Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan Bimbingan Kelompok Metode Homeroom Untuk Meningkatkan Pemahaman Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi Rani Irinericy; Herianti Herianti; Musdalifa Musdalifa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3540

Abstract

Latar Belakang : Remaja adalah kelompok usia yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, terutama kesehatan reproduksi. Ini adalah masa transisi penting dalam perubahan fisik dan emosi. Tidak memahami kesehatan reproduksi remaja dapat menyebabkan perilaku beresiko, pernikahan dini, dan masalah kesehatan. Maka diperlukan pendekatan edukasi yang efektif, salah satunya melalui bimbingan kelompok metode homeroom yang bersifat partisipatif dan membangun interaksi yang positif. Tujuan: Mengetahui efektivitas penerapan bimbingan metode homeroom untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quaisi eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test one group design. Jenis data Primer dan Populasi berjumlah 150 orang kelas X dan XI. Sampel dengan Tehnik Random Sampling yaitu 60 orang. Tekhnik analisis data dilakukan secara deskriptif dan Analitik dengan bantuan perangkat lunak SPSS 25. Analisis data deskriptif digunakan untuk melihat distribusi data pretest – posttest kelompok intervensi dan kontrol. Sedangkan Analisis data Analitik menggunakan Uji t Dua Sampel Berpasangan (Paired Sample t Test) dengan nilai signifikan Pvalue < 0,05. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa penerapan metode homeroom dalam bimbingan kelompok secara signifikan meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi. Nilai Pvalue 0,038 < 0,05. Hal ini menegaskan bahwa peningkatan skor tidak terjadi secara kebetulan melainkan benar – benar terkait dengan intervensi metode homeroom. Kesimpulan: Bimbingan kelompok metode homeroom efektif sebagai strategi edukasi untuk meningkatkan pemahaman remaja terkait kesehatan reproduksi. Disarankan penerapan secara rutin di sekolah dan lembaga pendidikan lainnya, serta penelitian lanjutan dengan desain kontrol yang lebih kuat.
Hubungan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dengan Keberhasilan Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Herianti Herianti; Rani Irinericy
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i5.220

Abstract

Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah proses meletakkan bayi baru lahir pada dada atau perut ibu agar bayi secara alami dapat mencari sendiri sumber air susu ibu atau ASI dan mulai menyusu. Bayi akan mendapatkan kekebalan tubuh. IMD bermanfaat bagi ibu karena dapat membantu mempercepat proses pemulihan pasca persalinan. Dalam 1 jam kehidupan pertama bayi dilahirkan ke dunia, bayi dipastikan untuk mendapatkan kesempatan melakukan IMD. Penelitian ini bertujuan mengetahui Hubungan Keberhasilan Inisiasi Menyusui Dini dengan Keberhasilan Pemberian ASI di RSUD Batara Guru Belopa Kabupaten Luwu. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey cross sectional. semua ibu yang melahirkan hari I normal dan SC di RSUD Batara Guru Belopa sebanyak 80 responden.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah nonprobability sampling, Metode analisis data dengan menggunakan metode chi-square dengan tingkat kemaknaan 5%. Hasil penelitian menemukan ada Ada hubungan antara pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dengan keberhasilan pemberian ASI pada bayi di RSUD Batara Guru Belopa Kabupaten Luwu dengan tingkat kemaknaan 0,001. Diharapkan kepada tenaga kesehatan yang melaksanakan kegiatan inisiasi menyusu dini (IMD) agar dapat mengoptimalkan kegiatan tersebut serta melakukannya dengan tepat sehingga dapat mencapai tujuan yang harus dicapai pada pelaksanaannya yaitu keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi.  
Efektivitas Whatsapp Group dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri tentang Kesehatan Reproduksi Fenti Putri Cahyani; Nurul Maulani; Musdalipa Musdalipa; Herianti Herianti; Rismayani Rismayani; Ade Elvina
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 8 (2026): Volume 8 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i8.25645

Abstract

ABSTRACT Personal hygiene is very important and must be paid attention to, especially during menstruation, because the cleanliness of the vulva will affect the health of the reproductive organs. According to WHO (2018), 75% of all women in the world will experience vaginal discharge at least once in their lifetime and as many as 45% will experience vaginal discharge 2 or more times. In Indonesia, around 90% have the potential to experience vaginal discharge because Indonesia is a country with a tropical climate. This research aims to determine the relationship between knowledge and attitudes of adolescent girls and personal hygiene behavior during menstruation among adolescent girls at SMPN 22 Bengkulu City. This research uses an analytical survey method with a cross sectional approach which was collected using a questionnaire with a sample of 46 respondents. Of the 46 samples, there were 13 people (28.3%) with low education and 33 people (71.7%) with high education, 21 people (47.9%) had unsupportive attitudes and 25 people (52.1%) had unsupportive attitudes and 17 people (37.0%) had negative behavior and 29 people (63.0%) had positive behavior.  There is a significant relationship between knowledge and personal hygiene behavior (P-Value = 0.019) and there is a significant relationship between knowledge and personal hygiene behavior (P-Value = 0.001). Keywords: Knowledge, Attitude, Personal Hygiene, Teenage Girls.  ABSTRAK Kebersihan diri merupakan hal yang sangat penting dan harus diperhatikan terutama saat menstruasi, karena kebersihan vulva akan berpengaruh terhadap kesehatan organ – organ reproduksi. Menurut WHO (2018) bahwa 75%dari seluruh wanita di dunia ini pasti akan mengalami keputihan paling sekali dalam seumur hidup dan banyak 45% akan mengalami 2 kali atau lebih keputihan di Indonesia sekitar 90% berpotensi akan mengalami keputihan karena Indonesia merupakan Negara yang beriklim tropis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri di SMPN 22 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan survey analitik  dengan pendekatan cross sectional yang dikumpulkan dengan kuisioner dengan sampel sebanyak 46 responden. Dari 46 sampel terdapat 13 orang (28,3%) berpendidikan rendah dan 33 orang (71,7%) berpendidikan tinggi, yang memiliki sikap tidak mendukung sebanyak 21 orang (47,9%) dan sikap mendukung sebanyak 25 orang (52,1%) dan yang memiliki perilaku negative sebanyak 17 orang (37,0%) dan yang memiliki perilaku positif 29 orang (63,0%).  Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku personal hygiene (P-Value = 0,019) dan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku personal hygiene (P-Value = 0,001). Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Personal Hygiene, Remaja Putri.
Efektivitas Edukasi Audio Visual terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri tentang Gizi Seimbang “Isi Piringku” Musdalipa Musdalipa; Fenti Putri Cahyani; Kristina Paskana; Nora Veronica; Lety Arlenti; Herianti Herianti
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 8 (2026): Volume 8 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i8.25642

Abstract

ABSTRACT Young women are the early period of contribution to intergenerational quality. Where adolescent girls with nutritional problems such as anemia, obesity and chronic energy deficiency (SEZ), if the adolescent girl is pregnant, the risk of giving birth to a baby with low birth weight (BBLR) and stunting, premature birth, and maternal and child mortality during childbirth is higher. One of the efforts that can be made through balanced nutrition health education. Education in this case is part of nutrition education as an effort to bring about changes in knowledge and attitudes in terms of consuming balanced nutritional foods in the visual of Isi Piringku. The visual of Fill My Plate depicts a healthy eating guide with 50% vegetables and the other 50% in the form of staples and side dishes. The use of audio-visual media in providing education because it is considered interesting and not noticeable by displaying movements, images and sounds. The purpose of this study was to determine the influence of audio visual intervention on the knowledge and attitudes of adolescent girls about balanced nutrition "fill my plate" at SMP Negeri 4 Kaur. The research design was quisy-experiment with a one group pretest – posttest design with a population of adolescent girls in grade IX of SMPN 4 Kaur. The sample in this study is 32 people. Sampling in this study used purposive sampling technique. The results of the analysis of this study using the Sample Paired T-test showed that there was an influence of audio visual intervention on the knowledge and attitude of adolescent girls about balanced nutrition "fill my plate" at SMP Negeri 4 Kaur. Keywords: Fill My Plate, Knowledge, Attitude, Audio Visual, Young Women.  ABSTRAK Remaja putri menjadi periode awal kontribusi terhadap kualitas antar generasi. Dimana remaja putri dengan masalah gizi seperti anemia, obesitas dan kekurangan energi kronik (KEK), jika remaja putri tersebut hamil, maka resiko melahirkan dengan bayi berat badan lahir rendah (BBLR) dan stunting, kelahiran prematur, serta kematian ibu dan anak saat melahirkan lebih tinggi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan melalui edukasi kesehatan gizi seimbang. Edukasi dalam hal ini merupakan bagian dari pendidikan gizi sebagai upaya untuk mengadakan perubahan pengetahuan dan sikap dalam hal konsumsi makanan gizi seimbang dalam visual Isi Piringku. Visual Isi Piringku menggambarkan panduan makan sehat setiap sekali makan dengan 50% bagian sayuran dan sedangkan 50% lainnya berupa makanan pokok dan lauk pauk. Penggunaan media audio visual dalam pemberian edukasi karena dianggap menarik dan tidak menoton dengan menampilkan gerak, gambar dan suara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh intervensi audio visual terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang gizi seimbang “isi piringku” di SMP Negeri 4 Kaur. Desain penelitian quisy-eksperimen dengan rancangan one group pretest – posttest dengan populasi remaja putri kelas IX SMPN 4 Kaur. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 32 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis penelitian ini menggunakan uji Sample Paired T-tes menunjukkan bahwa ada pengaruh intervensi audio visual terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang gizi seimbang “isi piringku” di SMP Negeri 4 Kaur. Kata Kunci: Isi Piringku, Pengetahuan, Sikap, Audio Visual, Remaja Putri.
Efektivitas Edukasi Asi Eksklusif melalui Whatsapp Group Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Dukungan Suami Herianti Herianti; Vevi Gusnidarsih; Musdalipa Musdalipa; Ade Elvina; Resya Aprillia; Dea Lestari
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 8 (2026): Volume 8 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i8.25643

Abstract

ABSTRACT Exclusive breastfeeding is the provision of breast milk alone, without any other food additives from birth until the baby is 6 months old. Breast milk contains all the nutrients, fluids and immunity that babies need to fulfill their nutritional needs in the first 6 months. The Indonesian government has set a target of 80% coverage of exclusively breastfed infants as stipulated. Based on data from the Bengkulu City Health Profile Book, the highest coverage of exclusively breastfed infants in the Beringin Raya Health Center working area was 96.3% while the lowest was 17.1% in the Sawah Lebar Health Center working area. The purpose of this study was to determine the benefits of implementing exclusive breastfeeding education through whatsapp groups on the knowledge and attitudes of pregnant women and husband support (wife's perception) in the working area of the Sawah Lebar Health Center, Bengkulu City. This type of research uses the Quasi Experiment method with a one group pre test-post test design. The sample of this study was pregnant women TM III totaling 30 people using purposive sampling technique. Data analysis used in the study using Wilcoxon test and Paired Sample T Test. The results obtained the average knowledge of pregnant women before 6.00 and after 7.73, the average attitude of pregnant women before 29.40 and after 31.32 and the average husband's support before 5.60 and after 7.30. The results of the Wilcoxon signed rank test obtained a p value of knowledge of 0.00 (p 0.05), a p value of attitude of 0.00 (p 0.05), a p value of husband support of 0.00 (p 0.05) showed that there was an increase in knowledge and attitudes of pregnant women and husband support (wife's perception) before and after being given exclusive breastfeeding education through whatsapp groups in the working area of the Sawah Lebar Health Center, Bengkulu City. Keywords: Exclusive Breastfeeding Education, Whatsapp Group, Pregnant Women TM III, Knowledge, Attitude, Husband Support.  ABSTRAK Meskipun ASI eksklusif memberikan banyak manfaat bagi bayi dan pemerintah Indonesia menetapkan target cakupan bayi mendapat ASI eksklusif yaitu sebesar 80%, tetapi nyatanya cakupan bayi yang mendapat ASI eksklusif masih rendah. Data cakupan pemberian ASI eksklusif di Provinsi Bengkulu tahun 2022 sebesar 64,4%, dimana cakupan bayi yang mendapat ASI eksklusif terendah di wilayah kerja Puskesmas Sawah Lebar yaitu 17,1%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manfaat penerapan edukasi ASI eksklusif melalui whatsapp grup terhadap pengetahuan, sikap dan dukungan suami (persepsi istri) di wilayah kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakanQuasi Eksperimen dengan rancangan one group pre test-post test design. Sampel penelitian yaitu ibu hamil TM III yang berjumlah 30 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Analisis data univariat menggunakan uji shipor wilk dan analisis bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon dan Paired Sample T Test. Diperoleh nilai mean pre test pengetahuan ibu hamil sebesar 6,00 dan nilai mean post test sebesar 7,73, nilai mean pre test sikap ibu hamil sebesar 29,40 dan nilai mean post test sebesar 31,32 dan nilai mean pre test dukungan suami sebesar 5,60 dan nilai mean post test sebesar 7,30. Analisis data dari hasil uji Wilcoxon signed rank test diperoleh nilai p value pengetahuan 0,00 (p 0,05), nilai p value sikap 0,00 (p 0,05) dan nilai p value dukungan suami  0,00 (p 0,05) artinya secara statistic menunjukan hasil yang signifikan. Ada peningkatan pengetahuan, sikap dan dukungan suami (persepsi istri) sebelum dan sesudah diberikan edukasi ASI eksklusif melalui whatsapp grup di wilayah kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu Tahun. Kata Kunci: ASI Eksklusif, Whatsapp Grup, Ibu Hamil TM III, Pengetahuan, Sikap, Dukungan Suami.