Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Algoritma Genetika Sebagai Solusi Permasalahan Persamaan Liniear Matematika Lutfan Anas Zahir
Journal of Research in Science and Mathematics Education (J-RSME) Vol. 1 No. 2 (2022): December
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.841 KB) | DOI: 10.56855/jrsme.v1i2.62

Abstract

Metode optimasi Algoritma Genetika dapat digunakan untuk mencari efisiensi dari permasalahan riil yang dapat di bawa ke permasalahan matematika. Metode optimasi ini terdiri dari penyelesaian fungsi dengan generate bilangan random awal yang kemudian dilakukan crossover dan mutasi. Penyelesaian algoritma ini menggunakan rate pada bilangan random dan rate crossover sehingga setiap elemen dari fungsi (individu) awal dapat dilakukan pindai silang sehingga dengan bervariatifnya permasalahan matematika seperti kuadrat, linear, geometri, dan lain-lain dapat diselesaikan. Banyak sekali alat atau bantuan perangkat lunak yang tersedia di zaman ini, namun pada penelitian ini dilakukan secara manual, artinya peneliti tidak menggunakan perangkat lunak yang ada sehingga hasil dari pindai silang (crossover) dan mutasi dapat diketahui dengan pasti. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Perbedaan nilai rate mutasu dan rate crossover memiliki peranan besar dalam mempengaruhi penyelesaian optimalisasi Algoritma Genetika. Jika rate > 1, maka dapat menyebabkan banyaknya elemen individu awal yang hilang dan mengakibatkan solusi tidak ditemukan. Namun berbeda dengan besarnya populasi, semakin besar populasi dari fungsi yang dibangkitkan, semakin tinggi pula peluang Algoritma Genetika dalam menyelesaikan permasalahan.
Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Proyek Dalam Penanaman Konsep Matematika pada Siswa Sekolah Menengah Baso Intang Sappaile; Adi Nugroho Susanto Putro; Siti Nurjanah Ahmad; Meldawati Artayani; Lutfan Anas Zahir; Sultan Andilah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran berbasis proyek dalam penanaman konsep matematika pada siswa sekolah menengah. Model pembelajaran berbasis proyek menempatkan siswa sebagai pemain aktif dalam pembelajaran dan mengintegrasikan konsep matematika ke dalam proyek-proyek yang relevan dengan kehidupan nyata. Dalam penelitian ini, kami melakukan studi literatur dengan menggunakan metode pencarian dan seleksi yang telah ditentukan. Kami menganalisis dan mengevaluasi studi literatur yang relevan untuk menyelidiki efektivitas model pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep matematika. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan pemahaman siswa, kemampuan menerapkan konsep matematika dalam situasi praktis, dan motivasi siswa dalam belajar matematika. Namun, implementasi model ini juga menghadapi tantangan seperti kesiapan guru dan perencanaan yang cermat. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam menginformasikan para guru dan pengambil kebijakan pendidikan mengenai penerapan model pembelajaran berbasis proyek dalam penanaman konsep matematika pada siswa sekolah menengah.
Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Proyek Dalam Penanaman Konsep Matematika pada Siswa Sekolah Menengah Baso Intang Sappaile; Adi Nugroho Susanto Putro; Siti Nurjanah Ahmad; Meldawati Artayani; Lutfan Anas Zahir; Sultan Andilah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran berbasis proyek dalam penanaman konsep matematika pada siswa sekolah menengah. Model pembelajaran berbasis proyek menempatkan siswa sebagai pemain aktif dalam pembelajaran dan mengintegrasikan konsep matematika ke dalam proyek-proyek yang relevan dengan kehidupan nyata. Dalam penelitian ini, kami melakukan studi literatur dengan menggunakan metode pencarian dan seleksi yang telah ditentukan. Kami menganalisis dan mengevaluasi studi literatur yang relevan untuk menyelidiki efektivitas model pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep matematika. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan pemahaman siswa, kemampuan menerapkan konsep matematika dalam situasi praktis, dan motivasi siswa dalam belajar matematika. Namun, implementasi model ini juga menghadapi tantangan seperti kesiapan guru dan perencanaan yang cermat. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam menginformasikan para guru dan pengambil kebijakan pendidikan mengenai penerapan model pembelajaran berbasis proyek dalam penanaman konsep matematika pada siswa sekolah menengah.
Dinamika Kebebasan Berkontrak dan Perlindungan Konsumen dalam Menghadapi Klausula Baku di Era Digital. Aulia Rahman Hakim; Lutfan Anas Zahir; Lingga Hendratno; Mokhamad Eldon
Yustitiabelen Vol. 12 No. 1 (2026): Januari, 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/ke1m1655

Abstract

Penelitian ini menganalisis batasan hukum terhadap penggunaan klausula baku yang merugikan konsumen akibat ketimpangan daya tawar. Tujuannya adalah untuk menilai sejauh mana hukum positif mampu menyeimbangkan kebebasan berkontrak dengan kepentingan perlindungan konsumen. Metode yang digunakan adalah yuridis-normatif, dengan meninjau peraturan perundang-undangan dan literatur hukum terkait secara kualitatif. Analisis berfokus pada penerapan asas kebebasan berkontrak versus asas keadilan dalam praktik perjanjian, terutama di era digital. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kebebasan berkontrak perlu dibatasi. UU Perlindungan Konsumen telah memberikan landasan hukum yang jelas, namun implementasinya, khususnya pada platform daring, masih menghadapi tantangan berupa clickwrap dan browsewrap yang mengikat secara sepihak. Solusi efektif terletak pada penegakan hukum yang tegas dan peningkatan kesadaran hukum konsumen.