Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Perancangan Concurrent Dual Band Low Noise Amplifier untuk Monitoring Ground Check pada Radio Navigation Aids Gunawan Wibisono; Muh. Wildan
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2014
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini dibahas perancangan rangkaian concurrent (simultan) dual band Low Noise Amplifier (LNA) untuk aplikasi RF Field Detector pada peralatan Radio Navigation Aids (RNA) untuk monitoring ground check. LNA ini bekerja pada peralatan VOR/ILS LOC dengan frekuensi VHF 108 – 118 MHz dan ILS GP pada frekuensi UHF 328,6 MHz – 335,4 MHz. Pada perancangan ini digunakan lumped element yang beresonansi pada frekuensi tengah 113,0 MHz dan 332,0 MHz. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dual band LNA ini dapat bekerja pada frekuensi 113,0 MHz dengan nilai gain (S21) masing-masing 24,11 dB dan 18.19 dB, input return loss (S11) masing-masing -39.35 dB dan -41.84 dB, NF sebesar 1.28 dB dan 1.25 dB pada kedua frekuensinya.
Perancangan dan Simulasi Low Noise Amplifier untuk Penerima Automatic Picture Transmission dan High Resolution Picture Transmission Gunawan Wibisono; Farid Tito Andarto
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2014
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam makalah ini, LNA dual band yang beroperasi pada pita frekuensi APT dengan frekuensi tengah 137,5 MHz dan HRPT dengan frekuensi tengah 1702 MHz dirancang dan dianalisa. Perancangan dibuat dengan menggabungkan BPF dual band dengan rangkaian biasing MMIC dan disimulasikan dengansoftware ADS.Dalam perancangan BPF dual band, karakteristik dual band didapatkan dengan menggunakan transformasi frekuensi. Hasil simulasi memperlihatkan bahwa S11 lebih kecil dari -10dB, gain lebih dari 18dB, NF kurang dari 0.8dB dan faktor kestabilan lebih dari 1.
Analisis SWOT untuk Implementasi Voice over Internet Protocol (VoIP) pada Powerline Communication (PLC) Lintang Dwi Febridiani; Gunawan Wibisono
INKOM Journal Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.inkom.22

Abstract

Salah satu penyebab kesenjangan penetrasi sambungan telepon tetap di Indonesia adalah terbatasnya infrastruktur telematika yang ada. Untuk itu, penelitian ini diadakan untuk menganalisa potensi dari Voice over Internet Protocol (VoIP) dengan mengimplementasikan Powerline Communication (PLC) sebagai solusi alternatif untuk menyediakan layanan sambungan telepon tetap. Penelitian ini menggunakan metoda alisisis SWOT untuk melihat dari aspek teknis bagaimana PLC mendukung VoIP, dan juga dari aspek non-teknis atas bagaimana potensi pengimplementasian VoIP untuk memberikan layanan sambungan telepon tetap. Dari kedua aspek analisa tersebut, disimpulkan bagaimana VoIP dapat diimplementasikan untuk mengatasi kesenjangan penetrasi telepon tetap di Indonesia.Kata kunci: powerline communication, voice over internet protocol
Design of RCPC Encoded V-BLAST MIMO System Lydia Sari; Gunawan Wibisono; Dadang Gunawan
Journal of ICT Research and Applications Vol. 3 No. 2 (2009)
Publisher : LPPM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/itbj.ict.2009.3.2.1

Abstract

A Vertical Bell Laboratories Layered Space-Time Multiple-Input Multiple Output (V-BLAST MIMO) enhanced with Unequal Error Protection (UEP) to achieve highly reliable wireless communication is proposed. The UEP scheme is based on Channel State Information (CSI) available at the transmitter whose calculation utilizes Singular Value Decomposition (SVD) of the MIMO matrix channel. Using Rate-Compatible Punctured Convolutional (RCPC), a different code rate is given for each sub-stream of source information, according to its level of transmit power. To analyze the system performance, an analytical BER comprising the performance of V-BLAST MIMO BPSK-modulated signals and the performance of RCPC codes in Rayleigh fading environment is presented. Simulation results show that increasing the code rate can attain a bandwidth efficiency of 33.3% in expense Eb/No, but this penalty is not severe as the high code rate is used in sub-channels with high attenuation level. It is also shown that a system with 2 transmit and 4 receive antennas will have an improved performance within only 1 dB range compared to a system with 2 transmit and 2 receive antennas. The performance of the proposed system is mostly affected by the type of puncturing matrices chosen.
Design of Triple-Band Bandpass Filter Using Cascade Tri-Section Stepped Impedance Resonators Gunawan Wibisono; Teguh Firmansyah; Tierta Syafraditya
Journal of ICT Research and Applications Vol. 10 No. 1 (2016)
Publisher : LPPM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/itbj.ict.res.appl.2016.10.1.4

Abstract

In this research, a triple-band bandpass filter (BPF) using a cascade tri section step impedance resonator (TSSIR), which can be operated at 900 MHz, 1,800 MHz, and 2,600 MHz simultaneously, was designed, fabricated and evaluated. Advanced Design System (ADS) was used to design and simulate the proposed BPF. The proposed BPF using cascade TSSIR was fabricated on an FR4 substrate with dielectric permittivity, substrate thickness and loss tangent at 4.3, 1.6 mm and 0.0017, respectively. The performance parameters of the proposed BPF were characterized by insertion loss, return loss, voltage standing wave ratio (VSWR) and group delay. The performance results from the simulation were compared to those of the fabricated BPF. The results showed that the performances from both the simulated and the fabricated BPF satisfied the design specifications and were in close agreement with each other. Furthermore, the results indicated that the proposed BPF using cascade TSSIR performed better than a hairpin BPF with TSSIR.
Perancangan Concurrent Multiband Power Amplifier Kelas E Gunawan Wibisono
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 1, No 2 (2012): Edisi Desember 2012
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.448 KB) | DOI: 10.36055/setrum.v1i2.485

Abstract

Pada penelitian ini dirancang High efficiency Concurent Multiband RF Power Amplifier Class-E dengan teknologi CMOS 0.18um type N, yang beroperasi padafrekuensiGSM 900 MHz, GSM 1800 MHz, WIMAX 2300 Mhz, dan LTE 2600 Mhz, dengan menggunakan dua metode perancangan. Rancangan pertama menggunakan metode multiband Class-EPower Amplifier yang konvensional, dan perancangan kedua dengan menambahkan rangkaian Driver Stage untuk menghasilkan Insertion loss (S21) yang lebih besar. input matching dan output matching dirancang dengan menggunakan komponen lumped. Hasil dari perancangan ini diperoleh nilaiInsertion loss (S21) bernilai lebih besar dari 15 dB dan Return loss (S11) dibawah -15 dB, Tegangan supply 5 Volt, Power Added Efficiency >50%.
Perancangan Multiband Low Noise Amplifier (LNA) menggunakan Metode Multisection Impedance Transformer (MIT) Untuk Aplikasi GSM, WCDMA, dan LTE Teguh Firmansyah; Gunawan Wibisono
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 2, No 2 (2013): Edisi Desember 2013
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.271 KB) | DOI: 10.36055/setrum.v2i2.448

Abstract

Salah satu bagian multiband transceivers adalah low noise amplifier (LNA) yang mampu beroperasi pada beberapa frekuensi yang berbeda dengan nilai return loss (RL), insertion loss (IL), stability (K), noise figure (NF), dan VSWR yang baik pada semua frekuensi. Pada penelitian ini diusulkan penggunaan multisection impedance transformer (MIT) sebagai impedance matching, penggunaan MIT memiliki keunggulan diantaranya stability yang lebih tinggi dibandingkan dengan komponen lumped juga memiliki nilai noise yang rendah karena nilai Q faktor yang tinggi. Selain itu, lebih mudah dalam proses pabrikasi dan pengukuran.
Rancang Bangun Simultan Dual Band LNA dengan LC Resonator untuk CPE m-BWA pada frekuensi 2,3 GHz dan 2,6 GHz Gunawan Wibisono Gunawan Wibisono
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 1, No 2 (2012): Edisi Desember 2012
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.494 KB) | DOI: 10.36055/setrum.v1i2.482

Abstract

Penelitian ini membahas rancang bangunrangkaian simultan dual bandlow noise amplifier (LNA)untuk customer premises equipment (CPE)mobile broadband wireless access(m-BWA) dengan menggunakan transistorHJFET 3210S01. Untuk dapat berfungsi secara dual band diusulkan dipergunakan LC Tank Resonator yang dirancang beresonansi pada frekuensi 2,3GHz dan 2,6 GHz. Rancangan dual band LNA diharapkan menghasilkan noise figure yang rendah, gain yang tinggi, stabil tanpa adanya osilasi, secara simultan.Hasil simulasimenunjukkan performansi yangbaik.Kinerja pada frekuensi 2,3 GHz diantaranya gain (S21) = 17.386 dB, Input Return Loss (S11) = -31.598 dB, Noise Figure = 0.913 dB, VSWR = 1.054, bandwidth = 100 MHz. Sementara itu, kinerja pada frekuensi 2,6 GHz diantaranya gain (S21) = 16.732 dB, Input Return Loss (S11) = -32.147 dB, Noise Figure = 0.951 dB, VSWR = 1.051, bandwidth = 95 MHz. Selain itu, penggunaan LC tank resonator telah terbukti menghasilkan dual band LNA secara simultan.
Perancangan LNA untuk Radar Automatic Dependent Surveilance-Broadcast (ADS-B) Pada Frekuensi 1090 MHz dengan Multistub Matching Gunawan Wibisono; Teguh Firmansyah; Daverius Ma’arang
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 1, No 1 (2012): Edisi Juni 2012
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.959 KB) | DOI: 10.36055/setrum.v1i1.473

Abstract

Automatic Dependent Surveillance Broadcast (ADS-B) adalah perlengkapan dari sistem radar untuk menjangkau daerah yang sulit. Untuk aplikasi radar, ADS-B memerlukan LNA dengan gain dan stabilitas yang tinggi serta noise figure (NF) dan return loss yang rendah. Untuk menghasilkan LNA dengan spesifikasi yang baikpada penelitian ini akan dirancang LNA menggunakan FET transistor-NE3210S01 dengan DC bias, VDS = 2 V dan ID = 10 mA agar dapat mencapai gain yang tinggi dengan NF yang rendah. Rangkaian multi-stub impedance matching digunakan untuk menekan return loss dan VSWR. Rangkaian LNA yang dirancang dengan single-stub matching memiliki output gain (S21) = 39.726 dB, input return loss (S11) = -25.368 dB, bandwidtih = 20 MHz, NF = 0,808 dB, VSWR = 1.114 dan stability factor (K) = 4.175. Sementara itu LNA yang dirancang dengan multi-stub matching memiliki keluaran yang lebih baik, gain (S21) = 41.744 dB, input return loss (S11) = -30.014 dB, bandwidtih = 20 MHz, NF = 0778 dB, VSWR = 1.065 and stability factor (K) = 2.154.
Analisa Kinerja TCM-SM Untuk MIMO Pada Kanal Fading Popy Maria; Gunawan Wibisono
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 5, No 2 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.697 KB) | DOI: 10.36055/setrum.v5i2.968

Abstract

Spasial Modulation (SM) adalah sebuah konsep modulasi baru dalam sistem MIMO diusulkan untuk mengurangi kompleksitas dan ICI tanpa memburuk kinerja sistem. Di SM, hanya satu pancar antena diaktifkan untuk transmisi data setiap saat signaling. Informasi bit yang ditransmisikan mengandung dua informasi, simbol yang dipilih dari kompleks diagram konstelasi sinyal dan indeks mengirimkan antena aktif yang dipilih dari set antena pemancar. TCM - SM diusulkan dalam penelitian ini untuk menerapkan konsep TCM untuk sinyal poin konstelasi SM. Kode sinyal di SM (TCM-SM) bertujuan untuk meningkatkan kinerja SM di Rayleigh saluran flat fading dan saluran memudar Rician. analisis kinerja diungkapkan oleh probabilitas bit error.