Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DALAM PEMBELAJARAN IPS TERPADU DI SMP NEGERI KOTA SINGKAWANG Emusti Rivasintha Marjito; Karel Juniardi
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 6, No 2 (2019): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v6i2.1597

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk memaparkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran IPS Terpadu dalam Kurikulum 2013 di SMP Negeri Kota Singkawang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan bentuk penelitiannya adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi langsung, teknik komunikasi langsung, dan studi dokumenter. Dari hasil pengolahan data dapat disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran IPS Terpadu di SMP Negeri Kota Singkawang sudah baik karena guru sebagian besar sudah mengetahui dan memahami Permendikbud tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum 2013 SMP/MTs, dan memahami Permendikbud tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah, serta memahami dengan baik Permendikbud tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Pelaksanaan pembelajaran IPS Terpadu di SMP Negeri Kota Singkawang sudah baik karena mayoritas guru IPS sudah menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran yang dilakukan guru terhadap siswa, serta telah melakukan tindak lanjut proses pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik Ilmiah.
URGENSI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM MASYARAKAT PLURAL (STUDI KASUS DI KOTA SINGKAWANG) Karel Juniardi; Emusti Rivasintha Marjito
Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya Volume 1, No. 2, June 2018
Publisher : Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.081 KB) | DOI: 10.33652/handep.v1i2.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum, tradisi budaya, dan urgensi pendidikan multikultural di sekolah Kota Singkawang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan bentuk strategi studi kasus terpancang. Sumber data yang digunakan yaitu informan, tempat dan peristiwa, dokumen, serta literatur. Validitas data menggunakan triangulasi dan teknik analisa data menggunakan teknik analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pendidikan multikultural di Kota Singkawang penting untuk memberikan sikap toleransi dalam kehidupan plural masyarakatnya. Salah satu bentuk pendidikan berupa penyelenggaraan upacara tradisi budaya yang dimasukkan dalam materi pelajaran di sekolah.
PEMBELAJARAN CONTROVERSIAL ISSUES DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF MAHASISWA PADA MATA KULIAH KAPITA SELEKTA SEJARAH INDONESIA Suwarni Suwarni; Emusti Rivasintha; Yuver Kusnoto
Khazanah Pendidikan Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jkp.v11i2.3680

Abstract

The general objective in this research is “to know the application ofcontroversial issue model in improving cognitive ability in Kapita SelektaSejarah Indonesia courses”. This reseach used classroom action researchmethod. Located at Prodi Pendidikan Sejarah IKIP PGRI Pontianak. Subject ofresearch were student that requires 22 people. The design of this researchconsists of planning, implementation, observation and reflection. Datacompletion technique used is direct observation, measurement, anddocumentary. Application of controversial learning model showing the resultthat it can improve students' cognitive abilities in Kapita Selekta SejarahIndonesia. Planning the application of controversial issue model to improvestudents cognitive ability in Kapita Selekta Sejarah Indonesia courses in ProdiPendidikan Sejarah IKIP PGRI Pontianak, has been done well. This is indicatedby the learning process run in accordance with the implementation plan oflearning. The material presented by the lecturer attract the attention of thestudents. The steps of learning model controversial issue has been done well.There are student activeness in asking and replied and they are breave toexpressed his opinion throught answer issues that were given. The timeallocation goes as planned.Keywords: controversial issues, history learnings, cognitive abillity
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMAN 1 SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA Emusti Rivasintha Marjito; Kiki Rizki
Khazanah Pendidikan Vol IX No 1 Maret 2015
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jkp.v9i1.677

Abstract

The aim in this study was to determine the effect of the application of learning models inside outside circle of the student learning outcomes material early life of the Indonesian people for class X State Senior High School 1 Sungai Raya Kubu Raya. The independent variable in this study is a learning model Inside Outside Circle. The dependent variable in this research is student learning outcomes. The hypothesis of this study is the application of learning models are the effect of Inside Outside Circle on student learning outcomes material early life of the Indonesian people for class X State Senior High School 1 Sungai Raya Kubu Raya. This is a form of preexperimental research design. The design used in this study is one group pre-test post-test design. The population in this study were students of class X State Senior High School 1 Sungai Raya Kubu Raya 2014-2015 academic year of six classes. Techniques used in collecting the data is the measurement data collection tool is a test student learning outcomes. Results showed the conclusions: (1) The average value of student learning outcomes before using model Inside Outside Circle material early life of the Indonesian people for class X State Senior High School 1 Sungai Raya Kubu Raya was 63 with a standard deviation of 11, 10. (2) The average value of student learning outcomes after using model material Inside Outside Circle early life of the Indonesian people for class X State Senior High School 1 Sungai Raya Kubu Raya is 77 with a standard deviation of 9.28. (3) There is the effect of the application of learning models Inside Outside Circle on student learning outcomes material early life of the Indonesian people for class X State Senior High School 1 Sungai Raya Kubu Raya. Keywords: outside circle model, history learning
PENDEKATAN COOPERATIVE LEARNING DENGAN STRATEGI GAMES COMPETITION SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA Eka jaya puta utama; Emusti rivasintha; Yulita Dewi Purmintasari; Arif Januardi
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.792 KB) | DOI: 10.30870/candrasangkala.v2i1.1604

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penggunaan pendekatan Cooperative Learning dengan Strategi  Games Competition dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Materi Sejarah kelas VIII SMP Negeri 2 Sungai Raya?. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas.  Subyek dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sungai Raya tahun pelajaran 2015/2016. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, panduan observasi, panduan wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penellitian ini adalah Analisis hasil penelitian digambarkan dengan cara menggunakan triangulasi data. Indikator keberhasilan didasarkan dari kisi-kisi pengamatan aktivitas siswa yang meliputi :1) semangat siswa untuk mengikuti pembelajaran, 2) keaktifan dalam  menyelesaikan tugas  membuat pertanyaan dan jawaban, 3) keaktifan dalam menjawab pertanyaan, 4) keaktifan dalam menanggapi atas pertanyaan dari kelompok lain, 5) kerjasama dalam kelompok dalam menyelesaikan tugas berkompetisi dengan kelompok lain.Kesimpulan penelitian bahwa Pembelajaran IPS menggunakan pendekatan cooperative learning dengan strategi Games Competition dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kela VIII SMP Negeri 2 Sungai Raya, yaitu peningkatan aktifitas belajar siswa secara klasikal yaitu pada siklus I sebesar 65 % dan pada Siklus II sebesar 85 %, hal ini berarti ada peningkatan sebesar 20%. Pembelajaran dengan menggunakan pendekatan cooperative learning dengan strategi Games Competition dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk aktif dalam mengungkapkan pendapat, menghargai pendapat orang lain,berani bertanya, menanggapi, belajar berkompetisi secara jujur, serta mampu menumbuhkan rasa solidaritas siswa.
URGENSI PENANAMAN NILAI-NILAI BUDAYA BERBASIS TRADISI SAPRAHAN DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH LOKAL DI KOTA PONTIANAK Emusti Rivasintha Marjito; Karel Juniardi
SWADESI: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol 2, No 1 (2021): SWADESI: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.282 KB) | DOI: 10.26418/swadesi.v2i1.46356

Abstract

This study entitled Urgency in Cultivating Cultural Values Based on Saprahan Traditions in Learning History in Pontianak City. This study aims to find out the tradition of saprahan in Pontianak City, cultural values in the tradition of the saprahan in Pontianak City, and the cultivation of cultural values based on the saprahan in learning local history in the city of Pontianak. This study uses the literature or literature method by reviewing books, journals, and other written sources related to the research theme. The results of the study recommend that the saprahan tradition is very important to be preserved in Pontianak City because it contains cultural values such as religious values, togetherness, hospitality, and brotherhood; cultural values in the saprahan tradition in Pontianak City can be implemented in learning local history; and the cultivation of cultural values based on the saprahan in learning local history in Pontianak City can be done through contextual learning.
Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality pada Materi Pengenalan Perangkat Keras Komputer Prasetya, Raynaldi Nugraha; Rivasintha, Emusti; Oktarika, Dini
Juwara: Jurnal Wawasan dan Aksara Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/juwara.v3i1.57

Abstract

AbstrakTujuan penelitian untuk menganalisis kebutuhan dalam penerapan media pembelajaran pengenalan perangkat keras berbasis augmented reality. Metode penelitian menggunakan survei. Subjek penelitian siswa kelas VII SMP Negeri 13 Satu Atap Sungai Kakap. Teknik pengumpul data menggunakan komunikasi tidak langsung. Alat pengumpul data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian adalah: (1) Dari 36 responden, hanya 1 (satu) orang yang tidak memiliki smartphone dengan sistem operasi Android; (2) Sebanyak 36 responden (100%) setuju apabila materi pengenalan perangkat keras menggunakan media pembelajaran berbasis augmented reality dengan berbagai alasan; dan (3) Kendala yang mungkin dihadapi jika media pembelajaran berbasis augmented reality diterapkan adalah responden belum memahami penggunaan media berbasis augmented reality sebesar 69,2% dan responden memiliki spesifikasi smartphone yang tidak mendukung sebesar 24,6%. Abstract The purpose of the study was to analyze the needs in the application of augmented reality-based hardware recognition learning media. The research method uses a survey. The research subjects were students of class VII SMP Negeri 13 Satu Atap Sungai Kakap. Data collection techniques use indirect communication. The data collection tool uses a questionnaire. Data analysis technique using descriptive analysis. The results of the study were: (1) Out of 36 respondents, only 1 (one) person did not own a smartphone with the Android operating system; (2) A total of 36 respondents (100%) agree that the hardware introduction material uses augmented reality-based learning media for various reasons; and (3) Obstacles that might be faced if learning media based on augmented reality are applied are respondents who do not understand the use of augmented reality-based media by 69.2% and respondents who have smartphone specifications that do not support it by 24.6%.