Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Respati

IMPLEMENTASI ALAT PENGUSIR HAMA BURUNG DI AREA PERSAWAHAN DENGAN MENGGUNAKAN GELOMBANG ULTRASONIK BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA168 Tuluk, Eduardus; Buyung, Irawadi; Soejono, Ajie Wibowo
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 7, No 21 (2012)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.058 KB) | DOI: 10.35842/jtir.v7i21.46

Abstract

Burung adalah salah satu jenis hama atau pengganggu yang terdapat pada area persawahan. Untuk mengusir burung di area persawahan para petani melakukannya dengan berteriak atau memasang tali-tali yang dikaitkan dengan kaleng-kaleng. Cara ini dirasa kurang efektif untuk mengusir burung, pada kondisi lain seperti halnya jika petani sakit dan tidak bisa melakukan aktivitas tersebut. Untuk menangguangi hal tersebut perlu adanya otomatisasi untuk membantu para petani dalam mengusir hama burung pada area persawahan. Salah satunya adalah dengan menciptakan piranti otomatis tersebut, agar waktu yang terbuang untuk mengusir burung bisa digunakan untuk melakukan hal yang lain. Maka dari itu, diadakan penelitian tentang suara yang ditakuti oleh burung serta mekanisasi sebagai aleternatif untuk mendukung analisa suara yang akan dilakukan. Sebagai pengendali semua rangkaian elektronika. Rangkaian elektronika yang digunakan meliputi rangkaian mikrokontroler ATmega168., rangkaian laser (pemancar sinar), rangkaian LDR (penerima sinar) , rangkaian output suara / buzzer,  dan rangkaian penampil (LCD).  Bedasarkan hasil penelitian, rangkaian alat ini dapat digunakan untuk mengusir hama burung pada frekuensi 20-25 KHz sesuai dengan habitat hama burung tersebut, namun dalam penelitian ini belum didapatkan secara pasti mengenai tingkat frekuensi yang dapat digunakan untuk mengusir hama burung.  Kata kunci : Mikrokontroler ATmega168, LDR, dan Gelombang Ultrasonik,   Alat Pengusir Burung. 
PENGARUH PENSAKLARAN VIDEO OTOMATIS (Video Automatic Switch Effect) Buyung, Irawadi; Raharja, Arif
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 8, No 23 (2013)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v8i23.65

Abstract

Rangkaian pengendali kamera pengawas ini berdasarkan prinsip kerja rangkaian yang tersusun atas IC NE 555 dan IC 7401. IC ini akan dirangkai menjadi sebuah rangkaian pengendali yang berfungsi sebagai saklar pengatur isyarat masukan dari beberapa kamera digital multivideo (CMOS Color Digital Camera). Isyarat masukan yang berupa isyarat gambar (Signal Video) inilah yang akan diatur dari beberapa kamera yang dioperasikan secara bergantian.Rangkaian pensaklaran gambar otomatis merupakan rangkaian utama pada rangkaian pensaklaran gambar yang tersusun atas IC NE 555 sebagai pewaktu (Timer) dan IC 4017 sebagai pencatat pengkodean (Decoder Counter) yang merupakan otak pada penggerak utama (Device Driver), yang dapat mengendalikan beberapa keluaran sesuai dengan masukan. IC 4017 akan membagi keluaran dengan sepuluh bagian yang sama besar untuk melakukan proses pensaklaran. Kesepuluh keluaran IC 4017 ini berbentuk isyarat digital sebagai bias basis transisitor switch, sehingga tegangan dan arus akan melewati emiter ke kolektor.Rangkaian pencacah yang ada tersusun atas komponen IC digital yang dalam operasinya membutuhkan waktu tunda dari cacahan pertama ke cacahan berikutnya. Waktu tunda untuk CMOS biasanya cukup lama karena impendans keluarannya yang tinggi. Kata Kunci : Pensaklaran Video, Isyarat Digital, Waktu Tunda
Pengaruh Tegangan dan Arus di Pengambilan Data Waktu Cahaya Matahari pada Perancangan Kontrol Intensitas Lampu Jalan Otomatis Tenaga Surya Listyalina, Latifah; Susilo, Eko; Yudianingsih, Yudianingsih; Utari, Evrita Lusiana; Buyung, Irawadi
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 16, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v16i3.421

Abstract

INTISARIPada naskah ini akan dilakukan analisis nilai tegangan dan arus pada Alat Kontrol Intensitas Lampu Jalan Otomatis Tenaga Surya. Data tersebut diperoleh dari hasil pengujian alat terssebut dengan waktu/jam yang berbeda-beda untuk mengetahui efektivitas cahaya matahari dalam mengisi daya solar panel. Alat tersebut dibuat agar hemat energi dan sebagai energi alternatif. Sumber utama dari penerangan ini adalah dari energi matahari yang dikonversi oleh panel surya menjadi listrik, dan baterai atau aki berfungsi sebagai penyimpan energi listrik yang akan menyalakan lampu pada malam hari. Oleh sebab itu, apabila listrik PLN mengalami gangguan atau mati listrik maka penerangan jalan ini tidak terpengaruh.Dari alat di atas, diperoleh hasil pengujian untuk variable tegangan arus. Selanjutnya akan dianalisis pengaruh waktu/jam terhadap pengambilan data nilai tegangan dan arus. Pada data waktu pengisian panel surya, rata-rata tegangan dari solar cell sama yaitu 19,54 volt dan median (nilai tengah) sebesar 20 volt serta nilai rerata arus sebesar 0,81 A dan median sebesar 0,8 A. Semakin siang maka arus yang masuk ke baterai semakin besar karena energi dari sinar matahari berada pada puncaknya yaitu pada jam 11:00 sampai 13:00, kemudian semakin sore maka arus yang masuk semakin kecil karena sinar matahari yang diterima solar cell sudah tidak optimal.Kata kunci— solar panel, tegangan, arus, energi matahari ABSTRACTIn this paper, an analysis of the value of voltage and current will be carried out on the Intensity Control Tool for Automatic Solar Street Lights. The data was obtained from the results of testing the tool with different times/hours to determine the effectiveness of sunlight in charging solar panels. The tool is made to save energy and as an alternative energy. The main source of this lighting is from solar energy which is converted by solar panels into electricity, and the battery or battery serves as a store of electrical energy that will turn on the lights at night. Therefore, if the PLN electricity is interrupted or there is a power failure, the street lighting will not be affected.From the above tool, the test results are obtained for the current voltage variable. Furthermore, it will be analyzed the effect of time/hour on data retrieval of voltage and current values. In the solar panel charging time data, the average voltage from the solar cell is the same, namely 19.54 volts and the median (middle value) is 20 volts and the average current value is 0.81 A and the median is 0.8 A. The amount that goes into the battery is getting bigger because the energy from sunlight is at its peak at 11:00 to 13:00, then later in the afternoon, the incoming current gets smaller because the sunlight received by the solar cell is not optimal.Kata kunci—  solar panels, voltage, current, solar energy