Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Kode : Jurnal Bahasa

HUBUNGAN PENGUASAAN STRUKTUR DAN CIRI KEBAHASAAN TEKS PROSEDUR KOMPLEKS DENGAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR KOMPLEKS OLEH SISWA KELAS X MAS AL-WASHLIYAH 22 TEMBUNG TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015 Ummi Kalsum Lubis; Syamsul Arif
Kode : Jurnal Bahasa Vol 4, No 3 (2015): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v4i3.3830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penguasaan struktur  dan ciri kebahasaan teks prosedur kompleks dengan kemampuan menulis teks prosedur kompleks kelas X MAS Al-Washliyah 22 Tembung Tahun Pembelajaran 2014/2015. Sampel penelitian ini berjumlah 32 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Dari analisis data yang diperoleh: 1) hubungan antara penguasaan struktur teks prosedur kompleks dengan kemampuan menulis teks prosedur kompleks memiliki korelasi parsial ditemukan koefisien korelasi antara variabel sebesar 0,553. Dan diuji keberhasilan koefisien parsial diperoleh harga thitung 3.633 > ttabel 2,042. 2) hubungan antara penguasaan ciri kebahasaan teks prosedur kompleks dengan kemampuan menulis teks prosedur kompleks memiliki korelasi parsial ditemukan koefisien korelasi antara variabel sebesar 0,593. Dan diuji keberhasilan koefisien parsial diperoleh harga thitung 0,593 > ttabel 0,349. 3) hubungan antara penguasaan struktur dan ciri kebahasaan teks prosedur kompleks dengan kemampuan menulis teks prosedur kompleks berdasarkan perolehan data siswa hasil penelitian yang menyatakan terdapat hubungan yang positif dan berarti antara penguasaan struktur (X1) dan penguasaan ciri kebahasaan (X2) dengan kemampuan menulis teks prosedur kompleks dengan nilai Fhitung> Ftabel ( 12,258> 3,327). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan  yang positif antara penguasaan struktur dan ciri kebahasaan teks prosedur kompleks dengan kemampuan menulis teks prosedur kompleks oleh siswa kelas X MAS Al-Washliyah 22 Tembung Tahun Pembelajaran 2014/2015. Kata Kunci : Ciri kebahasaan, menulis teks, teks prosedur kompleks.
ANALISIS SOAL BAHASA INDONESIA KELAS X, XI, DAN XII BERDASARKAN KLASIFIKASI LEVEL KOGNITIF SMK-TR SINAR HUSNI Rizki Shofia Nadila; Syamsul Arif
Kode : Jurnal Bahasa Vol 9, No 2 (2020): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.596 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v9i2.18568

Abstract

Klasifikasi level kognitf merupakan alat yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa berdasarkan dimensi proses berpikir Taksonomi Bloom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendistribusian, jumlah, dan persentase level kognitif pada soal ujian semester genap kelas X dan XI, ujian sekolah kelas XII SMK-TR Sinar Husni. Berdasarkan hasil penelitian, soal kelas X, XI, dan XII memiliki 5, 6, dan 1 soal level LOTS proses berpikir mengingat. Level kognitif MOTS pada soal kelas X terdapat 2 proses berpikir memahami dan 3 proses berpikir mengaplikasi. Soal kelas XI memiliki 1 proses berpikir memahami dan 3 proses berpikir mengaplikasi. Soal kelas XII memiliki 29  proses berpikir memahami dan 18 proses berpikir mengaplikasi. Tidak terdapat level kognitif HOTS pada kelas X. Soal kelas XI dan XII memiliki 1 dan 2 level kognitif HOTS proses berpikir menganalisis. Soal kelas X berjumlah 5 soal atau 50% LOTS, 5 soal atau 50% MOTS. Soal kelas XI berjumlah 6 soal atau 60% LOTS, 3 soal atau 30% MOTS, dan 1 soal atau 10% HOTS. Soal kelas XII berjumlah 1 soal atau  2% LOTS, 47  soal atau 94% MOTS, dan 2 soal atau 4% HOTS. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru lebih banyak memuat level kognitif rendah dan menengah serta belum memasukkan semua dimensi proses berpikir. Guru harus lebih banyak memasukkan soal kemampuan berpikir tingkat tinggi.  Kata kunci : HOTS, LOTS, MOTS, Kognitif