Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengabdian Kepada Masyarakat Workshop Teamwork Dan Character Building Pada Tenaga Kependidikan Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta Bulan Juni 2021 Feda Anisah Makkiyah; Bintang Bayu Aryandi; Taufiq Fredrik Pasiak
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 5 No 1 (2022): IKRAITH-ABDIMAS No 1 Vol 5 Maret 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1224.016 KB)

Abstract

Organisasi yang baik adalah organisasi dengan nuansa kerjasama tim (teamwork) yangkuat. Tenaga kependidikan adalah tenaga yang bertugas dalam menunjang proses pendidikan pada satuanpendidikan. Tenaga kependidikan di FK UPN Veteran Jakarta memegang peranan yang penting, sehinggabudaya teamwork harus ditingkatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Metode. Workshopdilakukan di sebuah tempat pertemuan yang dapat mengakomodasi pergerakan daripada 50 orang pesertadan tenaga pendukung workshop ini. Pagi hari setelah registrasi, para peserta workshop diberikan pretestdan di 2 jam berikutnya diberikan ceramah interaktif dan simulation based training oleh tiga narasumberyang berpengalaman di bidangnya. Kemudian di akhir workshop, diberikan posttest dan untuk memperkuatpembentukan tim dilakukan simulasi dengan permainan-permainan yang dimainkan secara berkelompok.Hasil. Karakteristik Tenaga Kependidikan Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta. Laki-laki lebihbanyak dari perempuan, status kepegawaian terbanyak adalah pegawai non-PNS, tingkat pendidikanterbanyak adalah S1. Dari tabulasi pertanyaan tentang teamwork dan character building dapat dilihat kalaupemahaman tentang hal tersebut masih belum dimiliki oleh tenaga kependidikan FK UPN Veteran Jakarta.Skor persentase pretest dan posttest dari Workshop TeamWork dan Character Building FK UPN VeteranJakarta. Terdapat penurunan tiga persen score test dalam workshop ini. Kesimpulan. Workshop inimemberikan penguatan tentang teamwork dan pembentukan karakter dari tenaga kependidikan.
Peningkatan Pengetahuan Keamanan Pangan pada UKM Sektor Makanan untuk Memperkuat Ketahanan Keluarga: Sebuah Upaya Non-Maleficence pada Komunitas Muktamiroh, Hikmah; Yuni Setyaningsih; Agneta Irmarahayu; Bintang Bayu Aryandi
Segara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): Vol. 1 No. 2 (2023): SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/segara.v1i2.7189

Abstract

Ketahanan keluarga yang adekuat diperlukam dalam membangun ketahanan komunitas. Makanan yang tidak aman dikonsumsi dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga tubuh menjadi lebih rentan terhadap penyakit. Masyarakat perlu mendapatkan perlindumgan atas keamanan pangan. Keamanan pangan merupakan salah satu hak konsumen sekaligus hak asasi manusia atas kesehatan yang harus terpenuhi untuk membangun komunitas yang sehat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah sebagai upaya meningkatkan pengetahuan Usaha Kecil Menengah terhadap keamanan pangan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan secara online, diikuti oleh 38 orang pelaku UKM. Penyuluhan ini berhasil meningkatkan nilai rerata pengetahuan keamanan pangan pada pelaku UKM, yaitu dari 63.82 menjadi 87.81. Kata kunci: Keamanan Pangan, Ketahanan Keluarga, Komunitas, Non-maleficence, Usaha Kecil Menengah Abstract Adequate family resilience is necessary in building community resilience. Foods that are not safe for consumption can lower the body's resistance so that the body becomes more susceptible to disease. People need to get protection for food safety. Food safety is one of the consumers rights to health that must be fulfilled to build a healthy community. The purpose of community service is to increase knowledge of Small - Medium Enterprises (SMEs) on food security. Service activities were conducted in the form of online counselling attended by 38 SMEs. This counselling succesfully increased the mean score of food safety knowledge among SMEs from 63.82 to 87.81. Keywords: Food security, Family resilience, Community, Non-maleficence, Small - Medium Enterprises