Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan Teknik Relaksasi dengan Aromaterapi Minyak Lemon pada Pasien dengan Nyeri Paska Apendiktomi Yuli Astuti; Rusminah Rusminah
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.364 KB)

Abstract

Latar belakang : Apendiktomi adalah pembedahan untuk mengangkat apendiks untuk menurunkan resiko perforasi yang menimbulkan sayatan dan menyebabkan kerusakan integritas kulit dan menimbulkan keluhan nyeri. Penatalaksanaan non farmakologi belum dilakukan di RS PKU Muhammadiyah TemangguNg. Penerapan teknik relaksasi aromaterapi minyak lemon dilaksanakan pada Sdr. D tanggal 28-29 Maret 2019 di Ruang Shofa 1 RS PKU Muhammadiyah Temanggung dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Tujuan : mengetahui gambaran nyeri sebelum dilakukan relaksasi, penerapan teknik relaksasi dan gambaran nyeri setelah teknik relaksasi pada Sdr. D. Metode : metode yang digunakan metode studi kasus dengan responden pasien paska apendiktomi yang dirawat di Ruang Shofa 1 RS PKU Muhammadiyah Temanggung. Instrumen yang digunakan adalah tools penilaian tahap relaksasi aromaterapi lemon. Hasil : penerapan teknik relaksasi aromaterapi menggunakan Nares Esential Lemon Oil dengan di hirup menggunakan kapas pada Sdr. D selama 15 menit di Ruang Shofa 1 RS PKU Muhammadiyah Temanggung yang dilakukan selama 2 hari pada tanggal 28-29 Maret 2019 dengan teknik relaksasi aromaterapi minyak lemon mampu untuk mengurangi nyeri dari skala 5 menjadi skala 3. Simpulan : teknik relaksasi aromaterapi lemon mampu untuk mengurangi nyeri paska apendiktomi dari skala 5 menjadi skala 3.
Literature Review : Teknik Pursed Lips Breathing (PLB) Terhadap Saturasi Oksigen pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Rusminah Rusminah; Siswanto Siswanto; Susi Amalia
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.419 KB) | DOI: 10.56186/jkkb.89

Abstract

Latar Belakang : Saturasi oksigen adalah persentase kandungan oksigen dalam arteri. Penurunan saturasi oksigen pada PPOK terjadi karena penyempitan bronkus sehingga karbondioksida terjebak dan oksigen tidak bisa masuk ke paru-paru. Penanganan pasien PPOK dengan teknik non farmakologi berupa latihan pernapasan pursed lips breathing. Tujuan : Mengetahui efektifitas teknik pursed lips breating terhadap saturasi oksigen pada pasien PPOK. Metode : Artikel ilmiah ini menggunakan pendekatan eksploratif menggunakan metode dan desain literature review yang dilakukan tanggal 15 Juni sampai 25 Agustus 2020 dengan mengambil sumber-sumber dari Google Scholar yang sesuai dengan kata kunci dan kriteria diantaranya jurnal nasional dan internasional, terbit 10 tahun terakhir, bukan merupakan jurnal asuhan keperawatan, jurnal yang tidak dapat diakses full text. Hasil : Terdapat 68 yang diidentifikasi dan dipublikasikan tahun 2011-2020. Artikel sebanyak 68 terpilih 3 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Dari 3 jurnal didapatkan hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pursed lips breathing dapat meningkatkan saturasi oksigen. Simpulan : Teknik pursed lips breathing efektif terhadap saturasi oksigen pada pasien dengan penyakit paru obstruksi kronik (PPOK).
Penerapan Range of Motion (ROM) terhadap Kekuatan Otot pada Pasien Paska Stroke Siti Munawiroh; Siswanto Siswanto; Rusminah Rusminah
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.318 KB) | DOI: 10.56186/jkkb.95

Abstract

Pendahuluan: Stroke terjadi karena pecahnya pembuluh darah akibat tersumbatnya bekuan darah dapat mempengaruhi distribusi nutrsi dan oksigen ke otak.Range of motion (ROM) merupakan proses rehabilitasi yang digunakan untuk mempertahankan dalam menggerakkan persendian secara normal dan lengkap untuk meningkatkan massa otot dan tonus otot. Tujuan: Tujuan dari penulisan artikel ini untuk mengetahui latihan range of motion (ROM) yang efektif untuk meningkatkan kekuatan otot pada pasien paska stroke. Metode: Penulisan eksploratif dengan menggunakan metode dan desain penulisan literature review dengan mengambil sumber yang dilakukan pada 15 Juni– 25 Agustus 2020 dengan penelusuran menggunakan google scholar dalam pencarian jurnal yang sesuai kata kunci dan kriteria inklusi diantaranya yaitu jurnal nasional yang terbit 10 tahun terakhir, bukan merupakan asuhan keperawatan, dan varibelnya berbeda. Hasil: Terdapat 1.190 artikel yang terbit kurun waktu 2011-2020. Artikel tersebut terpilih 3 yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Simpulan: Bahwa latihan range of motion (ROM) efektif meningkatakan kekuatan otot pada pasien dengan paska stroke
Pendampingan Ibu Hamil Melalui One Student One Client (OSOC) Evy Tri Susanti; Wahyu Tri Astuti; Lis Nurhayati; Is Susilaningsih; Rusminah Rusminah; Emah Marhamah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.881 KB)

Abstract

Latar Belakang. Kegiatan pendampingan ibu hamil melalui OneStudent One Client (OSOC) merupakan kegiatan pendampingan olehsatu mahasiswa kepada satu ibu hamil resiko tinggi dengan prinsipasuhan berkelanjutan dimulai dari awal kehamilan, persalinan, bayibaru lahir dan nifas sehingga dapat mengidentifikasi adanya faktorrisiko terjadinya kematian sehingga dapat memberikan intervensisedini mungkin. Tujuan. Tujuan kegiatan ini adalah untukmendeteksi dini terhadap faktor risiko maupun komplikasi pada ibuhamil dan nifas, melakukan upaya promotif dan preventif untukmeningkatkan kesehatan ibu dan bayi serta memastikan setiap ibuhamil memperoleh pelayanan terstandar di wilayah PuskesmasWindusari dan Bandongan Kabupaten Magelang. Metode. Metodepengabdian masyarakat ini adalah mahasiswa melakukan kunjunganrumah ibu hamil sebanyak empat kali yaitu periode hamil, nifas,bayi baru lahir dan program keluarga berencana. Jumlah. Jumlahibu hamil resiko tinggi 28 orang yang terdiri dari 16 ibu hamilwilayah Puskesmas Windusari dan 12 ibu hamil di wilayahPuskesmas Bandongan pada bulan April sampai Oktober 2018.Hasil. Jumlah ibu hamil 28 orang didapatkan 100% mempunyai bukuKIA, 39% tidak faham P4K, 21% IMT kurang dari normal, 19%TB<145cm, 32% hipotensi, 44% TFU kurang dari normal, 21% DJJ<100x/menit, 14% letak kepala tidak normal, 21% imunisasi TT tidaklengkap, 68% persalinan normal, 21% mengalami komplikasipersalinan,0,03% menggunakan kontrasepsi pil, 61% suntik, 10%implant, 0,03% MOW, 14% belum menentukan kontrasepsi. 0,03%kondisi bayi lemah. Kesimpulan. 100% Ibu hamil terdeteksi faktorrisiko dan komplikasi serta memperoleh pelayanan terstandar.Rekomendasi. Program pendampingan ibu hamil melalui OSOCdapat dilanjutkan oleh bidan desa setempat agar ibu hamil risikotinggi mendapatkan pelayan terstandar sehingga dapat menurunkanAKI dan AKB.
LITERATURE REVIEW : PEMBERIAN MADU KALIANDRA PADA LUKA DIABETES MELLITUS Rusminah Rusminah; Endah Dwi Andriani
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.114

Abstract

Latar belakang : Luka diabetik adalah luka yang terjadi karena adanya kelainan pada saraf, pembuluh darah dan kemudian adanya infeksi, tidak diatasi akan menjadi pembusukan bahkan dapat diamputasi. Terjadi luka diabetik tidak terlepas dari tingginya kadar glukosa darah pasien diabetes mellitus atau DM. Salah satu cara untuk merawat luka diabetes mellitus dengan pemberian terapi madu kaliandra. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian madu kaliandra terhadap luka diabetes melitus. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi eksploratif dengan pendekatan literature review hasil penelitian tentang pemberian terapi madu kaliandra pada luka diabetes mellitus. Sampel penelitian 3 jurnal yang dipilih melalui tehnik purpose sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil : Terdapat 10 jurnal yang dipublikasikan pada tahun 2020, terpilih 3 jurnal yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, dengan hasil terdapat perbedaan sebelum dan setelah diberikan madu kaliadra diberikan dengan cara topikal dilakukan dua hari sekali bila kondisi luka bersih, jika kotor dilakukan sehari sekali, tidak ada jaringan nekrotik, kerusakan atau nekrosis subkutan, tidak mencapai fasia, tertutup jaringan granulasi, 75% s/d 100% luka terisi granulasi, pada semua pasien luka diabetes dengan derajat II-IV. Simpulan: Pemberian terapi madu kaliandra yang efektif dapat menyembuhkan luka diabetes mellitus. Kata kunci : luka diabetes mellitus, madu kaliandra