Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pendampingan Lanjutan Optimalisasi Pendampingan Paving Block Berbahan Baku Limbah Plastik Tertolak (Plastik LDPE) Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro Oktavia, ST., MT, Chica; Amran, Yusuf; Kurniawan, Septyanto; Iskandar, Dadang; Sriharyani, Leni; Prawati, Eri; Rolia, Eva; Hadijah, Ida; Putri, Feby Aristia
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i1.3703

Abstract

Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik dari segi lingkungan maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk menginspirasi dan mendorong terciptanya inovasi-inovasi lain dalam pengelolaan limbah plastik yang lebih luas di masa depan. Kondisi saat ini penyuluhan mengenai solusi pengolahan sampah domestik baik organik maupun non organik tingkat rumah tangga masih mengalami kendala baik terkait biaya maupun tim yang memiliki kapasitas dalam melakukan sharing knowledge mengenai pengolahan sampah tersebut. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan upaya pendampingan lanjutan untuk membantu para pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) dalam mengoptimalkan proses produksi paving block berbahan limbah plastik ini. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa sosialisasi, sharing knowledge dan praktek serta pendampingan pengembangan teknologi. Pada tahapan sosialisasi dan sharing knowledge narasumber menjelaskan mengenai sifat fisik dan mekanis paving block, pemilihan bahan baku utama dan tambahan serta pengetahuan dan keterampilan teknis terkait pembuatan paving block berbahan baku limbah plastik LDPE, termasuk konsultasi mengenai jenis sampah plastik yang dapat diolah, pada tahapan praktek, dilakukan praktek dan simulasi pembuatan sampel/contoh paving block, sedangkan pada tahap pendampingan dan pengembangan teknologi, narasumber memberikan bimbingan teknis lanjutan untuk mengoptimalkan penggunaan mesin dan teknologi dalam produksi paving block. Ini termasuk pemilihan alat yang tepat, pengaturan mesin, dan metode produksi yang efisien. Masyarakat setempat, khususnya anggota Karang Taruna, telah terlatih dalam pembuatan paving block berbahan dasar limbah plastik LDPE. Ini meliputi pengetahuan tentang pengolahan limbah, pencampuran bahan, hingga pencetakan paving block yang siap pakai. Limbah plastik jenis LDPE (Low-Density Polyethylene) yang sebelumnya mencemari lingkungan kini dimanfaatkan sebagai bahan baku utama dalam produksi paving block, sehingga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Pelatihan Dan Pendampingan Pembuatan Paving Block Berbahan Baku Limbah Plastik HDPE Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro Iskandar, Dadang; Kurniawan, Septyanto; Amran, Yusuf; Oktavia, Chica; Sriharyani, Leni; Prawati, Eri; Rolia, Eva; Hadijah, Ida; Putri, Feby Aristia; Permana, Arif Wahyu
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i2.3515

Abstract

Karang Taruna dan bank sampah Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur Kota Metro merupakan salah satu Karang Taruna dan bank sampah yang telah melaksanakan program 3R (Reuse, Reduce, Recycle) sesuai dengan Peraturan Pemerintahan No 81 Tahun 2012 hal ini berlaku untuk pengolahan sampah domestik (Rumah Tangga) maupun no-domestik (industri) baik kategori organik maupun non-organik. Sudah banyak prestasi yang diperoleh oleh Karang Taruna Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur Kota Metro, salah satunya adalah berhasil mewakili Kota Metro pada lomba desa tingkat Provinsi Lampung dimana karang taruna ini bekerjasama dengan bank sampah Mutiara 21 yang berada di Kelurahan Yosodadi Kota Metro dan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Metro dalam pengembangan dan pemanfaatan limbah plastik jenis  HDPE yang dimanfaatkan sebagai bahan baku utama pembuatan paving block .Permasalahan dalam pengolahan dan pemanfaatan limbah sampah plastik jenis HDPE yang dapat membantu masyarakat khususnya Kelurahan Yosodadi dalam mengatasi permasalahan sampah plastik serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat baik berupa edukasi maupun ekonomi.Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa sosialisasi, sharing knowledge dan praktek serta pendampingan pengembangan teknologi. Pada tahapan sosialisasi dan sharing knowledge narasumber menjelaskan mengenai sifat fisik dan mekanis paving block, pemilihan bahan baku utama dan tambahan,  termasuk konsultasi mengenai jenis sampah plastik yang dapat diolah, pada tahapan praktek, dilakukan praktek dan simulasi pembuatan sampel/contoh paving block, sedangkan padas tahap pendampingan dan pengembangan teknologi, nara sumber memberikan pemahaman terkait parameter dan standar mutu paving block serta pemaparan data-data hasil pengujian sifat fisik dan mekanis paving block di laboratorium. Kegiatan pengabdian masyarakat di karang taruna dan bank sampah mutiara 21 Kelurahan Yosodadi berlangsung dengan lancar dan memberikan hasil yang baik dan memuaskan. Antusiasme warga dalam sharing knowledge dan praktek menjadi tolak ukur keberhasilan kegiatan ini.
PERENCANAAN KEBUTUHAN FASILITAS PEJALAN KAKI PADA AREA PASAR KALIREJO LAMPUNG TENGAH Hadijah, Ida; Setiawan, Roni
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 14, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v14i2.4188

Abstract

Kebutuhan akan fasilitas pejalan kaki yang aman dan nyaman dan inklusif menjadi krusial untuk mendukung kegiatan sehari hari dari berbagai lapisan yang menggunakan area tersebut. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan data yang langsung diambil dari lokasi penelitian berupa gambaran secara umum meliputi panjang jalan lebar jalan dan kondisi jalan serta data pejalan kaki, volume kendaraan. Sedangkan untuk merencanakan fasilitas pejalan kaki membutuhkan data-data sepreti volume pejalan kaki dan volume kendaraan lalu lintas serta kecapatan pajalan kaki. Pada area pasar Kalirejo ini didapat volume pejalan kaki cukup tinggi, disetiap segmen memiliki arus pejalan kaki yang berbeda beda dan begitu pula dengan keadaan arus lalu lintas. Hasil dari penelitian didapat yaitu pada  segmen A jenis fasilitas penyebrangan menggunakan zebra cross dengan nilai PV² sebesar 1,7 x 10⁸ dan fasilitas pejalan kaki menyusuri dengan lebar trotoar 185 cm. Segmen B jenis fasilitas penyebrangan mengunakan zebra cross dengan nilai PV 1,7 x 10⁸ dan fasilitas pejalan kaki menyusuri yang digunakan selebar 185 cm. Segmen C fasiitas pejalan kaki menyebrang tidak memenuhi syarat dengan nilai 5,8 x 10⁷ yang dimana nilai PV² tidak mencukupi nilai minimal dan fasilitas pejalan kaki menyusuri dengan lebar 185 cm. Segmen Cc jenis fasilitas penyebrangan yang digunakan pedestrian platform dengan nilai PV² sebesar 6,3 x 10⁸ dan lebar fasilitas pejalan kaki menyusuri selebar 185 cm. dan di segmen D jenis fasilitas penyebrangan yang digunakan tidak memenuhi nilai minimal PV² dan lebar fasilitas pejalan kaki menyusuri selebar 185cm.
PENGARUH CAMPURAN ASPAL LAPIS AUS (AC – WC) MENGGUNAKAN LIMBAH ABU BATU BARA SEBAGAI BAHAN FILLER Sevani Reza Hanggara; Sriharyani, Leni; Hadijah, Ida
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2025): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v6i1.8936

Abstract

Indonesia dengan kelimpahan hasil alamnya terutama dari pertambangan batu bara yang merupakan salah satu material yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar dalam suatu pembangkit listik tenaga uap (PLTU). Setiap proses pembakaran batu bara menghasilkan sekitar 5% limbah padat berupa abu (fly ash dan bottom ash), dimana sekitar 10- 20% merupakan bottom ash dan sekitar 80-90% dari total abu yang dihasilkan adalah fly ash.Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh limbah abu batu bara sebagai bahan filler pada campuran aspal lapis aus (AC – WC). Penelitian ini menggunakan uji marshall, untuk penelitian pengaruh campuran aspal lapis aus (AC – WC) menggunakan filler limbah abu baru bara dengan variasi campuran filler 0%, 2 %, 4%, 5%, 8%,10%, dengan kadar aspal shell pen 60/70, 4,5%, 5,0%, 5,5%, 6,0%, 6,5%, 7,0% masing – masing kadar filler dan kadar aspal menghasilkan nilai yang berbeda – beda. Di dapat KAO 5,7%, 5,8%, 5,5%, 5,6%, 6,0%, 6,2%. Dari hasil penelitian nilai yang di ambil KAO dan filler untuk memenuhi spesifikasi bina marga 2018 revisi 2 yaitu filler fly ash 2% dan KAO 5,80%. Hasil dari variasi campuran filler 2% menggunakan fly ash dengan nilai uji density dan mashall didapat nilai VIM 3,94%, VMA 16,35%, VFB 74,77%, Stabilitas 1010,3 kg, Flow 3,30 mm, dan MQ 306,15 kg/mm. Dapat memenuhi spesifikasi Bina Marga 2018.
KARAKTERISTIK LALU LINTASJALAN KI HAJAR DEWANTARA KOTA METRO Sriharyani, Leni; Hadijah, Ida
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i2.3399

Abstract

Ruas Jalan Ki Hajar Dewantara Kota Metro merupakan kawasan pusat pendidikan . Jalan ini mempunyai tipe 2/2 UD yakni jalan dengan 2 lajur 2 arah tanpa median. Pada ruas jalan ini volume lalu lintas pada jam puncak pagi dan sore sangat tinggi. Hal ini disebabkan oleh aktivitas sekolah mulai dari taman kanak-kanak hingga  perguruan tingggi. Kecepatan kendaraan menjadi menurun saat jam puncak, sehingga ruas jalan ini mengalami kepadatan lalu lintas.     Metode yang digunakan pada penelitian adalah ini adalah metode pengumpulan data dengan pengamatan dan observasi langsung di lapangan dengan melakukan  survei traffic counting, survei hambatan samping, survei kecepatan kendaraan dan survei geometrik jalan.Berdasarkan Hasil analisis dan perhitungan didapatkan: Nilai korelasi antara kepadatan dan  arus adalah 0,988 termasuk dalam kategori sangat kuat. Nilai koefisien determinasi 0,974 atau 97,4 %. Nilai signifikansi < alpha = 0,05. Dengan model regresi Y = 185,6158 + 13,6325x. Nilai korelasi antara kepadatan dan kecepatan adalah 0,845 termasuk dalam kategori sangat kuat. Nilai koefisien determinasi 0,686 atau 68,6 %. Nilai signifikansi < alpha = 0,05. Dengan model regresi Y = 22,2076 - 0,0915 x. Nilai korelasi antara arus dan kecepatan adalah 0,772 termasuk dalam kategori kuat. Nilai koefisien determinasi 0,555 atau 55,5 %. Nilai signifikansi < alpha = 0,05. Dengan model regresi Y = 22,9507 - 0,006 x. Pada kondisi eksisting pukul 07.00 – 08.00 arus lalu lintas 1170 smp/jam, kapasitas 2499,336 smp/jam, derajat kejenuhan 0,468, dengan tingkat pelayanan C. Kinerja ruas jalan semakin memburuk seiring dengan bertambahnya kendaraan yang melintas saat jam sibuk. Tetapi saat jam tidak sibuk derajat kejenuhannya 0,191 dengan tingkat pelayanan A
EFEKTIVITAS RAMBU LALU LINTAS TERHADAP KEPATUHAN PENGENDARA DI SIMPANG RANDU KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Khotimah, Khusnul; Sriharyani, Leni; Kurniawan, Septyanto; Hadijah, Ida
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 15, No 1 (2025): November 2025
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v15i1.4763

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya pelanggaran lalu lintas dan rendahnya kepatuhan pengendara terhadap rambu di Simpang Randu, Kabupaten Lampung Tengah, yang menimbulkan kemacetan hingga kecelakaan. Tujuan penelitian adalah mengetahui kondisi rambu dan marka jalan, menganalisis tingkat kepatuhan dan pemahaman masyarakat, serta mengevaluasi pengaruh kepadatan lalu lintas terhadap efektivitas rambu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui observasi, survei volume lalu lintas, dan kuesioner kepada pengendara. Analisis dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS. Variabel bebas meliputi kejelasan rambu (X₁), keterlihatan (X₂), kondisi fisik (X₃), dan kesesuaian lokasi (X₄), sedangkan variabel terikat adalah kepatuhan pengendara (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan, dengan persamaan regresi Y = 11,677 + 0,534X, nilai korelasi (R) = 0,621, dan koefisien determinasi (R²) = 0,386. Artinya, efektivitas rambu menjelaskan 38,6% variasi kepatuhan, sedangkan 61,4% dipengaruhi faktor lain. Uji signifikansi menghasilkan nilai 0,000 < 0,05, menegaskan adanya pengaruh yang signifikan. Sementara itu, hasil survei lalu lintas menurut PKJI 2014 menunjukkan derajat kejenuhan simpang mendekati batas ideal, dengan pelayanan menurun pada jam sibuk. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin baik efektivitas rambu lalu lintas dilihat dari kejelasan, keterlihatan, kondisi fisik, dan lokasi pemasangan semakin tinggi pula kepatuhan pengendara. Namun, keberhasilan pengendalian lalu lintas tetap memerlukan dukungan berupa penegakan hukum, pemeliharaan rambu secara rutin, serta edukasi masyarakat guna meningkatkan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas