Yuda Nabella Prameswari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TROMBOSITOPENIA DAN HEMORAGIK PADA ANAK DENGAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD): KAJIAN LITERATUR Miftahuz Zakiyah; Ilham Fathurrahman; Nadya Syarifatul Fajriyah; Suharno Zen; Yuda Nabella Prameswari; Benedikta Diah Saraswati
Jurnal Sains Biomedis Vol. 1 No. 02 (2025): Jurnal Sains Biomedis
Publisher : Prodi Sains Biomedis Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biomedis.v1i02.10612

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains a major cause of morbidity among children in Indonesia. Thrombocytopenia is one of the key hematological abnormalities associated with progression to hemorrhagic manifestations.This review aims to summarize current evidence related to thrombocytopenia and clinical hemorrhagic features in pediatric DHF based on several Indonesian studies. A narrative review was conducted using 20 references focusing on pediatric DHF, thrombocytopenia, clinical manifestations, and disease severity.Data from the reviewed studies indicate that thrombocytopenia occurs in more than 70% of DHF cases and typically worsens around days 3–7 of fever. Hemorrhagic manifestations such as petechiae, gum bleeding, and prolonged fever duration are associated with lower platelet count and higher disease severity. Nutritional status, duration of fever, and clinical progression also influence the degree of hemorrhage in children. Thrombocytopenia is a consistent predictor of hemorrhagic complications in pediatric DHF. Early recognition of platelet decline and clinical bleeding signs is crucial in preventing progression to severe dengue.
Cedera Tusuk Jarum sebagai Bahaya Okupasional pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit: Analisis Pola Kejadian, Determinan, dan Strategi Pencegahan: Needlestick Injury as an Occupational Hazard among Healthcare Workers in Hospitals: Analysis of Incidence Patterns, Determinants, and Prevention Strategies Erika Agustianti; Amanah Eva Fidusia; Luluk Hermawati; Siti Darifah; Yuda Nabella Prameswari; Firda Asma’ul Husna
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2590

Abstract

Cedera tusuk jarum merupakan bahaya okupasional yang umum dihadapi tenaga kesehatan, terutama di rumah sakit, dan berpotensi menimbulkan infeksi penyakit menular seperti HIV dan hepatitis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola kejadian, determinan risiko, dan strategi pencegahan cedera tusuk jarum pada tenaga kesehatan. Pendekatan yang digunakan adalah narrative review, dengan pencarian literatur melalui PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect menggunakan kata kunci "needlestick injury," "sharp injuries," "healthcare workers," dan "occupational hazard." Artikel yang diterbitkan antara 2015–2025 dan memenuhi kriteria inklusi diseleksi melalui judul, abstrak, dan teks lengkap, kemudian disintesis secara deskriptif-tematik ke dalam tiga kategori utama: pola kejadian, determinan risiko, dan strategi pencegahan. Hasil menunjukkan cedera tusuk jarum masih menjadi masalah signifikan, terutama pada tenaga kesehatan yang melakukan prosedur invasif, dengan faktor risiko meliputi pengalaman kerja terbatas, kurangnya pelatihan, dan pengelolaan limbah medis yang tidak sesuai prosedur. Pencegahan efektif memerlukan kebijakan keselamatan komprehensif, penggunaan alat medis berfitur pengaman, dan penguatan budaya keselamatan kerja. Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan holistik yang mengintegrasikan kebijakan, teknologi, dan kepemimpinan untuk menurunkan insiden cedera tusuk jarum di rumah sakit.