Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Sub-Theme: Agile Bureaucracy and Dynamic Governance Critical Analysis on The Effectiveness of Bandung Corruption Court Kristian Widya Wicaksono
Iapa Proceedings Conference 2020: Proceedings IAPA Annual Conference
Publisher : Indonesian Association for Public Administration (IAPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30589/proceedings.2020.394

Abstract

This study seeks to understand the extent to which the Bandung Corruption Court (Bandung Tipikor Court) has accomplished the authority's enforcement. This research's scope includes two crucial aspects: (a) the capacity of resources to sustain the existence of Bandung Tipikor Court, and (b) Supervision and control over Bandung Tipikor Court by various judicial institutions. The method used in this analysis is a systematic literature review. The collected data are secondary data from a compilation of various literary works related to this paper and the results of observations on Bandung's Tipikor Court. The data obtained were then analyzed qualitatively by assessing the findings' accuracy and strength from various studies and comparing the results from those studies. This study's findings show that the Bandung Tipikor Court has not achieved the optimum standard for the enforcement of its authority since the funding for services and oversight and control is not adequate to enable the application of the authority held by the Bandung Tipikor Court.
Integritas Perilaku Kepemimpinan Publik Walikota Bandung Raykevin Bagus Julian Maramis; Kristian Widya Wicaksono
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 7, No 1 (2017): (April 2017)
Publisher : Department of Government Studies Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1598.064 KB) | DOI: 10.26618/ojip.v7i1.394

Abstract

Some of the achievements that Bandung City had today, is a positive value for the performance of Bandung City Government. Public leadership behavior of Bandung City Mayor becomes one of a several factors that increasing the performance of Bandung City Government. The purpose of this study is to discover the tendency of public leadership behaviours of Bandung City Mayor based on five dimensions namely: accountability leadership, lawfulness leadership, ethical leadership, political loyal leadership, dan network governance leadership. The method of this research is a quantitative descriptive study, by using data collection techniques such as questionnaires from 30 respondents and interviews. The results of this study shows that the tendency of public leadership behavior of the mayor of Bandung City is inclined to the lawfulness leadership with a good category . This evidence comes from the behavior of the public leadership of Bandung City Mayor which always emphasize every employee to always obey and properly follow the rules and regulations that has been established. Beberapa prestasi yang telah diraih oleh Kota Bandung di masa kepemimpinan Walikota Bandung saat ini, merupakan suatu nilai positif bagi kinerja Pemerintah Kota Bandung. Perilaku kepemimpinan publik dari Walikota Bandung  menjadi salah satu faktor peningkatan kinerja dari Pemerintah Kota Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui kecenderungan perilaku kepemimpinan publik dari Walikota Bandung dilihat dari lima dimensi yaitu: accountability leadership, lawfulness leadership, ethical leadership, political loyal leadership, dan network governance leadership. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif, menggunakan teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kecenderungan perilaku kepemimpinan publik dari Walikota Bandung adalah cenderung pada lawfulness leadership dengan kategori yang baik. Hal ini terlihat dari perilaku kepemimpinan publik dari Walikota Bandung yang selalu menekankan setiap pegawainya untuk selalu menaati dan secara benar mengikuti aturan dan regulasi yang telah ditetapkan. 
Aplikasi Teknologi Informasi Dan Komunikasi Guna Meningkatkan Proses Bisnis Organisasi Publik Kristian Widya Wicaksono
Publica: Jurnal Pemikiran Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2020): Disrupsi Teknologi Dalam Pelayanan Publik di Indonesia
Publisher : Department of Public Administration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpan.v12i2.9495

Abstract

This paper aims to provide consideration for various local governments in Indonesia as a public organization, reflected on the success story of the Surabaya City Local Government, to incorporating information and communication technology in the structuring of the business processes of its organization. It is believed to improve the pace of decision-making and the responsiveness of public agencies to the public needs and demands. The method utilized in this paper is a systematic literature review that synthesizes and compares findings from previous research to generate new knowledge. The data used are secondary data collected from a wide range of literature which analyzed and evaluated quantitatively. The findings of this study indicate that the use of information and communication technology has a substantial effect on enhancing and improving the structuring of business processes in public organizations, i.e. (1) opening up cross-unit access of public institutions to data and information at the same time; (2) speeding up and simplifying the decision-making process; and (3) streamlining the public service delivery.
Kepatuhan Pemilik Restoran Terhadap Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 20 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah (Wilayah Kerja Unit Pelayanan Pajak Bandung Utara) Kristian Widya Wicaksono
JURNAL ADMINISTRASI DAN KEBIJAKAN PUBLIK Vol 9 No 2 (2019): JURNAL ADMINISTRASI DAN KEBIJAKAN PUBLIK
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam '45 (UNISMA) Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/akp.v9i2.1799

Abstract

In Bandung, regional regulations relating to local tax are stated in the Regional Regulation Number 20 of 2011. Restaurant tax is a part of the local tax which has a promising impact to increase local government income. Restaurant tax administration is a series of activities ranging from planning, collecting to controlling. The purpose of this study is to explore the compliance of restaurant owners in the northern region of Bandung City with Regional Regulation No. 20 of 2011. To measure the level of compliance, the authors used three aspects namely regulatory knowledge, willingness to comply and the ability to comply. The urgency of this research is to find the facts behind the violations committed by some restaurant owners. The approach of this research is qualitative research. In addition, the author uses case studies as a research design. Data were obtained through interviews, field observations, and document studies and the researchers analyzed it by using qualitative data analysis methods introduced by Miles and Huberman. The results of this study shows that restaurant owners in the northern part of Bandung City do not fully comply with the restaurant tax payment mechanism because they do not know information about the requirements for tax payments due to passive Regional Government socialization of restaurant taxes and the number amount of tax is overburdened. Therefore, the burden becomes a market disincentive for restaurant owners coupled with the atonic tax controlling carried out by Local Government Agencies (Disyanjak).
ANALISA DESKRIPTIF PENANGANAN PENGADUAN OLEH OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA PERWAKILAN PROVINSI JAWA BARAT Kristian Widya Wicaksono; Rima Rahmawati
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2023): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v10i1.10363

Abstract

Ombudsman Republik Indonesia merupakan lembaga pengawas eksternal yang mempunyai kewenangan dalam mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik serta bertugas untuk melaksanakan penanganan pengaduan (complaint handling) atas keluhan yang disampaikan oleh masyarakat. Berdasarkan data yang Laporan Tahunan Ombudsman Republik Indonesia diketahui bahwa terdapat beberapa Laporan Pengaduan yang belum terselesaikan oleh Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Provinsi Jawa Barat. Selain itu, pada proses penanganan pengaduan tidak terdapat standar waktu yang jelas bagi Ombudsman Republik Indonesia untuk menyelesaian Laporan Pengaduan. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sistem penanganan pengaduan (complaint handling) yang dilakukan oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Barat. Analisa tersebut yang dilakukan berdasarkan 10 prinsip effective complaint handling yaitu 1) customer focused, 2) visibillity, 3) accessibility, 4) responsiveness, 5) fairness, 6) cofidentiallity, 7) remedy, 8) review, 9) accountability, dan 10) continuous improvement. Metode yang digunakan untuk menulis makalah ini adalah kajian pustaka sistematis (systematic literature review). Dalam hal ini peneliti melakukan sintesis dan perbandingan dengan temuan penelitian sebelumnya untuk menghasilkan pengetahuan yang baru. Data diperoleh dengan melakukan penelusuran terhadap literatur, dokumen dan bahan bacaan lainnya yang relevan dengan topik penelitian. Kemudian data dianalisis dan devaluasi secara secara kualitatif. Berdasarkan hasil temuan penelitian diketahui bahwa penganangan pengaduan yang dilakukan oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Barat belum berjalan secara optimal dan efektif karena tidak adanya klasifikasi laporan pengaduan berdasarkan tingkat kerumitannya, tidak kooperatifnya pelapor dan terlalpor, terbatasnya sumber daya manusia yang menangani laporan, beratnya beban kerja masing-masing petugas karena tidak sebanding dengan jumlah laporan yang masuk, dan tidak adanya standar waktu jelas untuk menyelesaikan suatu laporan pengaduan.Kata Kunci : Pengaduan Masyarakat, Penanganan Pengaduan, Effective Complaint Handling.
Akuntabilitas Organisasi Sektor Publik Kristian Widya Wicaksono
JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik) Vol 19, No 1 (2015): May
Publisher : Magister Ilmu Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkap.7523

Abstract

Akuntabilitas merupakan salah satu isu penting dalam kajian ilmiah dan praktik di bidang administrasi publik. Akuntabilitas adalah pengendalian terhadap organisasi publik pada level organisasional yang dimaksudkan untuk menjadi landasan dalam memberikan penjelasan kepada pihak-pihak baik dari internal maupun eksternal yang berkepentingan melakukan penilaian dan evaluasi terhadap tindakan-tindakan yang dilakukan oleh organisasi publik tersebut. Akuntabilitas sebuah organisasi pu- blik dapat diukur dari sejumlah dimensi, di antaranya: transparansi, pertanggungjawaban, pengendalian, tanggung jawab, dan responsivitas. Metode yang digunakan untuk menyusun penelitian ini adalah survei literatur akademis di bidang admi- nistrasi publik yang revelan dengan akuntabilitas. Selain itu, dilakukan pula upaya penelusuran melalui berbagai sumber baik dari dokumen resmi pemerintah maupun dari berbagai pemberitaan di media massa baik cetak maupun elektronik untuk mendeskripsikan praktik-praktik yang berhubungan dengan akuntabilitas pada organisasi sektor publik. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa akuntabilitas organisasi sektor publik di Indonesia masih belum optimal. Oleh kare- nanya, ke depan organisasi sektor publik perlu memprioritaskan perhatian terhadap akuntabilitas. Sebab, di negara demokrasi seperti Indonesia, organisasi publik dituntut untuk akuntabel terhadap seluruh tindakan-tindakan yang telah dilakukannya. Dimensi-dimensi akuntabilitas dapat dijadikan pijakan bagi organisasi publik dalam mengelola berbagai aktivitas yang di- jalankan mulai dari masukan, proses, keluaran, dan hasil, serta bagaimana respon lingkungan terhadap hasil tersebut.
The Significance of Village Data for Village Development: Students’ Community Development Program Experience (Kuliah Kerja Lapangan) – Universities Contribution to Village Development Tutik Rachmawati; Trisno Sakti Herwanto; Kristian Widya Wicaksono
JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik) Vol 21, No 2 (2017): November
Publisher : Magister Ilmu Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkap.26352

Abstract

It is common knowledge that development planning at the village level is rarely based on valid and updated data. Students and lecturers in the Public Administration Department Parahyangan Catholic University, who have been working with villages in West Java Province for several decades encountered situations to support that argument. It is difficult to obtain valid and updated data to use as evidence in developing initiatives and programs for the village development. Students’ Community Development Program (Kuliah Kerja Lapangan henceforth KKL themed  Universities Contribution to Village Development  was initiated with the goal of  improving  the quality of data in rural areas (Garut District) by  collecting and updating village data,  developing the capacity of  village government leaders and staff to collect and update village data on their own. This paper discusses three major works that the Students’ Community Development Program (KKN) themed Universities Contribution to Village Development have made. The three areas relate to 1) elaboration of the logic of the program; (2) discussion of the process of data collection and analysis of data in the three villages; and (3) discussion of output and outcomes of the program. Research action, as Lewin argues, has three goals: to advance knowledge; to improve a concrete situation; and to improve behavioral science methodology. This paper presents a case study that shows the existence of a problem in a community, and concrete actions taken to solve it   through the application of knowledge acquired through Community Development Program (KKL) experience of Universitas Membangun Desa. 
MERANGKAI PUZZLE: PELATIHAN MANAJEMEN PROYEK SEDERHANA UNTUK AKTIVIS ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH Simanjorang, Jeffri Yosep; Monim, Oktovina Hanani Kristin; Maulidza, Muhammad; Bessie, Loudewyk Marcelano Leyriz; Wicaksono, Kristian Widya
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 1 (2025): March (Regular Issue)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i1.400

Abstract

This article documents a training programme on basic project management for Intra-School Student Organisation (OSIS) - the official student body in Indonesian secondary schools- committee members, conducted in 2024. OSIS serves as a platform for student capacity building through various programmes. While OSIS is encouraged to organise numerous activities, training in project management for its committee members remains relatively scarce. In response to this gap, the training aimed to enhance OSIS committee members' project management skills. The training materials were adapted from the logical framework approach, with simplified terminology to facilitate student comprehension. A puzzle-based learning approach was employed to introduce project management concepts. This initiative involved 70 OSIS committee members from seven schools across West Java, Central Java, and the Special Region of Yogyakarta. Evaluation was conducted through pre-test and post-test surveys, supplemented by facilitator observations. The findings indicated a significant improvement in participants' understanding of basic project management.
Fenomenologi Pelanggaran Standar Kelayakan Kendaraan Oleh Angkutan Kota Akibat Dari Persaingan Usaha Nugraha, Aditya; Wicaksono, Kristian Widya
Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik Vol. 9 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Laboratorium Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jakp.9.2.220-243.2024

Abstract

Angkutan umum merupakan alat transportasi yang digunakan oleh masyarakat secara bersama, untuk memindahkan masyarakat dari satu tempat ke tempat lainnya. Angkutan umum sendiri memiliki standar yang telah diatur oleh pemerintah untuk memastikan angkutan umum yang digunakan masyarakat lebih nyaman dan aman. Namun, terdapat fenomena pelanggaran standar kelayakan kendaraan oleh angkutan umum yang terjadi di Kota Bandung yang disebabkan oleh berbagai macam faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hal apa saja yang mendorong fenomena ketidakpatuhan bisa terjadi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan menerapkan pendekatan fenomenologi transendental, untuk mendalami pengalaman yang dialami oleh partisipan. Untuk menganalisis data, hasil wawancara yang telah dilakukan diolah dengan mencari pernyataan signifikan dari setiap jawaban partisipan, lalu pernyataan tersebut diberi kode, dan dikelompokkan ke dalam tema-tema. Setelah dikelompokkan ke dalam tema-tema, setiap tema tersebut dijelaskan. Setiap tema yang sudah dijelaskan tersebut akan diberikan deskripsi tekstural dan deskripsi struktural untuk menjelaskan keterkaitan antar tema, kemudian dilakukan deskripsi komposit untuk menghubungkan deskripsi tekstural dan struktural, untuk menemukan esensi dari pengalaman partisipan pada fenomena yang diteliti. Dari hasil penelitian, fenomena ketidakpatuhan terhadap standar kelayakan ini muncul karena persaingan usaha angkot dengan transportasi online yang berdampak pada pemasukan pengusaha angkot, sehingga membuat penegakkan hukum maupun sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah menjadi tidak efektif. Akhirnya angkot yang beroperasi menjadi tidak aman dan sesuai standar.
Studi Fenomenologi Tindakan Rasialisme Terhadap Mahasiswa Papua di Kota Yogyakarta Simbolon, Arianro Agustinus Parmantoba; Simanjorang, Jeffri Yosep; Wicaksono, Kristian Widya
Contemporary Public Administration Review Vol. 1 No. 1 (2023): Contemporary Public Administration Review (CoPAR)
Publisher : Department of Public Administration, Parahyangan Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/copar.v1i1.7121.59-73

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mendalami bagaimana mahasiswa Papua di Yogyakarta memaknai pengalaman tindakan rasialisme yang mereka alami. Makna adalah suatu nilai yang timbul dari suatu peristiwa atau kejadian yang bisa memengaruhi perilaku atau perasaan dari individu yang pernah mengalaminya. Tindakan rasialisme yang dialami oleh mahasiswa Papua di Kota Yogyakarta telah mengubah cara mereka dalam berperilaku yang mana mereka harus membiasakan diri ketika mendapat perlakuan berbeda hanya karena bentuk ras yang berbeda dari kebanyakan orang yang ada dan juga harus terus beradaptasi dengan lingkungan sekitar yang terkadang menolak keberadaan mereka. Rendahnya pengetahuan tentang kebijakan yang melarang perbuatan diskriminasi rasialisme juga menjadikan mereka tidak bisa berbuat banyak ketika mereka mengalami perbuatan rasialisme. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode pendekatan fenomenologi. Pendekatan kualitatif diterapkan agar jawaban dan pengalaman dari partisipan dapat dijadikan pusat eksplorasi dengan cara mendeskripsikan hasil dari temuan ke dalam bentuk penelitian. Penjelasan atau deskripsi secara struktural tentang pengalaman mahasiswa Papua yang tinggal di Kota Yogyakarta terkait dengan permasalahan tindakan rasialisme yang pernah mereka alami menjadi suatu kondisi yang mereka harus alami. Hal ini yang menyebabkan mereka merasa tidak percaya diri karena takut mengalami penolakan oleh masyarakat sekitar. Adanya kebijakan mengenai penghapusan diskriminasi juga tidak membuat banyak perubahan yang cukup signifikan, terbukti masih ada saja tindakan rasialisme yang mereka alami.