Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : SELAMI IPS

POLA REKRUTMEN POLITIK (Studi pada DPD II Partai Golkar dalam Menetapkan Calon Legislatif pada Pemilu Legislatif Tahun 2019 di Kabupaten Muna) Asmara, Tarsan; Safar, Misran; T, Samiruddin
SELAMI IPS Vol 12, No 2 (2019): JURNAL JURUSAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v12i2.10844

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola rekrutmen politik Partai Golkar dalam menetapkan calon legislatif pada pemilu legislatif tahun 2019 di Kabupaten Muna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 7 orang yang terdiri dari Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Muna, Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Muna, 3 orang pengurus DPD II Partai Golkar Kabupaten Muna dan 2 orang calon legislatif DPD II Partai Golkar Kabupaten Muna. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui penelitian lapangan dengan teknik: (1) wawancara, (2) dokumenter, (3) dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola rekrutmen DPD II partai Golkar dalam menetapkan calon legislatif pada pemilu legislatif tahun 2019 di Kabupaten Muna cenderung dilakukan secara tertutup yaitu baik melalui cara koopsi. DPD II partai Golkar dalam proses seleksi calon legislatif membentuk koordinator calon legislatif di setiap dapil yang kemudian ditugaskan membantu merekrut kader-kader lain untuk menjadi calon legislatif di masing-masing dapilnya.Kata Kunci: Calon Legislatif, Pola Rekrutmen Politik.
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR ANTARA MAHASISWA BIDIKMISI DENGAN MAHASISWA NON BIDIKMISI (Studi di Jurusan/Program Studi PPKn Universitas Halu Oleo) Badu, Arfianti; Komba, Sundi; Komba, Sundi; safar, Misran; safar, Misran
SELAMI IPS Vol 4, No 48 (2018): JURNAL JURUSAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v4i48.8505

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa penerima bidikmisi dengan non bidikmisi pada program studi PPKn FKIP UHO dan 2) untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa  penerima bidikmisi dan yang non bidikmisi. Jenis penelitian adalah penelitian gabungan antara kuantitatif dan kualitatif dengan cara membuat data statistik dari perolehan data berdasarkan perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa penerima beasiswa dengan yang bukan penerima beasiswa dan kemudian faktor yang menyebabkan perbedaan prestasi antara mahasiswa yang mendapat beasiswa dan yang bukan penerima beasiswa. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 142 orang mahasiswa. Sampel penelitian sebanyak 88 orang yang diambil secara proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data yaitu penelitian kepustakaan, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan prestasi belajar mahasiswa bidikmisi dengan mahasiswa non bidikmisi yang dibuktikan dengan uji t, dimana diperoleh nilai thitung > ttabel dengan α = 0,05 dimana nilai thitung = 2,031 dan ttabel = 1,671. Sesuai dengan uji hipotesis yang mengatakan bahwa jika thitung > ttabel  maka Ha diterima. Dengan kata lain ada perbedaan prestasi mahasiswa bidikmisi dengan mahasiswa non bidikmisi. Sedangkan faktor yang dapat mempengaruhi perbedaan prestasi belajar mahasiswa bidikmisi dengan mahasiswa non bidikmisi adalah faktor kecerdasan, faktor motivasi, dan faktor lingkungan dimana mahasiswa bidikmisi dituntut untuk memenuhi IPK 3,0 dan selesai kuliah tepat waktu yaitu 4 tahun, jika tidak terpenuhi aturan tersebut maka mahasiswa tersebut dapat dikeluarkan dari daftar penerima beasiswa bidikmisi. Sedangkan mahasiswa non bidikmisi tidak harus dituntut untuk memenuhi IPK 3,0 dan selesai kuliah tepat waktu yaitu 4 tahun. Selain itu, faktor lingkungan dapat mempengaruhi perbedaan prestasi, karena mahasiswa bidikmisi tinggal dilingkungan kondusif karena di asramakan serta difasilitasi oleh kampus.Kata Kunci: Prestasi Belajar, Mahasiswa Bidikmisi dan non-Bidikmisi
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR ANTARA MAHASISWA BIDIKMISI DENGAN MAHASISWA NON BIDIKMISI (Studi di Jurusan/Program Studi PPKn Universitas Halu Oleo) Badu, Arfianti; Komba, Sundi; Komba, Sundi; safar, Misran; safar, Misran
SELAMI IPS Vol 4, No 48 (2018): JURNAL JURUSAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v4i48.8505

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa penerima bidikmisi dengan non bidikmisi pada program studi PPKn FKIP UHO dan 2) untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa  penerima bidikmisi dan yang non bidikmisi. Jenis penelitian adalah penelitian gabungan antara kuantitatif dan kualitatif dengan cara membuat data statistik dari perolehan data berdasarkan perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa penerima beasiswa dengan yang bukan penerima beasiswa dan kemudian faktor yang menyebabkan perbedaan prestasi antara mahasiswa yang mendapat beasiswa dan yang bukan penerima beasiswa. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 142 orang mahasiswa. Sampel penelitian sebanyak 88 orang yang diambil secara proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data yaitu penelitian kepustakaan, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan prestasi belajar mahasiswa bidikmisi dengan mahasiswa non bidikmisi yang dibuktikan dengan uji t, dimana diperoleh nilai thitung > ttabel dengan α = 0,05 dimana nilai thitung = 2,031 dan ttabel = 1,671. Sesuai dengan uji hipotesis yang mengatakan bahwa jika thitung > ttabel  maka Ha diterima. Dengan kata lain ada perbedaan prestasi mahasiswa bidikmisi dengan mahasiswa non bidikmisi. Sedangkan faktor yang dapat mempengaruhi perbedaan prestasi belajar mahasiswa bidikmisi dengan mahasiswa non bidikmisi adalah faktor kecerdasan, faktor motivasi, dan faktor lingkungan dimana mahasiswa bidikmisi dituntut untuk memenuhi IPK 3,0 dan selesai kuliah tepat waktu yaitu 4 tahun, jika tidak terpenuhi aturan tersebut maka mahasiswa tersebut dapat dikeluarkan dari daftar penerima beasiswa bidikmisi. Sedangkan mahasiswa non bidikmisi tidak harus dituntut untuk memenuhi IPK 3,0 dan selesai kuliah tepat waktu yaitu 4 tahun. Selain itu, faktor lingkungan dapat mempengaruhi perbedaan prestasi, karena mahasiswa bidikmisi tinggal dilingkungan kondusif karena di asramakan serta difasilitasi oleh kampus.Kata Kunci: Prestasi Belajar, Mahasiswa Bidikmisi dan non-Bidikmisi
ETOS KERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT TONGKUNO KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA Malfia, Malfia; Safar, Misran
SELAMI IPS Vol 2, No 46 (2017): JURNAL SELAMI UHO
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v2i46.8483

Abstract

Abstrak: Masalah penelitian ini adalah: 1) bagaimana etos kerja pegawai pada kantor Camat Tongkuno Kabupaten Muna; dan 2) faktor-faktor apakah yang mempengaruhi etos kerja pegawai pada kantor Camat Tongkuno Kabupaten Muna. Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui etos kerja pegawai pada kantor Camat Tongkuno Kabupaten Muna; dan 2) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi etos kerja pegawai pada kantor Camat Tongkuno Kabupaten Muna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 17 orang pegawai dan 2 orang informan yang terdiri dari Sekretaris Camat dan 1 orang Tokoh Masyarakat. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui studi kepustakaan dan penelitian lapangan dengan teknik: (1) observasi, (2) wawancara, (3) dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Etos kerja pegawai pada kantor Camat Tongkuno cukup tinggi yaitu para pegawai cukup menghargai waktu, memiliki sikap pantang menyerah, memiliki keinginan untuk mandiri dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dalam hal ini kepada atasan dan sesama pegawai. Faktor yang mempengaruhi etos kerja pengawai adalah adanya dukungan dari segi materil berupa gaji yang memadai serta non materil berupa penghargaan, rasa nyaman dalam menjalankan tugas dan adanya dukungan dari rekan kerja, baik itu dari atasan maupun sesama pegawai. Kesimpulan penelitian yaitu:1) Etos kerja pegawai pada kantor Camat Tongkuno Kabupaten Muna sudah  cukup tinggi yang indikatornya dapat dilihat dari penghargaan mereka terhadap waktu, memiliki sikap pantang menyerah, keinginan mandiri para pegawai serta dapat menyesuaikan diri dengan rekan kerja baik kepada atasan maupun sesama pegawai, 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi etos kerja pegawai pada Kantor Camat Tongkuno Kabupaten Muna adalah adanya dukungan dari segi materil berupa gaji yang memadai serta non materil dengan adanya penghargaan, rasa nyaman dan adanya dukungan dari lingkungan kerja Kata kunci: Etos kerja, faktor materil dan non materil.
PENGARUH KEAKTIFAN BERORGANISASI TERHADAP INDEKS PRESTASI SEMESTER MAHASISWA ANGKATAN 2014 JURUSAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN UHO astuti, Astuti; la iru, la iru; safar, misran
SELAMI IPS Vol 1, No 45 (2017): JURNAL SELAMI UHO 2017
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v1i45.8490

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang ada tidaknya pengaruh positif keaktifan berorganisasi terhadap indeks prestasi semestermahasiswa angkatan 2014 Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan UHO.Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel diambil dengan teknik sampel jenuh sejumlah 36 orang, 33 orang mahasiswa pengurus HMJ PPKn FKIP UHO, dan 3 orang mahasiswa pengurus BEM FKIP UHO. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan statistik dengan regresi sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa statistik uji t, diperoleh nilai thitung sebesar 1.262 lebih kecil dari ttabel sebesar 2.028yang artinya keaktifan berorganisasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap indeks prestasi, dengan tingkat signifikansi 0.216 yang lebih besar dari 0.05 yang juga berarti keaktifan berorganisasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap indeks prestasi semester, dan nilai koefisien regresi sebesar 0.211 yang artinya hubungan antara keaktifan berorganisasi terhadap indeks prestasi semester rendah, serta koefisien determinasi sebesar 0.045 yang artinya bahwa pengaruh keaktifan berorganisasi terhadap indeks prestasi adalah sebesar 4.5% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain.Kesimpulan dari penelitian ini adalah keaktifan berorganisasi tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap indeks prestasi semester mahasiswa angkatan 2014 jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan UHO. Hal ini terbukti dari hasil uji t yang memperoleh thitung < ttabel yaitu 1.262 < 2.028  dan nilai signifikansi lebih besar dari 0.05  yaitu 0.216> 0.05, sedangkan pengaruh keaktifan berorganisasi terhadap indeks prestasi adalah sebesar 4.5%. Kata Kunci : Keaktifan, Organisasi Kemahasiswaan, Indeks Prestasi Semester
PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA TAHUN 2016 (Studi Di Desa Baluara Kecamatan Batukara Kabupaten Muna) Fitriyani, Wiwin; safar, Misran; Syahrir P, Andi
SELAMI IPS Vol 3, No 47 (2018): JURNAL SELAMI UHO
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v3i47.8492

Abstract

Abstrak: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan alokasi dana Desa tahun 2016 di Desa Baluara Kecamatan Batukara Kabupaten Muna  terdiri atas empat bentuk antara lain: perencanaan, pelaksanan, pertanggungjawaban, dan pengawasan. Pada tahap perencanaan kepala Desa mengadakan musyawarah bersama tokoh masyarakat, pemerintah Desa, anggota BPD untuk membahas penggunaan atas anggaran alokasi dana Desa tahun 2016; tahap pelaksanaan kepala Desa sebagai penguasa anggaran terhadap kegiatan yang telah direncanakan dan membentuk tim pelaksana kegiatan; tahap pertanggungjawaban kepala Desa bertanggungjawab atas anggaran yang digunakan yakni pertanggungjawaban tertulis dalam bentuk laporan pertanggungjawaban hasil pelaksanaan pengelolaan alokasi dana Desa tahun 2016; dan tahap pengawasan yang melaksanakan pengawasan adalah kepala Desa, BPD, dan masyarakat sedangkan pemerintah Kabupaten/Kota melalui laporan pertanggungjawaban. Kata Kunci: Pengelolaan Alokasi Dana Desa 
PERANAN KOMISI PEMILIHAN UMUM DAERAH DALAM MENYELENGGARAKAN PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT (Studi Di Kantor KPUD Muna Barat Tahun 2017) Idana, Siti Isnaini; safar, Misran; Momo, Abdul Halim
SELAMI IPS Vol 3, No 47 (2018): JURNAL SELAMI UHO
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v3i47.8497

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peranan Komisi Pemilihan Umum Daerah untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat Muna Barat tahun 2017. Lokasi penelitian ini adalah di kantor KPUD Muna Barat informan dalam penelitian ini adalah ketua KPU, Panwas, partai politik dari Golkar dan partai politik dari PAN, Komisioner, tokoh pendidikan dan tokoh masyarakat. Pengambilan data dilakukan dengan dua cara yaitu wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1). Akuntabilitas, KPUD dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat adalah melakukan sosialisasi, KPUD juga sudah menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat dengan dikeluarkannya Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ada di masing-masing Desa dan yang lebih rinci lagi di masing-masing TPS, 2). Transparansi, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dalam menyampaikan setiap informasi terkait mekanisme dan tata cara penyelenggaraan pemilu sebagai wujud transparansi KPUD adalah selama tahapan pemilihan kepalah daerah tahun 2017 mulai dari awal sampai terakhir pihak KPUD selalu publikasikan ke media sosial, dan KPUD Muna Barat juga mempunyai ruangan khusus untuk mendapatkan terkait dengan pemilihan umum yaitu Pusat Pelayanan Informasi dan Dokumentasi (PPID), sebagai pusat informasi untuk mendapatkan informasi oleh pablik, 3). Partisipasi, dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat mengikuti pemilihan umum daerah adalah memberikan edukasi politik dan memberikan pendidikan politik terhadap masyarakat. Kesimpulan penelitian ini bahwa Peranan Komisi Pemilihan Umum Daerah untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat Kabupaten Muna Barat tahun 2017 adalah akuntabilitas, KPUD dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat yaitu melakukan sosialisasi. Transparansi, selama tahapan pemilihan Kepala Daerah Muna Barat tahun 2017 mulai dari awal sampai akhir selalu mempublikasikan kemedia sosial tentang kegiatan-kegiatan yang dilakukan KPUD melalui PPID. Partisipasi, dalam arti masyarakat Muna Barat sudah ikut berpartisipasi dalam Pemilukada. Kata kunci: Peranan KPUD, Partisipasi Politik Masyarakat
IMPLEMENTASI TANGGUNGJAWAB SOSIAL PERUSAHAAN (CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY) TERHADAP MASYARAKAT KAWASAN PERTAMBANGAN (Studi di Kecamatan Motui Kabupaten Konawe Utara) Kasmudin, Kasmudin; Hamuni, Hamuni; safar, Misran
SELAMI IPS Vol 4, No 48 (2018): JURNAL JURUSAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v4i48.8513

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility) terhadap masyarakat kawasan pertambngan di kecamatan Motui. Desain penelitian ini bersifat kualitatif dengan analitiknya menggunakan metode deskriptif. Sumber data penelitian ini terdiri dari informan yang ditetapkan secara purposive yaitu: camat Motui, masing-masing kepala desa Motui, Matandahi, Lambuluo, dan Bende, penanggung jawab perusahan PT Bumi Konawe Abadi site Motui, satu orang masing-masing tokoh masyarakat dan tokoh agama  dari desa Motui, Lambuluo, Matandahi dan Bende. Responden penelitian ini terdiri dari 4 orang, satu orang masyarakat masing-masing dari desa Motui, Lambuluo, Matandahi, dan kelurahan Bende. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi tanggung jawab sosial perusahaan yang dijalankan di kecamatan Motui melalui bentuk pengembangan masyarakat yang di bagi kedalam tiga aspek:  Aspek sosial bidang pendidikan, berupa pemberian bantuan dana pendidikan untuk mahasiswa kecamatan Motui, pembebasan lahan pembangunan SMA, bantuan dana bagi guru-guru SMA, pembangunan kantor darurat bagi SMA, penyediaan sekretariat bagi mahasiswa kecamatan Motui, pemberian bantuan mesin pemotong rumput, penyediaan alat-alat olahraga untuk SMA. Bidang pembangunan sarana dan prasarana sosial berupa penimbunan dan perluasan jalan akses desa, pembangunan pelabuhan tambatan perahu, pembangunan tanggul abrasi, dan pembangunan sarana air bersih berupa sumur gali dan sumur bor. Aspek budaya, bidang keagamaan yaitu bantuan dana pembangunan masjid, sumbangan sapi kurban pada parayaan hari raya Idul Adha, sumbangan pada perayaan maulid, dan sumbangan kedukaan. Bidang olahraga, sumbangan kostum pada perayaan HUT RI, dan pendanaan atlit sepak bola kecamatan Motui pada turnamen Antam Cup. Aspek ekonomi, yaitu pemberian kompensasi bagi seluruh masyarakat kecamatan Motui, pemberian bantuan bagi janda-janda dan lansia, pemberian kompensasi bagi masyarakat yang rumahnya berada di radius 100 meter dari jalan aktivitas pertambangan. Implementasi tanggungjawab sosial perusahaan aspek sosial bidang kesehatan belum pernah dilaksanakan oleh perusahaan pertambangan. Kata Kunci: Implementasi Tanggungjawab Sosial Perusahaan, Pengembangan Masyarakat (Community Development) 
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN WAHA KECAMATAN TOMIA KABUPATEN WAKATOBI Damri, Wa Ode; Safar, Misran; P, Andi Syahrir
SELAMI IPS Vol 13, No 2 (2020): Selami IPS
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v13i2.14287

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui bagaimana bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kelurahan Waha Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi, (2) Untuk mengetahui bagaimana tingkat partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kelurahan Waha Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Waha Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi selama 7 hari pada bulan Februari sampai dengan Maret 2020. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini yaitu masyarakat di Kelurahan Waha sebanyak 7 orang yang ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Sedangkan informan dalam penelitian ini yaitu 3 Aparat Kelurahan, 1 orang Kepala Lingkungan, dan 1 orang Tokoh Masyarakat. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, yaitu memberikan gambaran/deskripsi mengenai partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kelurahan Waha Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kelurahan Waha Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi yaitu partisipasi secara langsung dan partisipasi secara tidak langsung. (2) Tingkat partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kelurahan Waha adalah sedang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Secara teoritis bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan yaitu partisipasi secara langsung dan partisipasi secara tidak langsung. Akan tetapi, di Kelurahan Waha Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan yaitu bentuk partisipasi secara langsung seperti menyepakati pengambilan keputusan dalam kebersihan lingkungan karena kebersihan itu berada dalam sekitar kita. Dengan adanya di setiap rumah yang memiliki tempat sampah, masyarakat dengan mudah terbantu dalam menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Sedangkan Tingkat partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan yaitu tinggi, sedang dan rendah. Akan tetapi, di Kelurahan Waha Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi tingkat partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan yang dominan adalah pada tingkat yang sedang.Â