Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Mewujudkan Rumah Sehat dan Layak Huni Pada Warga Villa Mutiara Kelurahan Sawah Baru Arbaningrum, Rizka; Subagyo, Galih Wulandari; Sitorus, Fredy Jhon Philip
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21208

Abstract

Background: Rumah merupakan tempat manusia beraktivitas, berlindung, dan beristirahat. Rumah yang sehat dan layak huni harus memberikan rasa aman dan nyaman dengan memenuhi persyaratan keselamatan bagi penghuninya. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi tentang standar rumah sehat dan layak huni guna meningkatkan kesadaran peserta dalam mewujudkannya. Peserta kegiatan adalah warga Villa Mutiara. Metode: Kegiatan edukasi dilakukan dengan menggunakan metode ceramah meliputi penyampaian materi dan diskusi. Peserta berjumlah 33 dengan target kelompok ibu-ibu pengajian. Kegiatan dilaksanakan pada 24 September 2025 di Masjid Al Hidayah. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui kuesioner sebelum dan sesudah pemberian materi untuk menilai perbedaan tingkat pengetahuan peserta tentang rumah sehat dan layak huni. Hasil: Terdapat peningkatan tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan materi. Pada hasil post-test hampir semua variabel menunjukkan persentase “Cukup Mengetahui” mencapai lebih dari 90% hingga 100%, sementara kategori “Kurang Mengetahui” menurun drastis menjadi di bawah 10%. Selain hal tersebut responden turut aktif melakukan diskusi terkait kondisi rumah masing-masing. Kesimpulan: Kegiatan edukasi mendapat respon positif dan meningkatkan pengetahuan peserta tentang rumah sehat dan layak huni, serta diharapkan dapat terus dikembangkan untuk mendukung penerapan standar rumah sehat.
ANALISA ENERGI SPESIFIK TERHADAP KEMIRINGAN PADA SALURAN TERBUKA AKIBAT PENGGUNAAN PINTU SORONG: EFFECT OF CHANNEL SLOPE ON SPECIFIC ENERGY IN OPEN CHANNEL USING SLUICE GATES fadhillah, pascal; Rizka Arbaningrum
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 12 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v12i01.5404

Abstract

Salah satu bangunan air yang paling umum digunakan pada saluran terbuka adalah pintu sorong. Aliran yang melintasi pintu sorong pada umumnya mengalami percepatan disertai dengan penurunan kedalaman aliran, sehingga berpengaruh secara langsung terhadap nilai energi spesifik. Energi spesifik memiliki keterkaitan dengan tingkat efisiensi energi dalam saluran terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola aliran ketika bilangan Froude (Fr) digunakan sebagai dasar dalam analisis energi spesifik (E) pada pintu sorong. Dalam penelitian ini kondisi aliran dikatakan sebagai aliran subkritis apabila, nilai angka Froude lebih kecil dari satu (Fr < 1), dan debit divariasikan menjadi: = 270 , = 410,67 , = 468,33 , = 542,67 , dan = 620 . Variasi nilai kemiringan (I) terdiri dari =0,012, =0,025, =0,038, =0,05, = 0,062. Pada kondisi hulu pintu sorong, energi spesifik relatif lebih besar akibat meningkatnya kedalaman aliran, namun perubahan kemiringan saluran tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai energi spesifik. Sementara itu, pada kondisi hilir pintu sorong, energi spesifik cenderung lebih kecil dan relatif konstan meskipun kemiringan saluran meningkat. Secara keseluruhan, kemiringan saluran, debit aliran, dan penggunaan pintu sorong menghasilkan distribusi energi yang berbeda pada setiap segmen saluran, sehingga analisis energi spesifik menjadi parameter penting dalam perencanaan dan pengoperasian saluran terbuka.Salah satu bangunan air yang paling umum digunakan pada saluran terbuka adalah pintu sorong. Aliran yang melintasi pintu sorong pada umumnya mengalami percepatan disertai dengan penurunan kedalaman aliran, sehingga berpengaruh secara langsung terhadap nilai energi spesifik. Energi spesifik memiliki keterkaitan dengan tingkat efisiensi energi dalam saluran terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola aliran ketika bilangan Froude (Fr) digunakan sebagai dasar dalam analisis energi spesifik (E) pada pintu sorong. Dalam penelitian ini kondisi aliran dikatakan sebagai aliran subkritis apabila, nilai angka Froude lebih kecil dari satu (Fr < 1), dan debit divariasikan menjadi: = 270 , = 410,67 , = 468,33 , = 542,67 , dan = 620 . Variasi nilai kemiringan (I) terdiri dari =0,012, =0,025, =0,038, =0,05, = 0,062. Pada kondisi hulu pintu sorong, energi spesifik relatif lebih besar akibat meningkatnya kedalaman aliran, namun perubahan kemiringan saluran tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai energi spesifik. Sementara itu, pada kondisi hilir pintu sorong, energi spesifik cenderung lebih kecil dan relatif konstan meskipun kemiringan saluran meningkat. Secara keseluruhan, kemiringan saluran, debit aliran, dan penggunaan pintu sorong menghasilkan distribusi energi yang berbeda pada setiap segmen saluran, sehingga analisis energi spesifik menjadi parameter penting dalam perencanaan dan pengoperasian saluran terbuka.