Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Akuntabilitas Organisasi Sektor Publik Kristian Widya Wicaksono
JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik) Vol 19, No 1 (2015): May
Publisher : Magister Ilmu Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkap.7523

Abstract

Akuntabilitas merupakan salah satu isu penting dalam kajian ilmiah dan praktik di bidang administrasi publik. Akuntabilitas adalah pengendalian terhadap organisasi publik pada level organisasional yang dimaksudkan untuk menjadi landasan dalam memberikan penjelasan kepada pihak-pihak baik dari internal maupun eksternal yang berkepentingan melakukan penilaian dan evaluasi terhadap tindakan-tindakan yang dilakukan oleh organisasi publik tersebut. Akuntabilitas sebuah organisasi pu- blik dapat diukur dari sejumlah dimensi, di antaranya: transparansi, pertanggungjawaban, pengendalian, tanggung jawab, dan responsivitas. Metode yang digunakan untuk menyusun penelitian ini adalah survei literatur akademis di bidang admi- nistrasi publik yang revelan dengan akuntabilitas. Selain itu, dilakukan pula upaya penelusuran melalui berbagai sumber baik dari dokumen resmi pemerintah maupun dari berbagai pemberitaan di media massa baik cetak maupun elektronik untuk mendeskripsikan praktik-praktik yang berhubungan dengan akuntabilitas pada organisasi sektor publik. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa akuntabilitas organisasi sektor publik di Indonesia masih belum optimal. Oleh kare- nanya, ke depan organisasi sektor publik perlu memprioritaskan perhatian terhadap akuntabilitas. Sebab, di negara demokrasi seperti Indonesia, organisasi publik dituntut untuk akuntabel terhadap seluruh tindakan-tindakan yang telah dilakukannya. Dimensi-dimensi akuntabilitas dapat dijadikan pijakan bagi organisasi publik dalam mengelola berbagai aktivitas yang di- jalankan mulai dari masukan, proses, keluaran, dan hasil, serta bagaimana respon lingkungan terhadap hasil tersebut.
The Significance of Village Data for Village Development: Students’ Community Development Program Experience (Kuliah Kerja Lapangan) – Universities Contribution to Village Development Tutik Rachmawati; Trisno Sakti Herwanto; Kristian Widya Wicaksono
JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik) Vol 21, No 2 (2017): November
Publisher : Magister Ilmu Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkap.26352

Abstract

It is common knowledge that development planning at the village level is rarely based on valid and updated data. Students and lecturers in the Public Administration Department Parahyangan Catholic University, who have been working with villages in West Java Province for several decades encountered situations to support that argument. It is difficult to obtain valid and updated data to use as evidence in developing initiatives and programs for the village development. Students’ Community Development Program (Kuliah Kerja Lapangan henceforth KKL themed  Universities Contribution to Village Development  was initiated with the goal of  improving  the quality of data in rural areas (Garut District) by  collecting and updating village data,  developing the capacity of  village government leaders and staff to collect and update village data on their own. This paper discusses three major works that the Students’ Community Development Program (KKN) themed Universities Contribution to Village Development have made. The three areas relate to 1) elaboration of the logic of the program; (2) discussion of the process of data collection and analysis of data in the three villages; and (3) discussion of output and outcomes of the program. Research action, as Lewin argues, has three goals: to advance knowledge; to improve a concrete situation; and to improve behavioral science methodology. This paper presents a case study that shows the existence of a problem in a community, and concrete actions taken to solve it   through the application of knowledge acquired through Community Development Program (KKL) experience of Universitas Membangun Desa. 
MERANGKAI PUZZLE: PELATIHAN MANAJEMEN PROYEK SEDERHANA UNTUK AKTIVIS ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH Simanjorang, Jeffri Yosep; Monim, Oktovina Hanani Kristin; Maulidza, Muhammad; Bessie, Loudewyk Marcelano Leyriz; Wicaksono, Kristian Widya
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 1 (2025): March (Regular Issue)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i1.400

Abstract

This article documents a training programme on basic project management for Intra-School Student Organisation (OSIS) - the official student body in Indonesian secondary schools- committee members, conducted in 2024. OSIS serves as a platform for student capacity building through various programmes. While OSIS is encouraged to organise numerous activities, training in project management for its committee members remains relatively scarce. In response to this gap, the training aimed to enhance OSIS committee members' project management skills. The training materials were adapted from the logical framework approach, with simplified terminology to facilitate student comprehension. A puzzle-based learning approach was employed to introduce project management concepts. This initiative involved 70 OSIS committee members from seven schools across West Java, Central Java, and the Special Region of Yogyakarta. Evaluation was conducted through pre-test and post-test surveys, supplemented by facilitator observations. The findings indicated a significant improvement in participants' understanding of basic project management.
Fenomenologi Pelanggaran Standar Kelayakan Kendaraan Oleh Angkutan Kota Akibat Dari Persaingan Usaha Nugraha, Aditya; Wicaksono, Kristian Widya
Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik Vol. 9 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Laboratorium Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jakp.9.2.220-243.2024

Abstract

Angkutan umum merupakan alat transportasi yang digunakan oleh masyarakat secara bersama, untuk memindahkan masyarakat dari satu tempat ke tempat lainnya. Angkutan umum sendiri memiliki standar yang telah diatur oleh pemerintah untuk memastikan angkutan umum yang digunakan masyarakat lebih nyaman dan aman. Namun, terdapat fenomena pelanggaran standar kelayakan kendaraan oleh angkutan umum yang terjadi di Kota Bandung yang disebabkan oleh berbagai macam faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hal apa saja yang mendorong fenomena ketidakpatuhan bisa terjadi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan menerapkan pendekatan fenomenologi transendental, untuk mendalami pengalaman yang dialami oleh partisipan. Untuk menganalisis data, hasil wawancara yang telah dilakukan diolah dengan mencari pernyataan signifikan dari setiap jawaban partisipan, lalu pernyataan tersebut diberi kode, dan dikelompokkan ke dalam tema-tema. Setelah dikelompokkan ke dalam tema-tema, setiap tema tersebut dijelaskan. Setiap tema yang sudah dijelaskan tersebut akan diberikan deskripsi tekstural dan deskripsi struktural untuk menjelaskan keterkaitan antar tema, kemudian dilakukan deskripsi komposit untuk menghubungkan deskripsi tekstural dan struktural, untuk menemukan esensi dari pengalaman partisipan pada fenomena yang diteliti. Dari hasil penelitian, fenomena ketidakpatuhan terhadap standar kelayakan ini muncul karena persaingan usaha angkot dengan transportasi online yang berdampak pada pemasukan pengusaha angkot, sehingga membuat penegakkan hukum maupun sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah menjadi tidak efektif. Akhirnya angkot yang beroperasi menjadi tidak aman dan sesuai standar.
Studi Fenomenologi Tindakan Rasialisme Terhadap Mahasiswa Papua di Kota Yogyakarta Simbolon, Arianro Agustinus Parmantoba; Simanjorang, Jeffri Yosep; Wicaksono, Kristian Widya
Contemporary Public Administration Review Vol. 1 No. 1 (2023): Contemporary Public Administration Review (CoPAR)
Publisher : Department of Public Administration, Parahyangan Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/copar.v1i1.7121.59-73

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mendalami bagaimana mahasiswa Papua di Yogyakarta memaknai pengalaman tindakan rasialisme yang mereka alami. Makna adalah suatu nilai yang timbul dari suatu peristiwa atau kejadian yang bisa memengaruhi perilaku atau perasaan dari individu yang pernah mengalaminya. Tindakan rasialisme yang dialami oleh mahasiswa Papua di Kota Yogyakarta telah mengubah cara mereka dalam berperilaku yang mana mereka harus membiasakan diri ketika mendapat perlakuan berbeda hanya karena bentuk ras yang berbeda dari kebanyakan orang yang ada dan juga harus terus beradaptasi dengan lingkungan sekitar yang terkadang menolak keberadaan mereka. Rendahnya pengetahuan tentang kebijakan yang melarang perbuatan diskriminasi rasialisme juga menjadikan mereka tidak bisa berbuat banyak ketika mereka mengalami perbuatan rasialisme. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode pendekatan fenomenologi. Pendekatan kualitatif diterapkan agar jawaban dan pengalaman dari partisipan dapat dijadikan pusat eksplorasi dengan cara mendeskripsikan hasil dari temuan ke dalam bentuk penelitian. Penjelasan atau deskripsi secara struktural tentang pengalaman mahasiswa Papua yang tinggal di Kota Yogyakarta terkait dengan permasalahan tindakan rasialisme yang pernah mereka alami menjadi suatu kondisi yang mereka harus alami. Hal ini yang menyebabkan mereka merasa tidak percaya diri karena takut mengalami penolakan oleh masyarakat sekitar. Adanya kebijakan mengenai penghapusan diskriminasi juga tidak membuat banyak perubahan yang cukup signifikan, terbukti masih ada saja tindakan rasialisme yang mereka alami.
Studi Evaluasi Pembangunan Kabupaten Karawang Menggunakan Alternative Service Delivery Framework Wicaksono, Kristian Widya; Simanjorang, Jeffri Yosep; Cantika, Dinda Tresya; Amelia Augustine Aan Putri; Dinda Biavinca
The World of Public Administration Journal Volume 7 Issue 1, Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wpaj.v7i1.2298

Abstract

Abstrak Evaluasi pembangunan merupakan instrumen penting untuk mengukur keberhasilan program sektor publik, termasuk dalam upaya pengentasan kemiskinan dan perluasan lapangan kerja. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Karawang yang bertujuan menekan angka pengangguran terbuka dan mengurangi jumlah penduduk miskin sesuai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026. Dengan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melakukan survei pada November 2023 dengan melibatkan 400 responden warga Kabupaten Karawang. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan kerangka Alternative Service Delivery Framework (ASDF) yang mencakup enam dimensi: kepentingan umum, peran pemerintah, keselarasan yurisdiksi, kemitraan eksternal, prinsip bisnis, dan keterjangkauan. Temuan penelitian menunjukkan skor rata-rata 3,27 (dari skala 5). Hasil penelitian mengindikasikan adanya beberapa ruang perbaikan di dalam program pembangunan seperti peningkatan inklusivitas program, penyempurnaan mekanisme koordinasi, serta penguatan sinergi dengan mitra. Kata kunci: evaluasi program, kemiskinan, ketenagakerjaan, ASDF, Kabupaten Karawang   Abstract Development evaluation serves as a critical instrument for assessing public sector programme effectiveness, particularly in poverty reduction and employment expansion initiatives. This study examines the implementation of development programmes in Karawang Regency, Indonesia, designed to reduce open unemployment rates and decrease poverty levels in accordance with the 2021-2026 Regional Medium-Term Development Plan (RPJMD). Employing a quantitative approach, the research conducted a survey in November 2023 involving 400 residents of Karawang Regency. Data analysis was performed using descriptive statistics within the Alternative Service Delivery Framework (ASDF), incorporating six key dimensions: public interest test, government role, jurisdictional alignment, external partnership, business principles, and affordability. The findings reveal an average score of 3.27 (on a 5-point scale), indicating several areas requiring programme improvement. These include enhancing programme inclusivity, refining coordination mechanisms, and strengthening multi-stakeholder collaboration. Keywords: programme evaluation, poverty alleviation, employment generation, ASDF, Karawang Regency
Studi Fenomenologi Tindakan Rasialisme Terhadap Mahasiswa Papua di Kota Yogyakarta Simbolon, Arianro Agustinus Parmantoba; Simanjorang, Jeffri Yosep; Wicaksono, Kristian Widya
Contemporary Public Administration Review Vol. 1 No. 1 (2023): Contemporary Public Administration Review (CoPAR)
Publisher : Department of Public Administration, Parahyangan Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/copar.v1i1.7121.59-73

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mendalami bagaimana mahasiswa Papua di Yogyakarta memaknai pengalaman tindakan rasialisme yang mereka alami. Makna adalah suatu nilai yang timbul dari suatu peristiwa atau kejadian yang bisa memengaruhi perilaku atau perasaan dari individu yang pernah mengalaminya. Tindakan rasialisme yang dialami oleh mahasiswa Papua di Kota Yogyakarta telah mengubah cara mereka dalam berperilaku yang mana mereka harus membiasakan diri ketika mendapat perlakuan berbeda hanya karena bentuk ras yang berbeda dari kebanyakan orang yang ada dan juga harus terus beradaptasi dengan lingkungan sekitar yang terkadang menolak keberadaan mereka. Rendahnya pengetahuan tentang kebijakan yang melarang perbuatan diskriminasi rasialisme juga menjadikan mereka tidak bisa berbuat banyak ketika mereka mengalami perbuatan rasialisme. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode pendekatan fenomenologi. Pendekatan kualitatif diterapkan agar jawaban dan pengalaman dari partisipan dapat dijadikan pusat eksplorasi dengan cara mendeskripsikan hasil dari temuan ke dalam bentuk penelitian. Penjelasan atau deskripsi secara struktural tentang pengalaman mahasiswa Papua yang tinggal di Kota Yogyakarta terkait dengan permasalahan tindakan rasialisme yang pernah mereka alami menjadi suatu kondisi yang mereka harus alami. Hal ini yang menyebabkan mereka merasa tidak percaya diri karena takut mengalami penolakan oleh masyarakat sekitar. Adanya kebijakan mengenai penghapusan diskriminasi juga tidak membuat banyak perubahan yang cukup signifikan, terbukti masih ada saja tindakan rasialisme yang mereka alami.