Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Karkasa

KEKUATAN TEKAN PAVING BLOCK DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH LAS ASETELIN Kurniati, Dwi; Saputro, Imam Trianggoro; Nurhidayatullah, Eka Faisal; Saputro, Cahyo Dita; Asyifa, Adwiyah
Jurnal Karkasa Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Karkasa - Desember 2021
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v7i2.417

Abstract

Paving block merupakan salah satu bahan bangunan yang sering digunakan sebagai alternatif perkerasan jalan. Bahan yang digunakan untuk membuat pavingblock, terdiri dari campuran semen atau bahan perekat lainnya, air dan juga agregat. Penambahan bahan juga dilakukan untuk melakukan inovasi, maka pada penelitian ini limbah las asetelin menjadi bahan tambah atau campuran untuk pembuatan pavingblock. Bahan ini digunakan karena limbah las asetelin membuat lingkungan menjadi tercemar, sehingga dengan adanya penelitian ini diharapkan mampu membantu menjaga lingkungan. Pembuatan paving block dengan campuran limbah las asetelinbertujuan untuk mengetahui hasil kuat tekan dari persentase limbah yang digunakan sebesar 1%, 3%, 4%, 5%, 6%, 7%, 8%, 9%, dan 11%. Metode yang dilakukan adalah eksperimental dengan acuan dari SNI03-0691-1996. Hasil penelitian dari pembuatan paving block dapat dilihat pada pengujian kuat tekannya menghasilkan 1% sebesar 11,14 MPa, 3% sebesar 11,26 MPa, 4% sebesar 12,42 MPa, 5% sebesar 10,80 MPa, 6% sebesar 12,49 MPa, 7% sebesar 8,41 MPa, 8% sebesar 13,19 MPa, 9% sebesar 10,29 MPa, dan 11% sebesar 12,69 MPa. Hasil pengujian kuat tekan ini dapat disimpulkan bahwa pembuatan paving block dengan campuran limbah las asetelin 1%, 2%, 4%, 5%, 6%, 7%, 9%, 11% memenuhi klasifikasi kelas mutu D untuk taman dan 8% memenuhi klasifikasi kelas mutu C untuk pejalan kaki, serta sangat layak digunakan.
ANALISIS DEBIT DAN TINGGI MUKA AIR BANJIR BANJARSARI DAERAH ALIRAN SUNGAI JUWANA DENGAN METODE HSS SCS Adwiyah Asyifa; Angga Ady Saputra
Jurnal Karkasa Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Karkasa - Juli 2022
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v8i1.464

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang seringkali terjadi di musim penghujan yang merebak di berbagai Daerah Aliran Sungai (DAS) di sebagian besar wilayah Indonesia Sungai Banjarsari, yang terletak di Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati merupakan sungai dengan Panjang Sub-DAS 32,63 km, dengan luas 62,84 km2. Metode perhitungan debit banjir rancangan pada Sub-DAS Banjarsari menggunakan metode Hidrograf Satuan Sintetis (HSS) Soil Conservation Service (SCS) dengan menggunakan data curah hujan dari BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Pemali-Juwana, Hasil analisis perhitungan debit banjir rancangan menggunakan Metode HSS SCS menghasilkan debit banjir rancangan sebesar 54,125 m³/detik untuk kala ulang 2 tahun, 94,774 m³/detik untuk kala ulang 5 tahun, 124,338 m³/detik untuk kala ulang 10 tahun, 153,778 m³/detik untuk kala ulang 20 tahun, 192,323 m³/detik untuk kala ulang 50 tahun, dan 224,286 m³/detik untuk kala ulang 100 tahun.
BANJIR RANCANGAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KENAIKAN MUKA AIR BANJIR DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE HEC-RAS 4.1.0 Adwiyah Asyifa; Billy Mubarok
Jurnal Karkasa Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Karkasa - Desember 2022
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v8i2.562

Abstract

Sungai Tenggang merupakan bagian dari sistem drainase Kota Semarang. Sungai Tenggang tidak terlepas dari masalah banjir. Masalah utama penyebab luapan Kali Tenggang dan banjir di Kota Semarang adalah curah hujan yang cukup tinggi di Wilayah Kota Semarang dan elevasi muka air pada penampang sungai meningkat. Dalam hal ini akan dilakukan analisis kenaikan muka air banjir sungai dengan menggunakan software HEC-RAS 4.1.0. Metode Nakayasu HSS digunakan untuk menghitung debit banjir yang dirancang, dan memberikan hubungan antara parameter aliran dan waktu. Parameter ini bisa berupa kedalaman aliran atau debit aliran. Dalam analisis hidrolik, program HEC-RAS 4.1.0 digunakan untuk memodelkan penampang melintang sungai. Hasil perhitungan debit banjir rencana Sungai Tenggang menggunakan metode HSS Nakayasu menghasilkan debit banjir maksimum sebesar 303.715 m3/detik periode 2 tahun; 356.318 m3/detik, untuk jangka waktu 5 tahun; 386.651 m3/detik; 421.348 m3/detik, selama 10 tahun; 445.047 m3/detik, selama 25 tahun; dan 467.190 m3/detik periode 100 tahun. Berdasarkan hasil pemodelan banjir dengan menggunakan software HEC-RAS, terdapat debit air yang tinggi akibat luapan dari Kali Tenggang Semarang. Di STA 1800 terjadi elevasi muka air yang cukup tinggi yaitu 4,5 m, dan untuk STA 2000 terjadi elevasi muka air yang sangat tinggi yaitu 5 m.