Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kekuatan Desain Interlocking Filling cabinet Completed Knocked Down dengan Penggunaan Metode Finite Element Analysis Samodra, Yudha; Ganesha, Christophorus Fanri; Sugijopranoto, Andreas; Hutama, Adhi Setya; Anggoro, P. Wisnu
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 2 (2024): Volume 19, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i2.5631

Abstract

Filling cabinet  merupakan bagian dari office equipment yang berfungsi sebagai penyimpan dokumen atau arsip penting dari suatu perusahaan atau sekolah. Terkait proses manufakturnya, filling cabinet  memiliki 2 tipe pembuatan, yaitu completely built up (CBU) dan completely knockeded down (CKD). PT. X merupakan salah satu Perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan office equipment. Pada proses pembuatan filling cabinet  4 laci di PT. X,   ternyata masih terdapat permasalahan, salah satunya adalah waktu produksi yang lama. Hal ini disebabkan oleh proses pembuatan filling cabinet  tersebut masih menggunakan tipe completely built up (CBU). Oleh karena itu diperlukan pengembangan produk untuk mengganti tipe produksi filling cabinet , dari tipe CBU menjadi tipe completely knockeded down (CKD). Pada penelitian ini, dianalisis 3 jenis desain interlocking filling cabinet  CKD seperti louver, hemming, dan screw. Selanjutnya dianalisis menggunakan metode Finite Element Analysis, dengan cara simulasi dengan perangkat lunak Computer Aided Engineering (CAE). Tujuan dari penelitian ini adalah didapatkan jenis desain interlocking filling cabinet  yang memiliki ketahanan yang paling tinggi. Berdasarkan hasil analisis, desain filling cabinet  dengan tipe hemming, merupakan Solusi desain untuk tipe CKD. Karena nilai simulasi tegangan yang terbesar terdapat pada tipe tersebut, 286,764 MPa untuk pembebanan 30kg, 467,782 MPa untuk 50kg, dan 761,501 MPa untuk 70kg.
PengembanganVariasi Desain Berbasis Artistic Computer Aided Manufacturing (ArtCam) dan Rapid Prototyping (RP) untuk Meningkatkan Daya Saing Souvenir Bawono, Baju; Anggoro, P. Wisnu; Yuniarto, A. Tonny Yuniarto
Metris: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 16 No. 01 (2015): Juni
Publisher : Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik - Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to improve product design variations artistic brass souvenirs through of technology Rapid Prototyping (RP) to create the master mold brass products so as to increase the competitiveness of the product in the eyes of consumers. Market research will be conducted to identify consumer buying interest and identify distinguishing excellence needed to build the concept of product development brass. The research results in the form of a distinctive design trades selected areas further using software designed Artistic Computer Aided Manufacturing (ArtCAM) and translated into a master mold by a 3D engine utilizing Object 30Pro RP technology. This research will be focused on optimizing the manufacturing process so that the brass souvenirs is expected to appear as a continuous improvement effort to improve the competitiveness of the industrial centers Ngawen souvenirs.
IDENTIFIKASI PENYEBAB KETERLAMBATAN WAKTU PEMELIHARAAN MESIN PRODUKSI DENGAN LEAN MANUFACTURE DI PERUSAHAAN PENGOLAHAN SUSU Setyabudi, Dedy; Kristyanto, B.; Anggoro, P. Wisnu
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 1 No. 1 (2017): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-I Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v1i1.351

Abstract

Setiap perusahaan manufaktur ingin selalu meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi keinginan konsumen. Untuk meningkatkan kapasitas produksi, departemen produksi harus didukung oleh kondisi mesin yang baik. Proses produksi akan terganggu ketika kerusakan mesin terjadi pada waktu yang tak terduga, menyebabkan munculnya breakdown yang mengurangi waktu produksi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di perusahaan pengolahan susu bubuk, aktivitas pemeliharaan mesin yang dilakukan sering melebihi waktu yang dijadwalkan sehingga menyebabkan keterlambatan waktu produksi. Penelitian ini menggunakan konsep lean manufacture dan pembuatan value stream mapping untuk mengidentifikasi dan meminimasi waste pada saat aktivitas pemeliharaan mesin. Berdasarkan current state map diketahui beberapa aktivitas pemborosan yaitu menunggu, mencari, dan transport. Langkah perbaikannya adalah mengurangi aktivitas berlebih, management rack penyimpanan spare part, dan usulan letak workshop dekat area produksi. Pada future state map, beberapa langkah yang dibuat terbukti dapat menghilangkan keterlambatan waktu produksi sebesar 77 menit. Dari perbandingan current dan future VSM diketahui waktu pemeliharaan mesin efektive berkurang sebesar 6,9 % dan waktu lead time dari awal perbaikan mesin hingga perbaikan selesai dan mesin beroperasi berkurang sebesar 26,6 %.