Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengaruh variasi dosis dan waktu fermentasi dengvn activated EM4 terhadap kandungan unsur Nitrogen ( N) dan Fosfor (P) polimer limbah popok Sari, Indrimayasari; Hartini, Husnayati; Putra, Agus Muliadi
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v1i1.21372

Abstract

Penelitian eksperimen dengan menggunakan metode Rancang Acak Kelompok Faktorial (RAKF). 
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH UNTUK PENGGUNAAN DOMESTIK DI DUSUN GELOGOR DESA LENDANG NANGKA KECAMATAN MASBAGIK Wardini, Baiq Erna Putri; Hartini, Husnayati; Darmawan, Muhammad Iman
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v1i1.22782

Abstract

Air bersih merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang dibutuhakan secara berkelanjutan. Secara umum air bersih diartikan sebagai air yang layak untuk dijadikan sebagai air baku untuk minum, mandi, mencuci, masak, dan higienitas. Di Dusun Gelogor, kecamatan masbagik memiliki tiga sumber mata air, tetapi sebagaian besar masyarakat memanfaatkan sumber mata air Kokok Tojang untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Penduduk Dusun Gelogor semakin meningkat yang tentunya berpengaruh terhadap peningkatan jumlah kebutuhan air bersih.  Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan air bersih dalam jangka waktu 10 tahun yang akan datang di Dusun Gelogor. Metode analisis yang digunakan sesuai dengan standar Kriteria Perencanaan Ditjen Cipta Karya PU, (1996) mengenai Kriteria Perencanaan Air Bersih . Hasil penelitian menunjukkan tingkat pertumbuhan penduduk sebesar 0,85 pada tahun 2031 jumlah penduduk 7439 jiwa dengan kebutuhan air sebesar 557,925 liter/hari melihat rata-rata debit bulanan mata air Kokok Tojang sebesar 0,88 m3/detik mata air Kokok Tojang diprediksi tidak memenuhi kebutuhan air penduduk sampai tahun 2031.
Analisis hygiene sanitasi depot air minum isi ulang Rizkiani, Jazeera Indah; hartini, husnayati; putra, agus muliadi
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v1i2.23467

Abstract

Pelitian ini berkaitan dengan hygiene sanitasi depot air minum dalam 3 aspek yaitu tempat peralatan dan karyawan depot dengan menggunakan permenkes no 43 tahun 2014 serta status mutu kualitas air minum di ukur dengan 3 parameter yaitu fisik kimia dan biologi dengan menggunakan permenkes no 492 tahun 2010.
KESESUAIAN EKOSISTEM MANGROVE UNTUK PENGEMBANGAN EKOWISATA DI PESISIR PANTAI LABUHAN LOMBOK DESA LABUHAn : The Suitability of Mangrove Ecosystems for Ecotourism Development on The Coast of Lungkak Beach, Ketapang Raya Village, Keruak Putra, Agus Muliadi; atiqoh, nur; Hartini, Husnayati
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v2i2.27177

Abstract

Desa Ketapang Raya merupakan salah satu desa yang memiliki potensi pariwisata pesisir seperti ekosistem mangrove yang masih alami yang dikelola oleh pemerintah desa setempat berkerja sama dengan kelompok pemuda sadar wisata (POKDARWIS). Pengembangan pariwisata pesisir yang dimaksud adalah ekowisata mangrove sebagai objek wisata dan edukasi yang dapat dikunjungi wisatawan selain objek wisata pantai yang ada di Desa Ketapang Raya. Melalui sektor ekowisata mangrove diharapkan akan menumbuhkan kesadaran setiap orang untuk melestarikan ekosistem mangrove dan ekosistem pesisir lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks kesesuaian wisata (IKW) mangrove di Desa Ketapang Raya. Indeks kesesuaian wisata mangrove (IKW) mempertimbangkan lima perameter matriks kesesuaian ekowisata mangrove  yaitu ketebalan mangrove, kerapatan mangrove, jenis mangrove, pasang surut, dan objek biota. Kesesuaian ekowisata mangrove ditentukan berdasarkan perkalian skor dan bobot yang diperoleh dari setiap parameter. Hasil analisis data yang telah dilakukan, kondisi ekosistem mangrove di Desa Ketapang Raya termasuk dalam kategori tidak sesuai untuk dijadikan wisata dengan nilai total rata-rata kesesuaian wisata (IKW) 1,28. Kondisi ini dikarenakan karena rendahnya nilai yang didapatkan pada parameter ketebalan mangrove dan nilai rata-rata kerapatan mangrove pada setiap transek. Sedangkan untuk nilai yang didapatkan dari parameter jenis mangrove, pasang surut, dan objek biota termasuk tergolong kategori sedang jika berdasarkan parameter kesesuaian sumber daya untuk  wisata pantai kategori wisata mangrove. Hal ini tentunya memerlukan perhatian dan penanganan serius dari pengelola dan pemerhati lingkungan supaya ekosistem mangrove lebih terjaga dan lestari untuk dijadikan objek ekowisata dan edukasi berkelanjutan.  
PENGARUH FILTRASI DENGAN ALIRAN UPFLOW GUNA MEREDUKSI KANDUNGAN PENCEMAR PADA LIMBAH PENCUCIAN KENDARAAN Imam Asari; Hartini, Husnayati; Iman Darmawan, Muhammad
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v2i2.27823

Abstract

Air limbah pencucian kendaraan dapat mencemari lingkungan jika langsung dibuang ke badan air. Air sisa buangan limbah pencucian kendaraan banyak mengadung zat berbahaya yang dapat menurunkan kualitas lingkungan. Zat pencemar yang terkandung dapat berupa surfaktan anionik (deterjen), Total Suspended Solid (TSS), Chemical Oxygen Demand (COD), Fosfat, Minyak dan Lemak. Limbah cair pencucian kendaraan perlu diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke lingkungan atau badan air. Salah satu metode pengolahan air limbah yaitu dengan sistem filtrasi aliran upflow. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas metode filtrasi arah aliran upflow dengan tiga kombinasi susunan media dalam mereduksi kandungan Surfaktan (deterjen), Chemical Oxygen Demand (COD) dan pH berdasarkan Permen LH No. 5 Tahun 2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan analisis deskriptif kuantitatif. Menganalisis kualitas air limbah pencucian kendaraan sebelum dan sesudah pengolahan menggunakan filtrasi upflow dengan 3 kombinasi yaitu AZP, PAZ, dan ZAP. Hasil dari penelitian ini yaitu pengolahan air limbah pencucian kendaraan menggunakan metode filtrasi aliran upflow dengan media filter batu zeolite, karbon aktif, pasir silika dan spons berpengaruh terhadap penurunan kadar pH, COD dan Surfaktan. Penurunan kadar pH dengan tingkat penurunan mencapai 15,35% dengan nilai tertinggi pada kombinasi ZAP mencapai 19,15%, COD dengan tingkat penurunan yaitu 89,07% dengan nilai tertinggi pada kombinasi ZAP mencapai 89,34%, dan penurunan Surfaktan dengan tingkat penurunan yaitu 70,72 % dengan nilai tertinggi pada kombinasi ZAP mencapai 72,32%. Dari nilai parameter - parameter pada hasil olahan, nilai pH dan COD sudah memenuhi standar baku mutu sedangkan Surfaktan belum memenuhi standar baku mutu hasil penurunan rata - rata 10,37 mg/L dari 3 mg/L menurut Permen LH No.5 Tahun 2014 tentang Baku Mutu Limbah Cair bagi Kegiatan Industri Sabun, Deterjen dan Produk Minyak Nabati.
P PENGARUH PEMBERIAN JENIS PAKAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN LARVA MAGGOT BLCK SOLDIER PLY(BSF): - Rohmi Yuliana, Baiq; Hartini, Husnayati; Putra, Agus Muliadi
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v2i2.28796

Abstract

Sampah menjadi permasalahan yang mengkhawatirkan karena volume produksi hariannya. Diperlukan pengolahan berkelanjutan untuk menguranginya, terutama sampah organik yang berasal dari sisa makanan. Salah satu metode untuk mengolah sampah organik adalah dengan memanfaatkan larva maggot Black Soldier Fly (BSF). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jenis pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan larva maggot BSF. Pakan yang digunakan berupa limbah organik rumah tangga, berupa sayur-sayuran, buah-buahan dan nasi sisa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan tiga kelompok perlakuan, dimana setiap kelompok diberi pakan berbeda dan diamati selama empat minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang tidak signifikan dalam pertumbuhan Panjang dan berat larva maggot BSF tergantung pada jenis pakan yang diberikan. Pakan sayur-sayuran memberikan hasil terbaik dengan pertumbuhan Panjang 2 cm dan berat 9 gram setelah minggu keempat. Sementara itu, pemberian pakan buah-buahan dan nasi sisa menunjukkan hasil yang lebih rendah dengan panjang dan berat yang stagnan mulai minggu ketiga. Analisis statistik dengan uji One Way Anova menunjukkan bahwa perbedaan pakan memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap pertumbuhan maggot. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menyimpulkan bahwa jenis pakan yang berbeda mempengaruhi pertumbuhan larva maggot BSF, dengan limbah sayur-sayuran sebagai pakan yang paling efektif untuk meningkatkan pertumbuhan larva maggot BSF. Temuan ini dapat mendukung pengolahan limbah organik yang lebih efisien dan berpotensi memberikan manfaat ekonomi melalui produksi maggot.  
Pendampingan Program Konservasi Lingkungan Berbasis Potensi Daerah pada Kelompok Masyarakat di Desa Perian Kabupaten Lombok Timur Putra, Agus Muliadi; Hartini, Husnayati; Widiyanti, Baiq Liana; Darmawan, Iman; Susanti, Dwi Rahayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v3i2.159

Abstract

Salah satu upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup, yaitu dengan melibatkan masyarakat dan generasi muda dalam hal pendidikan konservasi lingkungan yang berguna sebagai penguatan pengetahuan, kesadaran, sikap, keterampilan, dan partisipasi generasi muda dan pelajar terhadap konservasi lingkungan. Kegiatan ini dilakukan di Desa Perian Kecamatan Montong Gading. Desa ini merupakan salah satu desa yang berdekatan dengan kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Selain itu kegiatan ini dilakukan juga di dua sekolah yaitu MAS NW Montong Baik dan SMAN 1 Sikur. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan pengembangan komunitas (community development) dengan metode Participatory Learning Action (PLA) pada kelompok masyarakat yang terdiri dari pemuda dan pelajar. Kegiatan yang dilakukan pada kelompok masyarakat desa adalah penyuluhan dan kegiatan peningkatan kapasistas. Sedangkan kegiatn yang dilakukan pada kelompok pelajar/siswa adalah sosialisasi materi dan permainan berbasis lingkungan. Berdasarkan hasil pengabdian terlihat antusiasme dan komitmen yang tinggi dari masyarakat dan generasi muda terhadap konservasi lingkungan khususnya dalam menjaga kelestarian sumberdaya hutan di sekitar Taman Nasional Gunung Rinjani.
Edukasi Dan Aksi Penanaman Pohon Untuk Konservasi Sumber Mata Air Loang Gali Desa Lenek Ramban Biak Putra, Agus Muliadi; Haerudin, Haerudin; Darmawan, Muhammad Iman; Widiyanti, Baiq Liana; Hartini, Husnayati; Susanti, Dwi Rahayu
Jurnal Teknologi Informasi untuk Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi Informasi untuk Masyarakat (Teknokrat)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jt.v1i1.23769

Abstract

Generasi muda merupakan aset berharga sebuah bangsa, peran generasi muda dalam perbaikan lingkungan sangat diharapkan demi terlaksananya pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development). Salah satu gerbang dalam menyiapkan generasi muda yang melek ekologi adalah melalui pendidikan, dalam pendidikan terdapat pembelajaran yang merupakan metode trasfer nilai dan pengetahuan dari pendidik ke anak didik (siswa) tentang pentingnya konservasi alam dalam kehidupan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan pentingnya kegiatan konservasi di wilayah hutan bagi para siswa dan masyarakat di sekitar hutan serta untuk mengajak semua komponen masyarakat untuk melakukan akasi penanaman bersama bibit pohon sebagai implementasi pendidikan konservasi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan model desain pembelajaran instruksional ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement and Evaluate). Kesimpulan dari kegiatan ini adalah edukasi dan sosialisasi pendidikan konservasi sangat didukung oleh pemerintah desa dan mitra kerja lainnya seperti DLHK Provinsi Nusa Tenggara Barat, Yayasan Pendidikan Hamzanwadi PPD NWDI Pancor, sekolah menengah, kelompok pemuda dan pokdarwis serta elemen masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peserta yang ikut dalam kegiatan penanaman dan banyaknya bibit pohon yang berhasil ditanam dan dibagikan ke warga sekitar.
Pendampingan Kelompok Program Kampung Iklim (Proklim) Temayang di Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur Putra, Agus Muliadi; Haerudin, Haerudin; Darmawan, Muhammad Iman; Widiyanti, Baiq Liana; Hartini, Husnayati; Susanti, Dwi Rahayu; Septarini, Shofwatunnida’
Jurnal Teknologi Informasi untuk Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Informasi untuk Masyarakat (Teknokrat)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jt.v1i2.24812

Abstract

Climate change is an environmental phenomenon that poses various threats to human life. Various efforts have been made by the government to prevent the impacts of climate change, including by establishing the Climate Village Program (ProKlim). Community participation and collaboration is one of the important indicators in supporting the successful implementation of Proklim. Proklim Temayang is one of the Proklim groups in Montong Betok Village, Montong Gading District, which is currently proposing to level up to the main level. In order to carry out the preparation and data collection, cooperation was carried out in terms of group assistance with academics from the Environmental Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Hamzanwadi University. Some of the activities carried out during the group's assistance were training and website development, making profile videos, and assisting in surveying and collecting regional spectrum data. The data covered are all data related to climate change adaptation and mitigation actions. The general and technical data were then inputted into the national registry system (SRN) through the spectrum application guided by personnel from the Bali Nusra Regional Directorate General of Climate Change Control (PPI). The last stage is the visitation process to verify the actual data and facts by the authorized party to be awarded
EFEKTIVITAS SISTEM FILTRASI MENGGUNAKAN MEDIA FILTRASI YANG BERBEDA DALAM PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU DI DESA PENEDAGANDOR: EFEKTIVITAS SISTEM FILTRASI MENGGUNAKAN MEDIA FILTRASI YANG BERBEDA DALAM PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU DI DESA PENEDAGANDOR HUSNIATI, RIZKY AULIA; agus, muliadi putra; Hartini, Husnayati
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v3i2.33348

Abstract

The tofu industry produces high-strength wastewater that contains large amounts of organic pollutants such as BOD and COD. Direct disposal of untreated wastewater leads to environmental degradation, especially in water bodies. This study aims to determine the effectiveness of a filtration system using activated carbon media compared to a system without activated carbon in reducing BOD, COD, and pH levels in tofu wastewater in Penedagandor Village. The experiment used two filtration units with different media compositions. Parameters analyzed were BOD, COD, and pH. The results indicated that the filtration system with activated carbon was more effective in reducing organic pollutants. The BOD reduction ranged from 47.57–83.71% with activated carbon and 43.47–77.46% without activated carbon. COD reduction ranged from 14.24–51.59% with activated carbon and 10.05–46.23% without activated carbon. pH remained within acceptable limits of 6–9. ANOVA analysis revealed significant differences in BOD and COD between treatment methods, while pH differences were not significant