Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Persepsi Konsumen Haji dan Umroh Dalam Memilih PT Ambassador Tour & Travel Eki Agustin
Jurnal Pendidikan West Science Vol 1 No 01 (2023): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v1i01.1174

Abstract

Menunaikan ibadah haji dan umrah dengan bantuan jasa travel kini sudah menjadi pilihan banyak orang terutama mereka yang mempunyai penghasilan lebih atau mempunyai tenaga ekstra, karena dengan menggunakan jasa travel untuk menunaikan haji dan umroh dapat mempercepat jadwal pemberangkatan dari pada menjadi dipaksa mendaftar dan mengikuti jadwal yang ditentukan oleh Kementerian Agama untuk ibadah haji reguler. Salah satu jasa travel yang melayani jamaah haji dan umrah adalah PT Ambassador Tour and Travel Sukabumi. PT Ambassador Tour and Travel Sukabumi berupaya memberikan pengalaman berbeda bagi setiap jemaah, dengan mengedepankan akomodasi, transportasi, pengaturan pengolahan, petunjuk atau materi ritual yang berkualitas, dikemas dengan pelatihan lengkap serta petunjuk penyampaian dan pelaksanaan yang mudah. Pelayanan umroh dan haji dipimpin oleh tim peneliti yang berpengalaman dan unggul dengan materi pengertian dan hikmah umroh dan haji secara lengkap. Sehingga setiap masyarakat dapat menunaikan umrah dan haji dengan sempurna untuk mendapatkan Maqbul Umroh dan Mabrur Haji. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah konsumen Haji dan Umroh PT Ambassador Tour and Travel Sukabumi yang berbeda tahun keberangkatannya. Teknik pengumpulan datanya dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan datanya menggunakan triangulasi. Kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi jamaah dalam memilih PT Ambassador Tour and Travel Sukabumi adalah dikarenakan beberapa faktor yaitu berupa keinginan, harga yang relatif murah, terkenal maupun karena media promosi. Jamaah sebagian beranggapan travel ini cukup baik karena mampu mengatur jamaah dengan jelas dan terarah. Namun sebagian jamaah beranggapan bahwa travel ini kurang tertib. Kedua, Persepsi jamaah Haji dan Umroh terhadap strategi marketing yang dilakukan pada bisnis travel PT Ambassador Tour and Travel Sukabumi ini cukup efektif karena didukung oleh media-media berupa brosur, iklan, baliho, media sosial, maupun dengan cara via tausiyah sehingga itu memudahkan calon jamaah untuk mendapatkan informasi terkait dengan PT Ambassador Tour and Travel Sukabumi.
ANALISIS SWOT TERHADAP PELAYANAN HAJI DAN UMRAH PADA KBIHU AL IHSAN KECAMATAN CARINGIN KABUPATEN SUKABUMI Eki Agustin; Farid Abdul Malik
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2024): Maret
Publisher : ADISAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SWOT analysis is a strategic planning method used to assess Strengths, Weaknesses, Opportunities (opportunities) and Threats (threats or challenges) in a project or business speculation. Basically, this problem arises because of a lack of analysis regarding registration, guidance, transportation, accommodation and consumption issues carried out by the party in charge, namely KBIHU itself. Because in the implementation of the Hajj pilgrimage, weaknesses are still found every year, such as the problems mentioned above, researchers need to analyze to evaluate the Hajj and Umrah services using SWOT analysis, because SWOT analysis can analyze the extent to which the development of the institution can take advantage of opportunities to suppress weaknesses, minimize all weaknesses. to face existing and future threats. This research aims to determine the SWOT Analysis of Hajj Services at KBIHU Al-Ihsan, Caringin District, Sukabumi Regency. This research uses a qualitative descriptive method. The data collection techniques used were observation, interviews, documentation, and triangulation/combination. KBIHU Al Ihsan itself is currently in strong condition and has the opportunity to achieve maximum progress, and continues to strive to provide comfortable and safe services for its congregation. KBIHU Al Ihsan services are divided into two factors, namely internal and external. The strength of KBIHU Al Ihsan itself is the availability of places to practice manasik guidance. Meanwhile, the weakness is the lack of infrastructure for the Hajj rituals. Then we looked at the opportunity for innovation from the chairman of KBIHU, namely wanting to create a miniature Hajj pilgrimage like the one in the Holy Land. The obstacle is the application of the age limit, because in the KBIHU area the majority of Hajj registrants are over 50 years old.