Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

KOMUNIKASI EFEKTIF MELALUI MEDIA SOSIAL TENTANG PENYEBARAN INFORMASI COVID-19 Tita Melia Milyane; Wa Ode Nurul Yani; Wiwin Winangsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v2i2.165

Abstract

Komunikasi efektif melalui media sosial merupakan bentuk komunikasi yang dilakukan dengan menggunakan media elektronik seperti Email, Twitter, Whatsapp, Line, atau aplikasi lainnya yang menggunakan akses internet. Komunikasi ini juga termasuk percakapan video call yang disediakan berbagai fitur provider seperti skype, Google, Zoom, dst. Seperti halnya komunikasi lainnya, komunikasi efektif media sosial pada dasarnya merupakan interaksi verbal dan non verbal yang dilakukan oleh dua atau lebih manusia untuk menyampaikan pesan dan melihat dari efek pesan tersebut. Fokus utama kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang kami lakukan adalah komunikasi efekktif melalui aplikasi Whatsapp, yaitu bagaimana komunikasi yang dilakukan oleh masyarakat di Kelurahan Pataruman Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut berkaitan dengan penyebaran informasi COVID-19, melalui perangkat Rukun Tetangga Rukun Warga (RT RW) setempat. Menurut kami, melibatkan peranan RT RW sangatlah penting, karena mereka merupakan pemerintahan tingkat paling rendah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini diantarnya adalah untuk mencegah penyebaran infomasi tidak benar/hoax diantara masyarakat, yang tersebar melalui aplikasi whatsapp, dengan melibatkan peranan pengurus RT RW setempat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode penyuluhan dan keterlibatan mitra secara langsung, dilaksanakan selama tiga bulan. Hasil kegiatan ini adalah timbulnya kesadaran pada mitra (perangkat RT RW) agar selektif dalam memilah informasi, adanya kemampuan mitra  melakukan cek ricek atas informasi yang diterima melalui media digital Whatsapp serta kemampuan mitra menyampaikan kepada warga masyarakat akan informasi yang benar dan informasi yang hoax.Simpulan dari kegiatan ini yaitu munculnya kesadaran memilah berita terkait COVID-19.
MENINGKATKAN SIKAP EMPATI MELALUI METODE MENDONGENG PADA ANAK USIA DINI Wiwin Winangsih; Lastri Yuniarti; Ema Aprianti
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 Nomor 3, Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.439 KB) | DOI: 10.22460/ceria.v1i3.p42-47

Abstract

Empathy is the ability of someone to put themselves in the position of others, to understand the views and feelings of people or to experience what the person experienced. Storytelling method is a way of delivering the learning done orally and by engineered by the storyteller of movement and body expression, the fairy tale has a specific meaning that is something related to the world of fantasy.the empathy ability of children of A group Bustanul Arifin Kindergarten is still low. The purpose of this study is to obtain an overview of the improvement of empathy ability of children through the application of storytelling method. The research was done by research method of class action of this research data collected through observation and documentation of data which have been collected analyzed by description.In accordance with the results of the research we have analyzed and it can be concluded that the development of empathy of Group A children from the number of children 25 consisting of 12 males and 13 girls in fact has increased, this is derived from the final result after the implementation of the action on cycle 2 which can be explained from each number of children in the category of BB as many as 3 children, in the MB category, as many as 7 children, in the category of BSH, as many as 11 children, and on BB category, a number of 4 children.
PENGARUH PENGENDALIAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DASAR DI WILAYAH KERJA UNIT PELAYANAN TEKNIS DINAS PUSKESMAS BANJARAN KABUPATEN BANDUNG Dicky Riswara Sutera; Wiwin Winangsih
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 22 No 2 (2017): Vol. 22, No. 2, Desember 2017
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah Kualitas Pelayanan Kesehatan Dasar di Pusat kesehatan Masyarakat Banjaran Kota Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti merumuskannya sebagai berikut “Seberapa besar Pengaruh Pengendalian Terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan Dasar di Pusat kesehatan masyarakat Banjaran Kota Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung”. Untuk menganalisis masalah yang diteliti, peneliti mengajukan teori pengendalian dari Anthony dan Govindarajan, berdasarkan proses-proses pengendalian yaitu, pelacak (detector), penilai (assesor), dan umpan balik (effector). Sedangkan teori kualitas pelayanan digunakan dari Fitzsimmons dalam Sedarmayanti berdasarkan lima dimensi yaitu, tangible (berwujud), reliability (keandalan), responsiveness (tanggung jawab), assurance (jaminan), dan emphaty (perhatian). Metode penelitian yang digunakan adalah metode Deskriptif Analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan kesehatan dasar di Pusat kesehatan masyarakat Banjaran Kota Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung. Hasil ini dibuktikan dengan variabel pengaruh pengendalian oleh Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat Banjaran Kota Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung berdasarkan proses-proses pengendalian secara keseluruhan berada pada kondisi “cukup baik”. Demikian juga kualitas pelayanan kesehatan dasar Pusat Kesehatan Masyarakat Banjaran Kota Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung secara keseluruhan berada pada kondisi “cukup baik”.
ANALISIS KEBIJAKAN PUBLIK MENUJU TATA PEMERINTAHAN YANG BERSIH DAN BERWIBAWA Wiwin Winangsih
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 23 No 2 (2018): Vol. 23, No. 2, Desember, 2018
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu agenda pembangunan nasional adalah menciptakan tata pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Untuk itu diperlukan langkah-langkah kebijakan yang terarah pada perubahan kelembagaan dan sistem ketatalaksanaan; kualitas sumber daya manusia aparatur; dan sistem pengawasan dan pemeriksaan yang efektif. Analisis kebijakan, dalam pengertiannya yang luas, melibatkan hasil pengetahuan tentang dan di dalam proses kebijakan. Analisis kebijakan diharapkan untuk menghasilkan dan mentransformasikan informasi tentang nilai-nilai, fakta-fakta, dan tindakan-tindakan. Tujuan penulisan ini untuk menganalisis sejauh mana analisis kebijakan publik menuju tata pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Metode penulisan dilakukan dengan melakukan kajian kepustakaan yang relevan dengan tema analisis kebijakan publik menuju tata pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Hasil penulisan ini menunjukkan bahwa untuk mewujudkan Tata Pemerintahan yang Bersih dan Berwibawa, maka kebijakan penyelengaraan negara harus diarahkan, untuk: (1) Menuntaskan penanggulangan penyalahgunaan kewenangan dalam bentuk praktik-praktik KKN; (2) Meningkatkan kualitas penyelengaraan administrasi negara; dan (3) Meningkatkan keberdayaan masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan.
ANALISIS KEBIJAKAN PUBLIK MENUJU TATA PEMERINTAHAN YANG BERSIH DAN BERWIBAWA Wiwin Winangsih
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 24 No 2 (2019): Vol. 24, No. 2, Desember 2019
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the national development agenda is to create clean and authoritative governance. It required policy measures directed at institutional change and systems management; quality of human resources, and system of effective supervision and inspection. Policy analysis, in a broad sense, involving the results and knowledge in the policy process. Policy analysis is expected to generate and transform information about the values​​, facts, and actions. The purpose of this paper to analyze the extent to which public policy analysis towards clean and authoritative governance. The method of writing done with a review of relevant literature on the theme of public policy analysis towards clean and authoritative governance. The results of this study indicate that to realize the clean and authoritative Governance, the organization of state policy should be directed to: (1) Complete the prevention of abuse of power in the form of corruption practices; (2) Improve the quality of the organization of the state administration; and (3) Increasing the empowerment of the community in the implementation of development.
Implementasi Kebijakan Pengelolaan Air Bersih pada Badan Usaha Milik Desa Cipedes Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung Wiwin Winangsih; Rodhiyat Fajar Salim; Bonaparte Priyatna
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 26 No 1 (2021): Vol. 26 No. 1, Juni 2021
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah belum optimalnya Implementasi Kebijakan Pengelolaan Air Bersih Pada Badan Usaha Milik Desa Cipedes Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung. Berdasarkan masalah tersebut peneliti mengidentifikasi masalah yaitu bagaimana Implementasi Kebijakan Pengelolaan Air Bersih Pada Badan Usaha Milik Desa Cipedes Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung. Teori yang dipakai sebagai pendekatan dalam penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh Edward III Agustino (2017:136-142) dengan dimensi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Berdasarkan teori tersebut peneliti merumuskan proposisi yaitu Implementasi Kebijakan Pengelolaan Air Bersih Pada Badan Usaha Milik Desa Cipedes Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung akan berjalan optimal apabila dilaksanakan sesuai dengan dimensi komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Adapun sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Serta teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti yaitu observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi Kebijakan Pengelolaan Air Bersih Pada Badan Usaha Milik Desa Cipedes Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung masih belum optimal ditunjukan dengan belum maksimalnya pelaksanaan tugas para pelaksana kebijakan, sarana dan prasarana penunjang pelaksanaan pengelolaan air bersih masih terbatas, rendahnya pasrtisipasi masyarakat. Kata kunci: Implementasi kebijakan, pengelolaan air bersih, dimensi komunikasi
Interaksi Simbolik pada Pembelajaran Daring Lisdawati Wahjudin; Wa Ode Nurul Yani; Riefky Krisnayana; Wiwin Winangsih; Dian Susanti
Dialektika Vol 9 No 2 (2022): September
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/dialektika.v9i2.2157

Abstract

Penelitian ini bertema interaksi simbolik pembelajaran daring/online selama masa pandemik Covid-19 yang melibatkan dosen dan mahasiswa dalam komunikasi interaktif. Penelitian ini dilakukan di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Langlangbuana (Unla) Bandung. Hasil penelitian terkait pemanfaatan TIK menjelaskan bahwa perangkat lunak, perangkat keras, dan keterampilan pihak pengajar dan pembelajar dalam menghadapi kelas online harus terus dikembangkan dan diperbarui. Terkait metode dan teknik pengajaran online, perlu disepakati dan dikembangkan teknik pengajaran khusus dengan dukungan alat bantu pengajaran berupa fisik maupun virtual. Begitupun juga dengan sistem pembelajaran yang menggunakan aplikasi untuk memudahkan kegiatan belajar dan mengajar (KBM). Terakhir, bahwa pengajar harus memiliki pemahaman memadai dalam menyampaikan simbol-simbol ketika berkomunikasi dengan pembelajar yang memiliki latar belakang kultural yang berbeda. Sebagai pisau analisis penelitian ini menggunakan teori modal sosial dimana terjalin kerjasama antara individu dan kelompok sosial untuk mencapai tujuan serta memecahkan suatu masalah melalui nilai-nilai sosial yang ada di masyarakat. Diharapkan pembelajar serta institusi penyelenggara dapat menggunakan hasil penelitian ini untuk meningkatkan program belajar-mengajar baik dari segi teknis, metode, dan pemahaman antarbudaya.
Pengaruh Implementasi Kebijakan Terhadap Kualitas Pelayanan Izin Praktik Dokter di Kota Bandung Indah Puspitasari; Pandji Santosa; Wiwin Winangsih
ATRABIS Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal) Vol. 11 No. 1 (2025): ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal)-Juni 2025
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/atrabis.v11i1.2307

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kualitas pelayanan dalam proses pemberian izin praktik dokter di Kota Bandung, yang ditandai dengan keluhan keterlambatan, ketidakjelasan prosedur, dan minimnya transparansi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi kebijakan terhadap kualitas pelayanan, khususnya pada pelayanan izin praktik dokter oleh DPMPTSP Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner kepada 88 responden. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh variabel komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi terhadap kualitas pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan secara parsial maupun simultan terhadap kualitas pelayanan. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi kebijakan yang baik meningkatkan mutu pelayanan izin praktik dokter. Implikasinya, perbaikan komunikasi, penyediaan sumber daya, peningkatan responsivitas petugas, dan penyederhanaan struktur birokrasi dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang perizinan tenaga kesehatan.