delivery through Sectio caesarea (SC) operation is one of the increasing prevalence events in the world. The psychological impact on women post Sectio caesarea (SC) is fear and anxiety if the analgesic is lost, the pain will be felt. This anxiety is one of the factors that affect the mother's self-efficacy in breastfeeding. Objective: to determine the relationship between anxiety and breastfeeding self-efficacy in postpartum mothers after Sectio caesarea (SC) at Dr. Soedirman Kebumen. Methods: The research method is correlational with a cross-sectional approach. The population taken in this study were postpartum mothers post Sectio caesarea (SC) a total of 1,032 people. The research sample was 91 respondents who were taken by purposive sampling. The tool in this research is a questionnaire. Data were analyzed descriptively and correlatively. Result : Post-Section Caesarea (SC) postpartum women at RSUD Dr. Soedirman in the category of moderate anxiety (81.3%). Post-sectional caesarea (SC) mother at RSUD Dr. Soedirman in the category of high Breastfeeding Self Efficacy (52.7%). There is a relationship between anxiety and breastfeeding self-efficacy in postpartum mothers after Sectio caesarea (SC) at Dr. Soedirman Kebumen (p = 0.006).
Terapi Effluarge Pijat untuk Mengobati Nyeri pada Pasien Postpartum Spontan Dyah Ayu Rahmawati; Diah Astutiningrum
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Afterpains yaitu rasa nyeri (kram dan mules-mules) yang disebabkan oleh kontraksi Rahim yang mengakibatkan nyeri sehingga menganggu kenyamanan ibu pada masa post partum. Hal ini dapat menimbulkan penurunan nafsu makan, gangguan mobilitas, istirahat dan tidur, bahkan menyebabka kecemasan. Masalah yang serius ini harus segera diperhatikan dan ditangani oleh seorang perawat. Menggambarkan asuhan keperawatan dengan masalah ketidaknyamanan(afterpain) pada pasien post partum dengan penerapan terapi massage effluarge di RSU Purwogondo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif studi kasus,proses pengumpulan data dengan melakukan wawancara,observasi,dokumentasi serta studi kepustakaan .Responden penelitian ini terdiri dari 3 pasien post partum spontan.Pemberian terapi massage effluarge ini dilakukan selama 3 hari kemudian untuk mengetahui tingkat nyeri diukur menggunakan NRS dan dicatat di lembar observasi. Penelitian ini dapat menurunkan nyeri afterpain sebanyak rata rata 4 skala Pemberian terapi massage effluarge untuk mengurangi nyeri aftrepain pada pasien post pasrtum spontan terbukti dapat menurunkan skala nyeri dan keluhan nyeri.
Gambaran Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil di UPTD Puskesmas Puring Febrilia Taufiqoh; Diah Astutiningrum; Eka Riyanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu hamil dengan masalah gizi dan kesehatan berdampak terhadap kesehatan dan keselamatan ibu dan bayi serta kualitas bayi yang dilahirkan. KEK pada ibu hamil dapat menyebabkan masalah pada ibu dan janin. Risiko dan komplikasi pada ibu antara lain anemia, berat badan ibu tidak bertambah secara normal, pendarahan, dan mudah terkena penyakit infeksi. Menurut penelitian ada berberapa karakteristik ibu yang mengalami KEK yaitu umur, graviditas, paritas dan jarak kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui gambaran kejadian KEK pada ibu hamil di UPTD Puskesmas Puring. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survey. Populasi yang akan diambil dalam penelitian ini adalah 120 ibu hamil KEK. Penulis mengambil data dari 120 orang yang diambil secara total sampling. Instrument atau alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kohort, register ANC dan status pasien. Data dianalisis secara deskriptif. Karakteristik Kejadian KEK Ibu Hamil Berdasarkan Umur pada kategori tidak beresiko (20-35 tahun) (84.2%). Karakteristik Kejadian KEK Ibu Hamil Berdasarkan Graviditas pada kategori beresiko (Graviditas I dan graviditas ≥IV) (58.3%). Karakteristik Kejadian KEK Ibu Hamil Berdasarkan Paritas pada kategori tidak beresiko (1-4 anak) (99.2%). Karakteristik Kejadian KEK Ibu Hamil berdasarkan Jarak Kehamilan pada kategori beresiko (<2 tahun) (61.7%). Kesimpulannya adalah didapatkan bahwa ibu hamil KEK berdasarkan umur tidak beresiko, berdasarkan graviditas beresiko, berdasarkan paritas tidak beresiko dan berdasarkan jarak kehamilan beresiko. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah melakukan penelitian status gizi ibu hamil dengan faktor lain yang berpengaruh terhadap kejadian KEK.