Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan tentang Diit Pada Pasien dengan Diabetes Mellitus melalui Pendidikan Kesehatan Ranita Ayu Wandina; Emah Marhamah
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.829 KB)

Abstract

Latar belakang : Tingkat pengetahuan yang rendah dapat mempengaruhi pola makan yang akhirnya mengakibatkan kenaikan kadar glukosa darah, dalam mengatasi masalah tersebut hal ini perlu dilakukan penanganan dengan cara melakukan edukasi yang merupakan dasar utama untuk pengobatan dan pencegahan diabetes yang sempurna. Tujuan : Mengetahui perubahan tingkat pengetahuan Ny. R sebelum dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan. Metode : Penelitian deskriptif kualitatif. Sampel 1 responden. Hasil : Tingkat pengetahuan pasien bertambah, ditunjukkan dengan pasien mampu menjawab benar 13 kuesioner dari 20 kuesioner yang artinya cukup dengan penilaian 75%. Simpulan : Terdapat pengaruh yang besar bahwa dengan diberikan pendidikan kesehatan tentang diit diabetes mellitus mampu meningkatkan pengetahuan pasien dalam mengetahui diit yang benar.
Literature Review : Efektifitas Mobilisasi Dini untuk Meningkatkan Peristaltik Usus pada Pasien Paska Operasi Abdomen Emah Marhamah; Wahyu Tri Astuti; Ayu Nadiya Choire
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.168 KB) | DOI: 10.56186/jkkb.84

Abstract

Latar belakang : Pembedahan merupakan metode untuk mengobati kondisi yang sulit atau tidak mungkin disembuhkan dengan obat-obatan yang sederhana. Sebelum dilakukan pembedahan pasien mendapat anestesi yang bertujuan untuk menghilangkan rasa sakit selama operasi. Anestesi yang diberikan pada pasien akan memberikan efek kehilangan peristaltik normal atau penurunan peristaltik usus. Peristaltik usus paska pembedahan dapat diatasi dengan menstimulasi gerakan peristaltik usus yaitu dengan cara mobilisasi dini. Tujuan : Mengetahui efektifitas penerapan mobilisasi dini terhadap peristaltik usus Pada pasien paska operasi abdomen. Metode: Artikel ilmiah menggunakan pendekatan eksploratif menggunakan metode dan desain literatur review ini dengan mengambil sumber-sumber yang dilakukan pada tanggal 15 Juni sampai 25 Agustus dengan penelusuran Google Scholar yang sesuai dengan kata kunci dan kriteria bukan merupakan jurnal asuhan keperawatan, jurnal yang tidak dapat diakses full text. Penelitian ini dilakukan dari bulan Juni sampai Oktober 2020. Hasil: Terdapat 533 yang diidentifikasi dan dipublikasikan dari tahun 2011-2020. Dari 533 artikel 3 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan mobilisasi dini yang dilakukan selama 6 jam, 12 jam, 24 jam dapat meningkatkan peristaltik usus pada pasien paska operasi abdomen. Simpulan: mobilisasi dini efektif mendukung dalam meningkatkan peristaltik usus pada pasien paska operasi abdomen.
Literature Review : Teknik Relaksasi Benson terhadap Kadar Gula Darah pada Diabetes Melitus Emah Marhamah; Syamsudin Syamsudin; Afiqah Ramadhanty
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.32 KB) | DOI: 10.56186/jkkb.94

Abstract

Latar belakang : Kadar gula darah merupakan jumlah kandungan gukosa dalam plasma darah di mana kadar gula darah ini bisa meningkat. Teknik relaksasi benson merupakan jenis teknik relaksasi yang bisa menekan hormon epienefrin, kortisol, glucagon, adrenocortiotropic hormone (ACTH), kortikosteroid, dan tiroid sehingga dapat menurunkan stres sehingga kadar gula darah dapat terkontrol Kondisi peningkatan kadar gula darah lebih banyak terjadi pada pasien dengan Diabetes Melitus. Penatalaksanaan kadar gula darah tinggi pada penderita Diabetes Melitus diantaranya adalah non faramakologi dengan Penatalaksanaan manajemen stres dengan teknik relaksasi salah satunya yaitu dengan teknik relaksasi benson. Tujuan : Mengetahui efektifitas teknik relaksasi benson dalam menurunkan kadar gula darah. Metode: Artikel ilmiah menggunakan pendekatan eksploratif menggunakan metode dan desain literatur review ini dengan mengambil sumber-sumber yang dilakukan pada tanggal 15 Juni sampai 25 Agustus 2020 dengan penelusuran Google Scholar yang sesuai dengan kata kunci dan kriteria bukan merupakan jurnal asuhan keperawatan, jurnal yang dapat diakses full text. Penelitian ini dilakukan dari bulan Juni sampai Oktober 2020. Hasil: Terdapat 580 yang diidentifikasi dan dipublikasikan dari tahun 2011-2020. Dari 580 artikel 3 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Simpulan: Pemberian teknik relaksasi benson efektif untuk mendukung menurunkan kadar gula darah.
Pendampingan Ibu Hamil Melalui One Student One Client (OSOC) Evy Tri Susanti; Wahyu Tri Astuti; Lis Nurhayati; Is Susilaningsih; Rusminah Rusminah; Emah Marhamah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.881 KB)

Abstract

Latar Belakang. Kegiatan pendampingan ibu hamil melalui OneStudent One Client (OSOC) merupakan kegiatan pendampingan olehsatu mahasiswa kepada satu ibu hamil resiko tinggi dengan prinsipasuhan berkelanjutan dimulai dari awal kehamilan, persalinan, bayibaru lahir dan nifas sehingga dapat mengidentifikasi adanya faktorrisiko terjadinya kematian sehingga dapat memberikan intervensisedini mungkin. Tujuan. Tujuan kegiatan ini adalah untukmendeteksi dini terhadap faktor risiko maupun komplikasi pada ibuhamil dan nifas, melakukan upaya promotif dan preventif untukmeningkatkan kesehatan ibu dan bayi serta memastikan setiap ibuhamil memperoleh pelayanan terstandar di wilayah PuskesmasWindusari dan Bandongan Kabupaten Magelang. Metode. Metodepengabdian masyarakat ini adalah mahasiswa melakukan kunjunganrumah ibu hamil sebanyak empat kali yaitu periode hamil, nifas,bayi baru lahir dan program keluarga berencana. Jumlah. Jumlahibu hamil resiko tinggi 28 orang yang terdiri dari 16 ibu hamilwilayah Puskesmas Windusari dan 12 ibu hamil di wilayahPuskesmas Bandongan pada bulan April sampai Oktober 2018.Hasil. Jumlah ibu hamil 28 orang didapatkan 100% mempunyai bukuKIA, 39% tidak faham P4K, 21% IMT kurang dari normal, 19%TB<145cm, 32% hipotensi, 44% TFU kurang dari normal, 21% DJJ<100x/menit, 14% letak kepala tidak normal, 21% imunisasi TT tidaklengkap, 68% persalinan normal, 21% mengalami komplikasipersalinan,0,03% menggunakan kontrasepsi pil, 61% suntik, 10%implant, 0,03% MOW, 14% belum menentukan kontrasepsi. 0,03%kondisi bayi lemah. Kesimpulan. 100% Ibu hamil terdeteksi faktorrisiko dan komplikasi serta memperoleh pelayanan terstandar.Rekomendasi. Program pendampingan ibu hamil melalui OSOCdapat dilanjutkan oleh bidan desa setempat agar ibu hamil risikotinggi mendapatkan pelayan terstandar sehingga dapat menurunkanAKI dan AKB.
PEMBERIAN SLOW STROKE BACK MASSAGE TERHADAP TEKANAN DARAH PADA HIPERTENSI Emah Marhamah; Apsari Rahani
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.111

Abstract

Latar belakang: Hipertensi adalah suatu keadaan di mana tekanan darah meningkat, sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg. Mekanisme kerja slow stroke back massage terhadap tekanan darah menstimulasi saraf-saraf di superfisial di kulit yang kemudian diteruskan ke otak bagian hipotalamus. Sistem saraf desenden melepaskan opiate endogen, seperti endofrin. Pengeluaran endorphin mengakibatkan meningkatnya kadar endorphin dalam tubuh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pemberian terapi slow stroke back massage yang efektif menurunkan tekanan darah pada hipertensi. Metode: penelitian ini merupakan deskriptif eksploratif dengan pendekatan studi literatur pada hasil-hasil penelitian sebelumnya yang membahas tentang pemberian slow stroke back massage terhadap tekanan darah pada hipertensi. Sampel penelitian diambil secara random sampling sebanyak 3 jurnal. Hasil: Pemberian slow stroke back massage untuk menurunkan tekanan darah pada hipertensi sebaiknya dilakukan 10 kali selama 1 menit 40 detik, dilakukan rutin selama 3 minggu yang terbagi menjadi 12 pertemuan. Simpulan: Pemberian slow stroke back massage efektif untuk menurunkan tekanan darah pada hipertensi. Kata kunci: hipertensi, slow stroke back massage, tekanan darah
PENERAPAN HIDROTERAPI RENDAM KAKI AIR HANGAT TERHADAP TEKANAN DARAH PADA HIPERTENSI Siswanto Siswanto; Emah Marhamah; Farah Fania
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.115

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah diatas normal. Apabila tidak segera diberikan penanganan akan meningkatkan angka kematian dan komplikasi seperti, stroke, gagal jantung dan gagal ginjal. Hidroterapi rendam kaki air hangat bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah pada hipertensi, sehingga hidroterapi rendam kaki air hangat diharapkan mampu mengatasi masalah hipertensi. Tujuan: Mengetahui efektifitas hidroterapi rendam kaki air hangat terhadap tekanan darah pada hipertensi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan literatur review. Populasi penelitian adalah jurnal yang membahas tentang hidroterapi rendam kaki air hangat terhadap tekanan darah pada hipertensi sebanyak 202, kemudian dipilih 3 jurnal secara random sampling dengan kriteria jurnal Bahasa Indonesia yang terbit 2017-2020 dan menggunakan hidroterapi rendam kaki air hangat. Hasil: Hidroterapi rendam kaki air hangat lebih efektif dilakukan pada hipertensi yang berusia lebih dari 45 tahun, dilakukan sebanyak 3 kali dalam seminggu selama 10–15 menit. dengan Pvalue=0,000. Simpulan: Hidroterapi rendam kaki air hangat efektif untuk menurunkan tekanan darah pada hipertensi. Kata kunci: Hidroterapi, Rendam Kaki Air Hangat, Hipertensi.