Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STUDI AGAMA & ETIKA ISLAM DAN KEBERAGAMAAN MAHASISWA "Z" GENERATION: Kajian di Lingkungan Kampus ITB Bandung Purwanto, Yedi; Khoiri, Shohib
Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 24, No 2 (2016): Agama, Politik dan Kebangsaan
Publisher : LP2M - Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ws.24.2.1182

Abstract

Time is going on so fast, demanding man to have the quality and the courage to compete. Competition was sometimes make people forget the norm. To solve this problem it is required religion as a way of life. The method used herein are reviewing the literature and system of Islamic religious education activities in Bandung Institute of Technology (ITB). The findings of this study stated that the First, religious education in public universities is needed to foster the spirituality of younger generation. Second, "Z" generation is the object of da'wah who are very close to IT (information technology), so there must be a specific design of da’wa which is meetiing their need. Third, the role of Salman mosque is very central in implementing any Islamic da'wa to the students of ITB.***Perkembangan zaman yang serba cepat, menuntut manusia untuk mempunyai kualitas dan berani bersaing. Persaingan itu kadang membuat manusia lupa akan norma. Untuk mengatasi persoalan tersebut maka diperlukanlah agama sebagai way of life. Metode yang digunakan tulisan ini adalah mengkaji literatur dan sistem kegiatan pendidikan agama Islam di lingkungan Institut Teknologi Bandung. Temuan penelitian ini menyatakan bahwa Pertama, pendidikan agama di per­guruan tinggi umum sangat diperlukan guna memupuk spiritualitas generasi muda. Kedua, generasi “Z” merupakan objek dakwah yang sangat lekat dengan IT, dan oleh karena itu model dakwah yang memiliki kedekatan dengan IT me­rupakan sebuah keniscayaan. Ketiga, Peran masjid Salman sangat sentral dalam mengejawantahkan berbagai dakwah islam kepada mahasiswa ITB. 
Internalisasi Nilai Moderasi Melalui Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum Purwanto, Yedi; Qowaid, Qowaid; Ma'rifataini, Lisa'diyah; Fauzi, Ridwan
EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan Vol. 17 No. 2 (2019): EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan
Publisher : Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32729/edukasi.v17i2.605

Abstract

AbstractThis article describes the internalization of the value of Islamic moderation through Islamic Religious Education in the general higher education. Religious moderation, including Islam, is important to be internalized, amid the diversity of Indonesian people who have the motto of Unity in Diversity, and in the midst of the development of a dynamic environment that can damage the joints of unity because of the wrong understanding. Writing from the results of research located at the Indonesian University of Education (UPI) in Bandung uses a qualitative approach. Data collection is done through observation and interview techniques. This paper shows that the pattern of internalization of moderating values through Islamic Religious Education courses at the Indonesian Education University in Bandung. The material is adapted to student input, the competence of lecturers and subject matter support from the UPI campus environment. The curriculum is designed according to the provisions of the College. The internalization method is done through face-to-face meetings in lectures, tutorials, seminars and the like. The evaluation is done through screening Islamic insights in an orderly and written periodic report from lecturers and tutors.Abstrak Artikel ini memaparkan internalisasi nilai moderasi Islam melalui Pendidikan Agama Islam (PAI) di Perguruan Tinggi Umum (PTU). Moderasi beragama, termasuk Islam, penting untuk diinternalisasikan, di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia yang memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika, dan di tengah perkembangan lingkungan yang dinamis yang dapat merusak sendi-sendi persatuan karena adanya pemahaman yang salah. Tulisan dari hasil penelitian yang berlokasi di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Tulisan ini memperlihatkan bahwa pola internalisasi nilai-nilai moderasi melalui mata kuliah PAI di UPI Bandung. Materinya disesuaikan dengan input mahasiswa, kompetensi dosen pengampu mata kuliah dan dukungan dari lingkungan kampus UPI. Kurikulum yang dirancang sesuai ketentuan Perguruan Tinggi (PT). Metode internalisasi dilakukan melalui tatap muka dalam perkuliahan, tutorial, seminar dan yang semisalnya. Evaluasinya dilakukan melalui screening wawasan keislaman secara lisan dan tertulis secara laporan berkala dari dosen dan tutor.
Integrating Hydroponic Urban Farming to Improve Food Sustainbility in Islamic Boarding Schools, Tasikmalaya Qoriah, Qoriah; Taufik, Muhamad; Purwanto, Yedi; Saepudin, Epin; Hidayat, Fandi
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 9, No 2. (2025): Journal of Humanities and Social Studies
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v9i2..12792

Abstract

Food security has increasingly become a crucial issue in Indonesia, especially amid climate change, urbanization, and population growth. The government’s free nutritious lunch program further emphasizes the need for healthy and sustainable food availability. However, various challenges remain, such as limited productive land, the conversion of agricultural land, and the high dependency on food imports. This community engagement program is designed through a literature study that explores the potential of applying hydroponic-based urban farming technology in Suryalaya Islamic Boarding School, Tasikmalaya. The novelty of this program lies in integrating food security concepts with the pesantren environment, which has rarely been addressed by modern agricultural innovations. Pesantren are considered strategic, as they serve not only as educational centers but also as broad-based communities capable of fostering food self-sufficiency. Through education and training grounded in literature-based studies, this program is expected to enhance the skills of students and teachers in managing sustainable cultivation, while also providing a pilot model for other Islamic boarding schools in Indonesia
Pelatihan Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Era Digital Melalui Penerapan Model Project Based Learning Bagi Guru SMA di Kabupaten Belitung Timur Saepudin, Epin; Purwanto, Yedi; Jatnika, Asep; Kusnadi, Ade
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1449

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memberikan pelatihan model Project-Based Learning (PjBL) kepada guru-guru Pendidikan Kewarganegaraan tingkat SMA di Kabupaten Belitung Timur. Program dilaksanakan dengan metode partisipatif yang melibatkan 50 guru PKn Tingkat SMA melalui tiga tahap utama, yakni; perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap perencanaan terdiri dari identifikasi peserta, koordinasi, pemilihan lokasi, dan penyusunan materi. Tahap pelaksanaan dimulai dengan diskusi mengenai masalah pembelajaran di sekolah, penyampaian materi mengenai penerapan Project-Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, serta sesi diskusi dan tanya jawab seputar integrasi teknologi dalam pembelajaran hingga pengembangan proyek yang relevan dengan isu kewarganegaraan di era digital. Pada sesi ini, dilaksanakan pula pendampingan secara intensif untuk membantu guru dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proyek pembelajaran di kelas. Pada tahap evaluasi, peserta diminta memberikan umpan balik untuk menilai efektivitas pelatihan dan pemantauan penerapan PjBL di sekolah. Hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bagi guru SMA di Kabupaten Belitung Timur berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan model Project-Based Learning (PjBL) pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di era digital. Peningkatan ini dicerminkan dari kemampuan guru dalam merancang proyek pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi, memfasilitasi diskusi dan kolaborasi siswa, serta mengembangkan instrumen penilaian yang sesuai dengan karakteristik PjBL. Pelatihan-pelatihan seperti ini sangat di perlukan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas guru, sehingga guru memiliki kemampuan dalam mengatasi berbagai kendala dalam pembelajaran dan senantiasa berinovasi untuk mendukung terciptanya suasana belajar yang lebih interaktif dan relevan dengan perkembangan zaman.