Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Modifikasi Cutter Carrier Menggunakan Motor Servo dengan Kendali PLC untuk Menurunkan Cycle Time Mesin Bias Cutter Eka Samsul Ma'arif; M. Afif Assidiq; Husnibes Muchtar
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol. 7 No. 3 (2022): Jurnal Fokus Elektroda Vol 7 No 3 2022
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1495.048 KB) | DOI: 10.33772/jfe.v7i3.2

Abstract

PT. SRI is a motorcycle tire manufacturer whose production machine is Bias Cutter. This machine serves to cut tire cord with a certain size transversely using a cutter carrier. The machine has a problem with bumps and over cutting due to the acceleration and brake functions of the cutter driving motor not working properly. This problem makes it difficult to reduce the cycle time of this machine in order to increase daily productivity. Modifications were made by replacing the motor that previously used a single-phase induction motor into a servo motor as a cutter carrier driver and adding a Programmable Logic Controller (PLC) as a pulse generator which has a special role in adjusting the linear position, speed, and braking of the servo motor. This modification contributes to reducing the cycle time of the cutting process from 3.8 seconds to 3.0 seconds and increasing the production capability of tire cord from 20,432 pcs/day to 24,899 pcs/day.
PEMANFAATAN TENAGA MEKANIK MOTOR INDUKSI PADA MESIN PRESS SEBAGAI PENGGERAK GENERATOR Muchtar, Husnibes; Riyadi, Slamet; Umaryoto
JURNAL RAMATEKNO Vol 3 No 1 (2023): Ramatekno
Publisher : LPPM Politeknik Enjinering Indorama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61713/jrt.v3i1.69

Abstract

Pertumbuhan industri yang saat ini terus meningkat, jumlah energi yang dibutuhkan juga akan terus meningkat, sehingga pengoptimalan penggunaan energi sangat dibutuhkan, salah satu cara adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan peralatan atau mesin yang ada, seperti halnya pada pabrik pembuatan mobil pada proses stamping press yang digunakan sebagai pembuat part-part mobil, didalam mesin press terdapat main motor penggerak mesin, yang tidak semua energinya hanya cukup digunakan sebagai penggerak mesin, tetapi masih terdapat energi yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain. Permasalahan yang timbul adalah bagaimana caranya supaya energi yang dikeluarkan motor utama dapat digunakan dengan optimal. Hasilpenelitian ini adalah menggambarkan bagaimana memanfaatkan energi gerak dari main motor mesin press sebagai pembangkit listrik tambahan. Dimana hasil pengamatan dan pengukuran dilapangan, mesin pres dengan kapasitas 600 ton dengan main motor 90 KW, yang rata-rata digunakan untuk menggerakan naik turun slide dan dies, hanya memerlukan tenaga press rata�rata 350 ton, dengan perbandingan tersebut dapat diasumsikan energi yang bisa dimanfaatkan pada mesin tersebut adalah tenaga press 250 ton dan daya 37,5 KW atau 41,6% dari kapasitas mesin. Sehingga dengan dipasangnya generator 1 KVA dengan cos ɸ 0,8 yang hanya mengkonsumsi energi 2,1% dari total energi yang bisa dimanfaatkan pada main motor yang tidak mempengaruhi kinerja atau fungsi utama main motor pada mesin press.
Perancangan Pendingin Minuman Portable Menggunakan Efek Peltier Berbasis Raspberry-Pi Triyono, Sugeng; Muchtar, Husnibes; Sudarwati, Wiwik
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 7, No 1 (2024): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.7.1.73-76

Abstract

ABSTRAKDengan semakin tingginya mobilitas dan perpindahan manusia dari satu tempat ketempat lain serta sedang ramainya isu tentang Pemanasan global yang diakibatkan oleh Polusi dan efek gas rumah kaca sehingga memerlukan terobosan untuk mengurangi bahan untuk pendingin yang tidak menyebabkan kerusakan lingkungan. Salah satu solusi adalah dengan menggunakan Elemen termoelektrik (Peltier) sebagai komponen utama untuk mendinginkan. Perancangan Pendingin menggunakan Peltier serta desain kotak untuk minuman portable. Dan ada beberapa bahan pendukung untuk membuang panas dan serta mengalirkan dingin dari peltier ke dalam kotak tempat minuman yang akan didinginkan. Sistem pendingin termoelektrik ini memiliki kapasitas pendinginan yang terbatas karena kemampuan dari material modul termoelektrik dan juga heatsink yang digunakan. Dalam Tugas akhir ini akan membahas mengenai perancangan pendingin minuman portable menggunakan efek peltier berbasis raspberry Pi dan control suhu menggunakan DHT11 dengan output digital yang bisa terbaca dengan monitor LCD terhubung dengan Raspberry Pi. Suhu dingin yang dihasilkan termoelektrik juga dapat diatur batas suhunya sesuai kapasitas pendinginnya.Kata kunci : Termoelektrik, Raspberry, DHT11,PeltierABSTRACTWith the increasing mobility and movement of people from one place to another and the ongoing issue of global warming caused by pollution and the effects of greenhouse gases, breakthroughs are needed to reduce cooling materials that do not cause environmental damage. One solution is to use a thermoelectric element (Peltier) as the main component for cooling.Cooling design using Peltier and box design for portable drinks. And there are several supporting materials to dissipate heat and also channel cold from the peltier into the box where the drinks will be cooled. This thermoelectric cooling system has a limited cooling capacity due to the capabilities of the thermoelectric module material and also the heatsink used.In this final assignment, we will discuss the design of a portable beverage cooler using a Raspberry Pi-based Peltier effect and temperature control using DHT11 with digital output that can be read with an LCD monitor connected to the Raspberry Pi. The cold temperature produced by thermoelectrics can also be set at a temperature limit according to the cooling capacity.Keywords: Thermoelectric, Raspberry, DHT11, Peltier
Rancang Bangun Smart Monitoring Farming pada Media Tanah Menggunakan Sistem IoT (Internet of Things) Muchtar, Husnibes; Ulhaq, Muhammad Zulfikar Hafizh
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 6, No 2 (2023): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.6.2.133-142

Abstract

ABSTRAK                 Sektor pertanian merupakan hal penting pada setiap negara terutama di negara Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah petani. Permasalahan yang kita hadapi di era moderen ini yaitu sistem pertanian yang masih tradisional yang tidak efisien. Metode penelitian yang dilakukan pada sistem yang diusulkan mendeteksi kadar air dalam tanah, tingkat pH air, suhu dan kelembapan udara serta mendeteksi cuaca pada ladang, dengan menggunakan sensor kelembapan, sensor pH, sensor suhu DHT22 dan sensor hujan. Tingkat kelembapan tanah juga disesuaikan dengan pengairan menggunakan waterpump. Jika tingkat kelembapan berada di bawah ambang batas maka sensor kelembapan mengirimkan data informasi pada modul ESP32 dan data dikirimkan pada platform IoT Thingspeak. Dibandingkan dengan sistem lain, sistem ini memberikan efisiensi yang lebih baik untuk meningkatkan produksi pertanian. ESP32 mengumpulkan data dari semua sensor dan menghubungkan data tersebut dengan cloud lalu ditampilkan di webpage. Keuntungan utama dari sistem ini yaitu pemilik ladang dapat memantau ladang mereka dari jarak jauh selama masih terkoneksi dengan internet. Respon sistem dari alat ini dengan webpage Thingspeak yaitu minimal 15 detik sedangkan presentase rata-rata error dari sensor DHT22 yang dihasilkan berdasarkan pengujian sebesar 10.66 % untuk kelembapan udara, 1.73 % untuk temperatur udara. Sedangkan rata-rata error untuk sensor pH pada ketegori pembacaan asam (pH 4.00) sebesar 5.28 %, netral (pH 6.86) sebesar 3.20 %, dan basa (pH9.18) sebesar 3.44 %, untuk tujuan utama dari penelitian ini adalah menjadikan pertanian cerdas dan meningkatkan efisiensi produksi pertanian menggunakan otomatisasi dan teknologi IoT.  Kata Kunci : ESP32 Sensor, pertanian, IoTABSTRACTThe agricultural sector is important in every country, especially in Indonesia, where the majority of the population is farmers. The problem we are facing in this modern era is that the traditional agricultural system is still inefficient. The research method carried out on the proposed system detects water content in the soil, water pH level, temperature and humidity and detects the weather in the fields, using humidity sensors, pH sensors, DHT22 temperature sensors and rain sensors. The level of soil moisture is also adjusted by irrigation using a waterpump. If the humidity level is below the threshold, the humidity sensor sends information data to the ESP32 module and the data is sent to the Thingspeak IoT platform. Compared to other systems, this system provides better efficiency for increasing agricultural production. ESP32 collects data from all sensors and connects the data with the cloud and then displays it on the webpage. The main advantage of this system is that farm owners can monitor their fields remotely as long as they are connected to the internet. The system response from this tool with the Thingspeak webpage is a minimum of 15 seconds while the average percentage of error from the DHT22 sensor generated based on testing is 10.66% for air humidity, 1.73% for air temperature. While the average error for the pH sensor in the category of reading acid (pH 4.00) is 5.28%, neutral (pH 6.86) is 3.20%, and alkaline (pH 9.18) is 3.44%, for the main purpose of this research is to make agriculture smart and increase the efficiency of agricultural production using automation and IoT technology.Keywords : ESP32 Sensor, farming, IoT
Analisa Prototype Pemantauan Suhu dan Arus Tegangan Ac Kereta dengan Menggunakan Smart Phone Muchtar, Husnibes; Budiman, Rachmat
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 7, No 2 (2024): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.7.2.143-150

Abstract

ABSTRAK Air Conditioner (AC) merupakan alat pendingin yang populer digunakan saat ini, untuk menciptakan suhu ruangan yang nyaman. Pemasangan AC menjadi salah satu kelebihan yang ditawarkan bagi para penumpang agar dapat merasakan kenyamanan saat berada di dalam kereta. Namun, perbedaan pengaturan standard suhu antara Jepang dan Indonesia membuat AC menjadi tidak dapat bekerja maksimal dan suhu di dalam kereta dapat menjadi sangat panas jika suhu lingkungan panas dan jumlah penumpang sangat padat. Penelitian skripsi ini bertujuan untuk merancang sebuah prototype sistem pemantauan parameter arus dan suhu pada AC KRL berbasis IoT untuk meningkatkan effisiensi, waktu kerja serta mengetahui kondisi AC dalam ruang penumpang setiap saat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa alat prototype bila dibandingkan dengan tang ampere dapat merespon nilai arus yang terbaca dengan rata-rata kesalahan pengukuran atau akurasi error per arus 4,9 %, dan rata-rata kesalahan pengukuran atau akurasi error suhu = 0,03 %. ABSTRACTAir Conditioner (AC) is a cooling device that is popularly used today, to create a comfortable room temperature. Installing AC is one of the advantages offered to passengers so that they can feel comfortable while on the train. However, the difference in standard temperature settings between Japan and Indonesia makes the AC unable to work optimally and the temperature inside the train can become very hot if the ambient temperature is hot and the number of passengers is very dense. This thesis research aims to design a prototype of a monitoring system for current and temperature parameters on KRL AC based on IoT to increase efficiency, working time and to know the condition of the AC in the passenger compartment at all times. The results of this study indicate that the prototype tool when compared to an ampere clamp can respond to the read current value with an average measurement error or error accuracy per current of 4.9%, and an average measurement error or temperature error accuracy = 0.03%.
Studi Implementasi Fiber Optik Sebagai Komunikasi Data di PT.PLN (Persero) P2B APB DKI Jakarta dan Banten Muchtar, Husnibes; Septiani, Sela
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 8 No. 1 (2025): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sistem tenaga listrik terus berkembang karena kebutuhan masyarakat akan tenaga listrik juga terus meningkat. Saat ini rasio elektrifikasi Indonesia berada di angka 98,30% . Untuk mengendalikan sistem tenaga listrik yang besar seperti halnya sistem koneksi DKI Jakarta-Banten diperlukan sarana telekomunikasi , sistem telekomunikasi merupakan salah satu prasarana (infrastruktur) pokok yang berperan mempermudah, mempersingkat, dan mempercepat pertukaran informasi dan interaksi antar pemakainya serta memperlancar aliran dan penyebaran informasi kepada khalayak umum. Sarana telekomunikasi Fiber Optik merupakan sarana telekomunikasi yang praktis hanya dimiliki PLN, khususnya untuk Fiber Optik yang dipasang dalam kawat petir saluran tegangan tinggi. Perhitungan terhadap link power budget dan rise time budget telah memenuhi standar parameter yang telah ditentukan.Karena dapat dikategorikan memenuhi standar kelayakan dengan rata-rata nilai loss dibawah 28 dBm. Kata Kunci : elektrifikasi, telekomunikasi, fiber optik ABSTRACT The electric power system continues to develop because the community's need for electricity continues to increase. Currently, Indonesia's electrification ratio is at 98.30%. To control a large electric power system such as the DKI Jakarta-Banten connection system, telecommunications facilities are needed, the telecommunications system is one of the main infrastructures that play a role in simplifying, shortening, and accelerating the exchange of information and interactions between users and facilitating the flow and dissemination of information to general public. Sarana telekomunikasi Fiber Optik merupakan sarana telekomunikasi yang praktis hanya dimiliki PLN, khususnya untuk Fiber Optik yang dipasang dalam kawat petir saluran tegangan tinggi. The calculation of the link power budget and rise time budget has met the predetermined standard parameters, because it can be categorized as meeting the feasibility standard with an average loss value below 28 dBm. Keywords : electrification, telecommunication, optical fiber
Perancangan Alat Monitoring Tempat Parkir Kendaraan dan Reservasi Parkir secara Real Time melalui Smartphone dengan IoT-based Smart Parking Buildings Isyanto, Haris; Muchtar, Husnibes
Seminar Nasional Teknik Elektro Vol. 3 No. 1 (2023): SNTE II
Publisher : Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia Pusat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar warga di perkotaan, penggunaan kendaraan pribadi menjadi kebutuhan yang penting dalam mendukung aktivitas pekerjaannya sehari-hari. Hal ini mengakibatkan kebutuhan akan tempat parkir sangatlah tinggi. Menjadi hal biasa di kota-kota besar seperti Jakarta di setiap gedung memiliki lahan parkir. Lahan parkir tersebut dalam rangka memenuhi kebutuhan para pengendara yang membawa kendaraan pribadi. Permasalahan dalam sistem parkir yang ada pada saat ini adalah belum bisa melakukan monitoring tempat parkir secara real time. Sehingga pada saat masyarakat akan memarkirkan kendaraan maka harus mencari slot-slot parkir mana yang masih kosong. Karena pengguna jasa tempat parkir akan menempati slot parkir yang mereka sukai, sehingga akan menjadi random dan tidak beraturan. Pada sebagian kecil tempat parkir menggunakan jasa manusia untuk mengarahkan pengendara menempati slot parkir yang kosong. Berdasarkan kejadian tersebut di atas, maka dirancang sebuah alat yang dapat melakukan monitoring keadaan tempat parkir secara real time dari jarak jauh melalui perangkat smartphone. Disamping itu dapat melakukan reservasi slot parkir yang masih kosong dengan Teknologi Internet of Things (IoT). Hasil dari perancangan alat ini melalui aplikasi smartphone android dapat melakukan monitoring keadaan tempat parkir kendaraan dan reservasi parkir secara real time dari jarak jauh. Semua hasil pembacaan sensor dapat di monitoring melalui aplikasi smartphone. Buzzer alarm akan aktif berbunyi apabila slot parkir yang sudah di booking, akan ditempati oleh kendaraan lain. Hal ini menandakan bahwa slot parkir tersebut tidak boleh di isi dan harus dikosongkan. Hasil pengujian sensor ultrasonic didapatkan pendeteksian pergerakan mobil pada jarak 2-5 cm, kemudian waktu delay antara perangkat keras sensor dengan perangkat lunak website sebesar 2~5 detik