Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA PEKERJAAN PASANGAN BATA RINGAN (Studi Kasus Proyek Pembangunan MIPA Center Tahap 2 Universitas Brawijaya) Youngky Pratama, Hariyono Seputro
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 10 No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.938 KB)

Abstract

Suatu keberhasilan proyek konstruksi secara keseluruhan tergantung dari keberhasilan setiap pekerjaan yang ada dalam proyek tersebut, sedangkan salah satu faktor yang mempengaruhi  keberhasilan  suatu  pekerjaan  adalah  produktivitas  tenaga  kerjanya. Salah satu pekerjaan pada proyek konstruksi yang mempunyai volume pekerjaan dan jumlah tenaga kerja yang besar adalah pekerjaan pasangan bata. Dengan volume dan jumlah tenaga kerja yang besar maka diperlukan pula dana yang besar untuk menyelesaikanya, maka produktivitas tenaga kerja harus dimaksimalkan untuk meminimalkan anggaran dan waktu guna memperoleh hasil maksimal. Dalam pengukuran produktivitas terdapat banyak metode yang bisa digunakan, salah satunya productivity rating, dimana aktivitas pekerja diklasifikasikan dalam 3 hal, yaitu Essential contributory work, Effective work, dan not useful. Data pendukung penelitian digunakan laporan harian yang merupakan produk dari kontraktor dengan diklarifikasi dengan data primer yang diperoleh secara langsung di lapangan dengan cara pengamatan terhadap kegiatan-kegiatan tersebut. Analisis data dilakukan dengan cara matematis sederhana untuk mendapatkan besarnya produktivitas. Hasil penelitian yang diperoleh hal-hal sebagai berikut. 1. Besarnya  tingkat  produktivitas  tenaga  kerja  pada  pekerjaan  pasangan  bata  pada proyek Pembangunan MIPA Center Tahap 2 Universitas Brawijaya  cukup memuaskan  karena rata-rata produktivitasnya sebesar 76,14% > 50%. 2. Variabel yang telah ditentukan yaitu umur, pengalaman kerja, tingkat pendidikan, kesesuaian upah, jumlah tanggungan keluarga, kesehatan pekerja, hubungan antar pekerja, manajerial, dan komposisi kelompok kerja secara simultan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap besarnya produktivitas pekerjaan pasangan bata. Secara   parsial   atau   sendiri-sendiri   variabel   yang   mempunyai   pengaruh   yang signifikan terhadap besarnya tingkat produktivitas tenaga kerja adalah variabel umur dan variable pengalaman kerja. 3.  Variabel pengalaman kerja mempunyai pengaruh yang dominan terhadap tingkat produktivitas tenaga kerja di proyek Pembangunan MIPA Center Tahap 2 Universitas Brawijaya.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PENYELESAIAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG MIPA CENTER UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG Youngky Pratama, Hariyono Seputro
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 12 No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.581 KB)

Abstract

Dalam perencanaan kerja seringkali timbul masalah-masalah operasional yang menghambat aktivitas penyelesaian suatu proyek seperti kurangnya sumber daya, alokasi sumber daya yang tidak tepat, keterlambatan pelaksanaan proyek dan masalah masalah lainnya diluar jadual dalam rencana kerja (Nicholas, 1990). Keterlambatan proyek bisa berasal dari penyedia jasa maupun dari pengguna jasa maupun pihak lain yang berdampak penambahan waktu dan biaya diluar rencana. Bila keterlambatan berasal dari kontraktor (Penyedia jasa), maka kontraktor bisa dikenai denda, begitu juga bila keterlambatan berasal dari pengguna jasa, maka pengguna jasa akan membayar kerugian yang ditanggung penyedia jasa, yang jumlahnya ditetapkan dalam kontrak sesuai perundang-undangan yang berlaku. Banyak penelitian yang sudah dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab keterlambatan penyelesaian proyek. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini ditujukan Menganalisa faktor -faktor penyebab keterlambatan pekerjaan pada proyek proyek Pembangunan. Selain itu juga untuk menganalisa peringkat faktor keterlambatan.Pada penelitian ini juga ingin diketahui faktor tindakan untuk meminimalis keterrlambatan proyek. Metode penentuan sampel yang dipilih dalam penelitian ini berada di kota Malang pada proyek Universitas Brawijaya Malang. Dan untuk mengetahui korelasi antar variabel dan prediksi nilai dependen dan variabel independen menggunakan analisis regresi.
PENGARUH KOMPETENSI MANDOR TERHADAP KUALITAS BANGUNAN GEDUNG di MALANG Youngky Pratama, Hariyono Seputro
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 9 No 3 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.599 KB)

Abstract

Mandor mengkoordinasi banyak tenaga kerja kotruksi di Indonesia. Belum ada alternative pengganti yang dapat diterima oleh pelaku usaha jasa kontruksi untuk mengganti sistem mandor ini. Meskipun peranannya sangat penting dalam pelaksanaan kontruksi, namun mandor belum dapat memberdayakan dirinya sendiri. Belum ada asosiasi profesi mandor yang dapat berperan aktif dalam meningkatkan keahlian. Tidak adanya jenjang karir terukur menyebabkan periode waktu kerja mandor bervariasi, yaitu empat sampai delapan tahun. Ini terlalu singkat jika dibandingkan dengan independent foremena di Filipina yang memakan waktu sepuluh sampai dua puluh tahun.  Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui faktor-faktor  kompetensi mandor  yang berpengaruh pada kualitas pelaksanaan kontruksi gedung di Malang Raya (2) Untuk mengetahui hubungan dari variabel kompetensi mandor yang yang berpengarruh pada kualitas pelaksanaan kontruksi gedung di Malang. Penelitian ini dilakukan terhadap beberapa sampel yaitu mandor  di Malang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik  judgemental (purposive). Alat statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Smart PLS (Partial Least Square) untuk mengetahui hubunngan dari variabel-variabel yang yang mempengaruhi kompetensi mandor  terhadap kinerja kualitas pelaksanaan kontruksi gedung di Malang Raya.Hasil analisis menunjukkan faktor yang mempengaruhi kompetensi mandor  terhadap kinerja kualitas pelaksanaan kontruksi gedung di Malang Raya adalah kompetensi ketrampilan, personal dan manajemen. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel ketrampilan, variabel personal dan variabel manajemen terhadap  kualitas pelaksanaan kontruksi gedung di Malang Raya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka disarankan untuk dilakukan penelitian lebih lanjut untuk jenis-jenis pekerjaan lainnya sehingga dapat diketahui kompetensi mandor secara lebih mendalam.
PENGARUH KOMPETENSI MANDOR TERHADAP KUALITAS PELAKSANAAN KONTRUKSI GEDUNG DI MALANG RAYA Youngky Pratama, Hariyono Seputro; Murni Dewi, Sri; Anwar, Ruslin
Media Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2012): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v10i2.1788

Abstract

Hariyono Seputro Youngky Pratama1, Sri Murni Dewi2 & Ruslin Anwar31, 2 & 3Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya MalangAlamat Korspondensi: Jl.MT. Haryono 167, Malang 65145, IndonesiaE-mail: civil@brawijaya.ac.idABSTRACTThe purpose of this study was: (1) to analyze the factors that affect the competence of foremanon the quality of construction of the building performance in Malang. (2) to know the relationship ofvariables that affect the competence of supervisors on the performance of the quality of buildingconstruction in Malang. The research was carried out on several samples of foreman in Malang.The sampling technique used is the judgmental technique (purposive). The statistical tool used inthis study is Structural Equation Model (SEM) to determine the relationship of variables that affectthe foreman’s competence on the quality of construction of the building performance in Malang.The analysis showed that foreman’s competency factors affecting the performance of thequality of building construction in Malang are competency skills, personal and management. Fromthe result of this research noted that there is a significant effect between skills variables, personalvariables and management variable on the quality of buildings construction in Malang. Based onthese result, it is advisable to conduct further research for other types of work that can be seen inmore depth the competence of foreman.Keywords: foreman competence, quality of building construction
PENGARUH KOMPETENSI MANDOR TERHADAP KUALITAS PELAKSANAAN KONTRUKSI GEDUNG DI MALANG RAYA Hariyono Seputro Youngky Pratama; Sri Murni Dewi; Ruslin Anwar
Media Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2012): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v10i2.1788

Abstract

Hariyono Seputro Youngky Pratama1, Sri Murni Dewi2 & Ruslin Anwar31, 2 & 3Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya MalangAlamat Korspondensi: Jl.MT. Haryono 167, Malang 65145, IndonesiaE-mail: civil@brawijaya.ac.idABSTRACTThe purpose of this study was: (1) to analyze the factors that affect the competence of foremanon the quality of construction of the building performance in Malang. (2) to know the relationship ofvariables that affect the competence of supervisors on the performance of the quality of buildingconstruction in Malang. The research was carried out on several samples of foreman in Malang.The sampling technique used is the judgmental technique (purposive). The statistical tool used inthis study is Structural Equation Model (SEM) to determine the relationship of variables that affectthe foreman’s competence on the quality of construction of the building performance in Malang.The analysis showed that foreman’s competency factors affecting the performance of thequality of building construction in Malang are competency skills, personal and management. Fromthe result of this research noted that there is a significant effect between skills variables, personalvariables and management variable on the quality of buildings construction in Malang. Based onthese result, it is advisable to conduct further research for other types of work that can be seen inmore depth the competence of foreman.Keywords: foreman competence, quality of building construction
DISASTER RESILIENCE IN BUILDING CONSTRUCTION THROUGH CONCRETE CASTING METHODS: IMPLICATIONS FOR THE USE OF STRONG COLUMNS AND WEAK BEAMS Kusnul Prianto; Hariyono Seputro Youngky Pratama; Bayu Achil Sadjab; Endah Kinarya Palupi
Jurnal Pertahanan: Media Informasi ttg Kajian & Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism & Integrity Vol 7, No 3 (2021)
Publisher : The Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jp.v7i3.1217

Abstract

The difficulty in obtaining the construction of a strong-beam-weak column building will be encountered during the concrete casting work because in the implementation the beam may be cast using a higher quality concrete than that used for column casting. This has the potential to result in the construction of strong weak-beam columns which should be avoided in earthquake-resistant structures. This study aims to find the most effective concrete casting method that results in the construction of strong-weak beam-columns as intended above. Observations were made on the construction work of a four-story concrete construction building. Analysis by comparing all foundry works whose implementation uses ready mixed concrete made from one vendor, with those using different vendors for each casting of different building structural components. The data used are in the form of compressive strength test results for column casting samples and beam casting samples. From these data, a graph of the compressive strength sample of beam casting is made, then it is compared with the graph of the compressive strength sample of column casting. The results of the study concluded that using different vendors for casting different components of the building has a greater chance of producing a weak beam-strong column structure.
EVALUASI PENYEBAB CHANGE ORDER PADA PROYEK BANGUNAN GEDUNG DI KALIMANTAN Pratama, Hariyono Seputro Youngky
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 19 No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v19i3.279

Abstract

Penelitian bertujuan mencari penyebab change order (CO) proyek bangunan gedung di Propinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat yang direncanakan oleh joint venture dua konsultan klasifikasi besar dari Makassar dan Jakarta. Proyek di Kalimantan Selatan berupa gedung satu hingga lima lantai sebanyak 12 buah (luas total 28.795 m2), dikerjakan oleh kontraktor klasifikasi besar dari Jakarata; di Kalimantan Barat berupa lima buah gedung satu hingga empat lantai (luas total 22.480 m2) dikerjakan oleh joint venture dua kontraktor klasifikasi besar dari Jakarta. Rancangan menggunakan penelitian kualitatif; fokus penelitian pada bidang struktur dan arsitektur. Sumber data dari dokumen individu konsultan yang terlibat dalam kegiatan proyek. Pengolahan dengan cara mengelompokkan data pekerjaan konstruksi dan arsitektur; dua kelompok tersebut dikelompokkan lagi menjadi sub bidang struktur dan arsitektur, lalu di analisis berdasarkan studi literatur. Kesimpulannya CO disebabkan karena konsultan perencana terlambat menyelesaikan pekerjaan yang mengakibatkan: (1) hasil gambar detail tidak sesuai dengan kondisi lapangan; (2) fondasi mengalami perubahan kedalaman, di Kalimantan Selatan perlu dikurangi, di Kalimantan Barat kedalamannya perlu ditambah; (4) perubahan pekerjaan fondasi di Kalimantan Selatan menyebabkan beaya proyek bertambah 0,95% dari beaya aslinya, sedangkan perubahan pekerjaan di Kalimantan Barat tidak mengubah beaya pelaksanaan proyek.
STUDI KOMPARASI KONSTRUKSI BAJA DENGAN KONSTRUKSI BETON BERTULANG DITINJAU DARI SEGI STRUKTUR DAN BIAYA Pratama, Hariyono Seputro Youngky; Prianto, Kusnul; Purwatama, Arif
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 21 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v21i1.304

Abstract

Pada proyek Pembangunan Parkir Bertingkat Gedung A20 Universitas Negeri Malang ini secara struktur dibedakan menjadi dua bagian yang berbeda, dengan rincian struktur bawah menggunakan material beton bertulang lalu untuk struktur atas menggunakan material baja yang terdiri dari : struktur kolom, struktur balok, dan plat lantainya. Oleh Karena itu dengan penjelasan tersebut perlu adanya pembandingan konstruksi baja dan beton dalam berbagai hal, seperti kekuatan struktural, keandalan, dan biaya. Dari hasil Komparasi antara struktur baja dengan struktur beton bertulang pada gedung parkir A20 Universitas Negeri Malang dapat ditarik suatu kesimpulan yaitu dari perbedaan komponen yang terjadi seperti pada struktur baja memiliki banyak item pekerjaan, seperti pekerjaan voute, pekerjaan plat plendes juga suport untuk plat bordes mengakibatkan penambahan biaya yang cukup signifikan dengan kenaikan biaya dari struktur beton sebesar 31,85%. Alternatif yang lebih ekonomis berdasarkan perbandingan kedua material tersebut yaitu baja dan beton bertulang adalah beton bertulang.
ANALISIS BIBLIOMETRIK MANAJEMEN LIMBAH KONSTRUKSI DAN BONGKARAN DENGAN VOSVIEWER Pratama, Hariyono Seputro Youngky; Mufida, Muslimatul
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 21 No 3 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v21i3.320

Abstract

Penelitian ini menggunakan analisis bibliometrik terkait manajemen limbah konstruksi dan pembongkaran serta topik terkaitnya menggunakan alat analisis VOSviewer. Kajian ini bertujuan untuk menyajikan gambaran komprehensif tentang perkembangan penelitian di bidang ini, mengidentifikasi konsep-konsep kunci, dan kebaruan di masa depan. Penelitian menemukan temuan penting terkait pemetaan kata kunci dalam studi manajemen limbah konstruksi dan pembongkaran. Beberapa cluster utama terbentuk berdasarkan kata kunci, sebagian besar terhubung, dengan empat kata kunci utama: environmental performance, construction, optimization, dan construction and demolition. Temuan lain menunjukkan bahwa topik terkait seperti industry 4.0, willingness to pay, corporate social responsibility, waste to energy, Incentives, solid recovered fuel, upcycling, design optimization, energy consumption, dan risk management, penting diteliti di masa depan berkaitan dengan manajemen limbah konstruksi dan pembongkaran.