Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENDEKATAN PEMASARAN POLITIK (POLITICAL MARKETING) DALAM PEMILIHAN UMUM Joko Sutarso
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume III, No. 1, Juli 2011
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v3i1.2962

Abstract

Political Marketing Approach (Political Marketing) in Indonesia began to be known in Indonesia in the general election in the era of reform. This approach is increasingly recognized in line with the success of new parties that perform this approach in a variety of campaigns so as to obtain a significant number of seats in representative institutions. As an approach, the political marketing does not guarantee victory, but at least can provide a means of understanding that politics can be offered using a commercial product marketing approach. One of the things that are important in this approach is to attempt an understanding of the electorate by grouping them in a particular group or so-called segmentation. Each segment is considered homogeneous so that effective programs can be arranged for the group. The introduction to the audience of voters is an important part in the preparation of the election campaign program. 
LOCAL CULTURE-BASED SOCIAL MEDIA LITERATION: LOCAL CULTURE CONTENT ON SOCIAL MEDIA AS STRENGTHENING SOCIAL INTEGRATION Joko Sutarso
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol 13, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/pjk.v13i1.1742

Abstract

Abstrak. Penggunaan media sosial semakin meningkat dari tahun ke tahun, namun demikian tidak semua konten media sosial memiliki sisi positif. Beberapa dampak negatif penggunaan media sosial seperti penyebaran berita bohong (hoax), ujaran kebencian (hate speech), perundungan (cyberbullying) dan konten negatiflainnya merupakan bentuk-bentuk penyalahgunaan media sosial menjadi keprihatinan masyarakat karena telah memasuki  ranah sosial, politik, ekonomi dan bahkan keagamaan. Hal ini tidak terlepas dari kapitalisasi koorporasi media sosial yang terus berkembang dengan terpaan yang semakin meluas melintasi batas negara dan bangsa, masuk dalam kehidupan berbagai generasi, strata sosial ekonomi, tingkat pendidikan dan latar belakang pendidikan serta pengalaman. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah teoritis kualitatif yang didasarkan pada pengamatan terhadap isi media sosial dan kajian teoritis yang berusaha menjelaskan pengaruh isi media terhadap perilaku masyarakat dalam bermedia sebagai bahan pengayaan  (enrichment) bagi kegiatan literasi media sosial di kalangan masyarakat bagi para pegiat literasi. Penjelasan teoritis yang dipakai meliputi aspek positif dan negatif dilihat dari aspek sosial, politik, psikologi, pendidikan dan kebudayaan. Hasilnya konten budaya lokal memiliki peluang mengisi konten dalam ruang media sosial dan konten budaya lokal yang selektif, kreatif, edukatif, dan sekaligus menghibur  dapat digunakan untuk meminimalkan dampak negatif globalisasi dan kapitalisme media sosial. Manfaat lain dari sosialisasi dari promosi budaya lokal di media sosial adalah untuk meningkatkan integrasi masyarakat karena didalamnya terdapat nilai-nilai kearifan lokal yang memiliki nilai bersifat nasional bahkan universal.Abstract. Social media uses have been increasing from year to year. However, not all social media content has a positive side. Some negative effects of social media from hoaxes, hate speech, cyberbullying to other negative content are the forms of abuse of social media. It is concern to the public because these have entered the social, political, economic and religious spheres. It is definitely inseparable from the capitalization of a social media corporation. It has been developing with increasingly widespread exposure across national borders, and it has been entering into the lives of various generations, socio-economic strata, education levels and educational backgrounds and experiences as well. The research method used in this research was a qualitative theoretical approach based on observations of social media content and theoretical studies. It aims at seeking to explain the influence of media content on people's behavior in their media use as the enrichment material for social media literacy activities in society for literacy activists. The theoretical explanations used in this research include positive and negative aspects. In this matter the social, political, psychological, educational and cultural perspectives will see the aspects. Moreover, the research results show that local cultural content has the opportunity to fill content in the social media space. Selective, creative, educative, and entertaining local cultural content can be used to minimize the negative effects of globalization and social media capitalism. Another benefit of socialization of local culture promotion on social media is to increase social integration because in the local culture there are local wisdom values and national or universal values as well.
POLA KOMUNIKASI PEDAGANG DAN PEMBELI DI PASAR TRADISIONAL: PERSPEKTIF JENDER DI PASAR SIDODADI KLECO SURAKARTA Joko Sutarso
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 13 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.602 KB)

Abstract

The simply definition of market is meeting place between sellers and buyers. Market traditionalresponsible activity more than just economic, but also as a venue for social activities, culture, andcommunication. The purpose of this study were to determine the pattern of good communicationbetween merchants and between merchants and buyers, then also want to study how therelationship patterns of men and women at traders family. The method used an explanatoryqualitative, using the method of data collection is mainly on observations and interviews. Theresults of this study showed that there is a relatively equal division of labor and egalitarian in amerchant family; Patterns of communication between the merchant, or merchants with shoppersladen with the philosophy and values of brotherhood, mutual help, are not solely economicrelations.
POLA KOMUNIKASI PEDAGANG DAN PEMBELI DI PASAR TRADISIONAL: PERSPEKTIF JENDER DI PASAR SIDODADI KLECO SURAKARTA Joko Sutarso
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 13 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.602 KB)

Abstract

The simply definition of market is meeting place between sellers and buyers. Market traditionalresponsible activity more than just economic, but also as a venue for social activities, culture, andcommunication. The purpose of this study were to determine the pattern of good communicationbetween merchants and between merchants and buyers, then also want to study how therelationship patterns of men and women at traders family. The method used an explanatoryqualitative, using the method of data collection is mainly on observations and interviews. Theresults of this study showed that there is a relatively equal division of labor and egalitarian in amerchant family; Patterns of communication between the merchant, or merchants with shoppersladen with the philosophy and values of brotherhood, mutual help, are not solely economicrelations.
Menggunakan Media Sosial Dengan Bijak untuk Menghindari Penyebaran Berita Hoax di Kalangan Masyarakat Joko Sutarso
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.514 KB)

Abstract

Penggunaan media sosial bersama-sama dengan paltform lain dalamsmartphone dewasa ini tidak dapat dihindarkan terutama dikalangan remaja, termasuk remaja di Dusun Tuwak, Desa Gonilan,Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Dengan pertimbangantersebut kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukandengan metode penyuluhan yang bertujuan hendak memberipengetahuan, membentuk sikap bijaksana, dan terampilmenggunakan media sosial untuk kegiatan sosial kemasyarakatanbagi kalangan remaja. Adapun materi penyuluhan meliputi: 1).Bagaimana media digital bekerja dalam wilayah publik; 2). apapengertian informasi dan berita, serta kebutuhan informasi danberita bagi kehidupan sosial, ekonomi, psikologis dan pendidikanyang sehat; 3). Bagaimana mengenal berbagai isi (content) mediasosial, termasuk hoax dan mengenal sumber berita dan domainsebagai salah satu cara praktis memverifikasi berita dan informasi.4). Memberikan ketrampilan penggunaan media secara sehat,bijaksana dan menghindari penyalahgunaan media. Kegiatan initelah dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2019 ini diikuti oleh remajadengan antusias ini paling tidak dapat memberi pengetahuan dansikap bijaksana dalam menggunakan media sosial.
Membangun Potensi Lokal Menjadi Obyek Wisata Pertanian Organik Dusun Ngampel, Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah Sutarso, Joko; Fahmi, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3982

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi desa sebagai tujuan wisata baru yang dirumuskan dengan menganalisa dampak wisata bagi masyarakat. Potensi tersebut menyangkut adat Istiadat, nilai lokal, situs atau bangunan, kuliner, seni pertunjukan, sumber daya manusia dan promosi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dusun Ngampel, Kalurahan Gentungan, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar memenuhi unsur-unsur yang dapat dikembangkan untuk menjadikannya sebagai Desa Wisata. Promosi perlu lebih ditingkatkan sehingga branding Desa Wisata Pertanian Organik dapat menjangkau wilayah yang laindengan merencakan dengan baik aspek promosinya. Promosi yang murah dan sudah dilaksanakan antara lain dengan menggunakan media sosial agar semakin dikenal oleh masyarakat kota maupun desa.
Pengaruh Terpaan Konten Instagram @pemimpin.indonesia terhadap Sikap Kepemimpinan Positif pada Followers Aisah, Nur; Sutarso, Joko
Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jimik.v6i3.1589

Abstract

Advances in technology and social media have opened up vast opportunities for individuals and organizations to participate in media content production. However, research on the influence of social media on the formation of leadership attitudes is still minimal, especially in the context of the use of leadership accounts on Instagram. This study aims to determine whether there is an influence of the content published through the Instagram account @pemimpin.indonesia on the leadership attitudes of its followers and to measure the extent of this influence. The study uses the SOR (stimulus-organism-response) theory as the basis for testing the research. The research approach used is quantitative, with purposive sampling as the sampling technique. The Slovin formula was applied to calculate the research sample. Based on the calculations, 100 respondents who follow the @pemimpin.indonesia account were obtained. The R-square coefficient test result was 71.4%, while the remaining 28.6% was influenced by other variables. The regression test showed that the value Y = 9.133 + 0.683 X had a positive value between variables. Recommendations that can be used as a reference for further research include comparing the influence of other leadership accounts on Instagram or utilizing other platforms such as TikTok, which also provide similar content. This step aims to assess how effective the media is in conveying information that can motivate leadership.
Menggunakan Media Sosial Dengan Bijak untuk Menghindari Penyebaran Berita Hoax di Kalangan Masyarakat Sutarso, Joko
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan media sosial bersama-sama dengan paltform lain dalamsmartphone dewasa ini tidak dapat dihindarkan terutama dikalangan remaja, termasuk remaja di Dusun Tuwak, Desa Gonilan,Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Dengan pertimbangantersebut kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukandengan metode penyuluhan yang bertujuan hendak memberipengetahuan, membentuk sikap bijaksana, dan terampilmenggunakan media sosial untuk kegiatan sosial kemasyarakatanbagi kalangan remaja. Adapun materi penyuluhan meliputi: 1).Bagaimana media digital bekerja dalam wilayah publik; 2). apapengertian informasi dan berita, serta kebutuhan informasi danberita bagi kehidupan sosial, ekonomi, psikologis dan pendidikanyang sehat; 3). Bagaimana mengenal berbagai isi (content) mediasosial, termasuk hoax dan mengenal sumber berita dan domainsebagai salah satu cara praktis memverifikasi berita dan informasi.4). Memberikan ketrampilan penggunaan media secara sehat,bijaksana dan menghindari penyalahgunaan media. Kegiatan initelah dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2019 ini diikuti oleh remajadengan antusias ini paling tidak dapat memberi pengetahuan dansikap bijaksana dalam menggunakan media sosial.