Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Daya Dukung Wisata dan Strategi Pengembangan Objek Wisata Celosia Happy & Fun Desa Candi, Kabupaten Semarang Sugiarti, Putri Ayu; Arifien, Moch.
Geo-Image Vol 10 No 2 (2021): Geo-Image
Publisher : Geo-Image

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The tourism in Candi Village, Semarang District has great potential to be developed. The existence of Celosia Happy & Fun attraction is one of the efforts to exploit that potential. To avoid tourism management that exceeds its capacity, it is necessary to know how much the carrying capacity of the tourism object is. The purpose of this study are 1. To determine the carrying capacity of Celosia Happy & Fun, 2. To determine the perceptions of tourists towards Celosia Happy & Fun attractions, 3. To determine Celosia Happy & Fun tourism development strategy. Data analysis uses quantitative description, calculation the value of tourism carrying capacity based on Cifuentez (1992) in (Muta'ali, 2015) and SWOT analysis. The results of this research showed that the value of the carrying capacity of tourism in Celosia Happy & Fun tourist attraction was in the large category, with an effective carrying capacity is 343 tourists / day and an average real tourist visit is 241 tourists / day, meaning that the carrying capacity of tourism was large and can be developed. From the results of the research, it is known that 96% of tourists were satisfied and 4% of tourists were very satisfied to have carried out tourism activities in Celosia Happy & Fun attraction. Based on the SWOT analysis the main strategy for developing Celosia Happy & Fun is a strategy that uses strength to take advantage of the opportunities. Sektor pariwisata di Desa Candi, Kabupaten Semarang memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Beroperasinya objek wisata Celosia Happy & Fun adalah salah satu upaya untuk memanfaatkan potensi tersebut. Untuk menghindari pengelolaan pariwisata yang melebihi kapasitasnya maka perlu diketahui berapa nilai daya dukung wisata dari objek wisata tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah 1. Mengetahui nilai daya dukung wisata Celosia Happy & Fun, 2. Mengetahui persepsi wisatawan terhadap objek wisata Celosia Happy & Fun, 3. Mengetahui strategi pengembangan objek wisata Celosia Happy & Fun. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif, perhitungan nilai daya dukungwisata berdasarkan Cifuentez (1992) dalam (Muta’ali, 2015), dan analisis SWOT. Hasil dari penelitian diketahui bahwa nilai daya dukung efektif sebesar 343 wisatawan/hari dan rata-rata kunjungan riil wisatawan sebesar 241 wisatawan/hari, artinya daya dukung wisata besar dan masih dapat dikembangkan. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa 96% wisatawan merasa puas dan 4% wisatawan merasa sangat puas telah melakukan aktivitas pariwisata di objek wisata Celosia Happy & Fun. Berdasarkan analisis SWOT strategi pengembangan objek wisata Celosia Happy & Fun utama adalah strategi yang menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang.
KONTRIBUSI PENDIDIKAN POKDARWIS (KELOMPOK SADAR WISATA) TERHADAP UPAYA PENGEMBANGAN DESA WISATA KANDRI KOTA SEMARANG Farida, Annis; Arifien, Moch.; Putro, Saptono
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Salah satu upaya untuk mengembangkan desa wisata adalah dengan memberikan pendidikan bagi pokdarwis (kelompok sadar wisata) sebagai tuan rumah. Manfaat pendidikan yang diperoleh anggota pokdarwis diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam upaya pengembangan desa wisata Kandri Kota Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah Pokdarwis Suko Makmur yang berjumlah 175 orang di desa wisata Kandri Kota Semarang. Sampelnya diambil sebesar 20% berjumlah 35 orang diperoleh dengan menggunakan teknik random sampling. Metode pengambilan data dalam penelitian ini adalah dengan teknik kuesioner dan wawancara. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif persentase. Berdasarkan persentase perhitungan pendidikan pokdarwis berkontribusi sebesar 79,17% dalam upaya pengembangan desa wisata Kandri ini tegolong dalam kategori tinggi. Abstract ___________________________________________________________________ One of the efforts to develop the tourism village is to provide education for pokdarwis (a group of conscious tour) as a stakeholder. Education benefits that accrue to members of pokdarwis expected to contribute in the efforts of the development of village tourism Kandri Semarang. The population in this research is Pokdarwis Suko makmur totalling 175 people in the tourist village Kandri Semarang. Samples taken by 20% totalling 35 people obtained using random sampling techniques. Data retrieval method in this research is by questionnaire and interview techniques. This research type is quantitative descriptive method percentage. Based on the percentage calculations account for pokdarwis education 79.17% in the development effort of tourist villages Kandri belonged in high category.
Pemanfaatan Laboratorium Alam Geologi Karang Sambung Dalam Kegiatan Outdoor Study Materi Pokok Litosfer Kelas X Sma Negeri 1 Karangsambung Tahun Ajaran 2016/2017 P, Putri Inmas; Arifien, Moch.; Sanjoto, Tjaturahono Budi
Edu Geography Vol 5 No 3 (2017): Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to find : (1) the implementation of learning by utilizing Natural Laboratory Karangsambung in outdoor study activities materials litosphere Class X SMA N 1 Karangsambung period of 2016/2017, and (2) cognitive, affective and psychomotor student learning results by utilizing Natural Laboratory Karangsambung in outdoor study activities materials litosphere Class X SMA N 1 Karangsambung 2016/2017. Method of this research pre-eksperimen post test design. Implementation of learning that includes student activities learning, teacher activity learning, and completeness of learning tools. The results showed that the student activity learning reached 83.9% so that entered the criteria very well. Teacher activity in learning reaches 90.2% so it is included the criteria very well. Meanwhile, for the completeness of the learning tool Syllabus reached 94.4%, Lesson Plant reached 97.4% and 89.7% so that include the criteria very well. Then the results of cognitive learning completeness reached 85%, affective learning reaches 82.9% to well criteria is very good and psychomotor achievement reachs 69.3% to good criteria. It can be concluded that learning by utilizing the Natural Geology Laboratory Karangsambung as a source of learning material Litosphere very positive impact in learning Geography Class X Senior High School 1 State of Karangsambung year 2016/2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan Laboratorium Alam Karangsambung dalam kegiatan outdoor study materi pokok litosfer Kelas X SMA N 1 Karangsambung Tahun Ajaran 2016/2017, dan (2) hasil belajar kognitif, afektif dan psikomotorik siswa dengan memanfaatan Laboratorium Alam Karangsambung dalam kegiatan outdoor study materi pokok litosfer Kelas X SMA N 1 Karangsambung Tahun Ajaran 2016/2017. Metode dalam penelitian ini yaitu pre-eksperimen post test design. Pelaksanaan pembelajaran disini yaitu meliputi aktivitas siswa dalam pembelajaran, aktivitas guru dalam pembelajaran, dan kelengkapan perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dalam pembelajaran mencapai 83,9% sehingga masuk dalam kriteria sangat baik. Aktivitas guru dalam pembelajaran mencapai 90,2% sehingga masuk dalam kriteria sangat baik. Sedangkan, untuk kelengkapan perangkat pembelajaran Silabus mencapai 94,4%, RPP mencapai 97,4% dan 89,7% sehingga masuk dalam kriteria sangat baik. Kemudian hasil belajar kognitif ketuntasan mencapai 85%, hasil belajar afektif mencapai 82,9% sehingga masuk dalam kriteria dangat baik dan hasil belajar psikomotorik mencapai 69,3% masuk dalam kriteria baik. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan memanfaatkan Laboratorium Alam Geologi Karangsambung sebagai sumber belajar materi Litosfer sangat memberikan dampak positif dalam pembelajaran Geografi Kelas X SMA Negeri 1 Karangsambung Tahun 2016/2017.
Partisipasi Masyarakat dalam Upaya Pengembangan Objek Wisata Bukit Cinta Kawasan Rawa Pening Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang Pangaribuan, Larosa; Arifien, Moch.
Edu Geography Vol 7 No 3 (2019): Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i3.33564

Abstract

The purpose of this research was to knowing how the stages of community participation, know what forms of community participation and how the tourism development approach is manifested in "3A"(Attractions, Accessibility and Amenities). This research use quantitative research methods. This type of research is a descriptive that using the Simple Random Sampling technique. The data collection method used is by observation, questionnaire, documentation and interview. The results of this research show that the level of community participation in Kebondowo village to development of Bukit Cinta Rawa Pening tourism object is high, this is indicated by the average percentage obtained from the answers of all respondents submitted through questionnaires to 40 respondents who showed a percentage of 70,85 % in the percentage analysis criteria included in the high category. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tahapan partisipasi masyarakat, mengetahui apa saja bentuk partisipasi masyarakat dan bagaimana pendekatan pengembangan pariwisata diwujudkan dalam “3A”(Atraksi, Aksesbilitas dan Amenitas). Penilitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling. Metode pengumpulan data yang diginakan adalah dengan cara observasi, kuesioner, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat Desa Kebondowo dalam partisipasi pengembangan ojek wisata Bukit Cinta Rawa Pening adalah tinggi, hal ini ditunjukkan oleh persentase rata-rata yang diperoleh dari jawaban seluruh responden yang diajukan melalui kuesioner kepada 40 responden yang menunjukkan persentase sebesar 70,85% yang dalam kriteria analisis deskriptif persentase termasuk ke dalam kategori tinggi.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB LULUSAN SMP TIDAK MELANJUTKAN KE JENJANG SMA/ SEDERAJAT DI DESA KUMESU KECAMATAN REBAN KABUPATEN BATANG TAHUN 2015 Riyatmoko Aji; Moch. Arifien; Sigit Prasetyo
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 3 No 1 (2018): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55686/ristek.v3i1.44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan faktor-faktor penyebab lulusan SMP tidakmelanjutkan ke jenjang SMA/sederajat di Desa Kumesu, Reban, Kabupaten Batang.Populasi penelitian ini adalah seluruh anak yang tidak melanjutkan sekolah ke jenjangSMA/sederajat tahun 2015. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berjumlah27 responden. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik analisisdeskriptif persentase.Hasil penelitian: (1) kondisi sosial mayoritas tingkat pendidikan ayah sebesar 92% dan ibusebesar 78% sampai tingkat sekolah dasar, rata-rata pendapatan bersih orang tuaRp.646.000/Bulan tidak menjadi faktor penyebab anak tidak melanjutkan sekolah. (2)aksesbilitas tidak menjadi faktor penyebab anak tidak melanjutkan sekolah, mayoritasresponden sebesar 85% dapat menggunakan minibus, secara keseluruhan fasilitas jalanberaspal dan mayoritas jarak tempuh dari rumah ke sekolah <7km sebesar 100%. (3) motivasiinternal dan eksternal anak sebagai faktor penyebab anak tidak melanjutkan sekolah, sebesar67% termasuk dalam kriteria rendah, sebesar 78% memiliki motivasi eksternal yang termasukdalam kriteria sedang.Orang tua hendaknya selalu memberi motivasi dan bimbingan kepada anak untukbersekolah. Pemerintah melalui dinas terkait hendaknya melakukan sosialisasi tentangpentingya pendidikan demi meningkatkan kecerdasan dan taraf hidup masyarakat DesaKumesu Kecamatan Reban Kabupaten Batang. Anak lulusan SMP yang tidak melanjutkanpendidikan ke jenjang sekolah menengah dapat mengikuti ketrampilan khusus sebagai dasaruntuk berwira usaha.
PERENCANAAN PEMBANGUNAN BERBASIS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DALAM UPAYA PENANGGULANGAN MASALAH KEMISKINAN Moch. Arifien; Fafurida Fafurida; Vitradesie Noekent
Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan Vol 13, No 2 (2012): JEP Desember 2012
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jep.v13i2.175

Abstract

The main objective of this study is planning for development the agricultural sector, especially food plants in order to improve the local economy. The steps taken is to examine the performance of the agricultural sector in the district, identify potential food plants to be developed in each sub district, construct a hierarchy of centers of social services and economic development, planning the development of agriculture food plants in the district, then describe it in a planning map. The research was conducted in the district Wonosobo. Analysis of the research carried out by using Shift Share analysis, Location Quotient (LQ), and analysis skalogram. The results showed that the highest productivity in agriculture in the district is Wonosobo vegetable plants. Types of plants that can be developed are food plants that have competitive and comparative advantage.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB LULUSAN SMP TIDAK MELANJUTKAN KE JENJANG SMA/ SEDERAJAT DI DESA KUMESU KECAMATAN REBAN KABUPATEN BATANG TAHUN 2015 Riyatmoko Aji; Moch. Arifien; Sigit Prasetyo
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 3 No 1 (2018): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.761 KB) | DOI: 10.55686/ristek.v3i1.44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan faktor-faktor penyebab lulusan SMP tidakmelanjutkan ke jenjang SMA/sederajat di Desa Kumesu, Reban, Kabupaten Batang.Populasi penelitian ini adalah seluruh anak yang tidak melanjutkan sekolah ke jenjangSMA/sederajat tahun 2015. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berjumlah27 responden. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik analisisdeskriptif persentase.Hasil penelitian: (1) kondisi sosial mayoritas tingkat pendidikan ayah sebesar 92% dan ibusebesar 78% sampai tingkat sekolah dasar, rata-rata pendapatan bersih orang tuaRp.646.000/Bulan tidak menjadi faktor penyebab anak tidak melanjutkan sekolah. (2)aksesbilitas tidak menjadi faktor penyebab anak tidak melanjutkan sekolah, mayoritasresponden sebesar 85% dapat menggunakan minibus, secara keseluruhan fasilitas jalanberaspal dan mayoritas jarak tempuh dari rumah ke sekolah <7km sebesar 100%. (3) motivasiinternal dan eksternal anak sebagai faktor penyebab anak tidak melanjutkan sekolah, sebesar67% termasuk dalam kriteria rendah, sebesar 78% memiliki motivasi eksternal yang termasukdalam kriteria sedang.Orang tua hendaknya selalu memberi motivasi dan bimbingan kepada anak untukbersekolah. Pemerintah melalui dinas terkait hendaknya melakukan sosialisasi tentangpentingya pendidikan demi meningkatkan kecerdasan dan taraf hidup masyarakat DesaKumesu Kecamatan Reban Kabupaten Batang. Anak lulusan SMP yang tidak melanjutkanpendidikan ke jenjang sekolah menengah dapat mengikuti ketrampilan khusus sebagai dasaruntuk berwira usaha.