Imas Mastoah
Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pembinaan Usaha Produksi Hasil Laut di Wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang Banten Imas Mastoah; Muhamad Rifqi Rijal; Oman Fathurohman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.618 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6121

Abstract

Tujuan dalam pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat dalam mengidentifikasi potensi diri dan potensi masyarakat yang dimiliki, sehingga hal ini dapat meningkatkan dan dapat dijadikan suatu landasan dalam pengembangan usaha Metode dalam pengabdian yang dilakukan mulai dengan survei, wawancara, tutorial dan demonstrasi. Pembuatan olahan ikan tongkol dalam bentuk abon ikan dapat dibuat dengan mudah karena bahan bakunya mudah didapat dan murah harganya namun memiliki nilai jual yang tinggi serta daya awet abon tahan lama kurang lebih dua sampai tiga bulan. Karena di dalamnya sudah mengandung bahan pengawet alami seperti antara lain bawang putih, gula, garam, rempah-rempah. Melalui pelatihan yang diberikan terdapat perkembangan pemahaman dari mereka terhadap pentingnya kemasan dan merk untuk menarik konsumen
Strategi inovatif dalam meningkatkan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar di era digital Windy Audia; Imas Mastoah
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpd.v13i1.100501

Abstract

Literacy and numeracy are essential skills for academic success and cognitive development, especially in the 21st century. Literacy involves not only reading and writing but also critical thinking and digital comprehension, while numeracy focuses on understanding and applying mathematical concepts in daily life. The rapid advancement of digital technology demands that students acquire 21st-century skills, yet studies indicate that literacy and numeracy levels among elementary students remain low. This study aims to explore innovative strategies to improve literacy and numeracy in the digital era using a qualitative descriptive approach through literature reviews and teacher interviews. Findings suggest that integrating technology into learning, such as gamification, project-based learning, and digital media, significantly enhances student engagement, understanding, and motivation. Additionally, flipped classrooms and collaborative learning promote interactive, student-centered education. The study highlights the importance of teacher training and parental involvement in optimizing digital education. Implementing these strategies can equip students with essential literacy and numeracy competencies, preparing them for technological advancements and global educational standards.
Peran media video animasi interaktif berbasis canva dalam meningkatkan literasi digital siswa SD Alfina Diniyati; Imas Mastoah
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 2 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i2.101350

Abstract

This study aims to investigate the function of an interactive animated video medium, specifically designed through Canva, in facilitating increased acquisition of digital literacy among primary school students. The educational landscape requires continuous evolution to ensure that pedagogical methodologies remain relevant and impactful in the face of rapid technological advancements. This question underscores the utilization of Canva as an accessible graphic design tool for the creation of captivating, visual and interactive educational media. The main methodology used in this study consisted of a literature review and qualitative descriptive analysis. Animated videos produced through Canva have the potential to simplify abstract concepts for students, thus enhancing their understanding of the material presented. The application of such media also fosters creativity, critical thinking skills and digital communication competencies, which are essential components of digital literacy. The research findings show that video media based on Canva significantly increases students' motivation and active engagement. Nevertheless, to achieve optimal implementation, it is crucial to ensure adequate infrastructure support, teacher readiness in technology proficiency, as well as proactive and responsible student participation in the digital learning experience.
PENGEMBANGAN MEDIA COLORED PAPER DALAM MENINGKATKAN COMMUNICATION SKILLS PADA PEMBELAJARAN IPAS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Maharani Nurul Ain; Muhammad Rifqi Rijal; Imas Mastoah
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.13698

Abstract

ABSTRACT The low level of communication skills among fourth-grade students in Science and Social Studies (IPAS) remains a significant challenge in the learning process. This condition is reflected in students' lack of confidence in expressing opinions, asking questions, and responding to their peers' ideas, which is influenced by the predominance of conventional teaching methods and the limited use of instructional media. This study focuses on developing Colored Paper as an instructional medium that is both feasible and effective in improving the communication skills of fourth-grade students in IPAS. The research employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The feasibility of the product was assessed through validation by subject matter experts, language experts, and media experts, while its effectiveness was evaluated based on teacher and student responses, as well as comparisons of pre-test and post-test results using N-Gain analysis. The findings indicate that the Colored Paper instructional media achieved an overall feasibility score of 88.33%, categorized as highly feasible, based on evaluations from subject matter experts (90%), language experts (88%), and media experts (86%). Student responses reached 97.2%, while teacher responses were 88%, both of which were categorized as very good. The effectiveness of the instructional media was demonstrated by an increase in the students' average communication skills score from 12.64 on the pre-test to 23.72 on the post-test, with an N-Gain score of 0.902 (90.2%), which falls into the high category. Therefore, the Colored Paper instructional media is considered highly feasible and effective in improving the communication skills of fourth-grade students at SDN Lawanggintung 2 Bogor in the IPAS subject. ABSTRAK Rendahnya keterampilan komunikasi siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS masih menjadi permasalahan dalam proses pembelajaran. Kondisi ini ditunjukkan oleh rendahnya keberanian siswa dalam menyampaikan pendapat, mengajukan pertanyaan, maupun memberikan tanggapan terhadap ide teman, yang dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional serta penggunaan media pembelajaran yang kurang variatif. Penelitian ini berfokus pada pengembangan media pembelajaran Colored Paper yang layak dan efektif untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang meliputi lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Kelayakan produk dinilai melalui validasi ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media, sedangkan efektivitas media diuji melalui respons guru, respons siswa, serta perbandingan hasil pre-test dan post-test menggunakan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Colored Paper memperoleh rata-rata persentase kelayakan sebesar 88,33% dengan kategori sangat layak, yang terdiri atas penilaian ahli materi sebesar 90%, ahli bahasa 88%, dan ahli media 86%. Respons siswa terhadap penggunaan media mencapai 97,2%, sedangkan respons guru sebesar 88%, keduanya berada pada kategori sangat baik. Keefektifan media ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata keterampilan komunikasi siswa dari 12,64 pada pre-test menjadi 23,72 pada post-test, dengan nilai N-Gain sebesar 0,902 (90,2%) yang termasuk kategori tinggi. Dengan demikian, media pembelajaran Colored Paper dinyatakan sangat layak dan efektif untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa kelas IV SDN Lawanggintung 2 Bogor pada mata pelajaran IPAS.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK BERBANTUAN CANVA PADA PELAJARAN PPKN DI KELAS IV SD Resvi Dian Pramesti; Imas Mastoah; Habudin
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v6i2.15981

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya media pembelajaran pada pelajaran PPKn di kelas IV SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pengembangan media pembelajaran komik berbantuan Canva pada pelajaran Pendidikan Pancasila Kewarganegaraan (PKKn), dan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran komik berbantuan Canva pada pelajaran PPKn materi pola hidup bergotong royong di kelas IV SD. Adapun penelitian dan pengembangan Research and Development (R&D) ini menggunakan model Brog & Gall yang terdiri dari 5 tahap yaitu penelitian dan pengumpulan informasi, pengembangan produk, uji validasi, revisi desain, dan uji coba produk. Media yang dikembangkan divalidasi oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa sebelum melakukan uji coba produk kepada guru kelas dan siswa. Adapun hasil analisis data yang dikumpulkan menggunakan angket ahli media, angket ahli materi, angket ahli bahasa, angket guru kelas IV, angket siswa, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil analisis data, bahwa media pembelajaran komik berbantuan Canva dikategorikan Sangat Baik dengan penilaian ahli media 87,8% rata-rata 4,38, ahli materi 95,6% rata-rata 4,78, ahli bahasa 98% rata-rata 4,9, dan dikategorikan Baik dengan penilaian angket guru kelas dengan nilai 74% rata-rata 3,7. Adapun hasil data uji coba produk berdasarkan analisis data yang diuji cobakan kepada siswa melalui angket dengan nilai 91,8% rata-rata 4,59 termasuk dalam kategori sangat baik atau layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Aktualisasi Nilai-Nilai Edukatif Nasihat Luqman dalam Pembentukan Akhlak Digital Generasi Alpha: Perspektif Pendidikan Anak dalam Al-Qur'an Ibadullah Ibadullah; Yahdinil Firda Nadirah; Badrudin Badrudin; Kholid Kholid; Imas Mastoah
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 7(2), Juni 2026
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v7i2.14041

Abstract

Transformasi digital telah melahirkan Generasi Alpha sebagai generasi yang tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang terintegrasi dengan internet, media sosial, kecerdasan buatan, dan berbagai perangkat digital. Meskipun memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi dan mendukung proses pembelajaran, perkembangan teknologi juga memunculkan berbagai persoalan seperti cyberbullying, kecanduan gawai, penyebaran hoaks, rendahnya etika komunikasi digital, serta lemahnya kontrol diri dalam penggunaan media digital. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan akhlak digital sebagai bagian dari pendidikan anak pada era kontemporer. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai edukatif dalam nasihat Luqman pada QS. Luqman ayat 12–19 serta mengaktualisasikannya dalam pembentukan akhlak digital Generasi Alpha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review. Data diperoleh dari Al-Qur'an, kitab tafsir klasik dan kontemporer, serta berbagai artikel ilmiah yang relevan dalam lima tahun terakhir. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui tahap identifikasi, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tauhid, birrul walidain, ibadah, amar ma'ruf nahi munkar, sabar, dan akhlak sosial memiliki relevansi yang kuat dalam membangun akhlak digital Generasi Alpha. Nilai-nilai tersebut dapat diaktualisasikan melalui penguatan tanggung jawab bermedia digital, etika komunikasi daring, pengendalian diri dalam penggunaan teknologi, serta pengembangan literasi digital yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan nilai-nilai edukatif QS. Luqman ayat 12–19 ke dalam dimensi akhlak digital Generasi Alpha yang meliputi tanggung jawab digital, etika komunikasi, pengendalian diri, dan kepedulian sosial. Dengan demikian, pendidikan anak berbasis Al-Qur'an dapat menjadi model pendidikan yang adaptif dalam membentuk generasi yang cakap teknologi, berkarakter, dan berintegritas.