Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Kompres Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Payudara Pada Ibu Nifas Dengan Pembentukan ASI Di Wilayah Kabupaten Banjar Nurul Citrawati; Bardiati Ulfah; Siti Maria Ulfa; Suryati Suryati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1374

Abstract

Nyeri payudara pada masa pembentukan ASI merupakan salah satu kendala umum yang dialami ibu nifas dan dapat menghambat keberhasilan menyusui apabila tidak ditangani dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres hangat terhadap penurunan nyeri payudara pada ibu nifas dengan pembentukan ASI di Wilayah Kabupaten Banjar. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan rancangan quasi-experimental One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 20 ibu nifas yang dipilih melalui consecutive sampling di UPTD Puskesmas Cintapuri Darussalam dan UPTD Puskesmas Simpang Empat 2, Kabupaten Banjar. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale sebelum dan sesudah pemberian kompres hangat bersuhu 37-40°C selama ±15 menit, dua kali sehari selama dua hari. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor nyeri menurun dari 5,90 (kategori sedang-berat) menjadi 2,95 (kategori ringan) setelah intervensi, dengan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Simpulan penelitian ini adalah pemberian kompres hangat berpengaruh signifikan terhadap penurunan nyeri payudara pada ibu nifas dengan pembentukan ASI, sehingga dapat direkomendasikan sebagai tindakan nonfarmakologis dalam asuhan kebidanan masa nifas.
Pengaruh Edukasi Dan Pelatihan Terhadap Pengetahuan Dan Keterampilan Pijat Oksitosin Pada Keluarga Ibu Nifas Di RSUD Datu Kandang Haji Balangan Zakia Zakia; Nelly Mariati; Rizki Amalia; Suryati Suryati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1375

Abstract

Ketidaklancaran produksi dan pengeluaran ASI pada masa nifas masih menjadi salah satu hambatan dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Pijat oksitosin membantu merangsang refleks oksitosin, tetapi pelaksanaannya membutuhkan pengetahuan dan keterampilan keluarga pendamping. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi dan pelatihan terhadap pengetahuan dan keterampilan pijat oksitosin pada keluarga ibu nifas di RSUD Datu Kandang Haji Balangan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 20 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi diberikan melalui edukasi dengan media leaflet, demonstrasi, dan praktik langsung. Instrumen penelitian berupa tes pengetahuan dan lembar checklist keterampilan. Data dianalisis menggunakan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan responden sebelum intervensi sebagian besar berada pada kategori kurang sebanyak 17 responden atau 85,0%, kemudian meningkat menjadi kategori baik sebanyak 17 responden atau 85,0% setelah intervensi. Keterampilan responden sebelum intervensi seluruhnya berada pada kategori kurang terampil sebanyak 20 responden atau 100,0%, kemudian meningkat menjadi terampil sebanyak 20 responden atau 100,0% setelah intervensi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai sig =0,000 (sig<0,05) pada pengetahuan dan keterampilan. Kesimpulan penelitian ini adalah edukasi dan pelatihan berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan pijat oksitosin pada keluarga ibu nifas.