Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGUJIAN SIFAT MEKANIS BATAKO PEJAL MENGGUNAKAN GABUS KELAPA DENGAN VARIASI VOLUME GABUS 10%, 15%, 20% DAN 50% ., Arfan; ., Herwani; Supriyadi, Asep
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.10504

Abstract

Concrete brick is one infill material made from a mixture of cement, sand, with or without added ingredients and a little water. The amount of waste oil cork unprocessed as possible in the area of Pontianak in West Kalimantan have spawned an idea to use it as an ingredient added in a mixture of solid brick, with the consideration that it will produce a lighter brick and relative quality equivalent to regular brick. So the research must be done to achieve that purpose. The composition of the mixture used in this study were 1 pc : 6 ps with the use of cork coconut variation of 10%, 15%, 20% and 50% of the volume of concrete brick. Stirring is done manually and printing using solid brick mold dimension of 10 cm x 20 cm x 40 cm. compressive strength test performed at the test specimen was 3, 7, 14 and 28 days. The test results showed that the use of cork coconut as an ingredient added in a mixture of brick causes decreased reach 2,127 MPa; 1,302 MPa; 0.901 MPa and 0.109 MPa. While heavy concrete bricks also decreased reached ,3 kg/m3; 1473,7 kg/m3; 1411,4 kg/m3 dan 832 kg/m3. Mean while, according to SK SNI 03-0349-1989 compressive strength of solid brick average of 2.5 MPa, under of 2.5 MPa, the brick does not meet the standards. Keywords: solid brick, Materials Cork Add coconut, and Compressive Strength.
UNTUK MENGETAHUI DAN MENGANALISIS SEBERAPA BESAR PENGARUH PERSONAL SELLING TERHADAP BRAND IMAGE PADA PERUM JAMKRINDO CABANG MAKASSAR andi mappatompo; Arfan Arfan; Fahmi Nur Mala
Jurnal Ilmu Manajemen Profitability Vol 1, No 2 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.122 KB) | DOI: 10.26618/profitability.v1i2.1926

Abstract

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa antara Personal Selling dengan Brand Image berpengaruh positif khususnya pada Perum Jakrindo Cabang Makassar. Dimana semakin baik pelaksanaan Personal Selling yang dilakukan oleh Perum Jamkrindo maka akan meningkatkan Brand Image. Kemudian dari hasil uji parsial yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Personal Selling berpengaruh terhadap Brand Image khususnya pada Perum Jamkrindo Cabang Makassar. Sebab nilai sig 0,05 sehingga dari penelitian yang telah dilakukan dapat diartikan bahwa secara empiris yang diteliti oleh peneliti dalam melakukan penelitian melalui hasil penyebaran kuesioner kepada sejumlah pelanggan pada Perum Jamkrindo Cabang Makassar bahwa kegiatan Personal Selling yang dilakukan selama ini dapat meningkatkan Brand Image khususnya pada pelanggan. Penelitian yang dilakukan oleh Mirahman (2014) meniliti pengaruh iklim dan Personal Selling terhadap Brand Image pada PT. Pindo Deli Pulp and Paper Mills. Dari hasil penelitiannya menunjukkan bahwa iklim dan Personal Selling baik secara parsial maupun secara serempak berpengaruh terhadap Brand Image. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Putra (2012) meneliti pengaruh Personal Selling terhadap Brand Image Mobil Toyota Etios. Hasil penelitian menunjukkan Personal Selling berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Brand Image mobil Toyota Etios. Sehingga dalam penelitian ini mendukung dengan penelitian yang dilakukan oleh Mirahman dan Putra
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CO-OP COOP TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 SEULIMEUM KABUPATEN ACEH BESAR ., Arfan; ,, Mawardi; ., Zulfan
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 4, No 4 (2019): November, Sejarah Islam dan Peradaban serta Pemikiran Filsafat
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya prestasi belajar siswa paada mata pelajaran sejarah yang disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya penggunaan metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional, siswa kurang dilibatkan secara aktif dalam proses pembelajaran dan penilaian yang digunakan masih bersifat penilaian hasil bukan penilaian proses. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Co-op Co-op terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kelas X1 IPS SMA Negeri 1 Seulimeum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Seulimeum dan sampelnya terdiri dari 56 siswa, kelas eksperimen 28 orang dan kelas kontrol 28 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan memberikan test dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Co-op Co-op dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah, karena siswa dapat terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran, bahkan dari hasil pengolahan data diperoleh nilai pada taraf signifikansi yaitu 0,05 dengan derajat kebebasan dk = 56, maka hipotesis alternatif diterima. Di kelas eksperimen terdapat 21,42% siswa tidak tuntas dalam pembelajaran dan 78,57% berhasil menuntaskan pembelajaran, sedangkan di kelas kontrol 78,57% siswa tidak tuntas dalam pembelajarannya dan 21,42% siswa tuntas hasil belajarnya. Sesuai dengan pengolahan data, diperoleh hasil uji-t yaitu thitung = 9,4 sedangkan ttabel = 2,00, dapat dinyatakan bahwa thitung ttabel atau 9,4 2,00. Dengan demikian sesuai kriteria pengujian, maka Ha diterima.
Pacaran Menurut Muhammad Shodiq Mustika (Studi Terhadap Catatan di Situs www.pacaranislami.wordpress.com) Ahmad Ahmad; Arfan Arfan
Ulumul Syar'i : Jurnal Ilmu-Ilmu Hukum dan Syariah Vol. 8 No. 1 (2019): Ulumul Syar'i
Publisher : LPPM STIS Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52051/ulumulsyari.v8i1.47

Abstract

Muhammad Shodiq Mustika melalui blognya www.pacaranislami.wordpress.com, menyatakan bahwa pacaran tidaklah haram. Pacaran termasuk perkara muamalah, sehingga butuh dalil sebagai pengharamannya. Ia membolehkan berduaan (khalwat), melihat dan menyentuh antar lawan jenis yang bukan mahram. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research) yang bersifat kualitatif dan diuraikan secara deskriftif-analitik. Pacaran termasuk perkara muamalah adalah pemahaman yang keliru bila dilihat pada pengertian muamalah itu sendiri. Adapun pendapatnya tentang bolehnya berduaan (khalwat), melihat dan menyentuh lawan jenis yang bukan mahram terkesan memudahkan tanpa meninjau akibat yang akan muncul setelahnya. Meskipun beberapa pendapatnya sejalan dengan syariat, namun pendapat-pendapatnya dalam meng-interpretasikan kaidah dan hadits tersebut cenderung terburu-buru, kurang luas dan mendalam. Pendapatnya juga bertolak belakang dengan konsep maqasidus syari’ah tentang larangan yang bersifat preventif dalam pergaulan antar lawan jenis yang bukan mahram.
Kehidupan Keluarga Dengan Pembantu Rumah Tangga Wanita Bukan Mahram Arfan Arfan; Manshur Manshur
Ulumul Syar'i : Jurnal Ilmu-Ilmu Hukum dan Syariah Vol. 9 No. 1 (2020): Ulumul Syar'i
Publisher : LPPM STIS Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52051/ulumulsyari.v9i1.76

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari realitas yang terjadi pada keluarga yang mempekerjakan pembantu rumah tangga wanita bukan mahram. Keluarga ini menganggap dan memperlakukan pembantu rumah tangga tersebut layaknya seperti keluarga sendiri dalam berinteraksi. Namun tidak memperhatikan batasan-batasan dan adap-adap sebagaimana mestinya. Kedudukan pembantu rumah tangga wanita bukan mahram tentunya tidak bisa disamakan dengan keluarga yang memiliki ikatan nasab (mahram) meskipun sudah sekian lama bekerja dan tinggal bersama. Keadaan tersebut tidak membuatnya halal berkhalwat, berinteraksi tanpa aturan hijab, ataupun melihat sebagian auratnya, serta pemahaman yang menyamakan kedudukan pembantu wanita bukan mahram sama dengan budak atau hamba sahaya adalah pemahaman yang menyelisihi ajaran Islam.
Pelestarian Budaya Khataman Al-Qur’an: Tradisi Mappanre Temme’ dan Mattampung Desa Simbur Naik Provinsi Jambi Sitti Suhana; Abdul Ghaffar; Arfan Arfan
Jurnal Semiotika Quran Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir
Publisher : Program Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jsq.v4i1.26361

Abstract

Khataman Al-Qur’an biasa dilakukan di banyak tempat, namu tradisi keagamaan yang berasal dari kampung halaman dan direkonstruksi dalam satu setting sosial baru di lokasi migrasi adalah upaya yang penting untuk direkam secara akademik.  Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tradisi Mappanre Temme’ dan Mattampung sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya khataman Al-Qur’an di kalangan masyarakat Bugis di Desa Simbur Naik, di Jambi, Sumatera. Melalui eksplorasi pelaksanaan kedua tradisi ini, tampak adanya dampak terhadap kehidupan sosial masyarakat Bugis. Pendekatan kualitatif dengan kerangka Living Qur’an digunakan untuk memeriksa pengaruh Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan selama lebih kurang dua bulan, wawancara dengan tokoh masyarakat dan penduduk setempat, serta melakukan tinjauan literatur yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kedua tradisi di Desa Simbur Naik ini sangat berakar dalam integrasi nilai-nilai Islam dan adat Bugis, yang diwariskan sejak migrasi masyarakat Bugis ke Desa Simbur naik pada tahun 1950-an. Tradisi Mappanre Temme’ melambangkan kesiapan religius pasangan pengantin sebelum menikah, sementara tradisi Mattampung dilaksanakan saat berduka untuk menghormati almarhum dengan doa dan pembacaan Al-Qur’an.