Ririn Marlina, Ririn
SMPIT Al-Multazam Kuningan, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STRUKTURAL PERMAINAN ULAR TANGGA TK MARTA’USH SHIBYAN SINGOCANDI KUDUS Marlina, Ririn; ., Purwadi
PAUDIA Vol 3, No 1 Oktober (2014)
Publisher : PAUDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak kelompok B di TK Marta’ush Shibyan Singocandi Kabupaten Kudus Tahun Ajaran 2014/2015. Obyek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelompok B di TK Marta’ush Shibyan yang berjumlah 21 siswa. Hasil penelitian peningkatan kemampuan berhitung anak telah mencapai indikator keberhasilan dan termasuk dalam kategori baik pada siklus I yaitu dari 21 anak, 53% anak mendapat nilai baik dan pada siklus II hasil peningkatan kemampuan berhitung anak juga mencapai indikator keberhasilan termasuk dalam kategori baik dengan persentase 82% anak yang mendapat nilai baik. Sehingga dari siklus I ke siklus II terjadi kenaikan kemampuan berhitung anak dengan pencapaian nilai yang baik sebesar 29%.Berdasarkan seluruh kegiatan penelitian tindakan kelas dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif struktural berbantuan permainan ular tangga dapat meningkatkan kemampuan berhitung.Kata kunci : Kemampuan berhitung, Model kooperatif, Permainan ular tangga
Pengembangan Nilai Agama Dan Moral Anak Usia Dini di TK Pembina 1 Kota Bengkulu Erda, Erda; Rahmadania, Renanda Aulia; Marlina, Ririn; Sari, Wenny Aulia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25611

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menjawab rumusan masalah dan penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif melalui pendekatan fenomenologi dengansubyek penelitian yaitu anak usia 4-6 tahun ditk negeri Pembina 1 kota bengkulu kota Bengkulu. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh diperiksakeabsahan datanya dengan triangulasi sumber, metode dan waktu. Data dianalisisdengan teknik analisis data model interaktif Miles and Huberman. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa:1) Pengembangan nilai agama dan moral di kota Bengkulu dengan pola asuh demokratis, dengan cara mengajarkan nilai kereligiusan, kemandirian,sopan santun, kemudian hal-hal yang baik melalui proses pembiasaan. 2) Faktor pendukung pengembangan nilai agama dan moral pada anak usia dini yaitu, (a) adanya peran guru mengaji yang memberikan motivasi pada anak, (b) perhatian orang tua dalam memberikan pembelajaran nilai agama dan moral pada anak. Sementara itu faktor penghambat pengembangan nilai agama dan moral pada anak usia dini adalah (a)kondisi lingkungan yang dapat memberikan pengaruh negatif kepada anak, baik itu dariperkataan, sikap, maupun cara berpakaian yang kurang baik dan sopan, (b)minimnya pemahaman orang tua terhadap pelajaran ke agamaan, (c) minimnya orang tua memberikan contoh kepada anak, dikarenakan waktu orang tua bersama anak sangat sedikit.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STRUKTURAL PERMAINAN ULAR TANGGA TK MARTA’USH SHIBYAN SINGOCANDI KUDUS Marlina, Ririn; ., Purwadi
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 Oktober (2014)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v3i2 Oktober.514

Abstract

Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.