Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PKM Penerapan Metode Latihan Multiball pada Permainan Tenis Lapangan bagi Mahasiswa FIK UNM Makassar Anto Sukamto; Hikmad Hakim
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 2: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.52 KB)

Abstract

Di Sulawesi Selatan, permainan tenis lapangan sudah mulai diminati para  mahasiswa maupun kalangan masyarakat. Ini terlihat dari hampir setiap jenjang pendidikan memiliki sarana/prasarana lapangan tenis, hanya dalam hal rutinitas kegiatannya masih belum membudaya, akibatnya berdampak pada perkembangan kebiasaan untuk menggeluti permainan tenis lapangan masih sangat kurang. Untuk itu dipandang perlu adanya pembinaan permainan tenis lapangan melalui pelatihan khususnya penerapan metode latihan multiball pada mahasiswa FIK UNM Makassar agar dapat memberikan apresiasi terhadap  pembinaan  menuju  peningkatan  prestasi cabang olahraga dimasa yang akan datang. Dari hasil kegiatan pembinaan ini mendapatkan suatu jawaban bahwa penyajian melalui penerapan metode latihan multiball terhadap teknik pukulan forehand dan backhand drive yang ditujukan pada mahasiswa FIK UNM Makassar tidak terlalu sulit dan berjalan dengan lancar. Sebagai hasil akhir dalam kegiatan PKM ini, dilakukan evaluasi untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dan keterampilan seluruh mahasiswa Hasil evaluasi menunjukan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta sesuai dengan tujuan yang diinginkan dalam program PKM ini.
Fisiologis dalam Cabang Olahraga Bola Basket: Sistematik Literatur Review Bagus Kuncoro; Retno Farhana Nurulita; Doni Pranata; Anto Sukamto; I Putu Agus Dharma Hita
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Physiology is very important to study, especially in basketball. One of the functions of knowing the physiological parts of the sport of basketball is to ensure the health and performance of athletes during practice to competition, and can help achieve optimal results in competition. The purpose of this research is to analyze how physiological in the sport of basketball. The method used in this research is literature study by collecting information from various sources such as scientific articles from accredited journals. The results of this study are that the physiology of basketball can be divided into several aspects, including the cardiovascular system, respiratory system, musculoskeletal system, metabolic system, nervous system, and endocrine system. Through this understanding of physiology, athletes can adapt their training and diet to improve performance, prevent injury and achieve optimal results in competition.
STANDAR PEDOMAN NASIONAL PADA PENDIDIKAN JASMANI Anto Sukamto; Hikmad Hakim; Retno Farhana Nurulita
Hanoman Journal: Physical Education and Sport Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/hanoman.v3i2.702

Abstract

Mutu pendidikan berpengaruh dependen pada pendidik, yakni pendidik berkualitas yang profesional, memiliki potensials sehingga penting untuk peserta didik nantinya dapat menggunakan pengalaman geraknya dalam aktivitas pendidikan jasmani sebagai faktor penting dalam meningkatkan kontribusi dalam aktivitas jasmani dan olahraga, yang juga merupakan faktor kunci dalam kesejahteraan dan kebugaran peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan Standar Pedoman Nasional dalam Mencapai Tujuan Pendidikan Jasmani. Metode yang digunakan berupa tinjauan literatur yang merupakan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa studi bibliografi yang mengacu pada penelitian sebelumnya serta pilihan artikel dari publikasi ilmiah. Temuan tinjauan literatur ini menunjukkan bahwa tujuan utama pendidikan jasmani adalah untuk mendorong siswa menuju gaya hidup aktif, memahami bagaimana pandangan siswa tentang apa yang akan mereka pelajari, dan meningkatkan persepsi tersebut. Pendidikan jasmani harus mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran mereka melalui standar Asosiasi Nasional untuk Olahraga dan Pendidikan Jasmani (NASPE). Peserta didik dapat dibentuk melalui pendidikan jasmani dalam berbagai hal, antara lain sikap atau nilai, kecerdasan, kemampuan jasmani, dan kemampuan (psikomotor), yang selanjutnya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Keterampilan Lompat Jauh (Studi Pengaruh Kecepatan, Daya Ledak, Dan Keseimbangan Terhadap Keterampilan Lompat Jauh Gaya Walking In The Air) Hikmad Hakim; Anto Sukamto; Addiuen Addiuen
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.08 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan, daya ledak dan keseimbangan terhadap keterampilan lompat jauh gaya walking in the air. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa FIK UNM Makassar. Sampel sebanyak 20 orang diambil berdasarkan random sampling. Variabel terikat penelitian adalah keterampilan lompat jauh gaya walking in the air. Variabel bebas adalah kecepatan dan daya ledak. Variable atribut adalah keseimbangan. Variabel terikat adalah keterampilan lompat jauh gaya walking in the air. Metode penelitian adalah metode deskriptif, dengan desain penelitian analisis jalur. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik korelasi dan regresi pada taraf signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Ada pengaruh langsung  kecepatan terhadap keseimbangan pada mahasiswa FIK UNM Makassar ( ß = -0,485 dengan tingkat signifikansi 0,015 < α 0,05). 2) Ada  pengaruh langsung  daya ledak terhadap keseimbangan pada mahasiswa FIK UNM Makassar ( ß = 0,510 dengan tingkat signifikansi 0,011 < α 0,05). 3) Ada  pengaruh langsung  kecepatan terhadap keterampilan lompat jauh gaya walking in the air pada mahasiswa FIK UNM Makassar( ß = -0,314 dengan tingkat signifikansi 0,031 < α 0,05). 4) Ada  pengaruh langsung  daya ledak terhadap keterampilan lompat jauh gaya walking in the air  pada mahasiswa FIK UNM Makassar ( ß = 0,309 dengan tingkat signifikansi 0,036 < α 0,05). 5) Ada  pengaruh langsung  keseimbangan terhadap keterampilan lompat jauh gaya walking in the air  pada mahasiswa FIK UNM Makassar( ß = 0,379 dengan tingkat signifikansi 0,022 < α 0,05). 6) Ada pengaruh kecepatan terhadap keterampilan lompat jauh gaya walking in the air melalui keseimbangan pada mahasiswa FIK UNM Makassar ( ß = -0,314 > -0,184). 7) Ada pengaruh daya ledak terhadap keterampilan lompat jauh gaya walking in the air dalam permainan bolavoli melalui keseimbangan pada mahasiswa FIK UNM Makassar  ( ß = 0,309 > 0,193). Kata Kunci: Pengaruh, Kecepatan, Daya Ledak, Keseimbangan, Lompat Jauh Gaya Walking In The Air
Pengaruh Kekuatan Lengan, Kekuatan Tungkai dan Kelentukan Tubuh Terhadap Kemampuan Passing Bawah dalam Permainan Bolavoli pada Mahasiswa FIK UNM Makassar Hikmad Hakim; Anto Sukamto; Addien Addien
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.994 KB)

Abstract

Abstract. This research aimed at finding out the effect of hand and leg strength and body flexibility toward lower pass ability in volley ball games. The population of research carried out at student of Faculty Sport science Maccasar Nation University.  Sample are 30 person taken follow random sampling. Indepenent variable were hand and leg strength, Attribute variable was body flexibility, and Dependent variable of this research waslower pass ability at volley ball games.The research method is a descriptif. The data research was analysed with path analyses at significant level 95 %.The result of this research pointed that: 1) Hand strength was given direct effect that significance toward body flexibility at student of Faculty Sport science Maccasar Nation University ( ß = 0.399 with significant level 0.001 < α 0.05).  2) Leg strength was given direct effect that significance toward body flexibility at student of Faculty Sport science Maccasar Nation University. ( ß= 0.597 with significant level 0.011 < α 0.05). 3) Hand strength was given direct effect that significance toward lower pass ability in volley ball games at student of  Faculty Sport science Maccasar Nation University  ( ß = 0.279 with significant level 0.034< α 0.05). 4) Leg strength was given direct effect that significance toward lower pass ability in volley ball games at student of Faculty Sport science Maccasar Nation University ( ß = 0.301 with significant level 0.049< α 0.05). 5) Body flexibility was given direct effect that significance toward lower pass ability in volley ball games at student of Faculty Sport science Maccasar Nation University ( ß = 0.418 with significant level 0.030< α 0.05). 6) Hand strength was not given effect that significance toward lower pass ability in volley ball games through body flexibility at student of Faculty Sport science Maccasar Nation University ( ß = 0.167 <0.279).  7) Leg strength was not given effect that significance toward lower pass ability in volley ball games through body flexibility at student of Faculty Sport science Maccasar Nation University  ( ß = 0.250 <0.301)Keywords: The Effect, Hand and Leg Strength, Body Flexibility, Lower pass, Volleyball
KORELASI KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KOORDINASI MATA-TANGAN TERHADAP KEMAMPUAN SERVIS PENDEK BACKHAND DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS Retno Farhana; Anto Sukamto; Alimin Hamzah; Ilham Aksir
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v11i1.802

Abstract

Penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif bertujuan untuk mengetahui: (1) apakah ada korelasi kekuatan otot lengan terhadap kemampuan servis pendek backhand pada siswa SMA Negeri 10 Makassar. (2) apakah ada korelasi kekuatan otot lengan terhadap kemampuan servis pendek backhand pada siswa SMA Negeri 10 Makassar. (3) apakah ada korelasi kekuatan otot lengan dan koordinasi mata-tangan secara bersama-sama terhadap kemampuan servis pendek backhand pada siswa SMA Negeri 10 Makassar. Populasinya adalah Keseluruhan siswa SMA Negeri 10 Makassar sebanyak 65 orang. Sampel yang digunakan adalah siswa SMA Negeri 10 Makassar sebanyak 30 orang. Teknik penentuan sampel adalah dengan pemilihan secara acak dengan cara undian (Simple Random Sampling). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial melalui program SPSS 25 pada taraf signifikan α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) ada korelasi kekuatan otot lengan terhadap kemampuan servis pendek backhand pada siswa SMA Negeri 10 Makassar sebesar 52,6%., (2) ada korelasi koordinasi mata-tangan terhadap kemampuan servis pendek backhand pada siswa SMA Negeri 10 Makassar, sebesar 29,1%., (3) ada korelasi kekuatan kekuatan dan koordinasi mata-tangan secara bersama-sama terhadap kemampuan servis pendek backhand pada siswa SMA Negeri 10 Makassar, sebesar 60,4% dengan nilai F: 20,554 dan sig (p)= 0,000. Kata kunci: kekuatan otot lengan, koordinasi mata-tangan dan servis pendek backhand.
PKM SOSIALISASI DESAIN BESAR OLAHRAGA NASIONAL PADA LEMBAGA OLAHRAGA DI KOTA PINRANG Hasyim Hasyim; Anto Sukamto; Irvan Irvan; Retno Farhana Nurulita; Muhammad Akbar Syafruddin; M Imran Hasanuddin; Agus Sutriawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18906

Abstract

Desain Besar Olahraga Nasional atau disingkat dengan DBON merupakan dokumen rencana induk yang berisikan arah kebijakan pembinaan dan pengembangan keolahragaan nasional yang dilakukan secara efektif, efisien, unggul, terukur, sistematis, akuntabel, dan berkelanjutan dalam lingkup olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga prestasi, dan industri olahraga. Usulan kegiatan PKM ini bertujuan untuk menjawab permasalahan yang dihadapi Perhimpunan olahraga yang ada di Kota Pinrang terkait dengan inisiatif peningkatan keterampilan prestasi atlet bagi peserta yang diselenggarakan oleh daerah dan juga oleh perguruan tinggi baik swasta maupun negeri agar masyarakat mengetahui peraturan dan rincian teknis dari mekanisme DBON. Strategi pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari bantuan dan komunikasi ke organisasi olahraga. Kegiatan menunjukkan bahwa program pengabdian masyarakat ini masuk dalam kategori Baik dan Puas menurut indeks survei. Dengan keberhasilan program ini diharapkan tahapan selanjutnya yakni dapat mengembangkan sebuah Desain Besar Olahraa Nasional bagi cabang olahraga lainnya yang belum masuk kedalam kategori pengabdian pada tahun ini.
PELATIHAN TEKNIK DASAR PERMAINAN SOFTBALL PADA CLUB SOFTBALL YPUP MAKASSAR Ikadarny Ikadarny; Achmad Karim; Ricardo V. Latuheru; Silatul Rahmi; Anto Sukamto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20455

Abstract

Pembinaan olahraga merupakan faktor sangat berperan, dikarenakan berkembang atau tidaknya olahraga itu tergantung pada pembinaan olahraga itu sendiri, Secara struktur kepengurusan PERBASASI (Perserikatan Baseball dan Softball Amatir seluruh Indonesia) kota Makassar sudah cukup baik tetapi masih memiliki sedikit kendala pada pelatihan dan pengembangan club-club Softball yang ada di Makassar. Hal ini disebabkan karena masih kurangnya sosialisasi dan pelatihan mengenai teknik dasar permainan softbal pada club-club ang ada di Kota Makassar. Oleh karena itu kami melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Pelatihan teknik dasar bermain Softball. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini menggunakan metode survei, memberikan pelatihan tentang Olahraga Softball, Hasil kegiatan pengabdian, baik secara struktural lembaga PERBASASI Kota Makassar, masyarakat dan atlet yang ikut berpartisipasi sangat bersemangat dan antusias dalam proses kegiatan pelatihan.
Pengaruh Penerapan Bentuk Latihan Dan Kelentukan Togok Kebelakang Terhadap Peningkatan Kemampuan Lempar Lembing Pada Mahasiswa FIK UNM Makassar Anto Sukamto
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 4 No 1 (2023): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v4i1.1603

Abstract

Penelitian eksperimental ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan dua metode Latihan terhadap keterampilan Teknik lempar lembing pada olahraga atletik. Metode Latihan terdiri dari metode latihan bench press dan triceps strength. Metode eksperimen menggunakan desain faktorial 2x2. sampel terdiri dari 40 mahasiswa dibagi menjadi empat kelompok, masing-masing terdiri dari 10 mahasiswa. Teknik analisis data adalah analisis dua arah varians (ANAVA) dan selanjutnya dilakukan dengan uji Tukey pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Secara keseluruhan, keterampilan teknik lempar lembing menggunakan metode triceps strenght lebih baik daripada yang menggunakan metode latihan bench press (FA = 12,503, terlihat lebih besar dari F_tabel= 4,113, tampak bahwa F_(hitung )>F_tabel atau P-value = 0,001 < 0,05). (2) Terdapat interaksi antara metode latihan dan kelentukan togok kebelakang terhadap keterampilan lempar lembing (FAB = 62,018 dan F_tabel = 4,113, tampak bahwa F_(hitung )> F_tabel atau P-value = 0,000 < 0,05). (3) Bagi kelompok kelentukan togok kebelakang tinggi, mahasiswa yang dilatih menggunakan metode latihan triceps strenght (rata-rata = 38,8010) lebih baik daripada yang menggunakan metode latihan bench press (rata-rata = 31,5270) terhadap keterampilan teknik lempar lembing. (4) Bagi kelompok kelentukan togok kebelakang rendah, mahasiswa yang dilatih menggunakan metode latihan bench press (rata-rata = 37,3900) lebih baik daripada yang menggunakan metode latihan triceps strenght (rata-rata = 34,6240) terhadap keterampilan teknik lempar lembing.
Kontribusi Kekuatan Otot Tungkai Dan Kecepatan Reaksi Kaki Pada Kemampuan Short Sptint Atlet Atletik Kabupaten Gowa Retno Farhana Nurulita; Anto Sukamto; Ikadarny
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 4 No 1 (2023): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v4i1.1605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan kontribusi kekuatan otot tungkai pada kemampuan short sptint. Kontribusi kecepatan reaksi kaki pada kemampuan short sptint. Kontribusi kekuatan otot tungkai dan kecepatan reaksi kaki secara bersama-sama pada kemampuan short sptint. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitaif dan jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan melibatkan dua variabel bebas yaitu kekuatan otot tungkai dan kecepatan reaksi kaki sedangkan variabel terikat yaitu kemampuan short sptint. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet atletik Kabupaten Gowa, dengan sampel 30 orang yang diambil secara simple random sampling. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa: 1). Terdapat kontribusi yang signifikan kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan short sprint dengan nilai R = 0,835. 2). Terdapat kontribusi yang signifikan kecepatan reaksi kaki terhadap kemampuan short sprint dengan nilai R = 0,696. 4). Terdapat kontribusi yang signifikan kekuatan otot tungkai dan kecepatan reaksi kaki secara bersama-sama terhadap kemampuan short sprint dengan nilai R = 0,823.