p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan BSI
Dhestirati Endang Anggraeni
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT DEPRESI PADA KLIEN STROKE DI UPT PUSKESMAS SUKAJADI KOTA BANDUNG Dhestirati Endang Anggraeni; Erna Irawan; Mery Tania; Ari Tetra
Jurnal Keperawatan BSI Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan BSI
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.497 KB)

Abstract

Pasien stroke mengalami gangguan fisik seperti gangguan persepsi dengan ketidakmampuan menginterpretasikan baik berupa visual maupun sensori. Sehingga dampak lain dari stroke adalah depresi. Depresi adalah keadaan emosional yang ditandai kesedihan, menarik diri kehilangan minat juga hal-hal yang menyenangkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran tingkat depresi pada klien stroke di UPT Puskesmas Sukajadi Kota Bandung. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah klien yang menderita stroke di UPT Puskesmas Sukajadi Kota Bandung. Teknik Sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel 43 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner BDI (Beck Depression Inventory). Analisa data dilakukan dengan distribusi frekuensi. Hasil menunjukkan sebagian besar tingkat depresi termasuk sedang yaitu 26 responden dengan presentase 60,5%, Sebagian kecil termasuk ringan yaitu 16 orang (37,2%), dan hamper tidak ada yang termasuk berat yaitu 1 orang (2,3%) di UPT Puskesmas Sukajadi Kota Bandung Berdasarkan hasil penelitian, mayoritas termasuk kriteria depresi sedang sehingga disarankan kepeda petugas kesehatan di UPT Puskesmas Sukajadi Kota Bandung agar dapat memberikan Pendidikan Kesehatan untuk mengurangi depresi.
Gambaran Quarter Life Crisis pada Remaja Akhir Saparingga Dasti Putri; Dhestirati Endang Anggraeni
Jurnal Keperawatan BSI Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Keperawatan BSI
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/qbjzf465

Abstract

Quarter life crisis merupakan kondisi krisis emosional yang sering dialami individu pada masa transisi dari remaja menuju dewasa, yang ditandai dengan perasaan cemas, bingung, takut gagal, dan ketidakpastian terhadap masa depan. Masa remaja akhir merupakan fase perkembangan yang rentan mengalami quarter life crisis karena adanya tuntutan akademik, sosial, dan persiapan karier. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran quarter life crisis pada remaja akhir. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja akhir usia 18–24 tahun, dengan jumlah sampel sebanyak 172 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner quarter life crisis, kemudian dianalisis secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 92 responden (53,5%), dan sebagian besar berada pada rentang usia 18–20 tahun sebanyak 90 responden (52,3%). Tingkat quarter life crisis pada remaja akhir menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori sangat tinggi, yaitu sebanyak 62 responden (36,0%), diikuti kategori sedang sebanyak 56 responden (32,6%), kategori tinggi sebanyak 41 responden (23,8%), dan kategori rendah sebanyak 13 responden (7,6%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar remaja akhir mengalami quarter life crisis pada kategori sangat tinggi, sehingga diperlukan perhatian terhadap kondisi psikologis remaja akhir melalui dukungan sosial, edukasi kesehatan mental, dan pendampingan agar mampu menghadapi masa transisi menuju dewasa dengan lebih adaptif.