Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

UPAYA PROMOTIP & PREVENTIF DENGAN PEMERIKSAAN PAPANICOLAOU SMEAR (PAP SMEAR) BAGI WANITA USIA SUBUR YANG SUDAH MENIKAH Nurhayati, Nunuk; Meilinawati SB, Elies; Partina
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.293

Abstract

Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang paling umum di kalangan wanita, setiap dua menit seorang wanita meninggal akibat kanker serviks. Penurunan angka kematian dapat dicapai melalui promotif dan preventif yaitu deteksi dini dan rutin pemeriksaan Papanicolaou Smear/pap smear, dan hal ini merupakan pencegahan agar tidak terlambat dalam penanganan Kanker. Pengabdian Masyarakat ini di laksanakan 26 April 2025 dengan peserta yang memenuhi kriteria pemeriksaan Papanicolaou Smear sebanyak 21 orang, bertempat di Klinik Akbar Medika Mojokerto. Pelaksanaan pengabdian kepada berupa kegiatan pemberian edukasi promotip berupa skrining pada wanita usia subur yang memenuhi syarat di lakukan pemeriksaan Papanicolaou Smear Skrining pap smear berupa edukasi syarat pemeriksaan pap smear yang harus di penuhi, calon peserta pemeriksaan Papanicolaou Smear. Di dapatkan pemeriksaan laborotorium seluruhnya klasifikasi Papanicolaou, 88,1% termasuk Class II (96,2% inflamasi, 1,9% bacterial vaginosis, 1,9% atrofi) artinya Hasil Pap Smear Class II menunjukkan adanya perubahan sel yang abnormal pada leher Rahim sehingga Wanita usia subur perlu melakukan pemeriksaan secara teratur untuk memastikan reproduksi mereka tetap terjaga., Pelaksanaan pengabdian Masyarakat ini mendapat respon yang baik, terbukti dari antusiasme dan kesediaan para peserta yang datang untuk mengikuti kegiatan tepat waktu .
EDUKASI TENTANG UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA MASA NIFAS DAN MENYUSUI DI DESA LEMINGGIR KECAMATAN MOJOSARI KABUPATEN MOJOKERTO Meilinawati SB, Elies
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.351

Abstract

Stunting is a disorder of child growth and development, caused by chronic malnutrition and repeated infections that last a long time, generally from pregnancy to the age of 2 years. Specific nutritional intervention efforts are focused on the First 1,000 Days of Life (HPK) group, namely pregnant women, breastfeeding mothers, and children aged 0-23 months, because the most effective stunting control is carried out in the 1,000 HPK (golden period or critical period/windows of opportunity). The existence of new information about something will provide a new cognitive foundation for the formation of a person's attitude. Audiovisuals make a very large contribution to changing people's behavior, especially in terms of information and persuasion. Community service activities aim to increase the capacity of cadres by providing knowledge about efforts to prevent stunting during the postpartum and breastfeeding periods through health education, cadres are given a pre-test questionnaire to measure knowledge before the activity begins, then health education is carried out with audio-visual media, after which a post-test is given. Based on the results of the Wilcoxon Signed Rank Test, it indicates that the median pretest rank (Mdn = 80.00) is significantly different from the median posttest rank (Mdn = 84.00), Z = 3.668, p < 0.001 means that there is a significant difference in scores between before and after health education using audio-visual media (video) for cadres or there is a significant increase in knowledge about preventing stunting during the postpartum and breastfeeding periods after health education using audio-visual media (multimedia).
Motivasi Dan Kinerja Kader Dalam Upaya Pencegahan Stunting Pada Masa Nifas Dan Menyusui Di Desa Leminggir Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto Meilinawati SB, Elies
Jurnal Kebidanan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Kebidanan Maret 2025
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v15i1.1425

Abstract

Status gizi dan kesehatan ibu dan anak sebagai penentu kualitas sumber daya manusia, hal ini dibuktikan dengan adanya status gizi dan kesehatan ibu pada masa pra hamil, saat kehamilannya dan saat menyusui merupakan periode yang sangat kritis. Kader posyandu merupakan garda terdepan yang langsung berhubungan dengan ibu hamil, ibu melahirkan dan ibu nifas melalui berbagai kegiatan posyandu dan kelas ibu. Oleh karena itu, kader Posyandu harus mampu menyampaikan informasi, mendampingi dan memotivasi ibu hamil, ibu melahirkan dan ibu nifas untuk mendapatkan perawatan kesehatannya secara tepat. Peran kader posyandu mempengaruhi angka kejadian stunting sebagai upaya pencegahan stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan motivasi dengan kinerja kader dalam pencegahan stunting pada masa nifas dan menyusui di Desa Leminggir Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto. Desain dalam penelitian ini adalah cross sectional. Instrument yang digunakan adalah kuesioner tentang motivasi dan kinerja kader. Populasinya adalah semua kader kesehatan ibu dan anak di Desa Leminggir Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto dengan teknik sampling total sampling sejumlah 30 orang. Data dianalisis dengan menggunakan uji Rank Spearman menggunakan program SPSS dan didapatkan hasil ρ-value = 0,039 (ρ-value <0,05) sehinga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara motivasi dan kinerja kader dalam upaya pencegahan stunting pada masa nifas dan menyusui di Desa Leminggir Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto. Motivasi berperan sebagai kunci sebuah kinerja, seseorang dengan motivasi yang baik akan menunjukkan kinerja yang baik, dikarenakan motivasi dapat yang menyebabkan, menyalurkan dan mendukung perilaku manusia, supaya mau bekerja giat dan antusias mencapai hasil yang optimal.
EDUKASI TENTANG UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA MASA REMAJA DI DESA LEMINGGIR KECAMATAN MOJOSARI KABUPATEN MOJOKERTO Meilinawati SB, Elies
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.485

Abstract

Status gizi dan kesehatan ibu dan anak sebagai penentu kualitas sumber daya manusia, hal ini dibuktikan dengan adanya status gizi dan kesehatan ibu pada masa pra hamil, saat kehamilannya dan saat menyusui merupakan periode yang sangat kritis. Terjadinya stunting pada anak diakibatkan salah satunya oleh kondisi kesehatan ibu yang melahirkan dan saat semasa remaja. Remaja merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah kesehatan. Adanya informasi baru mengenai sesuatu hal akan memberikan landasan kognitif baru bagi terbentuknya sikap seseorang. Audiovisual memberikan kontribusi yang sangat besar dalam perubahan perilaku masyarakat, terutama dalam aspek informasi dan persuasi. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang upaya pencegahan stunting pada masa remaja melalui health education, remaja diberikan kuesioner pre test untuk mengukur pengetahuan sebelum kegiatan dimulai, kemudian dilakukan health education dengan media audio visual, setelah itu diberikan post test. Berdasarkan hasil dari Wilcoxon Signed Rank Test mengindikasikan bahwa median peringkat pretest (Mdn=95,00) berbeda signifikan dengan median peringkat posttest (Mdn=100,00), Z= 2,326, p < 0,05 berarti terdapat perbedaan skor yang signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukan health education dengan menggunakan media audio visual (video) pada remaja atau terdapat peningkatan yang signifikan pengetahuan tentang pencegahan stunting pada masa remaja setelah dilakukan health education dengan menggunakan media audio visual (multimedia).