Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pendampingan Pembuatan Rodentisida Organik di Kelompok Tani Sumber Urip-1 Budiyanto, Moch. Agus Krisno; Aminah, Tien; Husamah, Husamah; Muizzudin, Muizzudin; Miranti, Kurnia Ayu; Viandira, Elfa Shauna; Wafi, Yoshida Fildanu
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.914 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v5i1.30413

Abstract

Petani yang menerapkan pertanian organik masih mengalami permasalahan pengetahuan tentang pembuatan dan penggunaan rodentisida organik, sehingga perlu dilakukan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Tujuan  kegiatan PkM, pendampingan pembuatan rodentisida organik di kelompok tani sumber Urip-1. Mitra PkM adalah Kelompok Tani Sumber Urip-1. Jumlah anggota kelompok tani yang terlibat sebanyak 20 petani. Metode pelaksanaan PkM terdiri dari 2 kegiatan utama, yaitu sebagai berikut: 1) Pelatihan pembuatan rodentisida organik dari bahan baku lokal dan 2) Pelatihan dan pendampingan penggunaan rodentisida organik. Melalui serangkaian kegiatan pelatihan dan pendampingan dan setelah dilakukan pretest, posttest, dan observasi, maka: 1) semua anggota (100%) mitra PkM telah menguasai metode pembuatan rodentisida organik dan 2) semua anggota (100%) mitra PkM telah menguasai penggunaan dan mampu meningkatkan produksi rodentisida organik. Indikator keberhasilan yang digunakan adalah 80% Mitra PkM dapat melakukan produksi dan penggunaan rodentisida organik dengan baik.
Pendampingan Pembuatan MOLGA (Moluskisida dari Umbi Gadung) di Kelompok Tani Sumber Urip-1 Desa Wonorejo Budiyanto, Moch. Agus Krisno; Hudha, Atok Miftachul; Husamah, H.; Raharjanto, Abdulkadir; Muizzudin, M.; Aminah, Tien; Syafa’ah, Erina Lailatus
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.134 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v5i4.37037

Abstract

Pertanian organik bertujuan untuk  menghasilkan  produk  yang  berkualitas dan menjaga lingkungan tetap  bersih dan sehat.  Namun, realitasnya di lapangan, petani yang menerapkan pertanian organik masih mengalami permasalahan terkait pengetahuan tentang pembuatan dan penggunaan MOLGA (Moluskisida dari Umbi Gadung). Untuk itu,           perlu dilakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). PkM ini bertujuan memberikan pendampingan kepada mitra, sehingga terjadi perbaikan dalam hal: (1) penguasaan metode pembuatan MOLGA (Moluskisida dari Umbi Gadung) anggota kelompok petani organik yang menjadi mitra dan (2) menguasai metode penggunaan MOLGA (Moluskisida dari Umbi Gadung) anggota kelompok petani organik yang menjadi mitra. Mitra PkM adalah Kelompok Tani Sumber Urip-1 Desa Wonorejo Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Jumlah anggota kelompok tani yang terlibat sebanyak 10 petani. Metode pelaksanaan PkM terdiri dari 2 kegiatan utama, yaitu sebagai berikut. 1) Pelatihan pembuatan MOLGA (Moluskisida dari Umbi Gadung) dari bahan baku lokal dan 2) Pelatihan dan pendampingan penggunaan MOLGA (Moluskisida dari Umbi Gadung). Melalui serangkaian kegiatan pelatihan dan pendampingan dan setelah dilakukan pretest, posttest, dan observasi, maka: 1) semua anggota (100%) mitra PkM telah menguasai metode pembuatan MOLGA (Moluskisida dari Umbi Gadung) dan 2) semua anggota (100%) mitra PkM telah menguasai penggunaan dan mampu meningkatkan produksi MOLGA (Moluskisida dari Umbi Gadung). Indikator keberhasilan yang digunakan adalah 80% Mitra PkM dapat melakukan produksi dan penggunaan MOLGA (Moluskisida dari Umbi Gadung) dengan baik.
School Strategies to Utilize the Ecotourism Potency of Songgoriti and Cangar of Batu City Tourisms as Learning Sources in High School Budiyanto, Moch. Agus Krisno; Aminah, Tien; Husamah, H.
Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Vol. 4 No. 3 (2020): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/e-saintika.v4i3.276

Abstract

School strategies and perceptions of the school principals in utilizing the ecotourism potency is one of important things-which is used as an effort to support the improvement of the quality of learning, not much has been revealed yet. This study aimed at analyzing the school strategies and perspective of school principal in utilizing the ecotourism potency of Songgoroti and Cangar-Batu City tourisms as learning sources in High School. This study used a qualitative approach. Phenomenology was used as design of study. Teachers, school principals, and students of SMAN 3 Malang, SMA Sholahuddin Malang, and MAN 1 Malang were the informants of study. Sampling technique used was purposive sampling. Data collection methods used in this study were in-depth interview and questionnaires. The data of study obtained were analyzed by means of content analysis referred to Interactive Models Miles, Huberman and Saldana, and those were presented in a descriptive description. The results of study indicated that the school strategies in utilizing the ecotourism potency covered up 1) the analysis strategy of ecotourism potency as effective learning sources for High School in an effort to determine learning place,  in which it consisted of two strategies, namely (a) Student- Teacher Centered Strategy and (b) Teacher -Student Centered Strategy; 2) The planning strategy in utilizing the ecotourism potency as effective learning sources consisted of three strategies, namely (a) initiator strategy, (b) planning policy-making process strategy, and (c) planning implementation strategy; and 3) The implementation strategy in utilizing the ecotourism potency consisted of two strategies, namely (a) Collaborative/Resource sharing Strategy, dan (b) Semi-collaborative Strategy. The perceptions of school principals in utilizing the ecotourism potency were that the school principals were very supportive, both through direct statements and through policies made. It can be concluded that there are various strategies to utilize the ecotourism potency of learning sources in High School. The principals reinforce the utilization effort through direct statements and policies that are made. In the future, a study is needed on the implementation of the utilization of ecotourism potency in learning.