Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analisis Dan Implementasi Metode Fuzzy AHP dan Topsis Untuk Rekomendasi LPK Pelaksana Proyek Pelatihan (Studi Kasus : Dinas Tenaga Kerja Kota Samarinda) Andhika Pakarti; Mahmud Imrona; Hetti Hidayati
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Tenaga Kerja (disnaker) Kota Samarinda adalah unit pemerintahan dibawah pemerintah kota Samarinda. Pada dasarnya disnaker berfungsi memfasilitasi para pencari kerja mendapatkan pekerjaan. Ada berbagai program kerja pada dinas ini untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing masyarakat daerahnya. Salah satu kegiatan rutin yang dilakukan disnaker kota samarinda adalah melakukan pelatihan berbasis masyarakat dan kompetensi. Pelatihan tidak dikerjakan langsung oleh disnaker, disnaker akan memilih satu Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) untuk melaksanakan proyek pelatihan. Ada beberapa kriteria yang digunakan untuk memilih LPK yang akan dipilih melaksanakan pelatihan. Banyaknya jumlah LPK dan kriteria yang digunakan dalam pemilihan, membuat disnaker kesulitan memilih LPK dari beberapa alternatif yang tersedia. Kriteria yang digunakan dalam pemilihan LPK adalah kelengkapan legalitas, kepemilikan instruktur berkompeten dan kredibilitas lembaga. Multiple Attribute Decision Making (MADM) dapat digunakan untuk memilih alternatif terbaik dari beberapa alternatif yang dinilai dari bermacam kriteria yang digunakan. Topsis adalah metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah ini. Bobot masing-masing kriteria dihitung dengan metode F- AHP, yaitu pengembangan metode AHP dengan logika fuzzy yang mempertimbangkan adanya faktor ketidakpastian dalam kriteria yang digunakan. Dari sistem yang telah dibuat, Metode F-AHP dapat menghasilkan bobot kriteria yang akan digunakan pada proses perankingan menggunakan metode TOPSIS. Hasil perhitungan bobot menyatakan kelengkapan legalitas memiliki nilai bobot terbesar yaitu 0,412, kriteria kepemilikan instruktur berkompeten dengan nilai bobot 0,325, kriteria kredibilitas lembaga dengan nilai bobot 0,263. Hasil pengujian akurasi dari 2 kali percobaan perankingan, menghasilkan rata-rata akurasi sebesar 75%. Hasil perankingan Topsis dengan bobot F-AHP ternyata sama dengan hasil perankingan Topsis dengan bobot AHP. Dapat disimpulkan bahwa F-AHP lebih cocok untuk menentukan prioritas kriteria yang bersifat kuantitatif, bukan kualitatif. Sebab secara kualitatif, prioritas bobot hasil F-AHP sama dengan prioritas bobot hasil AHP. Kata kunci: disnaker, LPK, TOPSIS, F-AHP, MADM
Implementasi Metode Entropy Dan Oreste Pada Rekruitasi Karyawan Ludwika Hermawan; Mahmud Imrona; Shaufiah Shaufiah
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekruitasi karyawan adalah salah satu proses penting dalam kegiatan sebuah perusahaan. Suatu pekerjaan tertentu membutuhkan kualifikasi tertentu bagi setiap karyawan yang akan bekerja dalam bidang tersebut. Calon karyawan juga memiliki kriteria khusus dan kualifikasi khusus yang dibutuhkan dalam bidang tertentu agar kualitas perusahaan tetap terjaga dan diharapkan bisa meningkat. Dalam proses rekruitasi di perusahaan terdapat sistem yang digunakan untuk membantu dan merekomendasikan proses pemilihan karyawan yang tepat untuk bidang pekerjaan yang tepat. Sistem tersebut melakukan pengolahan data (nilai) untuk memilih karyawan. Metode yang digunakan pada sistem ini adalah entropy dan oreste. Metode entropy digunakan dalam pembobotan dan penentuan tingkat kepentingan kriteria karena entropy sesuai digunakan untuk data yang memiliki variasi tinggi. Metode oreste digunakan dalam perankingan karena metode oreste adalah metode yang menitkberatkan bahwa kriteria yang terbaik adalah yang memiliki banyak keunggulan dalam banyak kriteria. Selain itu metode oreste menggunakan data dalam bentuk ordinal dimana dalam rekruitasi ini sebagian sub kriteria umum dan kriteria khusus menggunakan penilaian dalam bentuk ordinal. Dalam kasus ini proses rekruitasi karyawan menggunakan data sebanyak 294 calon karyawan dari 5 periode rekruitasi yang terbagi dalam 4 bidang pekerjaan yang diambil dari perusahaan Clarisense Digital Media. Dari 294 calon karyawan terpilih 45 karyawan. Pengujian aplikasi rekruitasi karyawan menggunakan metode entropy dan oreste terhadap data 5 periode rekruitasi didapatkan tingkat kecocokan rata-rata untuk setiap bidang pekerjaan per periode rekruitasi sebesar 81.75%. Kata Kunci : rekruitasi karyawan, entropy, oreste, pembobotan, perankingan
Pemilihan Portofolio Optimal Dalam Bursa Efek Indonesia Dengan Metode Ahp Dan Promethee Rohidi Rohidi; Mahmud Imrona; Irma Palupi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Portofolio merupakan gabungan aset yang disusun untuk mencapai tujuan investasi investor. Masalah dalam pemilihan portofolio optimal adalah investor tidak dapat memilih saham dari berbagai sektor dibandingkan menggunakan kriteria yang sama dan bobot kriteria tertentu dalam masing-masing saham. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan mengatasi masalah pemilihan portofolio optimal. model dua langkah akan mengatasi pemilihan portofolio optimal. model ini dibagi menjadi dua berbeda tetapi terkait pilar : pertama yaitu membentuk portofolio di dalam sektor sedangkan kedua membentuk saham-saham dimasing- masing sektor. Metode AHP dan metode PROMETHEE digunakan untuk pemilihan portofolio optimal. Metode ini diterapkan pada saham Bursa Efek Indonesia sebagai kasus nyata. Berdasarkan hasil kombinasi parameter evolusi algoritma genetika dengan 2x percobaan didapatkan bobot terbaik yaitu pada sektor keuangan 0.2137 dengan popuasi 50 Probabilitas Crossover (Pc) 0.7 dan Probabilitas mutasi (Pm) 0.3 dengan nilai fitness terbaik 0.190. sedangkan untuk hasil saham dimasing- masing sektor didapat bobot terbaik pada saham MLBI (Multi Bintang Indonesia Tbk) dengan nilai bobot 0.2466. Kata kunci : Portofolio, model dua langkah, metode AHP, metode PROMETHEE, Algoritma Genetika
Analisis Dan Implementasi Aplikasi Wisata Kuliner Kota Bandung Menggunakan Metode Promethee Luqman Arif; Mahmud Imrona; Retno Novi Dayawati
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri kreatif sangat erat kaitannya dengan promosi dan publikasi produk. Di Kota Bandung, salah satu sektor industri kreatif yang sedang berkembang pesat adalah sektor kuliner. Untuk dapat membantu mempromosikan restoran sekaligus membantu wisatawan agar mengetahui keunikan dan kekhasan kuliner Bandung, maka dibuatlah Aplikasi Wisata Kuliner Kota Bandung. Aplikasi ini dapat menghubungkan wisatawan dengan lokasi kuliner yang sesuai dengan keinginan wisatawan saat itu. Hasilnya, didapatkan lokasi kuliner dengan ranking teratas yang akan direkomendasikan kepada wisatawan sebagai hasil terbaik dari pencarian. Aplikasi ini menghasilkan nilai kemiripan rata-rata sebesar 83,19% dengan pencarian tanpa menggunakan metode Promethee, dimana perbedaan nilai ini dipengaruhi oleh optimasi Promethee yang dapat membandingkan kelebihan dan kelemahan antar lokasi kuliner. Selain itu, aplikasi ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, dapat dilihat dari hasil pengujian oleh wisatawan yang menunjukkan tingkat kecocokan user sebesar 93,3%. Kata kunci: lokasi kuliner, wisatawan, Promethee, kriteria, kemiripan, ranking.
Menguji Kegunaan Aplikasi Mobile Eco Driving-pertamina Bambang Gito Raharjo; Mahmud Imrona; Bambang Pudjoatmodjo
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ECO Driving merupakan cara mengemudi untuk menghemat bahan bakar. Untuk mengenalkan metode ECO Driving tersedia aplikasi ECO Driving Pertamina. Selain mengenalkan metode ECO Driving kepada pengguna sepeda motor dan smartphone android, aplikasi ECO Driving mencatat perjalanan dan memberikan informasi rekaman perjalanan. Masih sedikitnya pengguna aplikasi ECO Driving menjadi salah satu masalah untuk pengembang aplikasi. Oleh karena itu diperlukannya pengujian untuk mengukur nilai usability dari aplikasi ECO Driving. Pada penelitian ini dilakukan pengujian Usability untuk mendapatkan nilai efektifitas, efisiensi dan kepuasan pada aplikasi ECO Driving. Metode yang digunakan untuk mendapatkan nilai usability adalah Field Observation dan Questionnaire. Pengujian dilakukan sebanyak 2 kali. Nilai pengujian pertama yang dilakukan dengan menggunakan metode Field Observation dan Questionnaire menghasilkan nilai usability untuk aplikasi ECO Driving sebesar 91.52%, dengan nilai efektifitas sebesar 91.19%, nilai efisiensi sebesar 93.63%, dan nilai kepuasan 88.57%. Terdapat fungsi pada aplikasi yang masih kurang baik pada nilai efektifitas dan nilai efisiensi. Oleh karena itu dibuat rekomendasi untuk fungsi dengan nilai efektifitas dan nilai efisiensi yang masih kurang baik. Rekomendasi diterapkan pada aplikasi ECO Driving yang kemudian diuji kembali. Pada hasil pengujian kedua, nilai efektifitas, nilai efisiensi dan nilai kepuasan meningkat sebesar 99.29% untuk nilai efektifitas, kemudian untuk nilai efisiensi sebesar 99.58% dan nilai kepuasan sebesar 90.02%. Sehingga nilai usability aplikasi ECO Driving menjadi 96.33%. Berdasarkan hasil pengujian, nilai usability bukan menjadi salah satu penyebab sedikitnya pengguna aplikasi ECO Driving. Kata kunci : ECO Driving, Aplikasi ECO Driving, Usability, Questionnaire, Field Observation.
Analisis Arsitektur Enterprise Menggunakan Framework Togaf Pada Layanan Pendidikan Jarak Jauh Telkom University Nicodemus Nelwan; Mahmud Imrona; Yanuar Firdaus Arie Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Semakin meningkatnya kebutuhan dalam fungsi bisnis yang dijalankan dan kurangnya perencanaan strategi bisnis khususnya pada sistem informasi dalam suatu perusahaan merupakan suatu permasalahan dalam pengembangan strategi bisnis yang sedang berkembang saat ini. Kesiapan penggunaan elearning yang tepat pada pendidikan jarak jauh yang dijalankan pada Universitas Telkom, khususnya sudah diterapkan saat ini di UPT PJJ sebagai unit pelaksana pada program pascasarjana(S2) menjadi landasan kuat perlunya implementasi tata kelola teknologi informasi (IT governance) melalui perencanaan strategis sistem informasi. Untuk menjawab tantangan ini organisasi harus melaksanakan perencanaan strategis arsitektur enterprise dengan penyediaan suatu framework. Framework yang digunakan untuk merencanakan, merancang dan mengelola sistem informasi dalam bentuk kerangka dasar (blueprint) adalah TOGAF ADM(Architecture Development Method). Hasil dari penelitian yang dilakukan untuk organisasi dari penerapan framework TOGAF ADM yaitu kerangka dasar arsitektur enterprise dengan saran perbaikan yang harus dikembangkan selanjutnya. Pada penelitian juga dilakukan pengujian arsitektur enterprise dengan menggunakan framework EA Scorecard, hasil pengujian yang dilakukan berdasarkan hasil kuisioner balanced EA scoredcard yang merupakan metode pengujian pada EA Scorecard. Hasil yang didapatkan berdasarkan hasil perhitungan rata-rata dari setiap aspek enteripse (bisnis, informasi, sistem informasi, teknologi informasi) adalah 75,85%. Berdasarkan hasil pengujian EA Scorecard rancangan yang dilakukan sudah dianggap valid karena melebihi angka > 50%, angka tersebut dapat terus ditingkatkan dengan melengkapi komponen yang kurang pada pengujian EA Scorcard. Kata Kunci: Kata kunci : Perencanaan strategis sistem informasi, tata kelola TI, TOGAF ADM, UPT PJJ, Telkom University
Penentuan Prioritas Perbaikan Jalan Dengan Menggunakan Metode Ahp Di Wilayah Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara Theresya Margharetha Panjaitan; Mahmud Imrona; Annisa Aditsania
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kondisi jalan sangatlah berpengaruh kepada banyak orang. Saat ini banyak jalan yang mengalami kerusakan yang disebabkan oleh cuaca, volume kendaraan yang melintas dan usia dari jalan tersebut. Hal-hal tersebut membuat Dinas Bina Marga setempat perlu membuat sistem yang mampu menentukan prioritas jalan mana yang harus terlebih dahulu untuk diperbaiki,sehingga Dinas Bina Marga tersebut dapat mengetahui urutan prioritas perbaikan jalan. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP). Metode ini digunakan untuk mendapatkan bobot terbaik dari kriteria-kriteria yang akan dipakai. Kemudian antar kriteria tersebut dibandingkan sehingga menghasilkan bentuk matriks. Hasil terbaik dari perbandingan matriks tersebut akan dipilih sebagai prioritas jalan yang harus diperbaiki. Dan pada penelitian ini prioritas jalan yang mendapatkan hasil tertinggi yaitu jalan Kuala Lama sampai jalan Ara Payung dengan bobot 0,0635 Kata kunci : Analitycal Hierarchy Process (AHP), matriks perbandingan, perbaikan jalan, kriteria jalan, prioritas, sistem keputusan ABSTRACT The condition of the road is very influential to many people. Currently many roads are damaged due to the weather, the volume of passing vehicles and the age of the road. These matters make the local Dinas Bina Marga need to create a system capable of determining which the priority of road should be improved, so that Bina Marga Office can know the priority of road improvements. In this study the author uses the method Analitycal Hierarchy Process (AHP). This method is used to get the best weight of the criteria to be used. Then between the criteria are compared so as to produce the form of the matrix. The best results of the matrix comparison will be chosen as a priority path that must be fixed. And in this research the road priority that get the highest result is Kuala Lama road until Ara Payung road with the weight is 0,0635 Keywords: Analitycal Hierarchy Process(AHP), comparison matrix, road repair, road criteria, priority, decission system
Prioritas Perbaikan Jalan Raya Menggunakan Metode Superiority And Inferiority Ranking Analytical Hierarchy Process (sir/ahp) Pada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kota Bandung Arief Budiman; Mahmud Imrona; Shinta Yulia Puspitasari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan raya merupakan salah satu prasarana transportasi darat yang cukup penting untuk menghubungkan berbagai tempat. Seiring dengan bertambahnya usia, jalan akan mengalami kerusakan. Pada suatu kota khususnya kota Bandung, terdapat banyak sekali ruas jalan. Dan tidak sedikit diantaranya yang mengalami kerusakan. Dinas bina marga sebagai badan yang bertanggung jawab dalam perbaikan jalan, harus mampu menentukan jalan mana yang harus diperbaiki terlebih dahulu berdasarkan beberapa Kriteria tertentu. Aplikasi yang akan dibangun pada penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode ini digunakan untuk menyelesaikan masalah dengan banyak Kriteria dan nilai informasi yang tidak lengkap. Hasil matriks dari Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) akan digunakan acuan untuk menentukan Ranking pada metode Superiority and inferiority Ranking (SIR). Metode Superiority and Inferiority Ranking (SIR) untuk menyelesaikan matriks hasil dari Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan membagi 2 matriks. Dari 2 matriks tersebut akan dibandingkan hasilnya, dan akan didapatkan hasil ranking irisan dari 2 matriks yang dibandingkan. Kata kunci : Jalan Raya, Prioritas, Analytical Hierarchy Process, Superiority and Inferiority Ranking
Analisis Dan Implementasi Sistem Pakar Dengan Metode Case Based Reasoning Dan Rule Based Reasoning (studi Kasus: Diagnosis Penyakit Demam Berdarah) Arman Dwi Jatmiko; Danang Junaedi; Mahmud Imrona
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit demam berdarah merupakan salah satu penyakit menular yang sering menimbulkan wabah dan menyebabkan kematian. Di Indonesia ancaman penyakit ini masih tinggi. Pada 2015 tercatat 126.675 penderita DBD di 34 provinsi dan sebanyak 1229 orang meninggal dunia. Wabah DBD terjadi pada kurun waktu tertentu, sehingga jumlah terduga penderita DBD yang datang ke Rumah Sakit pada saat itu tidak menutup kemungkinan lebih banyak dibanding dokter yang ada. Pada kenyataannya yang mempunyai wewenang dalam melakukan diagnosis adalah seorang pakar/dokter, maka diagnosis yang dilakukan memakan waktu sehingga pasien harus mengantri. Pada penelitian ini dibangunlah sistem pakar yang digunakan oleh tenaga medis/asisten dokter, sehingga dapat melakukan diagnosis dengan pengetahuan layaknya pakar dan hasil diagnosis tersebut menjadi rekomendasi dokter untuk dikonfirmasi dan ditindak lanjuti. Pada penelitian ini dibangun sistem pakar menggunakan metode Case Based Reasoning (CBR) dan Rule Based Reasoning (RBR). Data yang digunakan adalah data kasus lama pasien pengidap demam berdarah dari RSUD dr. Soeselo Slawi dan data yang didapatkan dari pengetahuan pakar secara langsung. Data tersebut diolah untuk menjadi acuan saat pasien memasukan gejala yang dialaminya. Pencocokan kasus antara kasus lama dan kasus baru menggunakan konsep similarity dan solusi terbaik diambil berdasarkan perhitungan probabilitas bayes. Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan, aplikasi sistem pakar untuk diagnosis demam berdarah ini mencapai tingkat akurasi sebesar 92%. Nilai tersebut dinilai cukup memuaskan karena telah memenuhi klasifikasi minimum yang ditentukan oleh WHO, serta mampu mencapai rata-rata kemampuan dokter di Indonesia dalam mendiagnosis demam berdarah. Kata Kunci: case based reasoning, rule based reasoning, bayes, sistem pakar, demam berdarah
Prediksi Harga Beras Premium Dengan Metode Algoritma K-nearest Neighbor Yuwantoro Mukhlisin; Mahmud Imrona; Danang Triantoro Murdiansyah
eProceedings of Engineering Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pertanian merupakan salah satu sektor yang penting untuk kehidupan manusia, karena sebagian besar kebutuhan manusia dari pertanian, yaitu adalah kebutuhan pangan. Seiring berjalannya waktu, harga pangan seringkali tidak stabil, terutama harga beras, karena beras adalah makanan pokok masyarakat Indonesia. Hal ini tentu saja berpengaruh yang besar bagi masyarakat dan petani. Penyebab dari ketidakstabilan harga beras ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti faktor lingkungan, serangan hama dan wereng, dan lahan kekeringan. Pada tugas akhir ini, akan dibahas mengenai penerapan salah satu metode data mining dalam proses prediksi harga beras dengan membandingkan harga beras pada tahun 2014 - 2019 dari BPS Kota Bandung. Dataset yang digunakan berasal dari BPS Kota Bandung dari tahun 2014 hingga 2019 dan BMKG Kota Bandung dengan tahun yang sama. Adapun metode yang digunakan adalah algoritma regresi K-Nearest Neighbor (KNN) serta untuk pengujiannya menggunakan RMSE. Hasil dari penelitian ini, metode K-Nearest Neighbor dengan model regresi dapat melakukan prediksi terhadap harga beras pada tahun 2014 - 2019 dengan nilai RMSE 0,125 dan parameter K = 2 yang sudah dinormalisasi. Kata kunci : prediksi harga beras, data mining, algoritma regresi K-Nearest Neighbor (KNN) Abstract Agriculture is one of the important sectors for human life, because most of the human needs of agriculture, namely food needs. Over time, food prices are often unstable, especially the price of rice, because rice is the staple food of Indonesian people. This of course has a big effect on the community and farmers. The cause of this rice price instability can be caused by several factors, such as environmental factors, pest and plant hopper attacks, and drought land. In this observation, will be discussed regarding the application of one data mining method in the process of predicting rice prices by comparing the 2014 - 2019 rice prices from BPS Bandung. The dataset used is from the Bandung City BPS from 2014 to 2019 and BMKG Bandung City in the same year. The method used is the K-Nearest Neighbor (KNN) regression algorithm and for testing using RMSE. The results of this study, the K-Nearest Neighbor method with a regression model can predict rice prices in 2014 - 2019 with an RMSE value of 0,125 and parameter K = 2 which has been normalized. Keywords: rice price prediction, data mining, K-Nearest Neighbor (KNN) regression algorithm