Y. Bagus Wismanto, Y. Bagus
MAGISTER SAINS PSIKOLOGI FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

DINAMIKA KONFLIK DENGAN ORANG TUA PADA LESBIAN Dewi, Rusmalia; Wismanto, Y. Bagus; Hastuti, Lita Widyo
PREDIKSI Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dilihat dari penelitian ini adalah mendeskripsikan seberapa banyak sumber konflik yang muncul, macam konflik yang dialami subyek, mekanisme pertahanan diri yang dipakai dan respon yang diambil subyek dalam interaksinya dengan orang tua. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja akhir lesbian berusia 19 sampai 21 tahun, masih mempunyai orang tua lengkap dan masih kuliah. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Secara umum subyek 1,2 dan 3 merasakan konflik dengan orang tuanya, mereka merasakan ketidaknyamanan dalam keluarga karena aturan-aturan yang dibuat oleh orang tua, dan kecemasan yang timbul karena ingin menutupi orientasi seksualnya serta perasaan tertekan yang dialami subyek menyebabkan munculnya perilaku diam dan menuruti perkataan orang tua
HUBUNGAN POLA ASUH OTORITER DAN INTENSITAS MENONTON FILM KEKERASAN DI TELEVISI DENGAN PERILAKU AGRESIF Wibowo, Sabrina; Wismanto, Y. Bagus; Ruswita, M. Yang
PREDIKSI Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Esensi hubungan antara orang tua dan anak sangat ditentukan oleh sikap orang tua dalam mengasuh anak. Hal ini bercermin pada pola asuh orang tua yakni kecenderungan yang dipilih dan dilakukan orang tua dalam mendidik anak. Pola asuh otoriter sering kali membuat tidak bahagia,  minder, tidak mampu memulai aktivitas dan memiliki kemampuan komunikasi lemah.Di pihak lain televisi yang banyak mengeksploitasi aksi dan adegan kekerasan dikhawatirkan remaja mempersepsi bahwa kekerasan merupakan penyelesaian yang paling gampang atas banyak permasalahan. Mengacu pada teori belajar sosial dari Bandura bahwa segala bentuk perilaku termasuk perilaku agresif didapatkan melalui pengamatan (observasi) dan proses imitasi karena anak sendiri merupakan imitator yang rentan terhadap modelmodel yang mereka lihat setiap hari.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris keterkaitan pola asuh otoriter dan intensitas menonton tayangan kekerasan di televisi secara simultan dengan perilaku agresif pada anak dengan kriteria remaja awal yang duduk di kelas 1 SMP. Pada usia tersebut subjek memiliki perkembangan psikologis peralihan antara pasca anak-anak dan remaja awal. Analisis data menggunakan regresi ganda kepada total sampel sebanyak 124 anak.Beberapa poin kesimpulan bahwa pola asuh dan intensitas menonton film kekerasan mempunyai pengaruh dan signifikan secara simultan terhadap perilaku agresif, pola asuh tidak mempengaruhi perilaku agresif secara signifikan; Nilai t hitung sebesar 2,301 dan intensitas menonton film kekerasan di televisi mempengaruhi perilaku agresif.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN OPTIMISME DENGAN PROBLEM FOCUSED COPING PADA MAHASISWA S1 KEPERAWATAN STIKES TELOGOREJO SEMARANG Sulistyowati, Dwi Ari; Wismanto, Y. Bagus; Utami, Cicilia Tanti
PREDIKSI Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara empirik hubungan antara kecerdasan emosional dan optimisme dengan problem focused coping pada mahasiswa S1 Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian korelasional.Subjek penelitian adalah mahasiswa S1 Keperawatan STIKES Telogorejo semester 3 tingkat II sebanyak 43 orang. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan teknik Analisa Regresi Dua Prediktor dan teknik korelasi Product Moment dari Pearson. Berdasarkan dari hasil analisis ditemukan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara kecerdasan emosional dan optimisme dengan problem focused coping Fhitung = 16,209 dengan p < 0,01.
EFEKTIVITAS PELATIHAN ENTREPRENEURSHIP SKILL UNTUK MENINGKATKAN MINAT MENJADI ENTREPRENEUR Sugiarto, Jhonij; Wismanto, Y. Bagus; Utami, Cicilia Tanti
PREDIKSI Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pelatihan entrepreneurship skill untuk mengembangkan minat entrepreneurship siswa SMP Karangturi. Subyek pelatihan ini adalah siswa SMP Karangturi dengan jumlah sebanyak 25 siswa. Peneliti menggunakan populasi yang tersedia dengan desain pretest-posttest control group design. Minat entrepreneurship diukur dengan menggunakan skala. Dengan analisis uji t diperoleh hasil t = 4.434 dan p < 0.01 maka terdapat perbedaan signifikan. Hal ini menunjukan bahwa ada perbedaan minat entrepreneurship antara kelompok eksperiemen dan kelompok kontrol sesudah mengikuti pelatihan entrepreneurship skill. Kelompok eksperimen memperoleh skor yang lebih tinggi dari pada kelompok eksperimen, yang mempunyai arti bahwa pelatihan entrepreneurship mempunyai efektifitas untuk meningkatkan minat entrepreneurship.
EFEKTIVITAS PELATIHAN ENTREPRENEURSHIP SKILL UNTUK MENINGKATKAN MINAT MENJADI ENTREPRENEUR Sugiarto, Jhonij; Wismanto, Y. Bagus; Utami, Cicilia Tanti
PREDIKSI Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pelatihan entrepreneurship skill untuk mengembangkan minat entrepreneurship siswa SMP Karangturi. Subyek pelatihan ini adalah siswa SMP Karangturi dengan jumlah sebanyak 25 siswa. Peneliti menggunakan populasi yang tersedia dengan desain pretest-posttest control group design. Minat entrepreneurship diukur dengan menggunakan skala. Dengan analisis uji t diperoleh hasil t = 4.434 dan p < 0.01 maka terdapat perbedaan signifikan. Hal ini menunjukan bahwa ada perbedaan minat entrepreneurship antara kelompok eksperiemen dan kelompok kontrol sesudah mengikuti pelatihan entrepreneurship skill. Kelompok eksperimen memperoleh skor yang lebih tinggi dari pada kelompok eksperimen, yang mempunyai arti bahwa pelatihan entrepreneurship mempunyai efektifitas untuk meningkatkan minat entrepreneurship.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN OPTIMISME DENGAN PROBLEM FOCUSED COPING PADA MAHASISWA S1 KEPERAWATAN STIKES TELOGOREJO SEMARANG Sulistyowati, Dwi Ari; Wismanto, Y. Bagus; Utami, Cicilia Tanti
PREDIKSI Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara empirik hubungan antara kecerdasan emosional dan optimisme dengan problem focused coping pada mahasiswa S1 Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian korelasional.Subjek penelitian adalah mahasiswa S1 Keperawatan STIKES Telogorejo semester 3 tingkat II sebanyak 43 orang. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan teknik Analisa Regresi Dua Prediktor dan teknik korelasi Product Moment dari Pearson. Berdasarkan dari hasil analisis ditemukan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara kecerdasan emosional dan optimisme dengan problem focused coping Fhitung = 16,209 dengan p < 0,01.
Meningkatkan Kemampuan Asertif Pada Anak Tk B Dengan Permainan Roda Emosiku setiyoningsih, sri wahyu; Wismanto, Y. Bagus; Eriany, RA. Praharesti
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i1.17812

Abstract

AbstractAssertive ability is behavior that is open, honest about one's feelings, desires in a proportional manner and still respects the rights of other people. Unfortunately, there are children who show less assertive abilities, which hinders their communication and socialization. For this reason, interventions need to be carried out to help improve children's assertive abilities. The aim of this research is to determine the effectiveness of the wheel of my emotions game to improve assertive abilities in Kindergarten B children. This research uses the single subject research method, namely experimental research with a single sample. Data was obtained by observation, interviews and psychological tests. Calculation of data before and after intervention using the Wilcoxon test and obtaining a Z score of -2.975 with asymp. Sig. (2-tailed) has a value of 0.003 ( 0.05), so it can be concluded that there is an influence of using the Wheel of Emotions game on the assertive abilities of Kindergarten B children at TKIT Harapan Bunda Semarang. With this research, it is hoped that it can broaden PAUD teachers' insight into learning alternatives that can stimulate students' assertive abilities so that they can be better prepared for the next level of education.Keywords: assertive; early childhood; emotion wheelAbstrakKemampuan asertif yaitu perilaku yang terbuka, jujur akan perasaannya, keinginannya dengan cara proporsional dan tetap menghargai hak orang lain. Sayangnya ada anak yang menunjukkan kemampuan asertif yang kurang sehingga menghambat komunikasi dan sosialisanya. Untuk itu, perlu dilakukan intervensi untuk membantu meningkatkan kemampuan asertif pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas permainan roda emosiku untuk meningkatkan kemampuan asertif pada anak TK B. Penelitian ini menggunakan metode single subject research, yaitu penelitian eksperimen dengan sampel tunggal. Data diperoleh dengan observasi,wawancara dan psikotes. Perhitungan data sebelum dan sesudah intervensi dengan uji wilcoxon dan diperoleh Z scor -2,975 dengan Asymp. Sig. (2-tailed) bernilai 0,003 ( 0.05) maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunakan permainan Roda Emosiku terhadap kemampuan asertif anak TK B di TKIT Harapan Bunda Semarang. Dengan penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan guru-guru PAUD tentang alternatif pembelajaran yang dapat menstimulasi kemampuan asertif anak didik sehingga bisa lebih siap menuju jenjang pendidikan selanjutnya.Kata kunci: asertif; anak usia dini; roda emosiku
Welas Asih Diri Sebagai Mediator Hubungan Antara Dukungan Sosial dengan Flourishing Suharsono, M.; Wismanto, Y. Bagus
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v8i2.11332

Abstract

This research aims to test the effect of social support on flourishing both directly and with self-compassion as a mediator. Participants were 124 adults from a higher education institution that used the tagline joyful learning and joyful working, with incidental sampling and data taken using a scale whose concept was taken from the flourishing scale compiled by Diener and Hone, social support was measured using the Oslo social support scale, and Neff's self-compassion scale. The analysis was carried out using mediation analysis from the JASP 16.1 program. The results show that self-compassion does not mediate the relationship between social support and flourishing, and self-compassion and social support are independently very significantly related to flourishing. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh dukungan sosial terhadap flourishing baik secara langsung maupun dengan welas asih diri sebagai mediator. Partisipan adalah 124 orang dewasa dari sebuah institusi pendidikan tinggi yang menggunakan tagline joyful learning dan joyful working, dengan incidental sampling dan data diambil dengan skala yang konsepnya diambil dari skala flourishing yang disusun oleh Diener dan Hone, dukungan sosial diukur dengan Oslo social support scale, dan self compassion scale dari Neff. Analisis dilakukan dengan analisis mediasi dari program JASP 16.1. Hasil menunjukkan bahwa welas asih diri tidak memediasi hubungan Dukungan sosial dengan flourishing, serta welas asih diri dan dukungan sosial secara mandiri berhubungan secara sangat signifikan terhadap flourishing.
Self-Compassion Sebagai Mediator Antara Perceived Stress dan Depresi Pada Emerging Adulthood Prati S. P, Ida Ayu Made Gita; Wismanto, Y. Bagus; Rahayu, Esthi
Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi Vol 23, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psidim.v23i1.12189

Abstract

Depresi adalah gangguan kesehatan mental yang rentan dialami oleh emerging adulthood. Kondisi ini dipengaruhi oleh perceived stress terhadap berbagai tekanan dan tantangan pada masa transisi dari remaja menuju dewasa. Self-compassion merupakan kemampuan untuk menunjukkan sikap positif kepada diri sendiri yang dipandang sebagai faktor protektif terhadap depresi, namun penelitian yang berfokus pada peran self-compassion dalam hubungan antara perceived stress dan depresi belum banyak mendapat perhatian. Penelitian ini dilakukan untuk menguji apakah self-compassion menjadi faktor penengah yang menghubungkan perceived stress dan depresi pada emerging adulthood. Subjek penelitian terdiri dari 186 individu usia 18-29 tahun yang menyelesaikan Perceived Stress Scale-10 (PSS-10), Beck Depression Inventory-II (BDI-II), dan Skala Welas Diri (SWD). Pengujian hipotesis dilakukan dengan path analysis dan sobel test. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada emerging adulthood terdapat pengaruh perceived stress terhadap depresi (B = 0,352; p 0,05), perceived stress terhadap self-compassion (B = -0,715; p 0,05), dan self-compassion terhadap depresi (B = -0,573; p 0,05). Self-compassion juga ditemukan memiliki peran mediasi yang signifikan di dalam hubungan antara perceived stress dan depresi pada emerging adulthood (Z = 6,063; p 0,05).
Intention Consistency and Smoking Cessation Behavior in Civil Servants Wismanto, Y. Bagus; Sarwo, Y. Budi
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 25 No 2 (2010): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 25, No. 2, 2010)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v25i2.4319

Abstract

This research was aimed to explore the consistency of intention to stop smoking in related to Smoking Attitude, Social Support and Self Efficacy of civil servants at 6 Central Java’s regency. Regression analysis revealed that there was 37,1% common variance between Smoking Attitude, Social Support and Self Efficacy toward Smoking Cessation. From 266 research subjects there were 192 reported their intention to stop smoking, 41 intended to come to the smoking cessation training, however only 34 (12,79%) really participated in the smoking cessation training program. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana konsistensi niat untuk berhenti merokok dikaitkan dengan seberapa besar pengaruh Sikap terhadap Rokok, Dukungan Sosial, Kemampuan yang Dirasakan berpengaruh terhadap Niat untuk Berhenti Merokok, pada karyawan Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Melalui uji Analisis Regresi diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa Sikap terhadap Rokok, Dukungan Sosial dan Kemampuan yang Dirasakan berpengaruh secara sangat signifikan terhadap Niat untuk Berhenti Merokok dengan sumbangan bersama ke tiga variabel sebesar 37,1%. Hasil lanjutan menunjukkan bahwa dari 266 subyek terdapat 192 yang berniat untuk berhenti merokok, dan dari 192 terdapat 41 yang tertarik untuk mengikuti pelatihan berhenti merokok, dan secara keseluruhan hanya 34 subyek (12,79%) yang hadir dalam pelatihan yang dilaksanakan di masing-masing Kabupaten/Kota.