Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMILIH BUS SIMPATI STAR SEBAGAI JASA TRANSPORTASI ANTAR MEDAN-BANDA ACEH Nanda Ameliany
Negotium: Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/njiab.v2i2.3028

Abstract

Zaman modernisasi sekarang ini, kebutuhan akan sarana transportasi semakin berkembang dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Pentingnya peranan transportasi dalam masyarakat terlihat dari usaha-usaha yang dilakukan manusia untuk senantiasa memperbaiki dan meningkatkan sistem serta kapasitas transportasi dari dulu hingga sekarang ini. Semakin bertambah baik sistem transportasi, maka semakin bertambah baik pula tingkat mobilitas manusia itu, baik secara individual, maupun secara sosial. Transportasi mempermudah manusia melakukan mobilisasi untuk aktivitasnya. Tingginya tingkat permintaan akan sarana transportasi membuat jasa transportasi menjadi bisnis yang menjanjikan, sehingga banyak jasa transportasi bermunculan dan membuat persaingan yang ketat. Perusahaan penyedia jasa Transportasi saling bersaing untuk mendapatkan konsumen. Untuk memenangkan pasar, perusahaan tentu harus memperhatikan faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian pelanggan dalam menggunakan jasa mereka. Hal ini sejalan dengan pernyataan Setiadi (2003:38) yang menyatakan keputusan pembelian adalah proses pengintegrasian yang mengkombinasi sikap pengetahuan untuk mengevaluasi dua atau lebih perilaku alternatif, dan memilih salah satu diantaranya. Seiring berkembangnya bisnis transportasi dewasa ini maka konsumen juga mempunyai banyak pilihan alternatif jasa transportasi yang akan digunakan dan konsumen akan memilih jasa transportasi sesuai dengan kebutuhan kebutuhannya. Konsumen membutuhkan jasa angkutan yang dapat memuaskan kebutuhannya, berkualitas, harga yang sesuai dengan fasilitas yang didapatkannya.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TAMBAK IKAN BANDENG DAN UDANG VANAME (Studi Pada Usaha Tambak Pak Nasir Di Gampong Lapang Barat Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen) Salmuna Putri; Nanda Ameliany
Negotium: Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 6, No 1 (2023): Negotium Vol.6 No.1 Januari-Juni 2023
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/njiab.v6i1.9374

Abstract

Usaha Tambak Ikan Bandeng dan Udang vaname merupakan komoditas perikanan yang saat ini sedang digemari banyak orang yang menyebabkan udang vaname lebih bebas dan merupakan prospek usaha yang menjanjikan bagi pembudidaya. Usaha budidaya udang di Desa Lapang Barat Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh adalah usaha peningkatan komoditas ikan bandeng dan udang vanname. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha tambak ikan bandeng dan udang vaname dan faktor apa saja yang menjadi penghambat dalam usaha tambak Ikan Bandeng dan udang vaname. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dari hasil perhitungan kelayakan investasi yang meliputi PP, NPV, IRR, dan PI menunjukkan bahwa Usaha Tambak Ikan Bandeng Pak Nasirmasing layak untuk dijalankan, karena masing-masing perhitungan memenuhi campuran investasi. Payback Period yang dihasilkan yaitu 1 tahun 2 bulan, lebih pendek dari umur investasi yaitu 3 tahun, nilai NPV sebesar Rp 11.784.064 dimana lebih dari nol, IRR yang diperoleh yaitu 178% dan lebih besar dari tingkat suku bunga yaitu 10%, serta hasil perhitungan PI menunjukkan angka 1,66 maka Usaha Tambak Ikan Bandeng Dan Udang Vename Pak Nasir layak dijalankan. Dan hasil perhitungan kelayakan investasimenunjukkan bahwa Usaha Tambak Udang Vename Pak Nasir layak untuk dijalankan, karena masing-masing mendapat imbalan yang memenuhi campuran investasi. Payback Period yang dihasilkan yaitu 1 tahun 2 bulan, lebih pendek dari umur investasi yaitu 3 tahun, nilai NPV sebesar Rp 14.569.472 dimana lebih dari nol, IRR yang diperoleh yaitu 173,74% dan lebih besar dari tingkat suku bunga yaitu 10%, serta hasil perhitungan PI menunjukkan angka 1,