Produksi Air Susu Ibu (ASI) dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk tingkat pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan upaya stimulasi laktasi. Teknik akupresur merupakan salah satu metode komplementer yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI melalui stimulasi titik-titik tertentu yang berhubungan dengan refleks oksitosin dan prolaktin. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi akupresur dalam meningkatkan pengetahuan ibu menyusui mengenai upaya peningkatan produksi ASI. Kegiatan dilakukan pada 16 ibu menyusui yang memiliki bayi usia 0–6 bulan di TPMB Rindra D, SST, M.KM. Kabupaten Mojokerto, melalui penyuluhan menggunakan media leaflet, video edukasi, dan demonstrasi langsung. Pengetahuan pada pengabdian masyarakat ini diukur menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil pengabdian menunjukkan ada peningkatan pengetahuan dengan skor rata-rata dari 76,25 menjadi 88,13 setelah edukasi, dengan nilai p = 0,000 yang menunjukkan perbedaan signifikan. Edukasi dengan multimedia efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan pijat akupresur titik SI1, CV17, ST18, dan LI4. Pada kegiatan pengabdian Masyarakat ini menunjukkan bahwa edukasi dapat menjadi strategi pemberdayaan ibu menyusui dalam mendukung keberhasilan menyusui dan optimalisasi produksi ASI