Moh. Aris Munandar
Universitas Negeri Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Modal Sosial Dalam Pelaksanaan Kerja Bakti Perbaikan Jalan di Dusun kalisumber, Desa Ciberes Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang Moh. Aris Munandar; Hafiz Rafi Uddin; Alfa Bagas Putra Trinida
Journal of Social Interactions and Humanities Vol. 1 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.426 KB) | DOI: 10.55927/jsih.v1i2.815

Abstract

The participation of community groups in being involved in justifying damaged roads can be obtained through strengthening social capital. The purpose of this study is to determine whether in this activity there is a dimension of social capital. This study uses qualitative research, using the method of discussion used is descriptive analysis. The results of this study stated that based on the dimensions: trust, norm value, and network. Dimensions of Trust in this community service activity, a sense of trust grows from an attitude of tolerance. The dimensions of the existing social norms are the existence of mutual respect and humanization of each other. As well as the network dimension, there are specialist networks among community groups.
Peran Institusi Lokal dalam Pemberdayaan Masyarakat: Studi Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa di Pujonkidul Kabupaten Malang Anny Adhibah; Ustad Mangku Alam; Moh. Aris Munandar
Sospol : Jurnal Sosial Politik Vol. 8 No. 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jurnalsospol.v8i1.18685

Abstract

This article discusses the successful development of Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) by the Pujonkidul Village Government, Malang Regency. This study is essential because the village is a local institution used as the front line in improving the standard of living and welfare of the community. But at the same time, many villages fail to develop their village potential. By comprehensively understanding the efforts of Pujonkidul Village in developing village potential through BUMDes, this study uses an institutional capacity-building framework with three main dimensions: human resources, organization, and institutional reform. Through the qualitative-case study method, this research shows that the development of BUMDes by the Pujonkidul Village Government begins with developing business units. The growth of BUMDes is noted to involve several elements and stakeholders, such as local communities, local governments, private parties, and the mass media. The four of them were successfully integrated and collaborated in encouraging the development of their business units.
Pendidikan Politik Pemilih Pemula Melalui Politik Digital dalam Meningkatkan Partisipasi Politik di Kota Semarang Tahun 2025 Moh. Aris Munandar; Hafiz Rafi Uddin; Suyahmo Suyahmo; Munadi Munadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36126

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji peran pendidikan politik pemilih pemula melalui pemanfaatan politik digital dalam meningkatkan partisipasi politik di Kota Semarang pada tahun 2025. Pemilih pemula kerap menghadapi berbagai hambatan dalam berpartisipasi secara aktif dalam proses demokrasi, seperti rendahnya literasi politik, keterbatasan pemahaman terhadap sistem dan mekanisme pemilu, serta sikap apatis terhadap politik dan pemerintahan. Dalam konteks ini, politik digital dipandang sebagai sarana strategis untuk menghadirkan pendidikan politik yang lebih mudah diakses, kontekstual, dan relevan bagi generasi muda.Penelitian ini secara khusus berfokus pada analisis model dan strategi pendidikan politik berbasis digital, yang disampaikan melalui media sosial dan platform digital interaktif, dalam membangun kesadaran politik, pemahaman demokrasi, serta sikap partisipatif pemilih pemula pada Pemilukada Kota Semarang tahun 2025. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi bentuk-bentuk konten edukasi politik, pola komunikasi digital yang digunakan oleh aktor politik dan penyelenggara pemilu, serta efektivitasnya dalam mendorong keterlibatan politik generasi muda.Hasil penelitian ini diharapkan dapat mengidentifikasi strategi pendidikan politik digital yang paling efektif dalam meningkatkan partisipasi politik pemilih pemula. Temuan penelitian ini juga diharapkan memberikan rekomendasi bagi partai politik, penyelenggara pemilu, dan pemangku kebijakan dalam merancang pendidikan dan komunikasi politik digital yang lebih inklusif, edukatif, dan menarik, sehingga mampu membentuk pemilih pemula yang kritis, sadar politik, dan aktif dalam kehidupan demokrasi.