Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH BERBAGAI MACAM PENGEMASAN DISTRIBUSI TERHADAP MUTU SAWI PUTIH (Brassica pekinensi L) Erwin Nofiyanto; Erviana Damayanti; Dewi Larasati
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 11 No. 4 (2026): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/ha06yr73

Abstract

Penanganan pascapanen merupakan tahap penting untuk mempertahankan kesegaran dan mutu sayuran selama distribusi. Pengemasan dapat melindungi produk dari kerusakan fisik dan mempertahankan karakteristik mutu selama proses transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh berbagai jenis kemasan distribusi terhadap kerusakan fisik dan mutu sawi putih selama transportasi serta menentukan jenis kemasan terbaik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan jenis kemasan, yaitu keranjang bambu, kotak styrofoam, kardus bersekat, kardus, dan palet kayu, dengan empat kali ulangan sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kemasan tidak berpengaruh nyata terhadap susut bobot dan tekstur, tetapi berpengaruh nyata terhadap kerusakan mekanis, kadar air, dan kadar vitamin C. Kemasan kotak styrofoam merupakan perlakuan terbaik dengan susut bobot sebesar 3,41%, kerusakan mekanis 8%, tekstur 75,54 gf/mm², kadar air 64,21%, dan kadar vitamin C 59,97 mg. Dengan demikian, penggunaan kotak styrofoam merupakan jenis kemasan distribusi terbaik dalam mempertahankan mutu sawi putih selama transportasi berdasarkan parameter yang diamati. 
Pengaruh Penambahan Spirulina platensis  Terhadap Sifat Kimia dan Mikrobiologi Teh Kombucha Erwin Nofiyanto; Zulhaq Dahri Siqhny; Ika Fitrana
Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Vol. 21 No. 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jtphp.v21i1.14304

Abstract

Spirulina platensis is known to have high nutritional content, including protein, essential amino acids, and antioxidants, so it has the potential to increase the nutritional value and stability of fermented products such as kombucha. Kombucha is a tea-based fermented drink that contains various bioactive compounds, produced through symbiosis between lactic acid bacteria and yeast known as SCOBY. This study aims to analyze the effect of adding S.platensis on the chemical and microbiological characteristics of kombucha tea. The research method used an Experimental Design, namely a Completely Randomized Design (CRD) of one factor, with the treatment of adding S.platensis concentration (0, 0.5, 1.0, 1.5, and 2 g/L) to kombucha tea. Each treatment was repeated 3 times. With the parameters to be tested are protein content, antioxidant activity, Total Phenolic, Titratable Acid, LAB and organoleptics (taste, aroma, and color). The results of the study of kombucha tea with the addition of S. platensis 1 g/L were the best chemical and microbiological treatments with 0.26% protein, 41.23% antioxidant activity, 22.98% total phenol, 0.27% titratable acid, 1.65 CFU/mL lactic acid bacteria and sensory preferences of panelists. Antioxidant activity and total phenols tend to decrease because the bioactive compounds in S. platensis are relatively sensitive to environmental conditions during processing and fermentation
Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan Siswa SMKN 4 Kendal Terhadap Bahaya Styrofoam Sebagai Wadah Makanan Erwin Nofiyanto; Maria Sudjatinah; Sri Budi Wahjuningsih
TEMATIK Vol. 3 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v3i2.7145

Abstract

Salah satu permasalahan kebutuhan manusia adalah makanan. Makanan tidak hanya sekedar cukup akan tetapi harus aman, bermutu dan bergizi. Kalangan kaum remaja dan anak sekolah yang gemar “jajanan“ yang siap saji sering tidak menyadari resiko atau bahaya dari penggunaan bahan pembukus makanan yang terlihat rapi dan bersih. Tujuan Pengabdian untuk peningkatan pemahaman dan pengetahuan siswa tentang pemanfaatan bahan pembungkus makanan khususnya Styrofoam. Metode yang digunakan dalam pengabdian yaitu sosialisasi secara langsung tentang penggunaan Styrofoam sebagai wadah makanan yang berbahaya dan menekan resiko penggunaan bahan Styrofoam pada kalangan remaja khususnya siswa SMKN 4 Kendal. Hasil Pengabdian sebelum diadakan sosialisasi semua siswa SMKN 4 Kendal tidak mengetahui bahaya dan solusi penggunaan styrofoam secara tepat sebagai wadah makanan dan setelah pelatihan semua memahami bahaya dan solusi penggunaan styrofoam, sebelum sosialisasi 75% siswa tidak memahami dampak buruk styrofoam terhadap lingkungan hidup dan setelah sosialisasi 100% memahami dampak buruk styrofoam terhadap lingkungan hidup, semua siswa tidak memperhatikan foodgrade dalam kemasan styrofoam sebelum menggunakannya, 44% siswa menjawab menggunakan stryrofoam untuk makanan pada menu berminyak, panas atau asam, sedangkan 56% siswa menjawab tidak menggunakan stryrofoam untuk makanan pada menu berminyak, panas atau asam
Pelatihan Marinasi Daging Itik untuk Peningkatan Keamanan Pangan di SMKN 4 Kendal Erwin Nofiyanto; Sudjatinah Sudjatinah; Sri Budi Wahjuningsih
TEMATIK Vol. 4 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v4i2.8552

Abstract

Pengawetan bahan pangan tidak hanya dapat dilakukan dengan menggunakan garam sebagai bahan pengawetnya, tetapi juga dapat dilakukan dengan menambahkan asam organik pada pengolahan yang dilakukan. Salah satu pengolahan atau pengawetan adalah marinasi. marinade bermacam-macam, yaitu gula, garam dapur (NaCl), garam sorbat, garam fosfat dan garam benzoat, yang bermanfaat untuk meningkatkan keamanan pangan dan masa simpan daging. Tujuan dalam pengabdian untuk meningkatkan keamanan pangan dengan pelatihan marinasi. Metode pelaksanaan pelatihan dengan ceramah, diskusi dan tanya jawab. Hasil Pengabdian sebelum diadakan pelatihan marinasi daging itik di SMKN 4 Kendal 100% siswa tahu pengertian marinasi, 85% siswa tidak tahu cara pembuatan marinasi, 60% siswa belum tahu bahan marinasi, dan 75% belum tahu manfaat marinasi selain dibuat untuk bumbu masakan, setelah kegiatan pelatihan 100% siswa cukup memahami dan tahu pengertian marinasi, cara pembuatan, bahan dan manfaat dari marinasi. Dalam pelaksanaan pengabdian pelatihan marinasi daging itik diharapkan para siswa-siswi SMKN 4 Kendal memahami tentang proses marinasi dan kegiatan dapat bermanfaat selain meningkatkan pengetahuan juga dapat meningkatkan kecakapan hidup siswa.
Pelatihan Pembuatan Susu Jagung di SMKN 4 Kendal Sudjatinah Sudjatinah; Erwin Nofiyanto; Sri Budi Wahjuningsih
TEMATIK Vol. 5 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v5i1.11067

Abstract

Jagung merupakan bahan pangan yang sudah sangat dikenal di masyarakat kita,potensi jagung dalam memenuhi kebutuhan pangan juga tidak diragukan lagi .Pemanfaatan jagung selama ini sudah sangat beragam baik berupa olahan pangan siap konsumsi maupun bahan mentah.dalam upaya  penganekaragaman pangan olahan jagung, salah satunya adalah susu jagung. Berbagai bentuk olahan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah  jagung. Tujuan dalam pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan siswa dalam pelatihan pembuatan susu jagungi. Metode pelaksanaan pelatihan dengan ceramah, praktek,dan diskusi. Hasil pengolahan data kuesioner menunjukan bahwa sebelum diadakan pelatihan pembuatan susu jagung di SMKN 4 Kendal 100% siswa mengenal tentang  susu jagung, 65% siswa tidak tahu cara pembuatan susu jagung, 40% siswa belum tahu bahan pembuatan susu jagung, dan 75% belum tahu manfaat susu jagung, dan hasil pengolahan data kuesioner setelah kegiatan pelatihan menunjukan bahwa 100% siswa cukup memahami dan mengetahu cara pembuatan, bahan dan manfaat dari susu jagung. Dalam pelaksanaan pengabdian pelatihan pembuatan susu jagung para siswa-siswi SMKN 4 Kendal memahami tentang proses pembuatan susu jagung dan kegiatan dapat bermanfaat selain meningkatkan pengetahuan juga dapat meningkatkan kecakapan hidup siswa. Hasil luaran dalam PKM ini publikasi artikel ilmiah ( draf,) HKI granted dan luaran media massa sudah terbit, Produk berupa susu Jagung, Video, dan Flyer
Sosialisasi Titik Kritis Keamanan Pangan dan Pembuatan Produk Saus Tomat Di SMK N 4 Kendal Mita Nurul Azkia; Erwin Nofiyanto; Haslina Haslina
TEMATIK Vol. 5 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v5i1.11602

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMK N 4 Kendal terkait titik kritis keamanan pangan dan keterampilan memproduksi saus tomat yang aman serta berkualitas. Kegiatan dimulai dengan menjalin kemitraan dengan pihak sekolah dan menyusun media komunikasi berupa leaflet yang berisi informasi keamanan pangan dan tahapan pembuatan produk. Sosialisasi dilakukan melalui ceramah interaktif, menitikberatkan pada aspek kebersihan bahan baku, peralatan, serta proses pengolahan. Evaluasi sebelum dan sesudah program menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa, dengan rata-rata pemahaman meningkat dari 60-70% menjadi di atas 80-90%. Metode yang diterapkan terbukti efektif dalam menyampaikan materi secara praktis dan aplikatif. Selain memahami konsep teoretis, siswa mampu mempraktikkan keamanan pangan dalam pembuatan saus tomat, termasuk memilih bahan alami tanpa tambahan berbahaya. Program ini diharapkan berkontribusi pada peningkatan kesadaran dan kesiapan siswa untuk terlibat di industri pangan.
Penyuluhan Pembuatan Nata dan Diversifikasi Produk Olahannya sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Pengolahan Pangan di SMK N 1 Bawen Erwin Nofiyanto; Haslina Haslina; Aldila Sagitaning Putri
TEMATIK Vol. 6 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tematik.v6i1.13204

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMK N 1 Bawen dalam pengolahan pangan melalui penyuluhan pembuatan nata dan diversifikasi produk olahannya. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan observasi kebutuhan mitra dan koordinasi penyusunan program pelatihan serta penyediaan bahan edukatif berupa leaflet proses produksi nata. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, demonstrasi, dan diskusi interaktif, serta evaluasi pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengetahuan awal siswa masih rendah terkait bahan baku pembuatan nata, kandungan gizi, proses pembuatan, serta diversifikasi produk. Sebanyak 75% siswa belum mengetahui bahwa nata dapat dibuat dari berbagai bahan selain air kelapa, 80% belum mengetahui kandungan gizi nata, 82% belum memahami proses pembuatannya, dan 85% belum mengenal diversifikasi produk berbasis nata. Setelah kegiatan penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan pengetahuan siswa dengan persentase pemahaman menjadi 92% pada aspek bahan baku, 90% kandungan gizi, 94% proses pembuatan, dan 91% diversifikasi produk. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan berhasil meningkatkan kompetensi siswa dalam pengolahan pangan, khususnya pemanfaatan nata sebagai produk bernilai tambah dan berpotensi dikembangkan sebagai peluang inovasi kewirausahaan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal penguatan keterampilan vokasional dan inovasi produk pangan di lingkungan sekolah kejuruan