Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Penerimaan Pengguna terhadap Penerapan Teknologi Informasi pada layanan Perpustakaan Digital Menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) di Perpustakaan UNIKA Widya Karya Malang Albertoes Pramoekti Narendra
Tik Ilmeu : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/tik.v6i2.4438

Abstract

The digital library is a form of innovation in library services, including at the Widya Karya University Library, Malang. The application of information technology in libraries in the form of digital library services greatly provides convenience and fluency for users, however, it is necessary to know in more depth to measure the behavioral intentions of users in using digital library information technology applications or in other words there is no analysis to ensure aspects of its benefits and uses. The purpose of this paper is to find out how the acceptance of library users in utilizing information technology applications in digital library services using the Technology Acceptance Model (TAM) theoretical approach with a total sample of 22. respondents using purposive sampling technique. Analysis of the results of the calculation of Partial Least Square (PLS) to determine the variables that have an influence on attitudes and actual use. The results showed that the perceived ease of use and perceived usefulness had a significant positive effect on Attitude Toward Using. The Attitude Toward Using variable has a positive significant effect on behavioral intention to use. Behavioral intention to use have a significant positive effect on the actual system usage conditions.
Persepsi Mahasiswa Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi Fakultas Teknologi Informasi terhadap Layanan Sirkulasi Perpustakaan O. Notohamidjojo UKSW Titus Bara Kirana; Albertoes Pramoekti Narendra
Journal on Education Vol 5 No 3 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i3.1538

Abstract

The university is a learning implementing agency for senior secondary education in the formal education pathway. This is in line with the definition of higher education as stipulated in Law Number 20, Article 19 (1) of 2003. Basically all libraries are collaborative processes, namely institutions that provide information services to users. However, each type of library has a determining interpretation in its development so that there is a difference from other libraries. The academic library is an example of the many classifications of libraries. The research method used in this research is a descriptive method with a quantitative approach. The purpose of this research was to find out students' perceptions of SWCU O. Notohamidjojo Library Circulation Services. The results of the research that have been explained from the discussion in the previous chapter, conclusions were obtained regarding students' perceptions of circulation services at the SWCU O. Notohamidjojo University Library.
ANALISIS MANAJEMEN KOLEKSI PADA LAYANAN REPOSITORI ONLINE PERPUSTAKAAN O. NOTOHAMIDJOJO UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA Denty Nugraheni; Albertoes Pramoekti Narendra; Rudy Latuperissa
IT Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 1 No 1 (2022): IT-Explore Februari 2022
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.141 KB) | DOI: 10.24246/itexplore.v1i1.2022.pp77-89

Abstract

Manajemen koleksi merupakan suatu rangkaian kegiatan yang mencakup perencanaan, pengorganisiran, pendistribusian, serta pemeliharaan dan perawatan terhadap koleksi maupun sumber informasi yang dimiliki oleh perpustakaan. Dimana tujuan dari diterapkannya manajemen koleksi yaitu untuk mengelola koleksi secara terogranisir dan sistematis sehingga dapat memenuhi kebutuhan informasi penggunanya. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk meninjau manajemen koleksi khususnya pada layanan Repositori Online Perpustakaan O. Notohamidjojo Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga dengan narasumber dalam penelitian ini yaitu direktur dan kepala bagian teknis Perpustakaan O. Notohamidjojo. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan dua metode penelitian yang meliputi wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa manajemen koleksi pada layanan repositori Perpustakaan O. Notohamidjojo Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga sudah terlaksana sesuai dengan fungsi manajemen pada umumnya, namun dalam pelaksanaanya masih membutuhkan beberapa hal terkait dengan pengembangan jenis item atau publikasi yang diserahkan dari lingkup sivitas akademika dan tenaga kependidikan UKSW ke pihak perpustakaan. Selain TA (tugas akhir) pihak perpustakaan juga ingin mengembangkan pada penelitian dosen-dosen dan hal tersebut sedang berjalan dengan mendorong peraturan rektor terkait dengan wajib serah-simpan dari karya-karya ilmiah.
Etika pustakawan dalam meningkatkan minat kunjung pemustaka Yosefa Andena; Albertoes Pramoekti Narendra; Anton Hermawan
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui etika pustakawan dalam meningkatkan minat kunjung pemustaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah dengan mengabungkan tiga elemen pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu etika pustakawan di Perpustakaan Tunas Muda SMP Stella Matutina Salatiga sudah mampu menaikkan kujungan pemustaka serta dengan melakasanakan persiapan yang matang untuk menyambut kujungan pemustaka di setiap harinya, pemikiran yang baik kepada pustakawan terhadap kode etik pustakawan, juga melayanai pemustaka dengan ramah serta tanggap dalam mengahadap kesulitan yang dihadapai pemustaka. Perpustakaan Tunas Muda SMP Stella Matutina Salatiga mendorong etika pustakawan untuk menaikkan minat kujung terhadap pemustaka yaitu tingkat kepekaan sesorang dalam menjalakan kewajiban sebagai seorang pustakawan, sarana serta prasarana juga mendukung kelancaran pelayanan kepada pemustaka, keterampilan dan pengetahuan menjadi dasar seorang pustakawan yang bisa dilihat dari cara seorang pustakawan mencepai kebutuhan atas informasi kepada pemustaka serta kondisi lingkungan dimana beliau beraktiftias.
PERAN DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KOTA SALATIGA DALAM PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN DI SMP STELLA MATUTINA SALATIGA Yunita Pakarisma; Elizabeth Sri Lestari; Albertoes Pramoekti Narendra
Jurnal Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan (JIPKA) Vol 2, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Jurnal Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan (JIPKA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jipka.v2i2.64987

Abstract

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota memainkan peran yang penting dalam pembinaan dan pengelolaan perpustakaan di suatu kota. Peran mereka meliputi pengembangan perpustakaan dan kearsipan, pengelolaan dan pemeliharaan koleksi, serta penyediaan layanan dan fasilitas yang memadai bagi masyarakat. Pengembangan perpustakaan merupakan hal yang penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi dan pengetahuan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota harus memahami kebutuhan masyarakat dan membuat program-program yang sesuai, serta bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk memperluas jaringan kerjasama dan pengembangan koleksi. Selain itu, mereka juga harus mengembangkan program-program layanan yang memenuhi kebutuhan masyarakat. Pengelolaan dan pemeliharaan koleksi menjadi tanggung jawab utama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota. Hal ini meliputi penambahan koleksi, pemilihan dan pemrosesan bahan bacaan, pengelolaan sirkulasi buku, dan pemeliharaan koleksi agar tetap dalam kondisi yang baik. Dalam hal ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota harus memiliki sistem pengelolaan koleksi yang terintegrasi dan efektif. Penyediaan layanan dan fasilitas yang memadai juga menjadi peran penting Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota. Mereka harus menyediakan layanan referensi dan penelitian yang baik, serta fasilitas seperti ruang baca, ruang pertemuan, dan ruang belajar yang nyaman. Selain itu, mereka juga harus meningkatkan kualitas pelayanan agar dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat. Dalam menjalankan perannya, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota juga harus dapat mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan anggaran, kurangnya minat baca masyarakat, dan perkembangan teknologi informasi yang cepat. Oleh karena itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota harus terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman agar dapat memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat dalam hal pembinaan dan pengelolaan perpustakaan.  The City Library and Archive Department plays an important role in the development and management of libraries in a city. Their roles include the development of libraries and archives, management and maintenance of collections, and the provision of adequate services and facilities for the community.Library development is essential in meeting the community's needs for information and knowledge. The City Library and Archive Department must understand the community's needs and make appropriate programs, as well as collaborate with relevant parties to expand cooperation networks and collection development. Furthermore, they must develop service programs that meet community needs. Management and maintenance of collections become the primary responsibility of the City Library and Archive Department. This includes adding collections, selecting and processing reading materials, managing book circulation, and maintaining collections to ensure that they are in good condition. In this regard, the City Library and Archive Department must have an integrated and effective collection management system. Providing adequate services and facilities is also an important role of the City Library and Archive Department. They must provide good reference and research services, as well as facilities such as reading rooms, meeting rooms, and comfortable learning spaces. Moreover, they must improve the quality of service to provide better service to the community. In carrying out their roles, the City Library and Archive Department must also be able to overcome various challenges such as budget constraints, low interest in reading, and rapid information technology development. Therefore, the City Library and Archive Department must continue to innovate and adapt to the changing times to meet the needs and expectations of the community in terms of library development and management.  
Transformasi Perpustakaan Umum Gunungkidul Yogyakarta Dalam Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Informasi Narendra, Albertoes Pramoekti; Lestari, Elizabeth Sri; Wibawa, Agung; Gloryanta, Year; Sindu, Ambrosius; Theodorus, Anugrah
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v10i1.60199

Abstract

IFLA atau International Federation Library Association menyatakan  bahwa perpustakaan diharapkan secara aktif mendukung  tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) demikian juga dilakukan  di Indonesia. Perpustakaan bertransformasi   membuka akses  terhadap informasi dengan memanfaatkan perangkat teknologi informasi untuk dapat mencapai tujuan SDGs. Perpustakaan Umum Gunungkidul Yogyakarta mengembangkan berbagai kegiatan capacity building  bidang teknologi informasi  khususnya di perpustakaan desa Gelis Pinter Maca dan perpustakaan desa Balai Pintar. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan deskriptif analisis.  Suatu pendekatan untuk menggali dan memahami makna individu atau kelompok yang dianggap berasal dari masalah sosial atau manusia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Perpustakaan Umum Gunungkidul dalam mengembangkan transformasi perpustakaan di di perpustakaan desa Gelis Pinter Maca dan perpustakaan desa Balai Pintar  mampu menjadi penggerak transformasi di perpustakaan desa   dengan  memanfaatkan perkembangan teknologi informasi  antara lain di peningkatan pengetahuan dan wawasan masyarakat, peningkatan  kesejahteraan masyarakat melalui usaha yang didukung dengan perkembangan teknologi informasi.
Strategi promosi melalui instagram di perpustakaan SMA Negeri 1 Salatiga Sari, Ranti Purnama; Narendra, Albertoes Pramoekti; Hermawan, Anton
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/ht.v3i1.3868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi promosi yang dilakukan Perpustakaan SMA Negeri 1 Salatiga dalam memanfaat-kan media sosial Instagram sebagai sarana promosi. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara. Hasil observasi menunjukkan bahwa pihak perpustakaan memilih Instagram sebagai media promosi ka-rena banyak anggota sekolah yang menggunakan aplikasi Insta-gram. Namun, pengikut Instagram perpustakaan masih terbatas. Dalam wawancara yang dilakukan, Kepala Perpustakaan SMA Negeri 1 Salatiga menyatakan bahwa konten yang tidak menarik menjadi penyebab kurangnya minat siswa untuk mengikuti akun Instagram perpustakaan. Strategi promosi yang dapat digunakan antara lain publikasi, periklanan, kontak perorangan, insentif, dan menciptakan suasana yang kondusif. Dengan memperhatikan strategi promosi yang tepat maka perpustakaan dapat meningkat-kan minat siswa untuk berkunjung dan menggunakan layanan per-pustakaan. Instagram memiliki peran penting dalam mempromosi-kan perpustakaan dengan menampilkan koleksi bahan pustaka dan menginformasikan layanan perpustakaan. Penelitian ini mem-berikan wawasan tentang penggunaan media sosial sebagai sarana promosi perpustakaan dan menekankan pentingnya konten yang menarik dan untuk meningkatkan efektivitas promosi perpustakaan di era teknologi informasi.
Pengaruh Bahan Pustaka Terhadap Minat Kunjung di Perpustakaan Aurelia, Della; Lestari, Elizabeth Sri; Narendra, Albertoes Pramoekti
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jipi.v8i2.15829

Abstract

Perpustakaan merupakan tempat untuk menimba ilmu dari berbagai koleksi dan bahan pustaka yang dimiliki. Dalam mengelola perpustakaan terdapat banyak tantangan dan untuk memanfaatkan perpustakaan secara maksimal, pustakawan harus dapat mengetahui apa saja yang mempengaruhi minat berkunjung ke perpustakaan, baik pengaruh eksternal maupun pengaruh internal. Oleh karena itu, penelitian ini mengambil judul “Pengaruh Bahan Pustaka Terhadap Minat Berkunjung ke Perpustakaan Tunas Muda di SMP Stella Matutina Salatiga”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bahan pustaka terhadap minat berkunjung ke perpustakaan SMP Stella Matutina Salatiga. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan penelitian studi kasus yang menitikberatkan pada pemahaman penyebab suatu fenomena, dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam mengumpulkan data dari para informan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahan pustaka dapat mempengaruhi minat berkunjung karena bahan pustaka merupakan sumber ilmu yang dimiliki oleh perpustakaan. Selain itu, ada pengaruh lain seperti pengaruh internal dan eksternal yang ada di sekitar.
IFLA Agenda of Green and Sustainable Library: a Literature Study Narendra, Albertoes Pramoekti
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v9i1.50038

Abstract

Green library sustainability initiatives include all the wise decisions that must be made to maintain the balance between the library system and the underlying environmental system. The green library philosophy advocates a careful understanding of the environment and the creation of methods for managing library facilities and programs while keeping environmental concerns in mind. This study aims to build the understanding and perception of librarians about the concept of green libraries for environmental sustainability; and analyze the practices adopted by libraries according to the IFLA checklists in libraries in several locations. This research method uses literature search in the Library, Information Science & Technology Abstracts  database. A search was conducted on the google scholar, focusing on documents published between 2010 and 2020 using the search terms “green libraries” “sustainable/sustainable/eco-friendly” “IFLA checklist” revealing 22 results. The title of each reference returned is checked for relevance and appropriateness. The results show that the concept of green and sustainable logistics has received increasing attention and consideration from the government sector, academia, practitioners, and international organizations. The result of a systematic investigation that combines conference proceedings, reports, and valuable books in the field of green libraries and is expected to illustrate a more comprehensive knowledge map for future research on Green and Sustainable Libraries.
PERILAKU PENCARIAN INFORMASI MAHASISWA PROGRAM STUDI S1 PERPUSTAKAAN DAN SAINS INFORMASI UKSW MENGGUNAKAN MODEL KUHLTHAU Hendrik, Agustian; Latuperissa, Rudy; Pramukti Narendra, Albertus
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 2 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v2i2.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perilaku pencarian informasi mahasiswa Program Studi S1 Perpustakaan dan Sains Informasi UKSW menggunakan model Kuhlthau, mengetahui perilaku pencarian informasi mahasiswa, sumber informasi yang digunakan, hambatan yang dihadapi, dan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang perilaku kesulitan dalam pencarian informasi mahasiswa tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dalam mengamati perilaku pencarian informasi mahasiswa Program Studi S1 Perpustakaan dan Sains Informasi UKSW menggunakan model Kuhlthau yang melibatkan 4 informan. Penelitian kualitatif ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan penggunaan dokumen untuk mengumpulkan data yang terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perilaku Pencarian Informasi Mahasiswa Program Studi S1 Perpustakaan dan Sains Informasi dalam konteks penelitian ini mencerminkan tahapan-tahapan dalam teori Kuhlthau, yakni inisiasi, seleksi, eksplorasi, formulasi, pengumpulan informasi dan presentasi. Sebagian besar Mahasiswa Program Studi S1 Perpustakaan dan Sains Informasi dalam penelitian ini mengikuti tahapan model pencairan informasi Kuhlthau. Mereka memulai dengan tahap inisiasi, di mana mereka tertarik pada topik dan mulai mencari informasi yang relevan. Kemudian, mereka melanjutkan ke tahap seleksi, eksplorasi, formulasi, koleksi, dan evaluasi. Namun, perlu dicatat bahwa tidak semua Mahasiswa Program Studi S1 Perpustakaan dan Sains Informasi mengikuti urutan tahapan yang sama atau dalam urutan yang dijelaskan oleh model pencairan informasi Kuhlthau.