Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK WARGA NEGARA DALAM KARYA BUKU ELEKTRONIK (E-Book) Laylia Selsi Qodri Gusti; Elsy Renie; Zainuddin Zainuddin; Siska Elasta Putri
JISRAH: Jurnal Integrasi Ilmu Syariah Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jisrah.v4i1.9353

Abstract

This study examines the legal protection of citizens' rights in electronic book works (e-books), there are still many violations of citizens' rights in the form of piracy of electronic book works (e-books). The problem is the regulation given by the state to the legal protection of citizens' rights in electronic book works (e-books) so that electronic books (e-books) are perfectly protected and the government's role in the legal protection of citizens' rights in electronic book works (e-books). This research is library research. Data and materials are obtained through reading, citing books, researching, analyzing documents, news on the internet and laws related to discussion. After the data / material is collected, it is processed in a descriptive qualitative way and analyzed in a deductive. This study found that existing laws and regulations have not protected electronic books (E-books) as a whole, so changes are needed so that electronic books (e-books) can be perfectly protected.
The Function of Non-Formal Education Institutions in Improving Human Resources Tiara Ramadhani; Siska Elasta Putri; Zainal Fadri; Olivia Rovince Purba
Indev: Literasi Media Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/indev.v2i2.11076

Abstract

This study aims to describe the background of the birth of the Sumatra Volunteer Foundation, analyze the function of the Sumatra Volunteer Foundation and see the impact caused by the presence of the Sumatra Volunteer Foundation as a non-formal education institution in Jorong Balai Labuah, Lima Kaum District, Tanah Datar Regency. This research uses qualitative research methods using a phenomenological approach. The instrument in this study makes the researcher the main instrument. Data were obtained through observation, interviews and document studies. The data that has been collected is analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study indicate that the birth of the Sumatra Volunteer Foundation as a non-formal institution was motivated by the desire to improve the level of education, especially in Jorong Balai Labuah, Lima Kaum District, Tanah Datar Regency. Researchers found that there are several functions of the Sumatra Volunteer Foundation 1). Improving children's education 2). Empowering the community 3). Designing or producing products that have selling value 4). Waste Bank 5). Environmental care activities. The impact caused by the existence of the Sumatra Volunteer Foundation is, 1).  Character building 2). Improve the ability to speak English, 3). Concern for the environment, 4). Open insight.
SOCIAL VALUES IN FUNERARY CEREMONY RESEARCH ON LINTAU BUO COMMUNITY, TANAH DATAR REGENCY Siska Elasta Putri
Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jsk.v5i2.4263

Abstract

This research aimed at studying social values in conducting a funerary ceremony which was held by Lintau Buo community. This funerary ceremony is a customary rite that must be held by the community. It is due to the status of this ceremony as the main customs (adat nan teradat). A qualitative method with an ethnography approach was used in conducting this research. The result showed that the social values in the funerary ceremony were mutual help, solidarity, kinship, reciprocity, communication, harmony, and concern. 
KONTROVERSI BENTUK PENGAWASAN PEMERINTAH TERHADAP ALAT TANGKAP IKAN DI NAGARI SIMAWANG Betry Indriani; Sulastri Caniago; Siska Elasta Putri; Ulya Atsani; Emrizal Emrizal
Al Ushuliy: Jurnal Mahasiswa Syariah dan Hukum Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/alushuliy.v2i2.11153

Abstract

Studi ini mengkaji tentang Kontroversi tentang bentuk Pengawasan Pemerintah terhadap alat dan bahan tangkap ikan di Danau Singkarak yang digunakan oleh masyarakat Kenagarian Simawang (Studi Peraturan Gubernur Provinsi Sumatera Barat Nomor 81 tahun 2017), permasalahannya adalah  terjadinya penyimpangan yang dilakukan oleh masyarakat dan nelayan yang berada di Danau singkarak khususnya Nagari Simawang. Lahirnya peraturan Gubernur tentang larangan penggunaan alat dan bahan tangkap ikan tersebut membuat masyarakat masih melanggar aturan yang diberikan oleh pemerintah, untuk itu diperlukan pengawasan lebih terhadap nelayan yang masih memakai alat dan bahan tangkap ikan seperti alat mengbom dan bahan seperti bagan .Dari permasalahan tersebut muncul pertanyaan : 1) apa bentuk alat dan bahan tangkap ikan di danau Singkarak kenagarian Simawang, 2) Bagaimana bentuk pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Perikanan Sumatera Barat dalam mengimplementasikan  peraturan Gubernur Provinsi Sumatera Barat Nomor 81 Tahun 2017, 3) Bagaimana tinjauan Hukum Tata Negara Islam terhadap peran Dinas Perikanan Sumatera Barat dalam melakukan pengawasan terhadap peraturan Gubernur Provinsi Sumatera Barat Nomor 81 Tahun 2017. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), yang dilakukan di kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinisi Sumatera Barat. Sumber data primer yang diperoleh dari kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala bidang ruang laut dan pengawasan sumber daya Perikanan, kepala bidang Perikanan Tangkap, masyarakat serta Nelayan yang ada di Nagari Simawang. Sedangkan data sekunder dalam penelitian ini yaitu, peraturan Gubernur Provinsi Sumatera Barat Nomor 81 Tahun 2017 tentang penggunaan alat dan bahan tangkap ikan di Danau Singkarak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan model interaktif analisis Miles dan Hubberman. Hasil dari penelitian ini adalah bentuk alat dan bahan tangkap ikan yang diawasi oleh pihak dinas perikanan di danau Singkarak khususnya kenagarian Simawang yaitu bagan tancap dan bahan peledak seperti bom, bentuk pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Perikanan diantarannya yaitu pengawasan dalam bentuk preventif (pencegahan) yaitu sosialiasi. Pengawasan represif (penindakan) yaitu patroli, dan razia, sanksi. Sosialisasi dan patroli sudah dilakukan pada tahun 2019 namun pengawasan dalam bentuk razia, belum dilakukan . Hal ini disebabkan adanya penolakkan dari masyarakat serta tingginya covid 19 yang mengakibatkan pemberhentian pengawasan pada tahun tersebut. Melihat Tinjauan Hukum Tata Negara Islam, kedudukan Dinas Perikanan sama halnya dengan sultah Tanfidziyah sebagai lembaga yang menjalankan suatu peraturan perundang-undangan, dalam hal ini bahwasanya Dinas Perikanan belum optimal melakukan pengawasan. Dalam hal penegakkan peraturan perundang-undangan disebut juga dengan sultah Qadha’iyyah. Namun dalam upaya penegakkan dinas Perikanan belum memberlakukan sanksi sebagai upaya jera terhadap pelaku perikanan.