Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis siswa melalui pelatihan literasi berbasis aktivitas di SMPN 2 Kadugede, Kabupaten Kuningan. Observasi awal menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam mengekspresikan ide secara tertulis dan kurang termotivasi dalam kegiatan menulis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan pemaparan materi strategi menulis kreatif, praktik menulis kontekstual tentang hobi dan pengalaman membaca, presentasi karya siswa, diskusi kelompok, dan refleksi pembelajaran. Kegiatan dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar bermakna di mana siswa tidak hanya menerima materi tetapi juga berperan aktif mengembangkan keterampilan literasi melalui aktivitas yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa mengekspresikan ide dengan percaya diri, menyusun kalimat yang koheren dan runtut, serta meningkatnya kesadaran tentang pentingnya membaca sebagai fondasi literasi. Sesi refleksi mengungkapkan antusiasme tinggi dari siswa terhadap metode pembelajaran yang diterapkan, dengan 87% siswa menyatakan termotivasi untuk terus berlatih menulis. Program ini membuktikan bahwa pelatihan literasi berbasis aktivitas efektif menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan bermakna, serta dapat menjadi strategi alternatif untuk penguatan keterampilan literasi di sekolah menengah pertama.