Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PKM Literasi Kearifan Lokal Kuru Sumange dalam Kegiatan Mewarnai Gambar di SD Inpres Mallengkeri Bertingkat Kota Makassar Ahmad, Abd. Aziz; Aziz, Baso Indra Wijaya
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kemajuan teknologi digital menghadirkan peluang pembelajaran yang luas sekaligus tantangan serius bagi pembentukan karakter siswa sekolah dasar, sehingga penguatan literasi budaya yang kontekstual di kelas menjadi agenda strategis. Program pengabdian ini bertujuan meneguhkan nilai kearifan lokal Bugis–Makassar, Kuru Sumange, sebagai basis pendidikan karakter melalui kegiatan seni mewarnai pada siswa kelas 3B SD Inpres Mallengkeri Bertingkat, Makassar. Desain kegiatan menerapkan pendekatan partisipatif empat tahap: (1) apersepsi nilai untuk mengaktivasi skema budaya dan memaknai Kuru Sumange sebagai ungkapan penguatan jiwa/semangat, doa kebaikan, dan hormat; (2) demonstrasi teknik mewarnai (urutan pewarnaan, kontrol garis tepi, gradasi sederhana); (3) praktik terarah dengan umpan balik selama proses; dan (4) refleksi bersama untuk mengkristalkan pemahaman nilai menjadi contoh perilaku sehari-hari. Evaluasi dilakukan menggunakan lembar observasi partisipasi (antusiasme, ketekunan, kemandirian, kepatuhan instruksi), rubrik kreativitas (kerapian, pemilihan warna, eksperimen teknik, konsistensi tema), serta tanya jawab pemahaman nilai (minimal dua perilaku hormat–bakti). Hasil menunjukkan keterlibatan siswa yang tinggi, peningkatan kualitas ekspresi kreatif pasca demonstrasi, serta pemahaman yang lebih terartikulasikan tentang hormat, patuh, dan bakti selaras dengan makna Kuru Sumange. Guru memperoleh model pembelajaran seni berbasis budaya yang replikatif, rendah biaya, dan mudah diintegrasikan ke agenda kelas serta pameran karya mini. Temuan ini menegaskan efektivitas kegiatan seni berbasis kearifan lokal dalam memperkuat literasi budaya dan karakter yang relevan dengan tantangan era digital, serta kelayakan replikasi pada tingkat sekolah dasar dengan adaptasi konteks nilai lokal. Kata kunci: literasi budaya, kearifan lokal, kuru sumange, sekolah dasar, kegiatan mewarnai
The Interest and Motivation of Grades VII.1 Students in Learning Typographic Drawing at SMPN 3 Makassar Khaerun Nisya; Ahmad, Abd. Aziz; Makawi, Hasnawati
Journal of Arts Education and Design Vol. 2 No. 2 (2025): Volume 02 Nomor 02 (Desember 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/artsedes.v2i2.510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan minat peserta didik kelas VII.1 dalam pembelajaran menggambar tipografi, (2) Mendeskripsikan motivasi peserta didik kelas VII.1 dalam pembelajaran menggambar tipografi, dan (3) Mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi peserta didik kelas VII.1 dalam pembelajaran menggambar tipografi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VII.1 SMP Negeri 3 Makassar yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket skala Likert, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dalam bentuk persentase yang kemudian dideskripsikan secara naratif untuk memperkuat hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa: (1) Minat peserta didik dalam pembelajaran menggambar tipografi berada pada kategori tinggi, jika dilihat dari angket jawaban setuju lebih tinggi dibandingkan yang tidak setuju. Dimana sebanyak 34 jawaban SS dengan nilai persentase 22,67%, sebanyak 78 jawaban S (52%) dan sebanyak 38 jawaban TS (25,33) sehingga total nilai persentase secara keseluruhan pada indikator minat adalah 74% yang masuk dalam kategori tinggi. (2) Motivasi peserta didik terhadap pembelajaran menggambar tipografi termasuk dalam kategori sangat tinggi dengan berdasarkan angket sebanyak 123 (41%) menjawab SS, sebanyak 144 (48%) menjawab S, 23 (7,67) menjawab TS, dan 10 (3,33) menjawab STS. Sehingga secara keseluruhan nilai perseentase indikator motivasi 81,75% yang dimana nilai tersebut barada pada kategori sangat tinggi. (3) Faktor-faktor yang mempengaruhi tingginya minat da motivasi peserta didik terdiri dari faktor internal yaitu kesenangan mengikuti kegitan menggambar tipografi, ketertarikan dalam materi, kepercayaan diri, serta dorongan untuuk menghasilkan karya yang lebih baik dak faktor eksternal adalah memiliki tujuan belajar, usaha untuk membuat karya yang lebih baik, dukungan guru, umpan balik positif yang diberikan selama pembelajaran, dan tekun. Kata Kunci: Minat belajar, Motivasi belajar, Menggambar tipografi, Pembelajaran seni rupa.