Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmu Multidisplin

Kerja Sama Multilateral dalam Mengurangi Polusi Plastik: Tantangan dan Potensi Global Plastics Treaty di Kawasan ASEAN Diva, Alya Rachma; Pratisti, Siti Aliyuna
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Agustus - September 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i3.1192

Abstract

Permasalahan polusi plastik telah menjadi polemik lingkungan global yang mendesak dengan negara-negara di Asia Tenggara berkontribusi signifikan sebagai penyumbang utama sampah plastik laut dengan enam negara di kawasan ini termasuk dalam daftar penghasil sampah plastik terbesar dunia. Kompleksitas permasalahan ini diperparah oleh belum adanya perjanjian global yang mengikat secara hukum untuk menangani polusi plastik secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan dan potensi kerja sama multilateral melalui Global Plastics Treaty dalam upaya mengurangi polusi plastik di kawasan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian ini memiliki potensi besar sebagai perjanjian global yang komprehensif dan mengikat secara hukum, dapat mendorong kolaborasi antarnegara di kawasan dalam pengelolaan limbah plastik, dan pengendalian perdagangan sampah lintas batas. Namun, perbedaan kapasitas nasional, pengaruh industri, dan lemahnya komitmen politik menjadi hambatan utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan perjanjian ini sangat bergantung pada komitmen kolektif negara-negara di kawasan, penguatan mekanisme multilateral, serta keterlibatan aktif aktor nonnegara dalam proses negosiasi dan implementasi untuk mendukung pengurangan polusi plastik.
Sejarah Diplomasi Indonesia-Tiongkok Studi Kasus Pameran KONGSI: Akulturasi Budaya Tionghoa di Nusantara Aliifah, Wianda Rahmah; Pratisti, Siti Aliyuna
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1624

Abstract

Artikel ini membahas pameran KONGSI: Akulturasi Budaya Tionghoa di Nusantara yang diselenggarakan di Museum Nasional Indonesia dengan menggunakan konsep sejarah diplomasi sebagai kerangka analisis. Kajian ini berangkat dari pemahaman bahwa diplomasi tidak hanya terjadi melalui hubungan resmi antarnegara, tetapi juga terbentuk melalui interaksi sosial jangka panjang, perpindahan penduduk, dan pertukaran budaya. Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis bagaimana artefak dan narasi kuratorial dalam pameran tersebut menggambarkan hubungan historis antara Tiongkok dan Nusantara, serta bagaimana akulturasi budaya Tionghoa ditempatkan dalam proses pembentukan identitas Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menganalisis segmen pameran, artefak, dan teks kuratorial. Hasil analisis menunjukkan bahwa pameran menampilkan akulturasi budaya sebagai proses sejarah yang berlangsung terus-menerus dan saling menguatkan, yang dapat dipahami sebagai kekuatan mendasar dalam sejarah diplomasi. Namun, kajian ini juga menemukan bahwa narasi pameran lebih menekankan keharmonisan budaya dan belum banyak membahas ketegangan atau konflik sejarah yang menyertainya. Artikel ini menyimpulkan bahwa museum tidak hanya berfungsi sebagai ruang pamer sejarah, tetapi juga sebagai tempat pembentukan narasi diplomasi budaya kontemporer.