Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Airaha

Konsentrasi Madu Pelawan yang Berbeda Terhadap Nisbah Kelamin Ikan Gapi (Poecilia reticulata) Dwi Rosalina; Depika Amelisa
Jurnal Airaha Vol 9 No 02: December 2020
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.006 KB) | DOI: 10.15578/ja.v9i02.189

Abstract

Tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh konsentrasi madu pelawan yang berbeda terhadap nisbah jantan Ikan Gapi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pada penelitian ini ada empat perlakuan yang pertama konsentrasi tanpa madu pelawan (0 ml/liter) sebagai kontrol, perlakuan ke-2 (konsentrasi madu 55 ml/liter), perlakuan ke-3 (konsentrasi madu 60 ml/ liter), dan ke-4 (konsentrasi madu 65 ml/ liter). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Setiap perlakuan terdiri dari 3 induk Ikan Gapi sehingga jumlah keseluruhan induk sebagai ikan uji adalah 12 ekor. Penelitian menghasilkan bahwa konsentrasi madu pelawan yang berbeda berpengaruh nyata terhadap nisbah jantan. Ikan Gapi dan konsentrasi optimum untuk pengarahan kelamin Ikan Gapi adalah 60 ml/l madu/liter media. Sehingga untuk optimalisasi produksi monosex jantan ikan gapi dapat dilakukan menggunakan madu pelawan dengan konsentrasi 60 ml/l agar meningkatkan profit dalam budidaya ikan Gapi.
Struktur dan Komposisi Jenis Mangrove di Kabupaten Bangka Barat Dwi Rosalina; Katarina Hesty Rombe
Jurnal Airaha Vol 10 No 01: JUNE 2021
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.541 KB) | DOI: 10.15578/ja.v10i01.219

Abstract

Tujuan penelitian yaitu mengetahui struktur dan komposisi mangrove di Kabupaten Bangka Barat. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, dimana penentuan stasiun dengan memilih daerah yang mewakili lokasi pengamatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat sembilan jenis mangrove yang ditemukan pada stasiun penelitian, yang paling banyak ditemukan jenis Rhizophora mucronata dan Rhizophora apiculata, nilai kerapatan terbesar terdapat pada stasiun 1 berkisar 0,117 dengan jenis Rhizophora apiculata. Nilai frekuensi jenis terbesar yaitu 1 terdapat pada stasiun I, III dan V dengan jenis mangrove Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata dan Xylocarpus granatum. Nilai penutupan jenis sebesar 48, 410 % terdapat pada stasiun I dengan jenis mangrove Rhizophora apiculata dan INP sebesar 169,010 terdapat pada stasiun I dengan jenis mangrove Rhizophora apiculata. Jenis Rhizophora sangat mendominansi karena Rhizophora memiliki adaptasi yang tinggi terhadap faktor parameter lingkungan seperti tipe substrat, fluktuasi salinitas, pasang surut, kandungan bahan organik, suhu dan pH. jenis Rhizophora apiculata mempunyai kemampuan adaptasi yang tinggi dimana tempat jenis ini tumbuh.