Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Virtualisasi Server dengan Proxmox untuk Pengoptimalisasian Penggunaan Resource Server pada Upt Teknologi dan Komunikasi Pendidikan Didik Sudyana -; Edwar Ali -
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi Vol 3 No 2 (2014): SATIN - Sains dan Teknologi Informasi
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.137 KB) | DOI: 10.33372/stn.v3i2.373

Abstract

Kebutuhan organisasi bergantung pada infrastruktur teknologi salah satunya kebutuhan pengembangan server. UPT Teknologi dan Komunikasi Pendidikan yang bertugas dibidang teknologi juga membutuhkan pengembangan server. Karena awalnya UPT Teknologi dan Komunikasi Pendidikan hanya memiliki 3 unit server dan tidak memadai untuk menjalankan kebutuhan. UPT Teknologi dan Komunikasi Pendidikan minimal harus mempunyai 7 unit server. Ketiga server yang berjalan juga menggunakan resource yang sedikit. Hal ini membuat tidak efisiensinya penggunaan server tersebut. Virtualisasi kemudian menjadi solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut. Virtualisasi berbasiskan open source menjadi pilihan utama untuk digunakan seperti proxmox. Dengan penerapan virtualisasi proxmox, penggunaan resource menjadi maksimal, karena 3 server dapat berjalan bersamaan di 1 server fisik. Dan dengan fitur Live Migration dari proxmox, satu virtual machine dapat dipindahkan ke server fisik lainnya ketika maintenance tanpa downtime. Dengan demikian, biaya pengadaan server baru dapat diminimalisir dan biaya operasional yang harus dikeluarkan menjadi berkurang.
Expert System for Diagnosing Covid-19 Disease Using Method Forward Chaining Fadli, Sofiansyah; Ashari, Maulana; Septiani, Ria; Saikin, Saikin; Sudyana, Didik
JISA(Jurnal Informatika dan Sains) Vol 7, No 1 (2024): JISA(Jurnal Informatika dan Sains)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jisa.v7i1.1786

Abstract

December 2019 was the beginning of cases that hit the Wuhan area, increasing cases of Covid-19 in China every day and increasing from January to February 2020. Initially reports came from the Hubei area and surrounding provinces, and the reports that came increased to the provinces around China, there were 86 other cases reported from various parts of the country, including Indonesia. Indonesia's first Covid-19 disease reportedly entered on March 2, 2020, there were two cases. The latest information is published on the official WHO website (World Health Organization) it was recorded that from January 3, 2020 to March 18, 2022 in Indonesia, there were 5,948,610 people who were recorded as positive for Covid-19 and 153,411 people were confirmed to have died. Diagnosing Covid-19 is the job of experts or specialists who have experience and knowledge in this field. An alternative that can help people who are not experts in diagnosing Covid-19 is an expert system. The forward chaining method was chosen because it is a forward tracking technique that is sorted according to the number of facts and ends with a conclusion. Forward Chaining is a method inference engine where this method compares facts and statements and will start from the left first (IF). Where, reasoning will start from the facts and then test the validation of the hypothesis (THEN). This research was conducted to make it easier for non-experts to diagnose Covid-19 with this expert system, and to be able to provide solutions after a successful diagnosis.
Komparasi Metode WASPAS dan SAW Dalam Evaluasi Kinerja Guru Di Pondok Pesantren Darul Kamilin Pratiwi, Baiq Evi; Fadli, Sofiansyah; Murniati, Wafiah; Sudyana, Didik
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 4 No. 2: JULI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v4i2.447

Abstract

Penelitian ini membandingkan dua metode yaitu Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) dan Simple Additive Weighting (SAW) dalam mengevaluasi kinerja guru. Penelitian ini membahas  sistem pendukung keputusan untuk evaluasi kinerja guru di pondok pesantren darul kamilin, di mana guru memainkan peran penting dalam pendidikan siswa. Selain membahas tinjauan literatur yang relevan dengan metode yang digunakan, penelitian ini juga menentukan tingkat efektifitas kedua metode tersebut dalam evaluasi kinerja guru. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh terkait dengan pemilihan metode evaluasi paling efektif antara WASPAS dan SAW untuk kinerja guru. Evaluasi hasil dari kedua menunjukkan perbedaan pada bagian hasil untuk alternatif A5, A9, A11, A13, dan A14 antara kedua metode yang digunakan. Pada penelitian ini terdapat alternatif dengan nilai tertinggi berada pada alternatif A5(0.986) dan alternatif terendah berada pada alternatif A11(0.841).
QUALITY ANALYSIS OF ORPHAN PMKS SYSTEMS WITH WEBQUAL 4.0 AND IPA METHODS Cahyanti, Riska Indah; Fadli, Sofiansyah; Saikin, Saikin; Sudyana, Didik
JURTEKSI (jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol. 10 No. 2 (2024): Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v10i2.3062

Abstract

Abstract: The PMKS Orphan Data Collection System is specifically designed to collect data on orphans in Central Lombok Regency. Although it has been around since its creation, there has been no assessment made of the quality of this system. Therefore, this study aims to analyze the quality of the PMKS Data Collection Information System for Orphans using the WebQual 4.0 method and Importance Performance Analysis (IPA). This study aims to identify factors that affect system service quality, focusing on four WebQual 4.0 variables, namely usability, information quality, service interaction, and User Satisfaction. Data was collected through distributing questionnaires and analyzed using IPA methods to assess users' views and expectations of the system. The results of the analysis showed that overall, the quality of this system was rated very good with the Webqual Index score reaching a score of 77%. However, there are certain areas that still need improvement, the PMKS Data Collection System for Orphans has a con- formity rate of 98% and an average gap value (GAP) - 0.06929. Priority is directed at quadrant I and quadrant 3. Improvement recommendations can be made by prioritizing indicators found in quadrants I and III based on the results of the IPA analysis. Thus, effective improvement efforts can be directed to improve the quality of the PMKS Data Collection System for Orphans in accord with user expectations.            Keywordss: analysis; Imprtance Performance Analysis (IPA); orphans; PMKS; WebQual 4.0 Abstrak: Sistem Pendataan PMKS Anak Yatim-Piatu dirancang khusus untuk mengumpulkan data anak yatim di Kabupaten Lombok Tengah. Meskipun telah ada sejak pembuatannya, belum ada penilaian yang dilakukan terhadap kualitas sistem ini. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas Sistem Informasi Pendataan PMKS Anak Yatim-Piatu dengan menggunakan metode WebQual 4.0 dan Importance Performance Analysis (IPA). Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kualitas layanan sistem, dengan fokus pada empat variabel WebQual 4.0, yaitu  usability, information quality, service interaction, dan User Satisfaction. Data dikumpulkan melalui menyebarkan kuesioner dan dianalisis dengan metode IPA untuk menilai pandangan dan harapan pengguna terhadap sistem. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara keseluruhan, kualitas sistem ini dinilai sangat baik dengan nilai Webqual Index mencapai skor 77%. Namun, terdapat area tertentu yang masih memerlukan perbaikan, Sistem Pendataan PMKS Anak Yatim-Piatu memiliki tingkat kesesuaian sebesar 98% dan nilai rata-rata kesenjangan (GAP) -0.06929. Prioritas perbaikan diarahkan pada kuadran I dan kuadran 3. Rekomendasi perbaikan dapat dilakukan dengan memprioritaskan indikator yang ditempatkan pada kuadran I dan III berdasarkan hasil analisis IPA. Dengan demikian, upaya perbaikan yang efektif dapat diarahkan untuk meningkatkan kualitas Sistem Pendataan PMKS Anak Yatim-Piatu sesuai dengan harapan pengguna. Kata kunci : anak yatim-piatu; analisis; Importance Performance Analisis (IPA); PMKS; WebQual