Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Media Pustakawan

Peran Luas Pustakawan dalam Mendukung Visibilitas Publikasi Institusi Berkelanjutan Purwani Istiana
Media Pustakawan Vol 24, No 3 (2017): September
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1976.673 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v24i3.229

Abstract

Perpustakaan dan peran pustakawan dalam lingkungan yang terus berkembang dan berubah, perlu melakukan penyesuaian atas peran yang harus dilakukan. Pustakawan harus terus mengembangkan kemampuan dan kepedulian terhadap perubahan kebutuhan lingkungan yang dilayani. Perpustakaan perguruan tinggi merupakan salah satu jenis perpustakaan yang melayani masyarakat akademis. Peran lebih luas diperlukan agar perpustakaan semakin mampu menunjukkan keberadaannya di tengah masyarakat perguruan tinggi. Pustakawan tidak hanya mengelola koleksi dan memberikan layanan informasi, namun harus aktif memainkan peran yang lebih luas lagi untuk berkontribusi dalam berbagai tugas kerja yang membutuhkan keahliannya. Bidang tugas dalam siklus hidup komunikasi ilmiah dalam lingkungan masyarakat perguruan tinggi menunggu peran luas pustakawan. Siklus komunikasi ilmiah, yaitu penelitian, penulisan karya ilmiah, publikasi dan diseminasi publikasi ilmiah merupakan kegiatan masyarakat perguruan tinggi yang membutuhkan peran luas pustakawan. Pustakawan tidak hanya menunggu permintaan kebutuhan masyarakat dalam aneka kegiatan komunikasi ilmiah, namun harus mampu berperan serta aktif dalam proses komunikasi ilmiah, sehingga perannya dalam mendukung seluruh proses komunikasi ilmiah yang bermuara pada visibilitas publikasi institusi semakin terlihat nyata. Tiga peran luas pustakawan dalam mendukung visibilitas institusi tercakup dalam; peran luas dalam penelitian dan penulisan naskah publikasi, peran luas dalam publikasi ilmiah, serta peran luas pustakawan dalam upaya diseminasi informasi. Peran ini dilakukan secara terus-menerus untuk mewujudkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah masyarakat perguruan tinggi yang lebih baik.
Meningkatkan Profesionalisme Sebagai Langkah Awal Peningkatan Citra Positif Pustakawan Purwani Istiana
Media Pustakawan Vol 18, No 2 (2011): Juni
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v18i2.810

Abstract

Kepuasan pemustaka merupakan cikal bakal dalam membentuk citra positif pustakawan dan perpustakaan. Membangun citra positif pustakawan mustahil tanpa adanya profesionalisme dalam diri pustakawan. Citra positif terbangun seiring dengan sikap profesional yang ditunjukkan ketika memberikan pelayanan kepada pemustaka. Pustakawan adalah sebuah profesi. Untuk meningkatkan profesionalisme pustakawan hal penting yang harus diperhatikan adalah pustakawan harus bekerja berdasarkan ilmu dan terus mengembangkan kemampuannya, memiliki kemampuan intrapersonal sehingga memiliki kepribadian yang kuat, mampu mensikapi berbagai perubahan yang terjadi di masyarakat, memiliki kemampuan interpersonal yaitu kemampuan seseorang berinteraksi dengan orang lain, dan membangun hubungan baik dengan individu lain. Pandangan masyarakat tentang profesi pustakawan akan tergantung bagaimana pustakawan dapat menanggapi dan mampu memberikan perubahan yang lebih berkualitas.
Karakteristik Layanan Bimbingan Penggunaan Sumber Referensi Purwani Istiana
Media Pustakawan Vol. 30 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v30i2.4653

Abstract

Services provided by the library need to be evaluated by users to improve their quality. This study aimed to determine the characteristics of users and the use of guidance services using reference sources at the Library of the Faculty of Geography, Gadjah Mada University, in August 2020-December 2022. These characteristics include service users, guidance themes, and reference sources used in guidance services. The quantitative descriptive method is used to answer research questions. The study results show that users of this service are dominated by student users, lecturers and education staff. Students who use this service are predominantly doctoral (S3) students. The most needed guidance themes are indexing databases, e-journals, and e-books. The next theme is using several applications, accessing library websites, using academic profiles, accessing journal websites, how to get ISBNs, identification of journals, and instructions for preparing scientific papers. The most widely used reference sources in guidance services are indexing databases (Scopus, Sinta, Garuda, and Directory Open Access Journal) and e-journal databases. Guidance on the use of applications needed is Mendeley, Turnitin, Grammarly, and VOSviewer applications. Users of guidance services on the use of reference sources need specific and in-depth guidance on reference sources, research support applications, library websites, academic profiles to increase knowledge dissemination, access to journal websites to submit articles, how to get International Standard Book Numbers, identify journals so they do not trap in predatory journals as well as guidance on writing scientific papers.