Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KEKUATAN STRUKTUR JEMBATAN GANTUNG SEDERHANA UNTUK PEJALAN KAKI Setiati, N. Retno; Wardhana, Panji Krisna; ., Almuhitsyah; ., Halisa
Jurnal HPJI Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal HPJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The bridge is one of the transport infrastructure needed to support social and economic activities. The bridge is really needed in some parts of rural communities. One phenomenon that often happens in the community is the unavailability of the bridge that can connect one village to another so that economic activity becomes inhibited. This condition required a simple bridge which can be utilized by people. This study deals with the design process of a simple suspension bridge reserved for pedestrians. Loading used refers to the guideline standards, taking into account the wind load and the vibration frequency. The results obtained show that the design can be used by pedestrians and two-wheeled vehicles, although it required review of the effect of vibration due to two-wheeled vehicles on the bridge. Keywords: suspension bridge, pedestrians, wind force, vibration frequency  Abstrak Jembatan merupakan salah satu prasarana transportasi yang dibutuhkan dalam menunjang kegiatan sosial ekonomi. Jembatan sangat dibutuhkan masyarakat di beberapa pelosok perdesaan. Salah satu fenomena yang sering terjadi di masyarakat adalah tidak tersedianya jembatan yang dapat menghubungkan antara suatu desa dengan desa lainnya sehingga kegiatan perekonomian menjadi terhambat. Untuk itu diperlukan suatu jembatan sederhana yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Pada studi ini dirancang suatu jembatan gantung sederhana yang diperuntukkan bagi pejalan kaki. Pembebanan yang digunakan mengacu kepada standar pedoman yang baku, dengan memperhatikan beban angin dan frekuensi getar beban yang bekerja. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa rancangan yang diperoleh dapat digunakan oleh pejalan kaki dan kendaraan beroda dua, walaupun diperlukan kajian terhadap pengaruh getaran akibat kendaraan beroda dua terhadap jembatan. Kata-kata kunci: jembatan gantung, pejalan kaki, beban angin, frekuensi getar
KEKUATAN STRUKTUR JEMBATAN GANTUNG SEDERHANA UNTUK PEJALAN KAKI Setiati, N. Retno; Wardhana, Panji Krisna; ., Almuhitsyah; ., Halisa
Jurnal HPJI Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal HPJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/.v1i2.1470.%p

Abstract

Abstract The bridge is one of the transport infrastructure needed to support social and economic activities. The bridge is really needed in some parts of rural communities. One phenomenon that often happens in the community is the unavailability of the bridge that can connect one village to another so that economic activity becomes inhibited. This condition required a simple bridge which can be utilized by people. This study deals with the design process of a simple suspension bridge reserved for pedestrians. Loading used refers to the guideline standards, taking into account the wind load and the vibration frequency. The results obtained show that the design can be used by pedestrians and two-wheeled vehicles, although it required review of the effect of vibration due to two-wheeled vehicles on the bridge. Keywords: suspension bridge, pedestrians, wind force, vibration frequency  Abstrak Jembatan merupakan salah satu prasarana transportasi yang dibutuhkan dalam menunjang kegiatan sosial ekonomi. Jembatan sangat dibutuhkan masyarakat di beberapa pelosok perdesaan. Salah satu fenomena yang sering terjadi di masyarakat adalah tidak tersedianya jembatan yang dapat menghubungkan antara suatu desa dengan desa lainnya sehingga kegiatan perekonomian menjadi terhambat. Untuk itu diperlukan suatu jembatan sederhana yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Pada studi ini dirancang suatu jembatan gantung sederhana yang diperuntukkan bagi pejalan kaki. Pembebanan yang digunakan mengacu kepada standar pedoman yang baku, dengan memperhatikan beban angin dan frekuensi getar beban yang bekerja. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa rancangan yang diperoleh dapat digunakan oleh pejalan kaki dan kendaraan beroda dua, walaupun diperlukan kajian terhadap pengaruh getaran akibat kendaraan beroda dua terhadap jembatan. Kata-kata kunci: jembatan gantung, pejalan kaki, beban angin, frekuensi getar
ANALISIS PERANCANGAN STRUKTUR BANGUNAN ATAS JEMBATAN AMPERA DI SUNGAI DIGOEL PAPUA Setiati, N. Retno
CANTILEVER Vol 8, No 1 (2019): Cantilever
Publisher : Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2524.981 KB) | DOI: 10.35139/cantilever.v8i1.77

Abstract

Digoel river which separates between the western and eastern parts of Boven Digoel is a type of meander river (winding).Digoel river flow always changes in each period, so that the type of river Digoel influenced the method of designing and implementing the construction of a bridge that connecting Tanah Merah with Kampung Ampera significantly.  The aim of this study wasto analyze the results of the feasibility study relating to the design of upper structures of Ampera bridge in Boven Digoel, Papua.  The research method was carried out by conducting the laboratory and field experiments to obtain parameters in designing a bridge.  The laboratory experiments which had beenconductedwereaggregate materials (sand and gravels) and river water content tests.  The fieldexperiments were topography, bathymetry, geoelectric, and soil tests.  The structural analysis were conducted using a computer program (MIDAS), then based on the obtained data from the analysis results and evaluation, the type of bridge and planningcould be determined.  The Ampera Bridge that connects Tanah Merah with the village of Ampera was designed using a type of curved bridge ona main span of 200 meters.  The approach bridge was built by a span of 40 meters and 60 meters of steel frames.  The total length of the planned bridge is 600 meters.
Pengembangan Mikro Lumpur Sidoarjo Sebagai Bahan Subtitusi Semen Dalam Pembuatan Beton Lasino, Lasino; Setiati, N. Retno; Cahyadi, Dany
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 14 No. 1 (2018)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.14.1.49-62.2018

Abstract

Mikro lumpur Sidoarjo (mikrolusi) merupakan bahan yang sangat halus dengan kehalusan butir lolos saringan No. 200 (0,074 mm) bersifat pozolanik dan dapat bereaksi dengan kapur padam dengan bantuan air sehingga membentuk masa yang padat dan keras dalam suhu kamar. Bahan ini dihasilkan dari lumpur Sidoarjo melalui proses pembakaran pada suhu sintering dan penghalusan dengan alat dishmill serta pengayakan dengan ayakan standar. Karena bentuk fisiknya yang halus serta bersifat pozolanik maka akan dikembangkan sebagai bahan substitusi atau pengganti sebagian semen dalam pembuatan mortar dan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data teknis mikro lusi yang memenuhi syarat SNI 2460:2014 atau ASTM C618-14ª, dan dapat digunakan sebagai bahan pengganti semen (cement substitution) dalam pembuatan beton. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan melakukan pembakaran lumpur Sidoarjo dan membuat benda uji dengan berbagai proporsi campuran serta pengujian sifat fisis-mekanis, sehingga hasilnya dapat dilakukan analisis dan kesimpulannya. Dari hasil penelitian diperoleh suhu bakar 1000 oC dengan waktu selama 10 menit menggunakan tungku putar (rotarry kiln). Mutu mikro lumpur Sidoarjo (lusi) sangat baik dan memenuhi syarat SNI 2460:2014 – dengan kandungan SiO2 + AL2O3 + Fe2O3 > 70 % dan indeks kuat tekan sebesar 82 % (> 75 %). Sedangkan dalam pembuatan beton diperoleh kadar optimum mikro lusi sebagai pengganti semen sebesar 20 %
Pemanfaatan Semen Portland Slag Untuk Meningkatkan Sifat Mekanik dan Durabilitas Beton Setiati, N. Retno; Halim, Hanna Abdul
Jurnal Permukiman Vol 13 No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2018.13.77-89

Abstract

Berbagai penelitian terkait pembuatan rancangan campuran beton dengan menggunakan limbah slag mengalami perkembangan yang pesat. Dalam perkembangannya, slag yang merupakan produk limbah dapat digunakan sebagai material pembentuk beton (baik sebagai agregat halus, agregat kasar, maupun semen).  Semen slag merupakan jenis semen portland yang memanfaatkan slag dari industri baja sebagai salah satu bahan bakunya. Dalam proses produksinya, semen slag menghasilkan emisi CO2 yang rendah sehingga sangat ramah lingkungan dan layak disebut sebagai jawaban untuk konstruksi yang berkelanjutan (sustainable). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan semen slag terhadap sifat mekanik dan durabilitas beton dengan komposisi yang digunakan sebesar 100% semen slag. Material semen slag yang digunakan terdiri dari  tipe LH (low heat) dan general.  Pembuatan rancangan campuran beton mengacu pada SNI 03-2834-2002 (Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal), pengujian sifat mekanik beton mengacu pada SNI 1974-2011 (Cara uji kuat tekan beton dengan benda uji silinder) dan SNI 4431-2011 (Cara uji kuat lentur beton normal dengan dua titik pembebanan).  Uji resistivity dan permeabilitas dilakukan untuk mengetahui durabilitas beton.  Dari hasil uji laboratorium diperoleh bahwa terdapat peningkatan kuat tekan, kuat lentur dan durabilitas beton pada umur di atas 56 hari.  Beton dengan penggunaan 100% semen slag tipe LH kuat tekannya lebih besar 15% dari beton konvensional.   Nilai resistivity beton dengan semen slag tipe LH adalah 59 KWcm dan beton konvensional sebesar 14 KWcm, artinya bahwa beton dengan semen slag tipe LH lebih tahan empat kali terhadap laju korosi dari beton konvensional.  Berdasarkan hasil uji permeabilitas,   beton dengan semen slag tipe LH dan general mempunyai nilai permeabilitas dengan kualitas baik dan nilai indeks 2, karena berada dalam rentang KT  (0,01 – 0,1) x 10-16 m2. Sedangkan beton konvensional nilai permeabilitasnya berada dalam kelas normal dengan indeks 3 karena berada dalam rentang KT (0,1 – 1,0) x 10-16 m2.