Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Aromaterapi Lavender dalam Menurunkan Kecemasan Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea di Rumah Sakit Tiara Sella Kota Bengkulu Rismayani Rismayani; Ade Elvina; Poppy Siska Putri; Rusiana Rusiana
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 8 (2026): Volume 8 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i8.25644

Abstract

ABSTRACT Cesarean section delivery can cause anxiety because of worry about the condition of the mother and baby. As the time for surgery approaches, anxiety will increase. A high level of anxiety can endanger preoperative Caesarean section patients and can even delay surgery. One effort to reduce anxiety with a traditional medical approach is Lavender aromatherapy using essential oils used in a diffuser which is able to provide a relaxing effect on pre-Caesarean section surgery patients. The aim of the research is to find out how effective lavender aromatherapy is in reducing the anxiety level of patients who are planning a caesarean section at Tiara Sella Hospital Bengkulu 2024. The research method is a quantitative method using non-equivalent control groups before and after the test, all pregnant patients with elective caesarean section surgery The first time at Tiara Sella Hospital Bengkulu was the population of this study, while the total sample was 40 patients. The process and method of obtaining samples is Accidental Sampling, with 20 treatment groups and 20 control groups. The data used are primary data and secondary data, and analysis was carried out univariate and bivariate. The research will be carried out on January 16 - February 16 2024 at Tiara Sella Hospital, Bengkulu City. The results of the univariate analysis, of the 20 mothers who had preoperative caesarean section for the first time, 11 people had moderate anxiety (55.0%) and 9 people had severe anxiety (45%) for respondents' anxiety, an average of 18.6 (moderate anxiety) at the age of 20. -25 years. The results of bivariate analysis with parametric statistics (paired T-test Dependent) obtained anxiety (p=0.000) with a value of p0.05 so it can be assessed that carrying out lavender aromatherapy intervention can reduce the anxiety level of mothers before caesarean section surgery. The conclusion of this research is that there is an effect of lavender aromatherapy on reducing anxiety levels in pre-Caesarean Section surgery patients.  Keywords: Anxiety, Lavender Aromatherapy. ABSTRAK Persalinan secara Section Caesarea dapat menimbulkan rasa cemas karena rasa khawatir tentang keadaan ibu dan bayinya. Semakin mendekati waktu untuk operasi maka kecemasan akan semakin meningkat. Tingkat kecemasan yang tinggi dapat  membahayakan pasien pre operasi Section Caesarea dan bahkan dapat dilakukan penundaan operasi. Salah satu usaha untuk menurunkan rasa cemas dengan metode pendekatan medis tradisional berupa aromaterapi Lavender menggunakan minyak esensial yang digunakan pada diffuser mampu memberikan efek rileks pada pasien pre operasi Section Caesarea. Tujuan dari penelitian  untuk mengetahui bagaimana efektivitas aromaterapi lavender dalam  menurunkan tingkat cemas pasien yang terencana  sectio caesarea di Rumah Sakit Tiara Sella Bengkulu 2024. Metode dalam penelitian berupa  metode kuantitatif menggunakan  non equivalent control kelompok  sebelum dan sesudah tes, semua pasien  hamil dengan operasi elektif sectio caesarea pertama kali di Rumah Sakit Tiara Sella Bengkulu merupakan populasi penelitian ini, sedangkan jumlah sampel  40  pasien. Proses dan cara   memperoleh sampel yaitu Accidental Sampling, dengan 20 kelompok perlakuan dan 20 kelompok kontrol. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder, dan analisa yang dilakukan secara univariat dan bivariat. Pelaksanaan penelitian pada tanggal 16 Januari - 16 Februari Tahun 2024 di Rumah Sakit Tiara Sella Kota Bengkulu. Hasil analisa univariat, dari 20 ibu pre operasi section caesarea  pertama kali sebagian besar kecemasan sedang 11 orang  (55,0%) dan kecemasan berat 9 orang (45%) untuk kecemasan responden rata-rata 18,6 (kecemasan sedang) pada usia 20-25 tahun. Hasil analisis bivariate dengan statistik parametric (paired T-test Dependen) diperoleh kecemasan (p=0,000) dengan nilai p0,05  sehingga dapat dinilai bahwa melakukan  intervensi aromaterapi lavender dapat terjadi penurunan tingkat cemas  ibu pre operasi sectio caesarea. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi Section Caesarea.  Kata Kunci: Kecemasan, Aromaterapi Lavender.
Efektivitas Whatsapp Group dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri tentang Kesehatan Reproduksi Fenti Putri Cahyani; Nurul Maulani; Musdalipa Musdalipa; Herianti Herianti; Rismayani Rismayani; Ade Elvina
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 8 (2026): Volume 8 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i8.25645

Abstract

ABSTRACT Personal hygiene is very important and must be paid attention to, especially during menstruation, because the cleanliness of the vulva will affect the health of the reproductive organs. According to WHO (2018), 75% of all women in the world will experience vaginal discharge at least once in their lifetime and as many as 45% will experience vaginal discharge 2 or more times. In Indonesia, around 90% have the potential to experience vaginal discharge because Indonesia is a country with a tropical climate. This research aims to determine the relationship between knowledge and attitudes of adolescent girls and personal hygiene behavior during menstruation among adolescent girls at SMPN 22 Bengkulu City. This research uses an analytical survey method with a cross sectional approach which was collected using a questionnaire with a sample of 46 respondents. Of the 46 samples, there were 13 people (28.3%) with low education and 33 people (71.7%) with high education, 21 people (47.9%) had unsupportive attitudes and 25 people (52.1%) had unsupportive attitudes and 17 people (37.0%) had negative behavior and 29 people (63.0%) had positive behavior.  There is a significant relationship between knowledge and personal hygiene behavior (P-Value = 0.019) and there is a significant relationship between knowledge and personal hygiene behavior (P-Value = 0.001). Keywords: Knowledge, Attitude, Personal Hygiene, Teenage Girls.  ABSTRAK Kebersihan diri merupakan hal yang sangat penting dan harus diperhatikan terutama saat menstruasi, karena kebersihan vulva akan berpengaruh terhadap kesehatan organ – organ reproduksi. Menurut WHO (2018) bahwa 75%dari seluruh wanita di dunia ini pasti akan mengalami keputihan paling sekali dalam seumur hidup dan banyak 45% akan mengalami 2 kali atau lebih keputihan di Indonesia sekitar 90% berpotensi akan mengalami keputihan karena Indonesia merupakan Negara yang beriklim tropis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri di SMPN 22 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan survey analitik  dengan pendekatan cross sectional yang dikumpulkan dengan kuisioner dengan sampel sebanyak 46 responden. Dari 46 sampel terdapat 13 orang (28,3%) berpendidikan rendah dan 33 orang (71,7%) berpendidikan tinggi, yang memiliki sikap tidak mendukung sebanyak 21 orang (47,9%) dan sikap mendukung sebanyak 25 orang (52,1%) dan yang memiliki perilaku negative sebanyak 17 orang (37,0%) dan yang memiliki perilaku positif 29 orang (63,0%).  Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku personal hygiene (P-Value = 0,019) dan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku personal hygiene (P-Value = 0,001). Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Personal Hygiene, Remaja Putri.
Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Sosialisasi Menu Seimbang bagi Ibu dan Anak Nurul Maulani; Dita; Entan Afrianisyah; Rismayani Rismayani; Lety Arlenti
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN Vol. 4 No. 2 (2026): MEI
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/ye9w0z54

Abstract

Masalah gizi pada ibu dan anak masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, yang dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak serta kesehatan ibu. Kurangnya pengetahuan tentang menu seimbang menjadi salah satu faktor penyebab utama. Kader posyandu memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat, sehingga perlu diberdayakan untuk meningkatkan kapasitas dalam memberikan edukasi gizi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam mensosialisasikan menu seimbang bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, demonstrasi penyusunan menu seimbang berbasis pangan lokal, serta pendampingan kader dalam praktik edukasi kepada masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan, pelatihan kader, implementasi edukasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam menyusun dan menyampaikan informasi mengenai menu seimbang. Selain itu, ibu dan keluarga sasaran menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pemberdayaan kader posyandu efektif dalam meningkatkan kapasitas kader serta mendukung perubahan perilaku masyarakat dalam penerapan menu seimbang. Diharapkan kegiatan ini dapat berkelanjutan dan menjadi model dalam upaya peningkatan status gizi ibu dan anak di masyarakat.