Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Implementasi Peraturan Bupati Polewali Mandar Nomor 43 Tahun 2018 Tentang Kabupaten Layak Anak Mutiara Jamaluddin; Rustan IR; Abdul Khalik
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 2 (2024): Peqguruang
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i2.5449

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui implementasi Peraturan Bupati Polewali Mandar Nomor 43 Tahun 2018 tentang Kabupaten Layak Anak pada Klaster IV Pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan kebudayaan di Kabupaten Polewali Mandar. Hasil penelitian mengenai implementasi Peraturan Bupati Polewali Mandar Nomor 43 Tahun 2018 tentang Kabupaten Layak Anak pada Klaster IV Pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan kebudayaan di Kabupaten Polewali Mandar sudah berjalan cukup baik. Implementasi kebijakan Kabupaten Layak Anak hampir seluruhnya sudah terlihat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama untuk klaster pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan kebudayaan seperti keberadaan Sekolah Ramah Anak meskipun masih tergolong sedikit, pembinaan anak usia dini holistik integratif yang sudah berjalan dengan baik, dan yang lainnya. Kesimpulan Perlu dikembangkan dan lebih diperhatikan lagi sekolah ramah anak. Sosialisasi mengenai pentingnya perlindungan anak dan pemenuhan hak anak kepada masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat perlu ditingkatkan. Perlu adanya strategi khusus dalam penerapan Kabupaten Layak Anak untuk meningkatkan terwujudnya hak-hak anak di Kabupaten Polewali Mandar.  
EVALUASI PROGRAM KARTU INDONESIA PINTAR DI UNIVERSITAS Al ASYARIAH MANDAR Ahmad Kautsar; Ahmad Al Yakin; Abdul Khalik
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 8, No 1 (2026): Peqguruang, Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v8i1.6784

Abstract

Program Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah) merupakan yang diselenggarakan oleh pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat Indonesia yang memiliki keinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, Meskipun menghadapi kendala keterbatasan ekonomi, program ini tetap berjalan secara efektif dan memberikan dampak nyata dalam memperluas peluang akses pendidikan tinggi. Oleh karena itu, evaluasi program terhadap Beasiswa KIP-Kuliah menjadi langkah yang diperlukan.Tujuan dari Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi program pada program Penelitian ini mengevaluasi pelaksanaan Program Beasiswa KIP-Kuliah di Universitas Al Asyariah Mandar dengan menerapkan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) yang dikembangkan oleh Stufflebeam.Berdasarkan hasil analisis pada masing-masing tahapan model evaluasi CIPP, pelaksanaan program beasiswa KIP-Kuliah di Universitas Al Asyariah Mandar telah berjalan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan, meskipun terdapat sejumlah aspek yang masih memerlukan perbaikan, pemeliharaan, dan pengembangan lebih lanjut. Kesimpulannya program beasiswa KIP Kuliah di Universitas Al Asyariah Mandar belum optimal dalam pelaksanaan pembinaan untuk meningkatkan prestasi akademik maupun non akademik mahasiswa. Maka dari itu, berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan, direkomendasikan untuk memperkuat pelatihan, menyelenggarakan pelatihan soft skill guna mendorong peningkatan prestasi siswa, serta menetapkan sanksi yang tegas bagi siswa yang gagal menyelesaikan studi sesuai jadwal tepat waktu atau yang mengalami penurunan IPK di bawah ambang batas minimum.
PERAN TOKOH MASYARAKAT DALAM MEN INGKATKAN EKONOMI KREATIF DI DESA PUSSUI KECAMATAN LUYO (DITINJAU DARI PERSFEKTIF SOSIOLOGI) Abdul Khalik; Muslimin Muslimin; Abdul Asis
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 3, No 2 (2021): Peqguruang, Volume 3, No.2, Nopember 2021
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v3i2.2369

Abstract

Tujuan penelitan ini adalah: (1). Untuk Mengetahui Bagaimana Peran Tokoh Masyarakat  Dalam Proses Peningkatan Ekonomi Kreatif Di Desa  Pussui, Kecamatan Luyo, Kabupaten  Polewali  Mandar, Provinsi Sulawesi Barat; (2). Untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi upaya peningkatan Ekonomi  Kreatif   Di Desa Pussui, Kecamatan  Luyo, Kabpaten Polewali Mandar, Provinsi  Sulawesi Barat. Metode penelitian skripsi ini adalah kualitatif deskriktif. Adapun peran tokoh masyarakat dalam meningkatkan ekonomi kreatif di desa pussui yaitu pembentukan ekonomi kreatif dan proses hasil ekonomi kreatif  dan sedangkan factor-factor  yang mempengaruhi dan upaya peningkatan kegiatan ekonomi kreatif di desa pussui yait factor penghambat dan factor pendukung dalam hal ini factor penghambat adalah kurangnnya penyampaian pemerintah desa terhadap pentngnya ekonomi kreatif baik secara formal maupun informal, dan alat dan bahan sedangkan factor pendukung adalah pelatihan dan peralatan.
IMPLEMENTASI PROGRAM DESA BERSIH NARKOBA DALAM PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI DESA LAPEO KABUPATEN POLEWALI MANDAR Ayu Amalia; Nur Fitrah; Abdul Khalik
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 2 (2024): Peqguruang
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i2.5421

Abstract

Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui Bagaimana Pelaksanaan Program Desa Bersih Narkoba dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Desa Lapeo Kabupaten Polewali Mandar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Selanjutnya data yang dikumpulkan menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi yang bertujuan mendapatkan gambaran secara utuh atas Implementasi Pelaksanaan Program Desa Bersih Narkoba (BERSINAR) dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Desa Lapeo Kabupaten Polewali Mandar.Berdasarkan hasil dari penelitian tentang Implementasi Program Desa Bersinar dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Desa Lapeo Kabupaten Polewali Mandar Kabupaten Polewali Mandar, menunjukkan bahwa implementasi program Program Desa Bersinar dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Desa Lapeo di Kabupaten Polewali Mandar berjalan cukup efektif, meskipun terdapat beberapa tantangan. Tantangan yang dihadapi meliputi, Saat program berjalan, baiasanya RAPBDes sudah disahkan sehingga sulit untuk memasukkan Program Desa Bersinar masuk dalam penganggaran dana desa, anggapan masyarakat bahwa jika setiap kegiatan membutuhkan anggaran dan harus dibarengi dengan ketersediaan anggaran dan tidak adanya alokasi dana khusus di Kelurahan sebagaimana di Desa. Namun, upaya kolaborasi antara BNN Polman, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu mengatasi sebagian besar kendala/tantangan tersebut.
Implementasi Program Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) di Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar rudi rudi; Abdul Khalik; Muhammad Massyat.
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 5, No 2 (2023): Peqguruang, Volume 5 Nomor 2 November 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i2.3515

Abstract

Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah implementasi Program Pamsimas di Desa Kuajang dan faktor-faktor apakah yang mendukung dan menghambat Implementasi Pamsimas di Desa Kuajang Kecamatan Binuang .Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah Implementasi Pamsimas di Desa Kuajang.Adapun metode yang digunakan Jenis Penelitian yaitu Penelitian Kualitatif lokasi dan waktu penelitian dilakukan di desa kuajang kecamatan Binuang kabupaten polewali mandar Instrumen Penelitian yaitu metode kualitatif merupakan  instrumen yang utama dalam upaya mengumpulkan  data dan membuat pedoman Observasi dan pedoman wawancara Informan Penelitian sebagai sumber informasi Teknik pengumpulan data yaitu wawancara ,observasi,dokumentasi,Teknik analisis data yaitu pengumpulan data reduksi data penyajian data kemudian menarik kesimpulan kedua implementasi Program Pamsimas berbasis masyarakat dan masyarakat sendiri diharapkan sangat berperan aktif karena berbasis masyarakat yang berarti masyarakat yang memiliki peran besar dalam program pamsimas mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan.faktor pendukung dan faktor Penghambat yaitu:(1) Faktor Penghambat kurangnya kesadaran masyarakat akan tugas dan tanggung jawabnya (2) Faktor Pendukung adalah komunikasi sangat menentukan bagaimana keberlangsungan program pamsimas kedepan sumber daya sikap masyarakat kepada program Pamsimas juga sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pamsimas struktur birokrasi pelaksana pamsimas telah professional.
PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI DESA RANTELEMO KECAMATAN BAMBANG KABUPATEN MAMASA Nur Fitrah; Abdul Khalik; Fredision Fredision
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 2 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.2, November 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i2.792

Abstract

Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai judul utama untuk meneliti sebagian besar dari pengelolaan program simpan pinjam menggunakan buku manual, sehingga kurangnya Ilmu Teknologi juga salah satu pengaruh besar dalam menjalankan laju program simpan pinjam. Metode yang digunakan adalah metode kulitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, study pustaka, dan dokumentasi. Analisis data yang di gunakan adalah analisis deskriptif yang dilakukan untuk mengidentifikasi pemahaman pengelolaan badan usaha milik desa Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa. Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan yang telah di jelaskan di bab sebelumnya, maka kesimpulan akhir ialah pemikiran masyarakat yang masih cukup sempit serta kurangnya sumber daya manusia dan sosialisasi pengurus inti BUMDes Rantelemo Maju, dalam mengembangkan program simpan pinjam, serta kurangnya sosialisasi sangat berpengaruh besar dalam menjalankan laju program simpan pinjam. Selain itu persyaratan yang di keluarkan pengurus BUMDes sangat tidak sesuai dengan kondisi kehidupan sosial masyarakat Desa Rantelemo